Anda di halaman 1dari 18

Praktis belajar amiyah mesir Pedoman Transliterasi q sy sh kh = = = = = gh = h = = (alif panjang) = (wawu panjang) = (ya panjang)

PERUBAHAN DALAM PENUTURAN 1. Orang Mesir biasanya menuturkan huruf dengan . Contoh: Dibaca: Yabni um wara kitba Artinya: Berdiri dan bacalah bukumu, nak! 2. Orang Mesir melafalkan huruf dengan g. Contoh: Dibaca: Subhanallah. Eeh elle gabak hina Artinya: Ya ampun, gimana ceritanya bisa datang kemari. 3. Huruf selalu diucapkan dengan . Contoh: Dibaca: Ihna aktar min taltah Artinya: Kita khan tiga orang lebih 4. Biasanya huruf biasanya dituturkan dengan huruf Contoh: Dibaca: . ,.dengan menggunakan Artinya: Sumpah, kita akan sholat Zuhur bareng. 5. Kadang, dibunyikan . Untuk memudahkan pengucapan. Contoh: , Dibaca: Ya rayyis ana gay aho, misy nayim Artinya: Hei Bung, gue datang, nih, nggak tidur. 6. Biasanya huruf diucapkan dengan . Contoh: . Dibaca: Addahab dahkida Artinya: Emas ini, keren, lho KAIDAH DASAR . Mengakhiri seluruh kata dengan huruf mati sukun: , tanpa memperhatikan kaidah bahasa Arab (al-Nahwu) yang baku. Contoh: !

Dibaca: Aizak dil waty. Hlan! Artinya: Aku pingin ketemu kamu. Sekarang juga! 2. Menambahkan huruf pada awal fiil mudlri = ) present tense) yang menunjukkan peristiwa yang sedang terjadi. Contoh: Dibaca: Izzay bi tifham addars wainta nayim Artinya: Gimana mo paham pelajaran. Tidur terus, sih ente! 3. Meletakkan huruf pada awal fiil mudlri ) ) yang menunjukkan peristiwa yang akan terjadi future tense . Ia menggantikan fungsi makna huruf atau dalam bahasa Arab fushHa. Perlu diingat juga, umumnya huruf awal fiil mudlri tersebut diucapkan secara samar antara kasrah dan fathah ( ) Contoh: Dibaca: Haneruh el gamah bukroh essubh Artinya: Besok pagi kita akan berangkat ke kampus 4. Menambahkan huruf ( sukun) pada setiap akhir kata kerja/benda yang didahului dengan huruf Contoh: Dibaca: Ana ma andisy fuls, ma akaltusy minimbrih Artinya: Ana gak punya duit, blum makan nih dari kemarin . BEBERAPA CONTOH PERCAKAPAN DAN KOSA KATA PENTING Beramah-tamah Halo, hai Ahlan wa sahlan Hai juga Ahlan bk Pa kabar nih? Izzayak/ik ? Baik, makasiih Kwayyis/alhamdulillah Aku udah kangen banget ama kamu Wahesytani wiy Silahkan, tehnya Itfaddal syai Aku bahagia banget dgn kedatanganmu Syarraftana Gimana kabarnya? Zay sihhah Mampir ke rumah, ya! Itfaddal indana Makaciih banget Mutasyakkir wiy Permisi, boleh nanya nggak? An iznik, mumkin sul? Saya nggak paham Ana misy fhim Tolong! (perintah) law samaht/i ; minfadlak/ik , Sorry ya Ana sif/ asfah / Selamat tinggal Maassalamah Nanya

Siapa sih nama kamu? Ismak/ik eeh? Bisa bahasa Inggris nggak? Bititkallim/i Ingglizy? Yang ini siapa? Min da/di / Ini apa sih? Eeh da/di / Itu apaan sih? (banyak) Eeh duul? Dimana sih.? Fein? Kapan? Imta? Gimana? Izzay/ Zay? / Berapa harganya? Bikam? Kenapa? Leeh? Yang mana? Een hey? Ada yang tahu? Had yirofuh ? Atas dasar apaan? Ala eeh? Dia dari mana? Huwwa mineen? Kenapa tidak ? Ommal leeh? Butuh Bantuan

Toilet dimana? Fein hammam? Sekarang Dilwati Rusaak, nggak jalan (peralatan) Athlan/ah; Bayz/ah / Tolooongada maling! Ilhani! Harmi! !.. Tolong (minta bantuan) Sidni Ana laper nih, ada makanan, nggak? Ana jin wiy. Indak tom ? Ungkapan Umum Iya, He eh Aiwa; Aah Nggak ah La ; Laa Sorri, ya Malish Lagi! Kamn! Jangan, gak usah Balasy Juga Bardu Okey, siip Msyi Nggak papa, kok! Misy musykila Udah, selesai Khols Begini kan? Mish kida? Nggak mungkin lah! Mish mumkin! Baiklah Thoyyib, thab Omong kosong Kalam fadi Pas banget, cocok! Miyyah miyyah Lumayan Nush u Nush Cukup! Bass Dikit dikit Syuwayya syuwayya Sialan, loe! Yahrab baitak! !

Hei, bangsat! Yabnal kalb! ! Luar keluar! Barrah (sama) Dalam masuk! Guwwah (sama) Gratis Balasy Ssst jangan ribut! Balasy doosyah! Cariin! Dawwir! Aku nggak sengaja Ghasban anniy Tempat Hittah Nggak boleh gitcu Harm alaik Semoga, lah Yart Kamu harus serius Syadda halak inta Pikir masak-masak Thawwil blak

Petunjuk Lurus aja Ala tl Kanan Yamn Kiri Syimal Samping Gamb Depan Uddam Belakang Wara Sebelum Abl Setelah Bad Deket dengan Urayyib min Jauh dari Bad mn Pojok Zwiyaah Antaradan Beenwa. Turun di sini, Pak! Asta, hina kwayyis! , Cepetan! Bi-surah! Jangan ngebut Bi-syweesy! Tempat-tempat penting Masjid Jma, masgid Airport Mathr Jembatan layang Kubri Kedutaan Sifarah Restoran Resturan; Matam Rumah Beet Hotel Fundu Pasar Suu Supermarket Subermarkit Mall Ml

Kantor Maktab Kantor pos Busta Sekolahan Madrasah Jalan Syri Stasiun Kereta Mahattit il-atr Universitas Gamah Musium MatHaf Wisma Nusantara Bet Andunisia Warnet Markaz internit Warkop Maha Seputar Duit Pound Mesir Gineeh Piester Irsy Tiga pond setengah Talata gineeh u nush Seperempat Rub Recehan Fakkah Kembalian BI Ada recehan nggak? Maak fakkah? Nggak ada Mafisy fakkah Aku bokk Ana mifallis Banyak bangeet! Kitir wi Ah, nggak masuk akal Mish mal Harga pasnya Akhir kalm Sebutan Orang Orang-orang Ns Bapakku (mu), (nya) Abuya (Abk), (Abh) ; Wldy,(Waldak),(Waldu) () () ) () ( Ibuku Mmty; Waldety Suamiku(mu) Goozy (Goozak) ) ( Istrimu Mortak Laki-laki Ragil Perempuan Sitt Anak-anak Atfal; Iyl Anak bayi Beebi Temenku (mu) Sahby Kekasihku Habbi, Habibty (pr) ) ( Orang asing Agnaby/ah / Orang Barat Khawga/Khawagyah / Profesor Ustz/ah / Dosen Muhadir

Mas, Pak, Om (panggilan basa-basi) Astho, Afandim, Rayis, Basya,gedaan , , Tentang Waktu dan Hari Sekarang juga Dilwati, hlan Nanti Badin Hari ini Innahardah Malam ini Innaharda bil-Leel Besok Bukroh Lusa Awwilimbrih Kemarin Imbarih Pagi Is-Subh Sore Bad id-Duhr Pada waktunya Fil Mad Jam 8 Malam Is-Sah tamniah masan Jam 5.30 Is-Sah khamsa u nush Lebih awal Badri Kata Ganti Saya Ana Kamu Inta/ Inti(pr) / Dia Huwwa Dia (pr) Hiyya Kami Ihna Kamu (jamak) Intu Mereka Humma Ini/Itu Da(lk) / Di(pr) / Itu (jamak) Dool Kata Sifat Besar Kibr/ah / Kecil Sughayyar/ah / Banyak ; lebih banyak Katiir ; Aktar Sedikit ; lebih sedikit Ulaiyil ; Aall Baek/Sehat Kwayyis; Thayyib Cantik Gamil; Hilw Jelek Wihisy; Mish Kwayyis Bosen Mumill Penting Muhimm Macet Zahmah Panjang Thawl Pendek Ushayyar Gemuk Tikhin

Kurus Rufayya Lucu Mud-Hik Bahagia/seneng Mabsth Tamak Thamm Baek hati Karm Terpercaya Amn; Syarf Panas / Dingin (cuaca) Hr / Bardan / Air Panas Moyya Sukhnah Air Dingin Moyya Sah Pedas Harrah; Hmi/Hamyah / Sakit Ayn; Mard Sopan Muaddab Aneh Gharb Mengerikan Faz Capek Tabn Gede banget Hyyil/Haylah / Tukang Tukang Cukur Hall Tukang Kayu Naggr Penjaga Apartemen Bawwb Tukang Jahit Khayyt Sopir Saww Tukang Listrik Kahrubi Tukang Kebun Gineeni Tukang Pos Bustgi Tukang Ledeng Sabbk Tukang Masak Thabbah Petani Fallh Pelaut Mallh Jagal (jual daging) Gazzr Perabot Rumah Ranjang Sirr Selimut Bathniya Lemari Dulb Tirai Sitra Lampu Lamba Cermin Mirya Bantal Tidur Mikhadda Bantal Sofa Khudadiya Seprai Milya Rak Raf Kursi Sofa Kanaba

Meja Tarabeza AC Mukayyif Bak Air Banyu Kamar Tidur Odit nom Kamar Oda Lift Mashad Kran Air Hanafiya Lantai Ardh Pemanas Ruangan Deffye Oven Furn Shower Dusy Westafel Houd Toilet Twalit Tangga Sillim Kompor Gas Butagas Pemanas Air Sakhna Mesin Cuci Ghassala Jendela Syubbak Skakel Mufth Nr Handuk Fta Tabung Gas Ambba Mobil Arabiyya Pipa Mawasir Karpet Saggd Vacuum cleaner Miknasah kahrobiyyah Kipas angin Morwahah Kata2 di bawah ini :

Merupakan sebagian contoh bahasa ammiyah BAm . Adapun contoh bahasa fushah (BFh) nya adalah : Yang berarti: Pukullah!, akan memukul, sedang memukul, telah memukul , dipukul (pasif). Atau arti slangnya: mampus tu orang/rasain lho! Kita akan mengetahui perbedaan antara BAm dan BFh dalam pembentukan fiil : . Dengan mendalami kamus kecil ini, Insya Allah anda tidak akan merasa kikuk dan gagap lagi menghadapi orang Mesir. BAB I Fiil

: Huwa kamal hairuuh fein? We mal el afariit bitelab fi wesyo kedah? Kamal mau pergi kemana? Dan kenapa setan2 pada mainin mukanya (mukanya seram)? ! : Hiruh yedrab Aly ebn elgiraan! Dia akan memukul Aly, si anak tetangga sebelah : Leih kedah? Emangnya kenapa? ! : Aslo aakis el bet betato! Soalnya dia (Aly) ngegodain pacarnya (Kamal) ! : ! Yanhaar abuuh eswid! Thab yalla biina nelhau abl ma yemuut! Wahai hari dia yang hitam (wah gawat boo)! ayo cepat kita tolongin sebelum dia (Kamal) mampus! : Miin elly nelhau ? Aly? Siapa yang akan mampus? Aly ? . : La, Kamal thaban Bukan, yaa Kamal lah ! Penjelasan: Semua dhamir2 seperti yang terdapat pada kata di baca jadi : nelhau , yedhrabu. Kalau kita memperhatikan dialog di atas, maka kita akan melihat fiil ( yidhrob) sebagai sebuah kata yang sering kita dengar walaupun ada sedikit perubahan. Tapi kalau tentang fiil2 yang lain seperti: bitelab ( hairuuh) mungkin masih sangat asing bagi kita. Menurut yang kita tau fiil dalam bahasa Arab biasanya terbentuk dengan : . + dengan merubah tasykilnya. Contohnya dari dialog di atas : ( yidhrob) berasal dari bahasa fushah. Tapi dalam BAm, terjadi beberapa perubahan: Pertama : fiil mudhare dalam BAm mesir ada tiga macam : 1- fiil mudhare biasa, contoh ( yidhrob) 2- fiil mudhare sedang dilaksanakan, contoh( biyidhrob) 3- fiil mudhare akan dilaksanakan, contoh ( hayidhrob)

Mungkin anda akan merasa heran dan bertanya-tanya di dalam hati: selama ini yang saya tahu fiil mudhare itu hanya ada satu macam. Mengapa di buku ini jadi tiga macam? Inilah kekerenan buku ini Ya iyya lah!! Buku ini akan membawa anda ke sebuah tempat dimana anda akan mengenal BAm lebih mendalam lagi. Anda akan menjadi orang pertama yang menyentuhnya! Kalau kita meneliti BAm, kita akan mengetahui tiga macam fiil mudhare tersebut. Setiap macam punya tempat khusus dalam BAm. Sebelum kita mengetahui tempat khusus tersebut, kita harus lebih dahulu mengetahui bentuk setiap macamnya. Fiil Mudhare Biasa M. B. Bentuk fiil mudhare biasa tidak terlalu berbeda dengan bentuk fiil mudhare dalam BFh. Satu-satunya perbedaan terdapat pada tasykil dua huruf : 1- Huruf mudhoroah Misalnya: Kalau di BFh : 2- Huruf sebelum terakhir : terus terang saya telah berusaha untuk menentukan formula yang mengatur tasykil huruf munafik ini. Huruf sebelum terakhir ini kadang2: dengan menfathahkan huruf mudhoroahnya, tapi di BAm terbalik menjadi : huruf mudhoroahnya dikasrohkan. Perbedaan ini bisa di praktekkan kpd sebagian besar fiil mudhare di BAm. a. Mengikuti huruf sebelum terakhir di BFh, seperti: fiil-fiil tsulatsi ajwaf yang huruf tengahnya huruf illat misalnya: Mudharenya di BFh = fathah di ya dan kasroh di huruf sebelum terakhir . Sedangkan mudharenya di BAm = kasroh di ya dan kasroh di huruf sebelum terakhir . Mudharenya di BFh = fathah di ya dan dhommah di huruf sebelum terakhir. Sedangkan Mudharenya di BAm = kasroh di ya dan dhommah di huruf sebelum terakhir . Coba praktekkan pada kata-kata : = yang artinya miring, suka, mendukung . = yang artinya berkata b. Tetap sama dengan tasykil fiil madinya. Itu terjadi pada: fiil-fiil rubai seperti : Dalam BAm = kasroh pada ya dan fathah pada huruf sebelum terakhir seperti pada fiil madinya. Coba diperaktekkan pada kata-kata: ( az az) = makan kuaci atau yang sejenisnya. Contoh:

Kaidah ini tidak pasti, terkadang ada pengecualian seperti c. Tidak ada kaidah tertentu hanya samai. Keadaan ini khusus untuk semua fiil tsulatsi shahih tidak terdapat huruf illat . Contoh: = menggelitik fathah pada huruf sebelum terakhir. Sedangkan fiil mudharenya di BFh = dhommah pada ya dan kasroh pada huruf sebelum terakhir. = Ahmad telah makan semua kuaci. ( bahdil) = merusak secara parah, bisa untuk manusia dan benda. Contoh: = Ahmad telah merusak mobil = mobil dalam BAm. asyrofa , yang fiil mudharenya dalam BFh = yushrifu . Sedangkan mudharenya dalam BAm = ( yisyrif), dgn kasroh pada huruf pertama dan huruf ketiga. , fiil-fiil tersebut bentuk mudharenya yaitu: huruf mudhoroah dan huruf-huruf sebelum terakhir dikasrohkan menjadi ( yiktib) yinel ( yiflit). , fiil-fiil tersebut bentuk mudharenya yaitu: huruf mudhoroahnya dikasrohkan, sedangkan huruf-huruf sebelum terakhir difathahkan menjadi ( yisyrab) (yidhrob) ( yihrab). , fiil-fiil tersebut bentuk mudharenya yaitu: huruf mudhoroah dan huruf-huruf sebelum terakhir didhommahkan menjadi ( yunzhur) ( yusykhur) ( yufjur). Fiil Mudhare yang Sedang Dilaksanakan M.S.D Fiil M S D bentuknya persis seperti fiil mudhare biasa, namun dengan satu tambahan huruf yaitu huruf sebelum huruf huruf mudharoah misalnya : Fiil : MBnya : yiuul dengan ya yang dikasrohkan. MSDnya : biull . Mudah kan?! Sedangkan untuk fiil mudhare yang mulai dengan seperti : ,dibaca tanpa menyebut hamzahnya menjadi : baktub bukan baaktub. Coba kawan-kawan praktekkan sendiri pada kata-kata : Nah, sekarang waktunya untuk menjawab pertanyaan: kapankah kita menggunakan fiil MB dan fiil MSD? Fiil MB biasanya digunakan untuk menjawab pertanyaan: apakah kamu bisa? Sedangkan fiil MSD digunakan untuk menjawab pertanyaan: apa yang sedang kamu lakukan ? Perhatikan dialog ini: Enta tiraf teuum yAhmad? Ahmad, bisa berenang ga lo? Aywa ana aadar auum, leih? Iya gue bisa. Emang kenapa ? Asli syaif akhuuk ammal bisyawwah beiiduh, bayin alieh biyeghra! Soalnya gue liat adek lo lagi melambaikan tangannya, keliatannya dia (sedang)

tenggelam! : : : ! Keterangan : 1- Jamal menggunakan fiil MB dalam pertanyaannya kpd Ahmad. 2- Fiil tidak digunakan dalam BAm. Tapi yang digunakan adalah . Sekarang coba kawan-kawan bertanya dengan BAm: apa yang kamu sedang lakukan ? Terjemah BAm-nya : Jawabnya : ana baro kitab Tolong perhatikan: 1- Kata ,dalam BAm dikasrohkan alifnya menjadi .Sedangkan kata dipakai sebagai pengganti dari kata yang tidak lagi digunakan dalam BAm. 2- Fiil baro -bukan baara yang artinya sapi- , adalah fiil MSD yang asalnya . Fiil Mudhare Akan Dilaksanakan M. A. D Bedanya antara MB dan MAD hanya pada penambahan huruf yang difathahkan sebelum huruf mudharoah, contohnya : MB = ( yigri) MAD = ( hayigri) MB = ( yakul) MAD = ( hayakul) itu untuk fiil tsulatsi biasa. Kalau untuk fiil rubai, huruf mudharoahnya disukunkan, seperti : MB = ( yisyarraf) MAD = ( haysyarraf) MB = yiaz az MAD = hayaz az Tolong perhatikan percakapan antara Jafar dan Ahmad di bawah ini: Alo yAhmad.. aamil eih? Alo Ahmad .. pa kabar? Al hamdulillah .. wenta? Al hamdulillah ..lo gimana? Alhamdulliah Allah yisallemak Ahamdulliah semoga Allah nyelamatin lo. Aullak Eih! Enta khallast el mulakhas bita elfiqh Eh! Lo udah nyelesaiin ringkasan fikih belon?

Ana lissah baktib fih Belon ..Gue lagi nulis! Lissah? Ummal Hatkhallaso Emta InsyAllah? Ala yomellimtihan? Belon? emangnya kapan lo mao selesaiin? pas ujian ?! La ya Am matkhafsh .. Iddini yomein Kaman we hatlaeeih gahez insya Allah Engga! Jangan takut .. kasih gue waktu dua hari lagi, insya Allah lo terima beres deh! ! : : .. : .. : .. : : .. : Tayyib ya siidi asyuf akhretha maak eih Ok boss! Gue liat ntar gimana sih?! : .. Wennabi yAhmad Ehtam bilmaudu dah.. ana mushy haraf adzaker melkitab/ menelkitab. Sumpah demi Nabi! Lo jangan maen-maen dong dalam masalah ini! Gue ga bisa belajar dari mukoror. Matkhafsh ya am hakhallaso yani ha khallaso insya Allah. Jangan kuatir! .. insya Allah, ntar gue kelarin. YAhmad! Mustabali bein ideik! Ahmad! Masa depan gue ada di tangan lo nih! Ma ultilak matkhafsh! Etimed alAllah we alayya ! Eh kan gue udah bilang ama lo, jangan takut deh! .. percaya aja ama Allah dan gue! ! ! : : : . ! Penjelasan: Dalam dialog ini si Ahmad berkata: Disini ada dua yang berturut-turut, tetapi masing-masing punya arti khusus; yang pertama berarti: belum, yang kedua berarti : masih. Coba kawan-kawan perhatikan fiil-fiil di bawah ini: .. . dua fiil ini telah dinafikan, tapi fiil telah ditakid dikuatkan , padahal dua2nya didahului oleh ! Ini butuh penjelasan, bukan?! Mari kita mengenal teori nafi fiil2 dalam BAm . Nafi Fiil Mudhare Huruf-huruf nafi yang masuk ke fiil mudhare dalam BAm secara umum terdiri dari dua huruf :

Yang pertama adalah : terletak di awal kalimat, dan yang kedua adalah terletak di akhir kalimat . Tolong perhatikan dialog ini : Hiya safa ma bitakulsyi maana leih? Aslaha mabethebbisy elkushari Entii mabethebbiisy el kusyari bigad ya safa? Matgeebliisy sirtu uddami ! : : : ! : Dalam dialog di atas, fiil2 yang dinafikan adalah: Tolong perhatikan bahwa: 3 fiil ini adalah fiil2 MSD . di fiil huruf nafi kedua terletak setelah tanits. fiil adalah fiil MB yang terbentuk dari : huruf nafi pertama + fiil artinya: membawa + jar majrur , artinya: untuk saya + huruf nafi yang kedua . Melihat keterangan di atas, kita dapat menyimpulkan bahwa: 1- Adanya kesamaan peletakan nafi pada fiil MB dan MSD yaitu : diletakkan di depan fiil, dan diletakkan di belakang fiil. 2- Huruf nafi yang kedua selalu terletak di akhir fiil, baik fiil tersebut bersambung dengan dhamir atau tidak, seperti yang tersebut di atas: huruf di fiil ini terletak setelah dhamir . Perhatikan juga contoh2 berikut ini: Coba perhatikan dialog2 ini: ! : ! Abdurrahman! Enta musy hatruuh maana essinema? Abdurrahman! Elo ga jadi pergi ke bioskop ama kita? La mesy raih. Ga, gue ga akan pergi. Messy raih!? La lazem teruuh Ga pergi? Harus pergi dong!

Allah ! hia afiyah ! tab wAllahi mana rayeh heh. Allah! maksa nih? ok. pokoknya gue ga mau pergi. Tab lieh ulli ? Emang kenapa? Ana ma barohsyi el hetat dih . Gue ga mo ke tempat gitu-gituan. : ! ! . : , . . : : ! ! : Penjelasan: Abdurrahman menjawab pertanyaan Ahmad dengan kalimat : , sedangkan adalah naeb fael dari fiil : . Mengganti fiil dengan naeb fael, sering terjadi dalam BAm. Ahmad menggunakan kata sebagai pengganti dari kata yang tidak terpakai lagi dalam BAm, selain kalimat yang masih sering dipakai namun dalam konteks yang lain. Misalnya: Kan wageb aleik tehanni Ahmad ala nagaho. Seharusnya lo ngasih ucapan selamat buat Ahmad atas kelulusannya. Tolong perhatikan juga dialog di bawah ini: Huwwa Solah biyemel eih? Bisallah ettilifon Asdak biikharrab ettilifon musy bisallah ettelifon. : : . : Dalam dialog ini, Ahmad menafikan fiil dengan memakai kata bukan dengan dan , karena: maknanya = bukan memperbaiki maknanya = tidak memperbaiki. Huruf digunakan juga dalam nafi isim, misalnya : Huruf dapat pula digunakan dalam: Nafi Fiil M.A.D Mudhare Akan Dilaksanakan Seandainya kawan2 ingin menafikan fiil ini, cukup dengan menambahkan tanpa menyambung huruf depan fiil yang akan dinafikan tersebut, contohnya:

= = = = Gampang kan?! =

dan Setiap fiil MB yang didahulukan oleh atau harus di tambahkan mashdariyah di depannya. Misalnya: Ana hamur aleik abl ma ruuh elkulliah Ntar gue mampir ke tempat lo sebelum gue pergi ke kuliah. . dalam bahasa ammiyah ada empat macam : mashdariyah, seperti yang terletak sebelum fiil MB yang didahului oleh atau . Misalnya : Bad ma khallas shugli hamur aleiki Setelah selesai kerja, gue mau mampir ke tempat lo nafiyah, yang datang bersama dengan . nafiyah ini khusus untuk menafikan fiil saja. Misalnya : Ana marohtesy el kulliah ennahardah asyan kunt ayyan. Gue ga bisa pergi ke kuliah hari ini karena gue sakit Ket: . = tidak dipakai lagi dalam BAm. amr, digunakan untuk menyuruh seseorang secara kasar dan memaksa. Misalnya: Matruuh el kulliah ya am we balash kasal baa! Pergilah ke kuliah, jangan males dong! . ! takid menegaskan misalnya: Mana ultilak dzaker kuwais. Kan gue udah bilang ke lo, belajar yang benar! . Cara membuat pertanyaan dengan fiil mudhare Yang saya maksud dari istilah pertanyaan dalam zaman mudhare present , adalah pertanyaan yang bermakna bukan yang bermakna , karena kata telah diganti dengan , tetapi kata tidak digunakan dalam BAm dan tidak ada gantinya! Coba perhatikan ucapan orang-orang mesir! Kalian tak akan pernah mendengar kata ataupun dalam suatu percakapan, kecuali kalau orangnya lagi mabuk.

Nah itu namanya bukan BAm, tapi BNg. Apaan tuh ?! Itu kepanjangan dari Bahasa Ngaco. Untuk membuat pertanyaan dari fiil mudhare yang artinya adalah berikut ini: 1- Kita dapat memakai naeb fael atau fiil M.A.D. dalam bentuk kalimat pertanyaan disertai dengan intonasi pertanyaan, misalnya : 2- Kita dapat memakai huruf ditambah dengan naeb fail, atau fiil M.B dengan maksud untuk meminta ketegasan dari orang yang kita tanya, misalnya: Enta mush raih el kulliah ennahardah? lo ga mau pergi kuliah hari ini? Enat mush wakhed el masalah begad? lo ga nganggap serius masalah ini? Enta mush nazel maana? lo ga mau turun bareng ama kita? Humma mush gayyiin maana? Apakah mereka dateng bareng ama kita? atau dengan fiil M.A.D, misalnya : Enta mush hatakul hettat ellahma dih? Apakah lo mau makan sepotong daging ini? Enta mush hatruuh elkullliah bukroh ? Apakah lo mau pergi ke kuliah besok? Fiil Madhi dan Amr Fiil madhi dalam BAm tidak ada perbedaan sama sekali dengan fiil madhi dalam BFh. Jadi : Ket: semua bentuk nafi dan pembuat pertanyaan untuk fiil mudhare digunakan juga untuk fiil madhi. ( dhoroba) dalam BFh, ( dhoroba) juga dalam BAm tanpa ada tambahan atau perubahan.

Fiil Amr Itu tentang fiil madhi Nah, kalau tentang fiil amr, kita harus melihat terlebih dahulu apakah fiil itu : tsulatsi atau tidak. kalau tsulatsi, apakah huruf tengahnya huruf illat atau bukan. Jika fiilnya bukan tsulatsi maka bentuk fiil amrnya sama persis dengan fiil madhinya. Misalnya: Fiil madi fiil amr macam fiil

Sekedar untuk diketahui, dalam kaidah ini terdapat pengecualian misalnya : rubaeI dahrag rubaei kharbash rubaei syaghghal rubaei lammah rubaei rawwah ini adalah fiil rubai. Fiil amrnya dalam BAm adalah: ( etwadhdha). Jika fiil tsulatsi dan huruf tengahnya huruf ellat maka fiil amrnya akan sama dengan fiil mudharenya dalam BAm, tapi dengan membuang huruf mudharoahnya.Misalnya: fiil mudhare BAm fiil amr BAm fiil amr BFh yeuul laam uul luum qul yekuun lum kuun kun

Jika fiilnya tsulatsi yang huruf tengahnya bukan huruf ellat, maka bentuk fiil amrnya sama dengan fiil MB tapi dengan mengganti huruf mudharoahnya dengan hamzat washel, misalnya : Fiil MB fiil amr BAm fiil amr BFh yedhrab yekteb uhrub edrab ekteb edrib uktub yehrab ehrab

Dalam kaidah ini juga terdapat shawaz (pengecualian2) seperti : fiil ini tsulatsi, bentuk fiil amrnya : ( kul) Demikianlah telah kami sajikan kamus bahasa ammiyah kepada seluruh teman-teman Selebihnya, yah praktekin deh sendiri2! Tapi, awas! Jangan ampe ditarhil dari Mesir gara2 kamus ini