Anda di halaman 1dari 4

Australian Parliamentary/Australasian Parliamentary (Australs) Gaya debat ini digunakan di Australia, namun pengaruhnya menyebar hingga ke kompetisikompetisi yang

diselenggarakan di Asia, sehingga akhirnya disebut sebagai format Australasian Parliamentary. Dalam format ini, dua tim beranggotakan masing-masing tiga orang berhadapan dalam satu debat, satu tim mewakili Pemerintah (Government) dan satu tim mewakili Oposisi (Opposition), dengan urutan sebagai berikut: 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. Pembicara pertama pihak Pemerintah 7 menit Pembicara pertama pihak Oposisi 7 menit Pembicara kedua pihak Pemerintah 7 menit Pembicara kedua pihak Oposisi 7 menit Pembicara ketiga pihak Pemerintah 7 menit Pembicara ketiga pihak Oposisi 7 menit Pidato penutup pihak Oposisi 5 menit Pidato penutup pihak Pemerintah 5 menit

Pidato penutup (Reply speech) menjadi ciri dari format ini. Pidato penutup dibawakan oleh pembicara pertama atau kedua dari masing-masing tim (tidak boleh pembicara ketiga). Pidato penutup dimulai oleh Oposisi terlebih dahulu, baru Pemerintah. Mosi dalam format ini diberikan dalam bentuk pernyataan yang harus didukung oleh pihak Pemerintah dan ditentang oleh Pihak Oposisi, contoh: (This House believes that) Globalization marginalizes the poor. (Sidang Dewan percaya bahwa) Globalisasi meminggirkan masyarakat miskin. Mosi tersebut dapat didefinisikan oleh pihak Pemerintah dalam batasan-batasan tertentu dengan tujuan untuk memperjelas debat yang akan dilakukan. Ada aturan-aturan yang cukup jelas dalam hal apa yang boleh dilakukan sebagai bagian dari definisi dan apa yang tidak boleh dilakukan. Tidak ada interupsi dalam format ini. Juri (adjudicator) dalam format Australs terdiri atas satu orang atau satu panel berjumlah ganjil. Dalam panel, setiap juri memberikan voting-nya tanpa melalui musyawarah. Dengan demikian, keputusan panel dapat bersifat unanimous ataupun split decision. Di Indonesia, format ini termasuk yang pertama kali dikenal sehingga cukup populer terutama di kalangan universitas. Kompetisi debat di Indonesia yang menggunakan format ini adalah Java Overland Varsities English Debate (JOVED) dan Indonesian Varsity English Debate (IVED). http://uedc.wordpress.com/2010/07/08/australian-debate-style/ from : wikipedia

Motion: topik yg diperdebatkan(tentu sdh pada tau)

Parameter : Limitation of the argument >>yaitu batasan yg harus diberikan oleh team positif agar pembicaraan tidak panjang lebar dan tdk sesuai dgn Motion. Parameter penting skali karena dlm perdebatan akan muncul ide2 baru yg nantinya tdk akn bertemu pada satu titik.Maka guna parameter untuk membatasi pembicaraan. Parameter jg bs digunakan sbg penjebak apabila team lawan berargumen yg keluar dari parameter anda. Jika Positif team tidak memberikn parameter maka haknya bisa diambil oleh negatif team dan itu sgt berbahaya,krn jalur pembicaraan dipegang team lawan. Team Split : bagian2 yg akn di bicarakan oleh msg2 speaker. mis: society point of view,Law point of view,Morality point of view,Health pof dll. Themeline: garis besar/inti dari motion yg diambil dari keseluruhan argument Matter : materi yg dismpaikn harus sesuai n berhubungan dengan motion(jgn keluar jalur) Manner: cara penyampaian argument: sopan,tegas,meyakinkan,suara jgn sampai lembek karena berpengaruh pd kekuatan argument anda,jg BODY LANGUAGE jg sngt penting(jgn tegang seperti patung). (bs dgn alittle bit emotion,tapi jgn marah2) method: metode penyampaian dr 1st speaker-3rd speaker dan pembagian tugas harus jelas. Ketiga unsur ini mempengaruhi margin dlm penjurian. Timer : Ini jg sgnt penting wkt smakin panjang makin bgs. Pengalaman sy dl: wkt bicara tdk ush terburu2 jk apa yg disampaikan tidak banyak,cr mengulur dgn pura2 berpikir(acting),jd wkt kita yg lama sebelum ketukan hrs berhenti akn menambah margin jg dlm penilaian. Reply Speech: kesimpulan dari ketiga argument yg menguatkan. Bisa di bawakan oleh 1st atau 2nd speaker(pembicara ketiga tdk boleh mberikan RSpch didlm Australian debate rules. Perlu diingat dlm penyampaian rplyspch jgn sampai membuka kasus/ ide baru.Hanya sebuah penegasan dari argument team saja. Tugas2 Team Affirmatif 1st speaker: (1st speaker mndpt tgas paling byk n jgn ada yg tertinggal) >introducing team >Giving the motion,parameter,themeline and team split. >argument Contoh: Greetings

>Good morning/afternoon,ladies and gentleman the member of this house..atau..Madam,Mr.speaker sir the member of this house. Thankyou for the apportunity that given to me.We are from SMK N 1 Saptosari Wonosari.Lets me to introduce our team. Me as the 1st speakr,my name is..., Our 2nd speaker is...,and our 3rd speaker is... Next i would like to give our motion today,our motion today is That our govermnt should take a firm action upon illegal miner. From that motion we will give our themeline: That we as the affirmatif team absolutly agree that the gvrment must take a firm action to the illegal miner for the goodness of our country. Then our parameter today is that we just talk about the gold illegal miner in our country(dalam hal ini bs anda ganti dgn pertambangan yg lain,misal: minyak etc.) (Jadi jk lawan anda sampai bicara soal minyak pdhal team anda memberikan pembatasan hanya pada penambangan emas,berarti satu kelemahan dari lawn bisa anda jadikan senjata.Anda bisa langsung nembak bahwa apa yg mrka bicarakan lari dari parameter yg anda buat sbg team+) well,continue to our team split, Me as the 1fst speaker would like to talk about the effect for Economic point of view,our 2nd speaker would like to talk about the Law pov and the 3rd speaker wldlike to give more proof and summery of our argument.(bisa diganti P.o.v.yg lain, mis: society dll) And for the reply speech(kesimpulan) will be give by (1st or 2nd )speaker. Next ladies and gentleman,i would like to give mour argument..(...)silahkan berargument sesuai point of view anda. Jangan lupa untuk memberikan salam penutup n ucapan terimakasih(untuk smua pembicara) 2nd speaker: Tugas:>Rebutle the 1st speaker of Neg Team. >Argument 3rd speaker: >Rebutle the 2nd speaker of Neg team > memberikan penguatan atas argumen pembicara1 dan 2 >memberikan contoh n bukti yg kuat untuk keseluruhan argument of the team. Khusus untuk 3rd speaker lebih baik yg bnr2 pandai brbicara dan lebih galak.Karena 3rd spkr adalah ujung tombak dari team anda.jadi 3rd speaker adlh hrs yg pling kuat dlm berargument. Tugas Untuk Negatif team:

pada dasarnya sama hanya tidak perlu membuat parameter krn team afirmatif telah menentukan sendiri Sebagai negatif hrs jeli terhadap tugas2 1st speaker of +. Ingat: jika tdk ada parameter anda bisa merebut point itu. katakan saja mis: 1st speaker of Neg: well because the 1st speaker of affrmtf team didnt give us the parameter,so here i wouldlike to give our parameter today...bla..bla.. Jadi mau tdk mau mrk hrs ikut jalur anda.(sesuatu yg sepele dan sangat menjatuhkan posisi lawan krn bisa saja mrk tdk kepikiran tentang batasan pembicaraan yg anda buat,jd mrk bisa bingung sendiri mengawali argument mereka.) seandainya mrka nekat lari tnp peduli parameter anda,maka itu suatu kesalahan yg besar,berarti perdebatan tdk ada artinya alias cuma bicara sendiri2 dan anda bisa langsung menegurnya. jelasnya: 1st speaker: >Rebutle of the 1st speaker afrmtf >Pembagian tugas sama sprti diatas >Argument 2nd : >rebutle of the2nd spkr of afrmtf >argument 3rd :>rebutle of 3rd speaker of + team > proofing n summery(jgn buat kasus baru) demikian kurang lebihnya untuk Australian debate rules.Ada jg untuk Australasia debate rules yaitu sama dgn diatas hanya saja pd saat masing2 pembicara berargumen, maka pembicara dr tean lawan bisa mendebat secara langsung(debat Kusir). mis ditengah anda sedang bera argument maka salah satu atau dua..atau bahkan ketiganya dari team lawan akan berdiri sambil mengangkat tangan dan berteriak P.o.i (point of interuption)lalu menyampaikan rebutlenya untuk anda. namun cara ini jarang dipakai,hanya kemarin pernah sy alami di EDC smu-smk seDIY di AKPRIND univ.
http://mellshaliha.multiply.com/journal/item/17/Australian_English_debate_Rules