Anda di halaman 1dari 10

LAPORAN PELAKSANAAN KEGIATAN (Individu) KULIAH KERJA NYATA PEMBELAJARAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT UNIVERSITAS GADJAH MADA TAHUN: 2011

SUB UNIT UNIT KECAMATAN KABUPATEN PROVINSI : Karang Sobor : 130 : Tanjung : Lombok Utara : Nusa Tenggara Barat

Disusun oleh: Nama Mahasiswa Nomor Mahasiswa : Brifnita Karlina R. : 08/ 270448/PN/11517

BIDANG PENGELOLAAN KKN-PPM, PENGEMBANGAN UMKM DAN PELAYANAN MASYARAKAT LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT UNIVERSITAS GADJAH MADA YOGYAKARTA

LAPORAN PELAKSANAAN KEGIATAN A. PENDAHULUAN Puji syukur penyusun panjatkan atas kehadirat Tuhan yang Maha Esa yang telah melimpahkan rahmat-Nya sehingga laporan kegiatan selama pelaksanaan KKN ini dapat dilaksanakan dengan baik. Terima kasih dihaturkan kepada semua pihak yang telah membantu dan bekerja sama, sehingga pelaksanaan KKN PPM UGM dengan tema Mengembangkan lombok Utara Sebagai Destinasi Wisata Melalui Optimalisasi Potensi Lokal Di Desa Sokong ini dapat terlaksana dengan baik. Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) bertujuan untuk pembelajaran dalam bermasyarakat serta mengamalkan ilmu yang didapat dari perkuliahan dalam bermasyarakat. Dengan kegiatan ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan tambahan serta pemberdayaan kemampuan masyarakat dalam usaha peningkatan keterampilan dan kualitas sumber daya masyarakat. KKN-PPM UGM Unit 130 tahun 2011 ini dimulai dengan penerjunan mahasiswa ke lokasi KKN pada tanggal 4 Juli 2011 dan akan berakhir dengan penarikan dari lokasi KKN pada tanggal 25 Agustus 2011. KKN ini dilaksanakan di Desa Rambeanak, Kecamatan Mungkid, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah Laporan Pelaksanaan Kegiatan (LPK) ini disusun berdasarkan Laporan Rencana Kegiatan (LRK). Dalam pelaksanannya terjadi penambahan dan pengurangan program sesuai dengan kebutuhan dan kondisi. Kegiatan-kegiatan yang telah dilaksanakan terdiri atas program pokok tema dan program pokok nontema. Berikut ini adalah daftar program tema yang telah terlaksana: No. 1 2 3 No. Sektor 02.4.1.0 1 02.4.3.0 1 01.1.1.0 4 Kluster A A A NAMA PROGRAM

Penyuluhan Nama-Nama Ikan Pelatihan Pembuatan Nugget Ikan Pembinaan teknis (praktek) keterampilan merajut Dusun Karang Sobor

4 5 6

02.4.2.3 02.4.1.0 1 02.1.2.0 2

A A A

Penyuluhan budidaya ikan air tawar Penyuluhan kenal terumbu karang Pengadaan bibit tanaman hias

Berikut daftar kegiatan program pokok nontema yang sudah terlaksana: No. No. Kluster NAMA PROGRAM Sektor 1 02.1.1.01 A Lomba menggambar tema Pertanian 2 06.2.2.07 ST Bimbingan belajar matematika Sekolah Dasar kelas 1-3 B. URAIAN DAN PEMBAHASAN KEGIATAN 1. Program Pokok Tema Berikut uraian dan pembahasan kegiatan program pokok tema: a. Penyuluhan Nama-Nama Ikan Kluster : Agro No. Kode : A-07 No. Sektor : 02.4.1.01 Jenis Program : Monodisipliner Kegiatan Penyuluhan nama-nama ikan dilaksanakan dalam rangka untuk membantu memecahkan masalah yang dihadapi oleh sebagian besar masyarakat di Desa Sokong yang mengalami permasalahan dengan bebragai nama ikan. Obyek sasaran dari peyuluhan ini adalah anak-anak SD karena menurut kami anak-anak daya ingatnya masih bagus disamping itu penerapan sejak dini sangat diperlukan terhadap nama spesies yang ada. Kegiatan ini diawali dengan studi kasus di lapangan, kemudian dari permasalahan yang ada di lapangan dikonsultasikan kepada bapak ibu dusun terdekat bersama dengan teman-teman sub untuk mencari solusi yang tepat dan didukung dengan penelusuran dari pustaka-pustaka yang ada. Kemudian dibuatlah sebuah metode penyampaian materi kepada siswa-siswi SD N 2 Sokong. Pelaksanaan dilakukan pada tanggal 23 Juli 2011. Antusias dari siswa-siswi sangat tinggi bahkan mereka ingin tahu lebih banyak lagi tentang jenis-jenis ikan. Tujuan dari penyuluhan ini adalah menggali ekspresi dan kreativitas siswa, mengembangkan kesadaran siswa terhadap lingkungan, khususnya ekosistem perairan laut itu sendiri, dan memberikan pengetahuan dasar kepada siswa tentang ekosistem di laut. Sedangkan tujuan khususnya adalah siswa mampu mengungkapkan perasaannya mengenai modul yang ada, menggali pengetahuan siswa mengenai ekosistem laut berdasarkan pengalamannya sendiri dan siswa mampu mengidentifikasi beberapa hewan laut.

b. Pelatihan Pembuatan Nugget Ikan Kluster : Agro No. Kode : A-24 No. Sektor :02.4.3.01 Jenis Program : Interdisipliner Nugget ikan merupakan salah satu diversivikasi pangan dengan bahan bakunya ikan yang memiliki protein tinggi.Nugget ikan dapat dijadikan sebagai salah satu makanan khas Lombok. Brkaitan dengan tema yang diangkat sangat cocok untuk oleh-oleh dari lombok yang tidak hanya terkenal dengan kain songketnya saja karena kami belum pernah menjumpai nugget ikan yang tekstur di dalamnya berwarna merah seperti cabai. Pelatihan pembuatan nugget ikan ini didasarkan untuk menambah keterampilan ibu-ibu dan menambah hasrat ibu-ibu agar memiliki sebuah usaha sendiri terhadap makanan karena berdasarkan survey yang telah dilakukan dengan ibu-ibu,mereka memilih suka di dapur dan memasak. Pelaksanaan pelatihan pembuatan nugget ikan diawali dengan pembentukan panitia,survey kepada ibu-ibu terhadap keinginan masakan tertentu dan akhirnya diputuskan untuk membuat nugget ikan yang alhamdulillah berjalan lancar dengan rasa keingintahuan ibuibu yang tinggi tanggal 24 Juli 2011. Program ini intidisipliner dengan sosial humaniora yang memang pada kluster tersebut mereka lebih mengacu pada pembinaan moralnya. Pada pelaksanaannya pembuatan nugget ikan mendapat sambutan hangat dari ibu-ibu di dusun Karang Sobor. Mereka sangat tertarik dan bersemangat untuk membuat nugget tersebut. Bahkan rasanya lebih nikmat dari yang kami bayangkan. c. Pembinaan (Teknis) Pelatihan Merajut di Dusun Karang Sobor Kluster : Agro No. Kode : A-18 No. Sektor : 01.1.1.04 Jenis Program : Interdisipliner Program ini dilakukan untuk meningkatkan ketrampilan ibu-ibu maupun adek-adek remaja di dusun Karang Sobor agar mampu menciptakan lapangan kerja baru yang memanfaatkan sedikit waktu luang yang dimiliki sehingga mampu menghasilkan produk kerajinan yang diminati. Hasil pelaksanaan program secara umum peserta menyambut baik acara tersebut, terlihat dari antusiasme peserta dalam berkontribusi untuk mensukseskan acara tersebut. Remaja bersedia bekerjasama seperti mengikuti jalannya acara hingga selesai maupun membantu dalam menyebarkan undangan. Namun ada beberapa kendala lain yaitu kesibukan ibu-ibu di siang hari sehingga sangat sedikit sekali ibu-ibu yang datang mengikuti acara ini

disamping itu ibu-ib yang datang tidak dapat bersaman sehingga untuk dokumentasi sukar dilakukan menginggat jumlah kamera yang terbatas. Kegiatan ini dilaksanakan di rumah bapak Bagiharta dengan lima kali pelaksanaan pada tanggal 18,26,27,28, dan 30 Juli 2010. Tanggal 18 Juli diadakan untuk ibu-ibu. Namun karena banyak sekali ibu-ibu yang sibuk dan kebetulan ada acara hajatan juga sehingga ibu-ibu yang datang hanya 4 orang. Peserta sangat antusias sekali dalam pembelajaran merajut ini. Di sesi kedua tanggal 26 Juli 2011 peserta yang datang 3 ibu dan 15 anak-anak padahal untuk sesi kedua kami mengkhususkan untuk anak-anak, karena ibu-ibu ingin mengetahui lebih lanjut akhirnya kami jadikan satu. Sesi ketiga tanggal 27 juli 2011 dengan peserta 14 orang, sesi ke empat tanggal 28 juli 2011 dengan peserta sebanyak 14 anak dan sesi kelima tanggal 30 juli 2011 dengan ppeserta 13 anak. Pada umumnya pelatihan merajut ini berjalan lancar dan keingintahuan ibu-ibu dan anak-anak cukup tinggi namun karena pemateri terbatas yang bisa sehingga belum secara menyeluruh tercover bisa. d. Penyuluhan budidaya ikan air tawar Kluster : Agro No. Kode : A-06 No. Sektor : 02.4.2.3 Jenis Program : Monodisipliner Budidaya ikan air tawar sangat jarang di Desa Sokong ini karena di sekitar daerah dikelilingi laut. Ketika survey ke SD N 8 Sokong yang kebetulan baru saja mendapatkan stok ikan air tawar dari Dinas setempat. Sehingga kami diminta untuk memberikan sedikit penyuluhan di SD tersebut. Penyuluhan budidaya ikan air tawar bertujuan untuk mengenalkan kepada Guru SD N 8 Sokong mengenai budidaya ikan air tawar,macam jenis ikan yang dapat dibudidayakan serta beberapa syarat hidup ikan.Penyuluhan budidaya ikan air tawar dilaksanakan di SD N 8 Sokong pada tanggal 27 Juli 2011. Penyuluhan dihadiri oleh 25 guru di SD N 8 Sokong Faktor pendukung dari kegiatan ini adalah antusias peserta dalam kegiatan ini cukup tinggi. Hampir setiap peserta bertanya tentang bdidaya ikan air tawar seperti apa. Bahkan pertanyaan yang ada belum terjawab semua kren telah habis.akhirnya pertanyaan yang belum terjawab dijawab diluar sesi penyuluhan.

e. Penyuluhan Kenal Terumbu Karang

Kluster : Agro No. Kode : A-07 No. Sektor : 02.4.1.01 Jenis Program : Monodisipliner Penyuluhan ini dilakukan untuk mendukung dan mengembangkan kesadaran siswa terhadap lingkungan, khususnya ekosistem terumbu karang. Disamping itu memberikan pengetahuan dasar kepada siswa Sekolah Dasar N 2 Sokong tentang ekosistem terumbu karang serta kehidupan hewan karang di laut. Penyuluhan dan pembelajaran bersama dilaksanakan tanggal 23 Juli 2011 dan mendapat antusias yang tinggi dari anak-anak SD karena banyaknya keingintahuan anak-anak terhadap terumbu karang yang ternyata terumbu karang bukanlah batu. f. Pengadaan Bibit Tanaman Hias Kluster : Agro No. Kode : A-04 No. Sektor : 02.1.2.02 Jenis Program : Monodisipliner Tanaman hias adalah tanaman yang banyak di sukai dan dijadikan hiasan untuk memperindah halaman rumah maupun pekarangan rumah. Tanaman hias jika di jual dapat menghasilkan uang hingga puluhan juta rupiah dan sangat cocok untuk dijadikan bisnis kelompok. Program ini dilaksanakan dengan maksud untuk mempermudah program penanaman tanaman hias yang ada karena pada intinya keinginan kami untuk mengajak ibu-ibu PKK desa Sokong untuk membut sebuah bisnis penjualan tanaman hias . Bibit tanaman hias ini nantnya akan di peranakkan dan bibit-bibit yang di dapat akan dipergunakan sebagai usaha bisnis ibu-ibu PKK desa Sokong.Kegiatan berjalan lancar tanggal 30 Juli 2011 dengan 15 peserta dan jumlah tanaman kurang lebih 20 macam.Kegiatan berjalan cukup meriah karena ibu-ibu PKK cukup antusias dalam membawa tanaman hias dan dengan senang hati mendukung program tersebut.

2. Program Pokok Non-Tema a. Lomba menggambar dengan tema pertanian di dusun Karang Sobor Kluster : Agro No. Kode : A-10 No. Sektor : 02.1.9.55 Jenis Program : Monodisipliner Salah satu pendukung dalam pengenalan pertanian sejak dini adalah dengan lomba menggambar dengan tema pertanian. Selain itu gambar merupakan media yang di banyak sukai oleh anak-anak dan memperkenalkan pertanian dalam arti luas yang tidak hanya sebatas pada pengolahan tanah, penanaman dan panen tetapi juga kelautan.

Lomba menggambar merupakan salah satu kegiatan di Dusun Karang Sobor untuk memperkenalkan anak-anak dusun terhadap pertanian. Tema yang diangkat dalam lomba gambar adalah mengenai pertanian. Gambar merupakan salah satu media yang disukai anak-anak untuk lebih mengenal tentang sesuatu. Dengan lomba menggambar ini, diharapkan anak-anak akan lebih dekat dengan pertanian. Sosialisasi program dilakukan pada tanggal 04 Agustus 2011. Sosialisasi ini dilakukan terhadap ibu-ibu dan anak-anak secra langsung dengan undangan. Sedangkan pelaksanaan lomba dilakukan pada tanggal 5 Agustus 2011 pada pukul 13.00 16.00 WIB. Pelaksanaan program meliputi kegiatan sosialisasi, pelaksanaan lomba, koreksi gambar, dan pembagian hadiah. Bahan yang digunakan dalam lomba adalah kertas manila dan crayon atau pensil warna. Setelah itu dilakukan koreksi gambar untuk menetukan pemenang lomba. Pembagian hadiah dilakukan pada tanggal 7 Agustus 2011 bersamaan dengan acara refreshing ke pantai yang diminta oleh anakanak. b. Bimbingan Belajar Matematika Sekolah Dasar Kelas 1,2, dan 3 di Dusun Karang Sobor Kluster : ST No. Kode : STNo. Sektor : 11.2.1.01 Jenis Program : Monodisipliner Program ini dilaksanakan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam berhitung siswa kels 1-3 Sekolah Dasar. Diadakan setiap hari selasa pukul 16.00-18.00 WITA pada bulan sebelum ramadhan/bulan Juli namun untuk bulan Agustus dilaksanakan pukul 15.0017.00. Matematika memang sangat penting untuk di pelajari sejak dini karena beberapa anakanak dusun perlu mendapatkan cara belajar berhitung yang lain dan sedikit cepat dari sekolah mereka. Kegiatan belajar mengajar berjalan dengan lancar dan mendapat sambutan hangat dari para orang tua dusun karang Sobor. Terbukti dengan beberapa orang tua yang meminta kita untuk lebih memperhatikan anak-anak mereka dalam hal berhitung.

C. PENUTUP I. Kesimpulan Dari uraian program-program yang telah dipaparkan di atas, maka dapat diketahui bahwa

pelaksanaan KKN-PPM UGM Unit 130 dalam kurun waktu selama kurang lebih 2 (dua) bulan di Dusun Karang Sobor, Desa Sokong, Kecamatan Tanjung, Lombok Utara ini dapat berhasil, dan karenanya dapat diambil kesimpulan sebagai berikut: 1. Program-program yang dilaksanakan di Dusun Karang Sobor, Desa Sokong, Kecamatan Tanjung, Lombok Utara merupakan hasil observasi awal dari mahasiswa, dan ada beberapa program yang merupakan permintaan dari perangkat desa maupun dari masyarakat setempat. 2. Masyarakat dusun pada khususnya, dan desa pada umumnya, merespon dengan cukup baik setiap program yang dilaksanakan mahasiswa KKN-PPM UGM, terutama dengan adanya program program yang melibatkan peran aktif dan partisipasi dari masyarakat setempat 3. Keberhasilan program-program KKN-PPM UGM yang telah dilaksanakan tidak terlepas dari dukungan dan partisipasi masyarakat setempat, organisasi dan perkumpulan masyarakat, kelompok penggiat, pihak perangkat dukuh dan perangkat desa, serta dukungan dari rekan-rekan sesama peserta KKN-PPM UGM, baik yang berasal dari Unit 130, maupun dari unit lain yang berdekatan lokasi.

II.

SARAN

Kegiatan yang telah dilaksanakan, serta pengalaman selama berada di lokasi KKN-PPM UGM, ada beberapa saran yang perlu untuk disampaikan demi peningkatan program KKN-PPM UGM selanjutnya, antara lain : 1. Sebaiknya pembentukan tim KKN meliputi anggota yang berasal dari berbagai kluster dengan komposisi yang seimbang. Karena keberagaman mahasiswa kluster bisa memudahkan mahasiswa dalam memecahkan permasalahan di desa yang sangat kompleks. 2. Dalam buku panduan KKN-PPM UGM, supaya nomor sektor program untuk bisa dilengkapi secara lebih detail dan khusus, sehingga ketika mahasiswa hendak mencocokkan jenis program yang dipilih, dapat langsung menuliskan nomor sektor program sesuai dengan program spesifik yang akan dilaksanakannya.

III.

LAMPIRAN

a. Penyuluhan Nama-Nama Ikan b. Pelatihan Pembuatan Nugget Ikan

c. Pembinaan teknis (praktek) keterampilan merajut Dusun Karang Sobor d. Penyuluhan budidaya ikan air tawar e. Penyuluhan kenal terumbu karang f. Pengadaan bibit tanaman hias g. Lomba menggambar tema Pertanian