Anda di halaman 1dari 6

EVALUASI PROYEK PENDIRIAN USAHA LAUNDRY

A. Perhitungan Biaya Investasi Biaya-biaya yang dibutuhkan unduk mendirikan usaha usaha laundry adalah: a. Peralatan laundry No. 1. 2. 3. 4. 5. Peralatan Mesin laundry Mesin pengering Setrikaan Pengharum pakaian Hanger + kemasan Qty 2 unit 1 unit 3 20 liter Jumlah b. Gedung dan lain-lain No. 1. 2. 3. 4. Jenis Sewa gedung Renovasi gedung Meja dan kursi Lemari Qty 1 tahun 5 1 Jumlah c. Biaya investasi No. 1. 2. Jenis Pengadaan peralatan laundry Biaya gedung dan lain-lain Total biaya Jumlah (Rp.) Rp. 52.800.000,Rp. 19.500.000,Rp. 72.300.000,Harga satuan (Rp.) Rp. 10.000.000,Rp. 5.000.000,Rp. 500.000,Jumlah (Rp.) Rp. 10.000.000,Rp. 5.000.000,Rp. 2.500.000,Rp. 2.000.000,Rp. 19.500.000,Harga satuan (Rp.) Rp. 10.000.000,Rp. 30.000.000,Rp. Rp. 100.000,50.000,Jumlah (Rp.) Rp. 20.000.000,Rp. 30.000.000,Rp. 300.000,-

Rp. 1.000.000,Rp. 1.500.000,Rp. 52.800.000,-

RP. 2.000.000,-

d. Biaya operasi dan pemeliharaan No. 1. 2. Jenis biaya Biaya listrik Maintenance Perhitungan Berdasarkan pemakaian Perawatan peralatan dan penggantian atau penambahan alat/ bahan 3. Gaji karyawan 4 orang @Rp. 800.000,Jumlah biaya e. Pendapatan: Pendapatan dari usaha ini diperoleh dari: No. 1. 2. 3. Jenis jasa Laundry biasa Laundry express Laundy khusus Perhitungan 50 kg x Rp. 7.000 x 30 hari 25 kg x Rp. 10.000 x 30 hari Berdasarkan jenis barang dan jenis bahan dari pakaian Jumlah f. Laba bersih usaha Dari total pendapatan dan total biaya operasi dan perawatan, didapatkan laba bersih usaha sebesar: Laba bersih = pendapatan biaya operasi dan perawatan = Rp. 20.000.000 Rp. 8.200.000 = Rp. 11.800.000,g. Biaya tak terduga Persentasi biaya tak terduga sebesar 10% dari biaya investasi usaha: Biaya tak terduga = 10% x Rp. 72.300.000 = Rp. 7.230.000 Jadi, total biaya investasi adalah: Total investasi = biaya investasi + biaya tak terduga = Rp 72.300.000 + Rp 7.230.000 = Rp. 79.530.000,= Rp. 80.000.000,Rp. 20.000.000,Jumlah (Rp.) Rp. 10.500.000,Rp. 7.500.000,Rp. 2.000.000,Rp. 3.200.000,Rp. 8.200.000,Jumlah (Rp) Rp. 3.500.000,Rp. 1.500.000,-

B. Evaluasi Proyek Biaya dan laba dalam 1 tahun: a. Biaya O&M dalam 1 tahun = Rp. 8.200.000 x 12 = Rp. 98.400.000 b. Laba dalam 1 tahun = Rp. 11.800.000 x 12 = Rp. 141.600.000

Table 1. biaya-biaya proyek Tahun 1 2 3 4 5 Investasi Rp (juta) 80 10 10 O&M Rp (juta) 98 98 98 98 98 Total Cost Rp (juta) 178 98 108 98 108 Benefit Rp (juta) 141,6 141,6 141,6 141,6 141,6 Discount Factor (15%) 0,870 0,756 0,658 0,572 0,497

Table 2. Perhitungan Gross dan Net B/C Ratio Tahun 1 2 3 4 5


P.V. Gross C 154,783 74,102 71,012 56,032 53,695 P.V. Gross B 123,130 107,070 93,104 80,960 70,400 NET B-C -31,652 32,968 22,093 24,928 16,705 96,694

Tabel 3. Perhitungan Profitability Ratio Tahun 1 2 3 4 5 Investasi Rp (juta) 86,5 10 10 Gross B(O&M) Rp (juta) 43,6 43,6 43,6 43,6 43,6 Discount Factor (15%) 0,870 0,756 0,658 0,572 0,497 Jumlah P.V. Investasi 75,217 6,575 4,972 86,764321 P.V. Gross B(O&M) 37,913 32,968 28,668 24,928 21,677 146,154

Tabel 4. Perhitungan Internal Rate of Return Tahun 1 2 3 4 5 NET BC -31,652 32,968 22,093 24,928 16,705 Discount Factor (17%) 0,855 0,731 0,624 0,534 0,456 Jumlah P.V.NET B-C D.F (17%) -27,053 24,083 13,794 13,303 7,619 31,747 Discount Factor P.V.NET B-C (19%) D.F (19%) 0,840 -26,598 0,706 23,281 0,593 13,110 0,499 12,431 0,419 7,000 29,224

Tabel 5. Perhitungan Accounting Rate of Return dalam Rp (juta) Tahun Laba sebelum D, I dan Tax Depresiasi Laba sebelum I dan Tax Tax 50% Laba sebelum I dan sesudah Tax EBIT (1 - Tax) Nilai Buku Investasi Awal Akhir Rata-rata 1. Gross B/C Ratio Gross B/C Ratio adalah perbandingan benefit secara kotor dengan biaya secara kotor. Rumusnya adalah: Gross B/C Ratio = = = 0,795 2. Profitability Ratio Besarnya net return bagi modal investasi adalah gross benefit dikurangi biaya O & M. Selisih ini dianggap sebagai net return bagi modal investasi. Selisih dibagi biaya investasi disebut Profitability Ratio. Rumusnya adalah: 1 141,6 15,6 126 63 63 2 141,6 15,6 126 63 63 3 141,6 15,6 126 63 63 4 141,6 15,6 126 63 63 5 141,6 15,6 126 63 63 Rata-rata 141,6 126 63 63

80 64,4 72,2

64,4 47,1 55,75

48,8 29,8 39,3

33,2 12,5 22,85

17,6 -4,8 6,4

39,3

Profitability Ratio = = = 0,504 3. Net B/C Ratio Net B/C Ratio adalah perbandingan antara present value dari net benefit yang positif dengan present value net benefit yang negatif (net cost). Rumusnya adalah: Net B/C Ratio = = = 3,055 4. Net Present Value Net Present Value adalah selisih present value dari benefit dengan present value dari cost. Rumusnya adalah: Net Present Value = P.V. Benefit P.V. Cost = 474,665 409,623 = 65,042

5.

Internal Rate of Return (IRR) Internal Rate of Return adalah discount rate yang dapat membuat besarnya Net Present Value proyek sama dengan nol atau membuat B/C Ratio sama dengan 1. Rumusnya adalah: IRR = i + = 15% + = 16,189% (i-i) (19 17)%

6.

Payback Period Payback period adalah suatu periode yang menunjukkan berapa lama modal yang ditanamkan dalam proyek tersebut dapat kembali. Rumusnya adalah: Payback period = Initial investment = Rp 80.000.000,00 Cash inflow selama 1 bulan = Rp 20.000.000,00 Payback period = = 4 bulan

7.

Accounting Rate of Return (ARR) Metode Accounting Rate of Return juga disebut metode perhitungan ROI (Return on Investment). Rumusnya adalah: ARR = = 100% 100%

= 160,305%