Anda di halaman 1dari 90

Primavera Project Planner

Ir. Darmadi MM Assalamualaikum, Pada tulisan ini saya akan coba mengulas tentang Primavera Project Planner, untuk mengendalikan proyek Konstruksi. Langkah 1 Berikut Gambar awal ketika Primavera di aktifkan, kadang setelah ini akan dimintai username dan password.
5 3 8 16 7 17 9 6 21 12 15 5 1FS 2FS 3FS 4SS+1 4SS+7 9SS+7 7FS 6SS+7 8FS 9FS 11FS

Langkah 2 Setelah masuk halaman awal Primavera, klik FILE > NEW untuk membuat project baru kita.

Langkah 3 Maka form Add a New Project akan hidup dan kita disuruh mengisi form form yang telah di sediakan form-form ,akan saya isikan seperti gambar dibawah.Jangan lupa untuk proyek akan dimulai tenggal 10 September 2010 dan akan berakhir pada 31 Oktober 2010 kalau sudah tekan dir untuk menyimpan Project baru kita.

Langkah 4 Save di mana saja yang anda suka, di akhirat juga bo leh ?wkkwkwkw. boleh

Langkah 5 Uda muncul sekarang lembar kerja Primaveranya, langsung klik tanda plus (+) untuk menambahkan kegiatan, lalu pada Edit Bar tuliskan 1 untuk mengisi Activity id, kalau sudah tekan Enter atau kilik id, tanda centang. Sekarang Activity id 1 sudah aktif, klik baris yang kosong pada Activity Discription kita yang baru, lalu isi Edit bar nya, saya akan mengisikan Pekerjaan Bongkaran. bar-nya,
darjybaya-1

Langkah 6 Setelah itu aturlah durasi lamanya pekerjaan BONGKARAN dengan mengubah pada kotak Orig Dur Dur, saya akan ubah lamanya durasi adalah 3 hari. a

Langkah 7 Jika waktu anda membuat id baru dan nomornya dari 1 jadi 11, maka kita harus menyetel dulu interval pada nomor id tersebut, klik TOOLS > OPTIONS > ACTIVITY INSERTING INSERTING.

Langkah 8 Maka akan muncul form Activity Inserting Option, lalu pada kotak Increment yang tadinya 10 ganti Option, menjadi 1. kemudian klik OK!!!

Langkah 9 Kalau sudah buat semua list pekerjaan yang kamu rencanakan,beserta lama pekerjaannya (duration). Kalau punya saya bisa di lihat pada gamb ar di bawah. . .. gambar

Langkah 10 Sekarang kita akan mengelompokkan pekerjaan pekerjaan di atas menjadi umum dan khusus, seperti pekerjaan-pekerjaan pekerjaan uitzet dan Bouwplank masuk pekerjaan Persiapan, dll.

darjybaya-2

Langkah 11 Isikan induk setiap pekerjaan yang kita tulis tadi, mi sal : induk dari pekerjaan bongkaran adalah misal Pekerjaan Persiapan, induk dari pekerjaan kolom, balok dan sloof adalah Pekerjaan Beton, dll. Jangan lupa isikan Code untuk induk pekerjaan yang akan anda buat, pada gambar di bawah saya mengisikan Code Pekerjaan Persiapan = 1.1

Langkah 12 Setelah membuat semua induk pekerjaan seperti di bawah, klik OK!!!

Langkah 13 Lalu sekarang pilih Pekerjaan Bongkaran lalu tekan F5, maka form untuk mengedit data Pekerjaan Bongkaran akan muncul lalu klik WBS, pada kolom WBS pilih Pekerjaan Persiapan, karena Pekerjaan , Bongkaran adalah bagian dari Pekerjaan Persiapan.Lakukan hal ini pada pekerjaan yang lain . . . .

Langkah 14 Setelah semua pekerjaan memiliki induk pekerjaan, sekarang waktunya mengaktifkan WBS tersebut. darjybaya-3 : klik FORMAT > ORGANIZE. Caranya aranya ORGANIZE

Langkah 1 15 Akan muncul form Organize, lalu pilih Work Breakdown, lalu edit jenis dan ukuran font sesuai , Breakdown, keinginan anda. Saya memakai Arial ukuran 16 dan Bold.Kalau sudah klik OK!!!

Langkah 1 16 Denk-donk . . .inilah hasilnya (look at the picture below) donk

Langkah 1 17 Sekarang kita akan mengatur Relationship atau hubungan antara 1 pekerjaan dan pekerjaan yang lainnya, misalnya : Pekerjaan Pembersihan akan dimulai setelah Pekerjaan Bongkaran selesai dan seterusnya. Caranya : Klik Pekerjaan Pembersihan Lokasi lalu tekan F5 atau double click maka form Caranya akan muncul > klik PRED > maka form Predessor akan tampil lalu pilih Pekerjaan Bongkaran. (Artinya : Pekerjaan Pembersihan akan dimulai setelah Pekerjaan Bongkaran selesai),lal u lakukan relationship selesai),lalu pada pekerjaan yang lain.

darjybaya-4

Langkah 1 18 Kalau semua pekerjaan sudah memiliki Relatinship (hubungan), untuk mengaktifkan hubungan tersebut klik icon SCHEDULE SCHEDULE.

Langkah 19 Setelah muncul form Schedule biarkan default, lalu klik OK!!!

Langkah 20 Setelah itu kita akan menyimpan data, klik : Save to the following look, lalu klik OK!!! look,

Langkah 21 Sekarang lihat bar chart (bagian kanan) sudah berubah sesuai hubungan yang kita masukkan.

darjybaya-5

ANALISA OPRIT & RETAINING WALL


Desain retaining wall yang akan direncanakan adalah sebagai berikut:

Oprit & retaining wall akan di desain menggunakan software Plaxis 8.2 LANGKAH 1 : PEMBUATAN MODEL LAYOUT TIMBUNAN SBB:

Keterangan gambar: 5
IM ..

1m

1. Timbunan pilihan dipadatkan 2. Retaining wall 3. Beban lalu Iintas 3t/m2 4. Lapisan Lanau kepasiran

5. 6. 7.

Lapis Sirtu (tebal 1 m) Lapisan Pasir kelanauan Lapisan Batuan

LANGKAH 2: Tahapan pada Plaxis Input ( Generate mesh dan initial conditions)., yaitu : a. Mengaktitkan standard fidies sebelu.m generate mesh. b. Menga.ktifkan Mesh generation setup. c. Masuk pada iniiiai conditon dan mengaktifkan posisi muka air di dalam tanah. LANGKAH 3: Tahapan pada plaxis calculation - Phase I (Staged Construction), Pada fase pertama dilakukan penimbunan dan pembangunan retaining wall. jadi di dalam define. Plaxis diaktifkan profil timbunan-nya dan retaining lalu klik update.

Phase 2 (Staged Construction), Pada fase kedua ini dilakukan pembebanan lalu lintas. jadi di dalam define Plaxis diaktifkan profil beban-nya, lalu klik update.

Phase 3 (Staged Construction),Phase 3 diaktifkan untuk mendapatkan nilai SF (Safety Factor). LANGKAH 4 :, Pemilihan titik Pengarnan, Setelah dilakukan input per-tahap maka ditentukan letak titIik pengaman sehingga tahap kalkulasi dapat dimulai run. Dari hasil (output) kalkulasi dapat ditihat gaya-gaya pada timbunan serta nilai safety factor (SF). Untuk Oprit & Retaining Wall 1 diatas , semua phase dapat dijalankan maka akan didapatkan nilai SF = 1.3. =================== hal 126

darjybaya-6

No
001 002 003 004 010 020 030 040 050 060 070 080 090 100 110 120 130 140 150 160 170 180 190 200 210 220 230 240

Kegiatan
Membersihkan lapangan Memasang bouwplank Memasang air sementara Memasang penerangan Menggali tanah pondasi Mengurug pasir bawah pondasi Pasang batukali Urugan bekas galian pondasi Sloof beton Pasangan batubata lantai-1 Kolom beton Balok beton Plat lantai-2 Tangga beton Pasangan batubata lantai-2 Kolom beton Balok beton Atap Plester dinding lantai-1 Floor lantai-1 Plester dinding lantai-2 Memasang keramik Memasang Pintu, Jendela Memasang Pegangan tangga Memasang Plafond Mengecat dinding Dokumentasi Pembersihan akhir

waktu
2 3 1 1 4 3 14 2 5 21 3 5 15 12 27 4 5 7 12 15 19 30 4 2 16 7 1 3

Pedecessor

darjybaya-7

darjybaya-8

darjybaya-9

darjybaya-10

darjybaya-11

darjybaya-12

darjybaya-13

darjybaya-14

darjybaya-15

darjybaya-16

darjybaya-17

darjybaya-18

darjybaya-19

darjybaya-20

darjybaya-21

darjybaya-22

darjybaya-23

darjybaya-24

darjybaya-25

darjybaya-26

darjybaya-27

darjybaya-28

darjybaya-29

darjybaya-30

darjybaya-31

darjybaya-32

darjybaya-33

darjybaya-34

darjybaya-35

darjybaya-36

darjybaya-37

darjybaya-38

darjybaya-39

darjybaya-40

darjybaya-41

darjybaya-42

darjybaya-43

darjybaya-44

darjybaya-45

darjybaya-46

darjybaya-47

darjybaya-48

darjybaya-49

darjybaya-50

darjybaya-51

darjybaya-52

darjybaya-53

darjybaya-54

darjybaya-55

darjybaya-56

darjybaya-57

darjybaya-58

darjybaya-59

darjybaya-60

darjybaya-61

darjybaya-62

darjybaya-63

darjybaya-64

darjybaya-65

darjybaya-66

darjybaya-67

darjybaya-68

darjybaya-69

darjybaya-70

darjybaya-71

darjybaya-72

darjybaya-73

darjybaya-74

darjybaya-75

darjybaya-76

darjybaya-77

darjybaya-78

darjybaya-79

darjybaya-80

darjybaya-81

darjybaya-82

darjybaya-83

darjybaya-84

darjybaya-85

darjybaya-86

darjybaya-87

darjybaya-88

darjybaya-89

darjybaya-90