Anda di halaman 1dari 4

LI SGD 15 Step 1 1. Distensi abdomen : pembesaran perut/kembung, peregangan rongga abdomen 2.

Defekasi : proses pengeluaran hasil pencernaan berupa feses 3. Flatus : pengeluaran gas atau udara pada saluran pencernaan melalui anus atau kentut. Step 2 1. 2. 3. 4. 5. Bagaimana mekanisme bisa terjadinya distensi abdomen? Mengapa penderita sejak 3hari yll merasa perut mual dan muntah2? Bagaimana proses defekasinya? Mengapa penderita tidak flatus dan defekasi? Mengapa urinnya menjadi sedikit? Mengapa perut penderita semakin lama semakin kembung? Bagaimana mekanisme kembung? 6. Bagaimana interpretasi dari px fisik serta penyakit yg dimungkinkan dari masing2 keluhan? 7. Mengapa penderita nafsu makannya berkurang? 8. DD Step 3

1. Bagaimana mekanisme bisa terjadinya distensi abdomen? Distensi abdomen : pembesaran perut/kembung, peregangan rongga abdomen. Terjadi peningkatan tegangan dalam abdomen shg menyebabkan tekanan dinding abdomen shg terjadi peregangan. Penyebab : Terdapat massa yg menyebabkan distensi abdomen seperti Kemungkinan karena terdapat timbunan lemak (pada obesitas sentral),isi feses yg terlalu menumpuk,isi janin,isi fluida atau cairan. Mekanisme? Terdapat obstruksi saluran pencernaan shg lumen mengalami penyempitan shg terjadi peningkatan dinding usus pengumpulan cairan/gas pada daerah penyumbatan

1. Mengapa penderita sejak 3hari yll merasa perut mual dan muntah2? Karena terdapat obstruksi saluran cerna makanannya terakumulasi dan menumpuk peningkatan dinding abdomen perut kembunglama2 pengen muntah karena penuh diabdomen Muntah reflex mencegah kerusakan pada lambung karena dilatasi lambung,iritasi lambung,pandangan dan bau tidak sedap. Pusat muntah diatur dmedulla oblongata.

Muntah secara anatomi : Diafragma difiksasi seperti posisi inspirasiglotis tertutupotot abdomen berkontrksi tekanan intra abdomen meningkat duodenum berkonstriksi sphincter cardia relaksasi shg isi lambung dikeluarkan menju esophagus sphincter esofarengeal relaksasi.palatum molle terangkat bolus keluar. Sumbatan karena feses mengeras,Usus penuh gerakan anti peristalticmakanan yg masuk akan dikeluarkan dengan gerakan anti perisltaltik makanan keluar. 1. Bagaimana proses defekasinya? Mengapa penderita tidak flatus dan defekasi? Proses defekasi : normalnya dimulai dari pergerakan feses ke rectum yg diperantai medulla spinalis kembali k colon descendentsigmoid rectum dan anus Terjadi gangguan di medulla spinalis sehingga penderita tidak mengalami defekasi, Minum(cairan)penderita kurang cairan sehingga feses mengeras dan asupan makanan kurangkarena sensasi mual Terbentuk banyak gas di abdomenkarena bakteri menumpukdcolon sudah terjadi obstruksi sehingga gas dan makanan tertumpuk dan tidak bisa keluar. m. sphincter ani eksternusmengalami konstriksi berlebihan sehingga feses tidak keluar disamping feses yg mengeras. Penyebab distensi? 1. Mengapa urinnya menjadi sedikit? Muntah2 terus sehingga cairan keluar Konsumsi air yg kurangaktivitas ginjal berkurang Absorbi cairan berkurang sehingga fitrasi cairan diginjal berkurang. 1. Mengapa perut penderita semakin lama semakin kembung? Bagaimana mekanisme kembung? Kembung kerena obstruksi usus,infeksi,penyakit metabolic Prose pembentukan gas oleh bakteri usus dan dari luar akibat obstruksi shg tidak bisa mengeluarkan udara dengan prose flatus. 1. Bagaimana interpretasi dari px fisik serta penyakit yg dimungkinkan dari masing2 keluhan? Keadaan lemah-nyeri tekan? Lemah,pucat,mata cekung pertanda dehidrasi (kekurangan cairan),intake asupan makannya juga kurang sehingga kurang energy jadinya lemah. TD : Nadi : normal Distensi abdomen : karena ada obstruksi pada abdomen. Massa pada inguinal kananorgan2 yg ada diinguinal kanan yg dikaitkan dengan obstruksi terdapat feses yg mengeras masuk ke appendiks fermiformis AF mengeras dan membesar

Ada canalis inguinalis pada daerah inguinal bila terdapat kelainan sehingga canalis analisnya terdapat kelonggaran pada annulus inguinal sehingga otot2 longgar Ada karena neoplasma usus menyempit usus seperti sosis menekan dinding inguinal Feses disebelah kanan 1. Mengapa penderita nafsu makannya berkurang? Usus menjadi penuh dengan makanan dan udara karena obstruksi usus sehingga nafsu makan turun.

1. DD 1. Gangguan pasase usus (ileus) pembagian ileus : 1. Ileus paralitikus 2. Ileus obstruksi 3. ileus spastic 1. Hernia inguinal 2. Distensi abdomen karena hernia ILEUS 1. Definisi Penyumbatan intestinal mekanik yg terjadi karena daya mekanik yg bekerja atau mempengaruhi dinding usus shg menyebabkan penyempitan lumen dinding usus. 1. Klasifikasi 1. Ileus paralitikus : keadaan dimana usus gagal atau tidak mampu melakukan kontraksi peristaltic untuk menyalurkan isinya. Etiologi : 1. gangguan peritoneum yg mengakibatkan peritonitis akibat operasi,bakteri atau zat kimia. 2. Perubahan pada pembuluh darah terjadi strangulasi,thrombus atau emboli dari pembuluh darah 3. obstruksi yg berkepanjangan. 4. Gangguan diluar peritoneum : perdarahan, infeksi,cidera pada ginjal,cedera pada syaraf retroperitoneal.

2. Ileus obstruksi : gangguan pasase usus karena terjadi sumbatan. 3. Ileus spastic : ileus yg disebabkan karena kejang otot usus yg bersifat sementara(kram usus). Predileksi : colon 1. Etiologi Kerusakan medulla spinalis,pankreaticis. 1. Patofisiologi 2. Penegakan diagnosa 3. Penatalaksanaan

Step 4 Step 5 Step 6 Step 7