Anda di halaman 1dari 40

SILABUS PELAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING KURIKULUM 2004 Sekolah

KODE TP

: SMA Maarif Wates


BIDANG BIMBINGAN

Kelas : XI
MATERI PELAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING 4 1. KOMUNIKASI 1.1. Pengertian Komunikasi Komunikasi ialah penyampaian pesan sedemikian rupa sehingga diterima seperti yang diinginkan si pengirim. 1.2. Bagaimana Proses Komunikasi Berlangsung? Ada pengirim pesan; Pelaku yang mengirimkan pesan berupa ide / gagasan berbentuk kata-kata, isyarat atau gambar. Ada penerima pesan; Melalui mendengarkan, memperhatikan / melihat / membaca pesan yang dikirim kepadanya. Ada pesan yang disampaikan dan ada faktor-faktor yang mempengaruhi pesan. 1.3. Komunikasi Efektif? Jadilah Pendengar Yang Baik. Komunikasi efektif bila didukung oleh kemampuan mendengar yang baik dan sebaliknya komunikasi tidak efektif bila disertai kebiasaan-kebiasan berperilaku yang buruk. KEGIATAN LAYANAN 5 1. Orientasi 1. PENDUKUNG 6 APIN (Aplikasi Instrumentasi Bimbingan) Nontes: Format Isisn: a) Komentar siswa terhadap sejumlah kemampuan mendengar baik. b) Komentar siswa terhadap sejumlah kebiasaan mendengar buruk.

Semester : 1dan 2
KETERANGAN

KOMPETENSI DASAR DAN KOMPETENSI YANG DIHARAPKAN 1 2 3 2. Sosial : 1. Menguasai pengetahuan dan 1. Pemantapan keterampilan akademik kemampuan serta beretos belajar berkomunikasi, untuk melanjutkan baik lisan pendidikan dan atau maupun tulisan berkarya melalui secara efektif. komunikasi. 2. Pemantapan 2. Berpartisipasi dan kemampuan berwawasan menerima dan kebangsaan dalam mengemukakan kehidupan pendapat serta bermasyarakat berargumentasi berbangsa dan secara dinamis, bernegara secara kreatif dan demokratis melalui produktif. komunikasi. 3. Pemantapan kemampuan bertingkah laku dan berhubungan sosial, baik di rumah, di sekolah, di tempat latihan / kerja / unit produksi maupun di masyarakat Silabi BK-Kurikulum 2006-MGP BK SMA/MA

PENILAIAN 7

1. L 1. Al aiseg okasi (Penilaian waktu Segera) Pertengahan a) Kemapuan JuliAgustus mendengar 2004 dengan baik 2. Su b) Kebiasaan mber mendengar belajar buruk a) Modul BK kelas 2. Laijapen XI (Penilaian b) Media Jangka Pendek) elektronik / TV; Kuis Menjadi interaktif pendengar yang c) Media baik, dan cetak; mampu Majalah / mengungkapkan surat kabar pesan yang (apa saja) disampaikan misalnya sebagai feed Kartini. back / umpan Terdapat kuis, balik Surat Kabar Kedaulatan 1

Rakyat terdapat teka teki silang 8 luas dengan menjunjung tinggi tata krama, sopan santun, serta nilainilai adat istiadat, hukum, ilmu dan kebiasaan yang berlaku. Belajar : Pemantapan disiplin belajar dan berlatih, baik secara mandiri maupun berkelompok. 2.1. Memelihara keberlanjutan akses terhadap belajar untuk menambah dan memperbaharui pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk keberlangsungan berpartisipasi dalam masyarakat berbasis luas. Siswa diminta memberikan komentar 2. Informasi terhadap sejumlah kemampuan mendengar Kelompok baik dan buruk. Dilanjutkan siswa diminta memilih jawaban yang cocok dengan memberi tanda V pada kotak yang bertuliskan sering, kadang, jarang. Guru Pembimbing / Konselor memberikan tanggapan. 1.4. Komunikasi efektif? Jadilah Pembicara Asertif. Ada 3 macam Perilku berbicara; Agresif adalah cara berbicara yang bersifat konfrontasi, 2. Konseling Individu keras dan kasar. Pasir adalah kebalikan dari agresif, cenderung berbicara halus, khawatir melkukan kesalahan. Asertif adalah cara berbicara yang cenderung membina sesuatu dalam hubungan positif jangka panjang, saling menghormati dan memuaskan kepentingan lawan bicara. Siswa melakukan permainan bisik berantai, terdiri 10 orang siswa, guru Pembimbing / Konselor memberikan beberapa kalimat untuk disampaikan secara berantai. Beberapa siswa diminta tampil di Silabi BK-Kurikulum 2006-MGP BK SMA/MA 2 2. Ke rja sama a) Sesama GP/ Inventarisasi Konselor jawaban siswa Berperilaku b) Siswa memilih jawaban asertif, dapat c) Guru yang cocok dalam membina Mata kotak yang sesuatu dalam Pelajaran berisikan sering, hubungan positif d) Wali kelas kadang, jangka panjang, e) Wakasek sering. saling f) Kepala menghormati Sekolah 3. Kunjungan dan dapat g) Karyawan Rumah memuaskan / Tata kepentingan Usaha Komunikasi lawan bicara. h) Orang tua interaktif; siswa Siswa dengan guru i) Pemuka pembimbing dan masyarakat siswa denga orang (RT, RW, tua siswa. Aparat Pemerintah an) HPDT (Himpunan Data) 3. Laijapang (Penilaian Jangka Panjang) 3.

depan kelas, berpidato 3-5 menit dan teman-temannya memberikan feed back atau umpan balik. 9 Pada kegiatan 1 Komunikasi, kecakapan hidup yang dapat dikembangkan adalah ; 1. Kecakapan berkomunikasi; mendengarkan, berbicara dan menulis. 2. Kecakapan bekerja sama; kecakapan sebagai teman kerja / belajar yang menyenangkan.

Silabi BK-Kurikulum 2006-MGP BK SMA/MA

1 3

Sosial:

3 4 5 1. Memiliki nilai dasar 2. DUNIA PERGAULAN 1. Informasi humaniora untuk 2.1. Pergaulan Membawa Sukses 1. Pemantapan menerapkan Pergaulan adalah interaksi antar kemampuan kebersamaan dalam individu, bisa bersifat luas yakni berkomunikasi, kehidupan melalui pergaulan dengan banyak orang atau baik lisan dunia pergaulan. frekuen, ialah sering bergaul dengan maupun tulisan orang lain. secara efektif 1.1. Hubungan manusia Awal terbentuknya rasa percaya antar teman dengan teman sebaya diri bagi seseorang dalam pergaulan sebaya, baik pria baik di sekolah maupun sesuai dengan usianya. maupun wanita di luar sekolah. Siswa diminta mengisi format termasuk dengan singkat dan jelas; pengalaman peranannya 1.2. Menumbuhkan ketika berkenalan pertama kalinya. (sebagai pria sikap kebiasaan proaktif Siswa mendiskusikan pengalaman maupun wanita) untuk bersilaturahmi yang menyenangkan, kurang dan tidak dengan mengucapkan menyenangkan. 2. Pemantapan salam dan menyapa kemampuan sesamanya. Guru Pembimbing / Konselor pengembangan memberikan tanggapan. emosional1.3. Etika hubungan spiritual quotient pergaulan dengan teman 2.2. Pergaulan di Lingkungan dalam hubungan sejenis maupun lawan 2. Orientasi Sekolah atau Pendidikan Tinggi yang dinamis, jenis. Perlu perkenalan diawal pergaulan harmonis dan teman sebaya dan ada tata cara yang produktif dengan 2. Memiliki sederhana ialah di luar kelas langsung teman sebaya, kematangan bergabung dengan teman lainnya saling baik di dalam pengembangan sistem menyapa, berbincang sampai terlibat maupun di luar etika, nilai dan pembicaraan serius. sekolah dan kecerdasan intelektualAda kesan pertama yang tanpa masyarakat pada emosi dan spiritual disadari berakibat pada pemilihan teman umumnya. dekat. Siswa diminta menuliskan rencana perkembangan kemampuan akademik dan khusus / bakat atau hobi.

6 1. APIN (Aplikasi Instrumentasi Bimbingan) Non tes : Format isian : a) Pengalaman yang tidak, kurang dan menyenangkan di SD, SLTP / MTs dan SMA / MA. b) Evaluasi dan perbaikan pengalaman dalam dalam pergaulan yang tidak, kurang dan menyenangkan c) Perkembangan dan tindak lanjut akan kesan pertama setelah tamat SLTP / MTs dan atau awal SMA / MA.

1.

7 Laiseg (Penilaian Segera)

8 1. okasi Waktu Agustus-awal September 2004 2. mber belajar a) Modul BK kelas XI Su Al

Ungkapan pengalaman dalam pergaulan yang menyenangkan, kurang dan tidak menyenangkan ketika TK /SD, SLTP / MTs, SMA / MA. 2.

Laijapen b) Media (Penilaian cetak; jangka *Majalah apa pendek) saja, misalnya Kartini. Yang Pada saat siswa memuat telah perihal menyelesaikan remaja, rencana cerpen, cerber perkembangan remaja dan upaya tindak lanjut. *Majalah dinding di sekolah; infoperihal remaja

Silabi BK-Kurikulum 2006-MGP BK SMA/MA

2.1. Bertingkah alku Guru Pembimbing / Konselor 2. HPDT dengan menjunjung memberikan tanggapan. (Himpunan Data) tinggi tata krama, sopan santun, serta nilai-nilai 2.3. Pergaulan di Luar Sekolah 3. Pembelajaran Alat peraga agama, adat istiadat, Ada tata cara perkenalan; ucapkan berupa: hukum, dan kebiasaan nama dengan jelas dan berikan sedikit a) TIPS: yang berlaku. informasi tentang diri serta personal bagi wanita dan contact; berjabat tangan 3-4 detik, pria dengan kontak mata, tersenyum dan b) Gambar tubuh cenderung kedepan, merupakan siswa bermain awal pertemuan dengan melahirkan bola basket dan first image pergaulan. teman-teman lainnya ada di Siswa diminta menuliskan opini sekeliling secara singkat dan jelas awal perkenalan lapangan bola dalam pergaulan di luar sekolah ini. basket. Guru Pembimbing / Konselor memberikan tanggapan. 2.4. Pergaulan di Lingkungan Pekerjaan 4. Bimbingan Pergaulan di lingkungan dunia Kelompok pekerjaan, lebih memerlukan etika oleh karena erat dengan profesi / jabatan dalam pekerjaan yang disandangnya. Hal yang perlu diperhatikan antara lain: a) yang lebih muda diperkenalkan kepada yang lebih tua. b) Seorang pria diperkenalkan jepada wanita c) Wanita diperkenalkan kepada pria bila itu lebih tinggi jabatannya / lebih tua d) Diperkenankan memperkenalkan diri bila sekiranya diperlukan Silabi BK-Kurikulum 2006-MGP BK SMA/MA

3. Laijapang (Penilaian jangka panjang) a) siswa telah menuliskan opini secara singkat dan jelas awal perkenalan dalam pergaulan di luar sekolah. b) siswa menuliskan jawaban pernyataan; tidak, kurang dan setuju pada pergaulan di lingkungan dunia kerja nantinya yang akan membawa kesuksesan.

c) Media elektronik; TV misalnya. TVRI pada acara EGEPE yang diisi oleh para pelajar di SLTP maupun SMA / MA 3. Ke rja sama

a) Guru Pembimbing / Konselor lainnya b) Wakasek Kesiswaan c) Wali kelas d) Guru Mata Pelajaran e) Orang Tua siswa f) Nara sumber lainnya. Misalnya dari PKBI / Sahabat Remaja (Sahaya) 5

a) Hindari perkenalan di tempat ramai, misalnya mall. b) Nama yang tidak jelas, diperbolehkan bertanya kembali. TIPS: Bagi wanita dan pria Siswa diminta menyampaikan pendapat; tidak, kurang, dan setuju dari sebuah pernyataan perihal pergaulan. Dilanjutkan diskusi dengan teman sebangku, orang tua / saudara; pendapat dan tanggapan. Dan akhirnya siswa membuat kesimpulan; pergaulan di lingkungan pekerjaan nantinya yang akan membuat sukses. Guru Pembimbing / Konselor memberi tanggapan. Pada kegiatan 2 Dunia Pergaulan, kecakapan hidup yang dapat dikembangkan: Kecakapan eksistensi diri sebagai makhluk Tuhan, makhluk sosial, makhluk lingkungan. Kecakapan kesadaran atas potensi diri dan dorongan untuk mengembangkannya. Kecakapan sebagai teman kerja / bergaul yang menyenangkan Kecakapan sebagai pemimpin yang berempati.

5. Konseling individu

Silabi BK-Kurikulum 2006-MGP BK SMA/MA

1 1 2

2 Pribadi: 1. 1.

Pemanta 3.1. Pengertian Emosi pan sikap dan Emosi adalah semua jenis perasaan kebiasaan serta yang ada dalam diri seseorang. pengembangan Emosi berperan besar dalam wawasan dalam dinamika jiwa dan mengendalikan beriman dan 2. Orientasi tingkah laku seseorang. bertaqwa Emosi; terhadap Tuhan 1.1. Memahami diri dan 1) memperkuat Yang Maha Esa. eksistensi diri, manusia semangat, bila seseorang merasa sebagai makhluk Tuhan puas / senang. 2. Pemanta 1.2. Memahami 2) Melemahkan pan dalam dkebesaran dan semangat, bila timbul rasa kecewa perencanaan dan kekuasaan Tuhan Yang c) 3) Menghambat / penyelenggaraan Maha Esa. mengganggu konsentrasi belajar, hidup sehat, baik ketiga gagal, tegang, gugup. secara jasmaniah 2. Memiliki 4) Mengganggu maupun kemandirian dalam penyesuaian sosial, misalnya rohaniah. pengambilan cemburu / iri hati. keputusan pilihan 5) Suasana di masa kecil 3. Orientas karir berdasarkan berpengaruh pada sikap diri sendiri i diri didasari kecerdasan maupun orang lain. pengembangan intelektual, kecerdasan emosional, spiritual 3.2. Karakteristik dan Klasifikasi Emosi intelektual, sesuai dengan Ciri-ciri gejala emosi sebagai berikut; emosional dan potensi yang dimiliki 1) subyektif spiritual. 2) fluktuatif 2.1. Mensinergikan 3) berkaitan dengan pikir/logika (IQ), pengenalan melalui indrawi, ialah; suasana hati / a) emosi sensori / luar tubuh mentalitas (EQ), b) emosi psikis / inteletual, suara hati (SQ) untuk sosial, estetis, susila, naluri pengambilan keagamaan. keputusan. Silabi BK-Kurikulum 2006-MGP BK SMA/MA

3 Memiliki keyakinan dan penghayatan kaidah keimanan dan ketaqwaan sesuai dengan ajaran agama yang dianutnya.

4 3. KECERDASAN EMOSI DAN PENGENDALIAN DIRI

5 1. Informasi

6 1. APIN (Aplikasi Instrumentasi Bimbingan) Non tes : Format isian kuis pengendalian diri

7 1. Laiseg (Penilaian Segera)

8 1. Alokasi Waktu September awal Oktober 2004

Pemahaman yang diterima siswa setiap kali usai diberikan 2. Sumber informasi berupa belajar Tes : pertanyaanpertanyaan yang a). Modul BK Emosi (bila diajukan oleh kelas XI diperlukan, siswa (sifat b). Media disesuaikan dengan penilaian secara elektronik kondisi siswa pada klasikal / TV talkshow masing-masing pemahaman pembahasan kelas). siswa dalam Emosi sekelas. 2. HPDT 3. Kerja (Himpunan Data) 2. Laijapen sama (Penilaian a). data jangka a) Wakasek inventarisasi pendek) Kurikulum dari kuis Isi kuis perihal b). Biro pengendalian pengendalian Konsultasi diri. diri. Psikologi b). hasil psikotes (tes emosi) emosi. c) Wali kelas d) Orang tua siswa e) Wakasek Kesiswaan

Sosial: Pemantapan kemampuan pengembangan emotional-spiritual quotien dalam hubungan dinamis, harmonis dan produktif dengan teman sebaya, baik di dalam maupun di luar sekolah dan masyarakat pada umumnya.

3.3. Pengertian Kecerdasan Emosi 3.Pembelajaran Kecerdasan Emosi adalah kemampuan memotivasi dan mengelola emosi dengan baik pada diri sendiri dan hubungannya dengan orang lain. 4. Konseling 3.4. Pemahaman Pengendalian diri Individu Tujuan akhir pengendalian diri adalah untuk mencapai kesuksesan / keberhasilan. Dalam kehidupan berliku dan dinamis, menuntut penguasaan sejumlah kompetensi antara lain pengendalian diri. 3.5. Mengapa Harus Mengendalikan Diri? 5. Alih Tangan Penelitian Daniel Goleman (Ary Kasus Ginanjar, 2001): anak-anak usia 4 tahun di TK bagi yang bersabar dalam (bila beberapa waktu tertentu, diberi hadiah, diperlukan, 14 tahun kemudian mereka lebih baik misalnya ke dalam hal menahan diri kemudian 30 psikolog, tahun kemudian lebih fleksibel dalam melakukan menghadapi tekanan. tes emosi) 3.6. Bagaimana Mengendalikan Diri? Ada beberapa hal pengendalian diri yaitu: 1) Pengendalian Suasana Hati Hati atau Qolbu adalah kekuatan jiwa, suasana hati mudah berubah. Hati akan membimbing akal dan tubuh. Mengendalikan hati berarti selalu membersihkan hati / qolbu sehingga senantiasa

3. Laijapang f) Mengunda (Penilaian ng Nara jangka panjang) Sumber (ceramah Isi penulisan perilah karangan kecerdasan pengalaman emosi dan/ nyata menfaat pengendalian pengendalian diri yang pernah diri dilakukan. g) Guru Mata Pelajaran

Karir Pemantapan pengembangan diri berdasarkan kecerdasan intelektual, emosional, spiritual untuk pengambilan keputusan pilihan karir sesuai dengan potensi yang dimiliki.

Silabi BK-Kurikulum 2006-MGP BK SMA/MA

memancarkan rasa syukur, rendah hati, kasih sayang, optimis. 2) Pengendalian Pikiran dan Visi Dimensi pikir akan membuahkan hasil / penentu sikap dan perilaku seseorang; persepsi pikiran positif akan membentuk suatu proses positif dan hasilnya akan positif. 3) Pengendalian Nafsu / Hasrat Nafsu dan hasrat akan mendorong tingkah laku manusia memenuhi kebutuhankebutuhannya. Menurut Maslow: Kebutuhan dasar pisik; makan, minum, pakaian, tempat tinggal, rasa aman, diterima, dicintai, diakui, ingin tahu, mendapatkan keindahan, aktualisasi diri. Siswa diminta mengerjakan kuis perihal pengendalian diri dengan cepat (memberi tanda V pada kolom TP = tidak pernah, JR = jarang, KK = kadangkadang, SR = sering, SL + Selalu) Berikutnya siswa membuat tulisan / karangan pengalaman nyata mengendalikan diri. Guru Pembimbing / Konselor memberikan tanggapan. Silabi BK-Kurikulum 2006-MGP BK SMA/MA 9

Silabi BK-Kurikulum 2006-MGP BK SMA/MA

10

Pada kegiatan 3: Kecerdasan Emosi dan Pengendalian diri , Kecakapan yang dikembangkan : 1. kecakapan kesadaran diri; kecakapan eksistensi diri sebagai makhluk Tuhan, makhluk sosial, dan makhluk lingkungan. 2. kecakapan berpikir dan bernala, kecakapan penggunaan prinsip-prinsip dasar pemikiran dan penalaran.

Silabi BK-Kurikulum 2006-MGP BK SMA/MA

11

1 5

2 Pribadi: Pemantapan tentang pola-pola pikir dan/akal dan nurani. 1.

3 Memiliki kemampaun pengembangan pengetahuan dan keterampilan akademik / kognisi dan / psikomotorik, berkarya dan mengalihgunakan ilmu, teknologi, seni dan kreasi untuk hidup si masyarakat loka, nasional, regional dan internasional.

4 4. BELAJAR EFEKTRIF DAN EFISIEN 4.1. Karakteristik Belajar Efektif dan Efisien. Belajar adalah proses mental yang ditentukan oleh faktor di luar diri serta faktor pendekatan belajar yang digunakan. Ciri khas perubahan dalam belajar : Intensional / disengaja Positif dan aktif / bermanfaat dan atas hasil usaha sendiri Efektif dan fungsional / berpengaruh dan mendorong timbulnya perubahan baru. Manifestasi perilaku belajar : Kebiasaan Keterampilan Pengamatan Berpikir rasional dan kritis Sikap Inhibisi / menghindari hal-hal mubadzir. Belajar efektif dan efisien, bila hasil yang dicapai seimbang dengan usaha belajar. Pendapat Bobbi De Porter, ada 3 gaya belajar ; 1) Visual; Ketajaman indera mata; warna, garis, bentuk.

5 1. Informasi

6 1. APIN (Aplikasi Instrumentasi Bimbingan) Non tes : Format isian: a) Visual b) Auditor ial c) Kinesti k

7 1. Laiseg (Penilaian Segera) Isian gaya belajar yang diikuti pada masing-masing gaya belajar; visual, auditorial, kinestik.

8 1. Alokasi waktu Oktober 2004 2. Sumber belajar a) Buku modul BK kelas XI b) Majalah High Linner 3.Kerja sama a) Perpustak aan sekolah b) Perpustak aan negara dan lainlain. c) Bimbinga n belajar / bimbel.

1.1. Paradigma belajar sepanjang hayat 1.2. Bermula dari bertanya, berpikir dan belajar, akan menghasilkan perubahan-perubahan besar di dunia ini. 1.3. Mampu mengembangkan keterampilan belajar, mengerjakan tugastugas belajar, dan menjalani program penilaian hasil belajar.

Sebagai berikut; 2. Laijapen a) masing-masing (Penilaian gaya belajar; jangka visual, auditorial, pendek) kinestik b) grafik jumlah Grafik gaya skor terbayank belajar; jenis/ gaya belajar; type visual, auditorial, kemampuan kinestik. gaya belajar (daya tangkap / 2. HPDT daya tanggap) (Himpunan Data) pada skor tertinggi Rekapitulasi apakah gaya jumlah skor gaya visual, belajar; visual, auditorial, auditorial, kinestik. kinestik?

Silabi BK-Kurikulum 2006-MGP BK SMA/MA

12

2) Auditorial; Ketajaman pendengaran, berusaha menggerakkan bibir saat membaca, berbicara dengan pola berirama, berdialog secara internal dan eksternal. 3) Kinestik; Memvariasikan gerak dan perasaan. Siswa diminta menjawab pernyataan pada gaya belajar; visual, auditorial, kinestik dan membuat grafik jumlah skor pada masing-masing gaya belajar. Guru Pembimbing / Konselor memberikan tanggapan. 4.2. Strategi Belajar Efektif dan Efisien. 3. Bimbingan Perlu adanya strategi dalam belajar, Kelompok rencana, sarana belajar dan teknik mempelajari buku, membuat catatan, pengaturan waktu belajar dan sebagainya. Perlu diperhatikan dalam belajar; 1) perlu dorongan/motivasi 2) perlu pemusatan perhatian / konsentrasi 3) mengerti terlebih dahulu sebelum dihafal 4) mengulang-ulang 5) yakin berguna nantinya 6) perlu istirahat setelah belajar 7) hal yang telah dipelajari bermanfaat untuk lainnya 8) dengan ekspresi / bahasa sendiri 9) hindari hal-hal yang mengganggu / menghambat. Silabi BK-Kurikulum 2006-MGP BK SMA/MA

3.Laijapang (Penilaian jangka panjang) Rencana belajar dengan mempertahanka n kebiasaankebiasaan yang bermanfaat bagi pencapaian tujuan belajar.

d)

Wakasek Kurikulum pengayaan bagi siswa di sekolah oleh guru mata pelajaran dilaksanakan di luar jam pelajaran.

2. Pembelajaran

13

Belajar: 1. Pemantapan penguasaan materi program di SMA sesuai dengan perkembangan ilmu, teknologi dan kesenian. 2. Pemantapan pemahaman dan pemanfaatan kondisi fisik, sosial dan budaya yang ada di sekolah, lingkungan sekitar, dan masyarakat pada umumnya untuk pengembangan pribadi, wawasan dan/pengetahuan Orientasi belajar untuk pendidikan tambahan dan pendidikan yang lebih tinggi.

1.3. Memelihara keberlanjutan akses terhadap belajar, untuk menambah dan memperbaharui pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan unutk keberlangsungan partisipasi dalam masyarakat luas.

Siswa diminta memberikan komentar sembilan pernyataan prinsip-prinsip belajar efektif dan efisien. Dengan alasannya. Siswa berkelompok sebanyak 5 (lima) orang, berdiskusi prinsip-prinsi belajar; 4. Konseling rencana belajar yang terarah. Minggu I-IV Individu dari hari Senin s.d. Sabtu. Siswa diberikan kesempatan diskusi kembali dan tanya jawab dengan Guru Pembimbing / Konselor. Guru Pembimbing/Konselor memberikan tanggapan.

4.3. Kebiasaan-kebiasaan Belajar 2. Menghargai dan Belajar akan menjadi suatu kebiasaan berekspresi seni melalui atau kebutuhan bila si pelaku / pembelajar belajar efektif dan mempunyai arahan yang kuat sebagai efisien. pencapaian tujuan belajar. Siswa diberikan tugas menulis pengalaman dan gambaran strategi belajar serta hasil belajar yang dicapai. Dilanjutkan berdiskusi dengan sejumlah 5 siswa; perubahan kebiasaan yang akan ditinggalkan dan dipertahankan dalam belajar, dengan alasannya. Guru Pembimbing / Konselor memberikan tanggapan. Pada kegiatan 4 :Belajar Efektif dan Efisien kecakapan hidup yang dikembangkan : 1. Kecakapan kesadaran potensi diri dan dorongan untuk mengembangkannya. 2. Kecakapan mengidentifikasi variabel dan hubungan satu dengan lainnya sesuai bidang studi tertentu 14

3.

Silabi BK-Kurikulum 2006-MGP BK SMA/MA

yang ditekuni. 1 1 2 Pribadi : 3 4 5 1.Mengembangkan pola 5. MENINGKATKAN RASA 1. Inform hidup berdasarkan PERCAYA DIRI asi 1. Pemanta nilai-nilai pan sikap dan kebersihan, 5.1. Faktor-faktor Yang Dapat Membantu kebiasaan serta kesehatan. Meningkatkan Rasa Percaya Diri. pengembangan Perkembangan kemampuan / potensi wawasan dalam bagi seseorang menjadi aktual dan beriman dan terwujud bila setidaknya memiliki rasa bertaqwa percaya diri. terhadap Tuhan Ada beberapa faktor yang dapat untuk Yang Maha Esa. meningkatkan rasa percaya diri; a) Pengenalan diri; mutlak untuk 2. Pemantapan dapat meningkatkan sikap pribadi. dalam b) Umpan balik; sebagai sarana perencanaan dan interaksi pada diri maupun orang lain, penyelenggaraan dapat mempermudah perkembangan sikap hidup sehat, baik pribadi. secara jasmaniah c) Pembentukan sikap; upaya maupun rohaniah pengembangan pemupukan sikap positif. d) Pengembangan diri; sejalan dengan lingkungan. Keseluruhan faktor tersebut tumbuh sesuai dengan perkembangan usia dan kegiatan di lingkungan. Siswa diberikan tugas mengungkap kelebihan / kekuatan dalam bidang apa saja yang sebelumnya dengan merenungkan terlebih dahulu. Siswa menuliskan pengalaman rasa percaya diri ketika mulai muncul dan berkembang. Guru Pembimbing / Konselor Silabi BK-Kurikulum 2006-MGP BK SMA/MA 6 1. APIN (Aplikasi Instrumentasi Bimbingan) Non tes : Format isian : a) Ungkapa n kelebihan / kekuatan diri dari beberapa aspek yang dimiliki. b) Pengala man mulai muncul dan mulai berkembangnya rasa percaya diri ketika mulai naik ke kelas XI. c) Hasil diskusi dengan teman sebangku gambaran rasa kurang percaya diri yang dialami. 7 1. Laiseg (Penilaian Segera) Ungkapan kelebihan / kekuatan diri dari beberapa aspek yang dimiliki. 2. Laijapen (Penilaian jangka pendek) a) mulai muncul dan berkembangn ya rasa percaya diri. b) Mengatasi hambatan yang ditemui dan upaya meningkatkan rasa percaya diri. 8 1. Alokasi waktu Nopember 2004 2. Sumber belajar a) Modul BK kelas XI b) Media cetak : majalah apa saja yang memuat rubrik psikologi misalnya Kartini. c) Media elektronik TV acara Talk Show. d) Internet Milies ESQ

15

memberikan tanggapan.

Silabi BK-Kurikulum 2006-MGP BK SMA/MA

16

Sosial:

1.1. Menyadari perlunya 5.2. Faktor-faktor Yang Dapat Mengurangi 2. Bimbingan merawat diri sesuai Rasa Percaya Diri dan Kelompok Pemantapan dengan perkembanga Mengantisipasinya kemampuan jasmani dan rohani pengembangan sesuai dengan jenis Kebiasaan yang sudah survive, tibaemotional-spiritual kelamin masing-masing. tiba ada hal yang keluapaan dapat quotien dalam menyebabkan berkurangnya rasa percaya hubungan dinamis, diri. harmonis dan Siswa menuliskan bentuk-bentuk rasa produktif dengan kurang percaya diri yang dialami. teman sebaya, baik Dilanjutkan berdiskusi dengan teman di dalam maupun di sebangku; gambaran rasa kurang percaya luar sekolah dan diri. masyarakat pada umumnya Guru Pembimbing / Konselor memberikan ranggapan. 5.3. Teknik-teknik Mningkatkan Rasa Percaya Diri Kepuasaan yang dirasakan seseorang dapat diperoleh secara bertahap diawali dengan kebiasaan-kebiasaan yang dapat memupuk rasa percaya diri sebagai awal pembentukan pribadi matang dan untuk kesuksesan di masa yang akan datang. Harry Ingham dan Joseph Luff dalam Johari Windoe Manusia memiliki 4 (empat) daerah pengenalan diri; 1) daerah terbuka 2) daerah buta 3) daerah tertutup 4) daerah gelap Daerah terbuka atau tertutup dengan cara introspeksi. Daerah buta atau gelap dangan cara umpan balik atau psikotes.

d)

Keingina n memiliki rasa percaya diri, permasalahan / hambatan yang ditemui dan cara mengatasinya serta upaya meningkatkan rasa percaya diri.

3.Kerja sama: a) Guru Mata Pelajaran b) Wali kelas c) Orang tua siswa d) Psikolog

Tes: Bilamana diperlukan menggunakan pemeriksaan psikologi bagi yang lebih banyak pada daerah buta dan daerah gelap. 2. HPDT (Himpunan Data) Inventaris daerah zona; 1) terbuka 2) buta 3) tertutup 4) gelap

Silabi BK-Kurikulum 2006-MGP BK SMA/MA

17

Pengembangan diri hanya dapat dilakukan seseorang yang betul-betul mau dengan segala kemampuan dan kreatifitasnya untuk tampil sebagai sosok yang penuh rasa percaya diri. . Siswa diminta menuliskan keinginan memiliki rasa percaya diri dengan segala permasalahan / hambatan yang ditemui dan cara mengatasinya serta upaya meningkatkan rasa percaya diri. Guru Pembimbing / Konselor memberikan tanggapan. Pada kegiatan 5 : Meningkatkan rasa Percaya Diri, dapat dikembangkan kecakpan hidup : 1. Kecakapan menyadari eksistensi diri sebagai makhluk Tuhan, makhluk sosial, makhluk lingkungan. 2. Kesadaran potensi diri dan dorongan untuk mengembangkannya.

3. Konseling Kelompok

3. Alih Tangan Kasus Bilamana terdapat siswa yang memerlukan alih tangan kasus ke psikolog untuk pemeriksanaan psikologi.

e)

Silabi BK-Kurikulum 2006-MGP BK SMA/MA

18

1. Memiliki nilai dasar 6. KERJASAMA humaniora untuk Pemantapan sikap menerapkan 6.1. Manusia Sebagai Makhluk Individu dan kebiasaan serta kebersamaan dalam dan Sosial pengembangan kehidupan melalui kerja Manusia sebagai makhluk individu wawasan dalam sama. memiliki hak dan kewajiban terhadap beriman dan dirinya sendiri san sebagai makhluk sosial bertaqwa terhadap 2. memiliki manusia mempunyai kewajiban terhadap Tuhan Yang Maha kemampuan orang lain. Esa. berpartisipasi dan Hak dan kewajiban muncil karena berwawasan manusia mempunyai kebutuhan. Sosial : kebangsaan dalam kehidupan Siswa diminta menuliskan kebutuhan 1. Pemantapan bermasyarakat, sebagai makhluk individu maupun sosial. kemampuan berbangsa dan bersikap dalam bernegara Guru Pembimbing / Konselor berhubungan memberikan tanggapan. sosial, baik di rumah, di 6.2. Pentingnya Kerja Sama sekolah, di Kebutuhan manusia dapat terpenuhi sekolah; pada karena adanya bantuan dari orang lain guru dan nara dalam bentuk kerja sama. sumber lainnya, Siswa diminta menggambarkan ditempat latihan / pentingnya kerja sama dalam kehidupan. kerja / unit produksi maupun Guru Pembimbing / Konselor di masyarakat memberikan tanggapan. luas dengan menjunjung 6.3. Membina Kerja Sama tinggi tata Dalam membina kerja sama perlu krama, sopan memperhatikan beberapa hal sebagai santun, serta berikut; nilai-nilai adat Hindari debat kusir istiadat, hukum, Hormati pendapat ilmu dan orang lain kebiasaan yang Hindari mengatakan berlaku Silabi BK-Kurikulum 2006-MGP BK SMA/MA

3 6 7

Pribadi :

1. asi

Inform 1. APIN (Aplikasi Instrumentasi Bimbingan) Non tes : Format isian : a) Kebutu han manusia yang diketahui siswa b) Membe rikan pendapat pada pernyataan perilah kerja sama dan memberikan komentar saran membina kerja sama tersebut. c) Menyi mpulkan kerja sama yang diajukan. 2. HPDT (Himpunan Data) TIPS Memperoleh kerja, mendapatkan kerja sama yang antusias dan memantapkan hubungan dengan orang lain.

1. Laiseg (Penilaian Segera) Siswa mengetahui kebutuhannya 2. Laijapen (Penilaian jangka pendek) Pemberian pendapat dan / komentar saran dalam membina kerja sama 3. Laijapang (Penilaian jangka panjang) Kemampuan bekerja sama dalam team work.

1. Alokasi waktu Desember 2004. 2. Sumber belajar Buku Modul BK kelas XI 3. Kerja sama a) Sesama guru Pembimbing b) Sesama siswa c) Personil sekolah lainnya.

2.

Bimbi ngan Kelompok

19

kamu salah 2. Pemantapan kemampuan pengembangan emosionalspiritual quotient dalam hubungan yang dinamis, harmonis dan produktif dengan teman sebaya, baik di dalam maupun di luar sekolah dan masyarakat pada umumnya. Jika Anda salah, segera akui dengan simpatik. Mulai dengan hal-hal yang disepakati bersama. Ajak orang lain berbicara banyak. Buatlah agar usul dan pendapat datang dari orang tersebut. Cobalah dengan tulus melihat dari sudut pandang orang lain. Bersimpatilah dengan ide-ide dan keinginan orang lain. Himbaulah dengan motiv yang mulia. Dramatisir ide Anda. Siswa diminta pendapat setuju atau tidak, sebagai jawaban dari pernyataan perihal kerja sama. Dilanjutkan komentar saran membina kerja sama dan kesimpulam dalam membina kerja sama. Siswa berdiskusi dengan sebangku dan minta komentar dan tanggapan atas saran Anda cukupkah efektif. Guru Pembimbing / Konselor memberikan tangan. 6.4. Latihan Kerja Sama Mendapatkan kerja sama yang antusias; Mempengaruhi orang lain melalui kepercayaan dan rasa hormat, Silabi BK-Kurikulum 2006-MGP BK SMA/MA 20 3. Konsel ing Kelompok

Mencapai kerja sama bukan sekedar menuruti kemauan orang lain. Menemukan kekuatan dari mencari titik kesepakatan dengan orang lain. Memantapkan hubungan dengan orang lain : 1) Menjadi lebih tulus dan ikhlas, dalam interaksi pribadi dengan orang lain. 2) Melihat bagaimana penerapan prinsip-prinsip human relations yang konsisten meningkatkan buah dari dari hubungan dengan orang lain. 3) Menemukan bagaimana dari hubungan dengan orang lain membantu kita bergerak menuju visi kita. Siswa merencanakan simulasi kerja sama. Guru Pembimbing / Konselor memberi tanggapan. Pada kegitan 6 : Kerja Sama, kecakapan hidup yang dapat dikembangkan : 1. Kecakapan menyadari eksistensi diri sebagai makhluk Tuhan, Sosial, Lingkungan. 2. Kecakapan bekerja sama: kecakapan sebagai teman kerja / Silabi BK-Kurikulum 2006-MGP BK SMA/MA 21

belajar yang menyenangkan dan kecakapan sebagai pemimpin yang berempati.

Silabi BK-Kurikulum 2006-MGP BK SMA/MA

22

SILABUS PELAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING KURIKULUM 2004 Sekolah


KODE TP

: SMA Negeri 1 Kokap


BIDANG BIMBINGAN

Kelas : XI
MATERI PELAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING 4 7. BERPIKIR POSITIF 7.1. Pengertian Berpikir Positif. Sikap positif dalam kehidupan dapat membantu mengubah agar menjadi manusia unggul yang memiliki daya tarik sehingga orang-orang dapat menyukai. 7.2.Latihan Berpikir Positif Dengan menuliskan hal-hal positif maupun negatif tentang diri siswa. Jendela Jauhari / Jauhari Window: dalam diri manusia menurut beberapa ahli psikologi terdapat 4 zona: Daerah I: Zona saya tahu, engkau tahu Daerah II: Zona saya tidak tahu, engkau tahu Daerah III: Zona saya tahu, engkau tidak tahu Daerah IV: Zona saya tidak tahu, engkau tidak tahu Siswa diminta menelusuri diri dengan menuliskan sifat-sifat baik dan buruk. 5 1. Orientasi 2. Orientasi KEGIATAN 6 1. APIN (Aplikasi Instrumentasi Bimbingan) Non Tes : Format Isian :

Semester : 2
KETERANGAN

KOMPETENSI DASAR DAN KOMPETENSI YANG DIHARAPKAN 1 2 3 2 Pribadi 1. Mencapai kematangan beriman 1. Pemanta dan bertaqwa kepada pan dalam Tuhan Yang Maha perencanaan Esa melalui berpokir penyelenggaraan positif. hidup sehat, baik secara jasmaniah maupun 2. Mencapai rohaniah. kematangan 8 2. Orientas pertumbuhan i diri didasari jasmaniah yang sehat pengembangan melalui berpikir kecerdasan positif. intelektual, emosional, spiritual 3. Memiliki kematangan 9 Sosial : berpartisipasi dan berwawasan Pemantapan kebangsaan dalam kemampuan kehidupan pengembangan bermasyarakat, emosional-spiritual berbangsa dan quotient dalam bernegara. hubungan yang dinamis, harmonis dan produktif dengan teman Silabi BK-Kurikulum 2006-MGP BK SMA/MA

7 1. Laijapen (Penilaian jangka pendek)

8 1. Alokasi waktu Januari 2005 2. Sumber belajar a) Modul BK kelas XI b) Berpikir posotif (Dale Carnegie) 3.Kerja sama a) Gur u Pembimbing b) W ali kelas c) Or ang Tua siswa d) Psi kolog

a) Berpikir positif dan negatif. 3. Pembelaja a) Tent b) Menelusuri ran ang diri siswa diri sifat-sifat berpikir positif baik yang dan negatif dimiliki dalam b) Men zona mana. elusuri diri siswa dalam zona 2. Laijapen mana, (Penilaian menuliskan jangka sifat-sifat baik pendek) dan buruk. c) Sis Siswa wa memperbaiki memperbaiki zona pergaulan zona pergaulan d) Sis wa berpendapat pronsip berpikir positif

23

sebaya, baik di dalam maupun di luar sekolah dan masyarakat pada umumnya.

Siswa diminta melihat diri sendiri. 4. Konseling Dilanjutkan memperbaiki zona pergaulan. Individu Mendiskusikan prinsip berpikir, dan menuliskan laporannya unutk dibacakan di depan kelas. Guru Pembimbing / Konselor memberikan tanggapan. Pada kegiatan 7 : Berpikir Positif, kecakapan hidup yang dikembangkan : 1. Kecakapan menyadari eksistensi diri sebagai makhluk Tuhan, makhluk sosial, makhluk lingkungan. 2. Kecakapan bekerjasama; kecakapan sebagai teman kerja / belajar yang menyenangkan dan kecakapan sebagai pemimpin yang berempati.

2. HPDT (Himpunan Data) Alat peraga; Jendela Jauhari / Jauhari Window. 3. ATK (Alih Tangan Kasus) Bagi siswa yang kemungkinan ada kecenderungan ke dalam zona 3 bahkan mungkin zona 4.

3. Laijapang (Penilaian jangka panjang) Siswa menuliskan hasil diskusi prinsip berpikir positif.

Silabi BK-Kurikulum 2006-MGP BK SMA/MA

24

1 5

3 1. Memiliki kemampuan Pemantapan pengembangan tentang bakat dan pengetahuan dan minat pribadi serta keterampilan penyaluran dan akademi/kognisi dan pengembangannya psikomotor, berkarya melalui kegiatandan mengalihgunakan kegiatan yang ilmu, teknologi, seni dan kreatif dan kreasi untuk hidup di produktif. masyarakat lokal, nasional, regional dan Sosial : internasional. Pribadi Pemantapan kemampuan menerima dan mengemukakan pendapt serta berargumentasi secara dinamis, kreatif dan produktif.

4 8. MENGEMBANGKAN KREATIVITAS 8.1. Makna Kreativitas Kreativitas merupakan kemampuan untuk memebrikan gagasan-gagasan baru dan menerapkannya dalam pemecahan masalah. (Conny S, 1984) Ciri Kreativitas; a. Aptitude (Kelancaran, keluwesan, keaslian) b. Non Aptitude (Rasa ingin tahu, senang mengajukan pertanyaan, selalu ingin mencari pengalaman-pengalaman baru) Contoh: Kue, yang semula hendak dibagi dua, namun kedatangan seseorang, maka muncul ide sebagai berikut; a) masing-masing memberi 1/3 potong kue (imaginasi umum) b) mengatakan kue ini bukan seleramu bila ada kue yang lain nanti kita beli bersama-sama (imaginasi dan proses dasar pemikiran kreatif) Siswa diberikan tugas memberikan tanggapan mengapa orang harus kreatif? Siswa diminta menuliskan pendapat tentang kreativitas dan sejauhmana kreativitas diperlukan oleh siswa selaku pelajar kelas XI SMA.

5 1. Informasi

6 1. APIN (Aplikasi Instrumentasi Bimbingan)

7 1. Laiseg (Penilaian Segera)

8 1. Alokasi waktu

Januari akhir a) Memberikan dan / awal Non Tes : tanggapan Februari 2005 Format isian : mengapa a) Tangga orang harus 2. Sumber pan siswa kreatif? belajar mengapa harus b) Memberaika kreatif. n pendapat a) Modul BK b) Mengu tentang kelas XI tarakan pendapat kreativitas b) Media tentang dan perlunya elektronik: kreativitas. kreativitas TVRI acara c) Mgnur bagi pelajar. EGEPE. aikan persepsi tampilan gambar yang tersedia. 3. Kerja sama Tes: Creativity Qotient (CQ) 2. HPDT (Himpunan Data) Berupa gambar untuk diuraikan sebagai hasil uraian persepsi pada gambar yang tersedia. Berupa tips ciri kepribadian kreatif 25 a. Gu ru Pembimbing b. Pe mbina ekstra kurikuler c. Or ang tua siswa d. W ali kelas

Silabi BK-Kurikulum 2006-MGP BK SMA/MA

(SCU Munandar, 1997) 8.2. Skema Berpikir Kreatif. Menindaklanjuti gagasan/ide Prose berpikir kreatif berjalan bersifat misterius, personal dan subyektif. Kemampuan kreatif sering dihubungkan dengan tindakan melihat, maksudnya bahwa si penemu ide / gagasan, melihat fakta, suatu keterkaitan yang tidak tampak oleh orang lain. Siswa diminta memberikan uraian persepsi: Gambar 1, 2, 3. Siswa berkelompok dan memberikan pendapat / tafsiran secara : selintas dan seksama. 2. Menghargai eksistensi dalam berekspresi seni. 8.3. Menindaklanjuti Gagasan/ide Sesuatu yang lampau merupakan bahan mentahnya dan menindaklanjuti dengan memperbaharui; sebagai pengilhaman yang dapat memenuhi masa kini, yang sebelumnya tak terpikirkan sama sekali. Menindaklanjutinya dengan mengolah kembali konsep lama dan menjadikan suatu karya seni atau karya ilmiah dan sebagainya. Siswa diminta memberikan tanggapan seseorang yang mau dan mampu Silabi BK-Kurikulum 2006-MGP BK SMA/MA 26 3. Bi mbingan Kelompok 2. Penempat an dan penyaluran 3. ATK (Alih Tangan Kasus) Ke Psikolog untuk tes kreativitas. 2. Laijapen (Penilaian jangka pendek) Memberikan uraian persepsi terhadap gambar yang ada pada peraga.

mengembangkan daya imajinasi sebagai kreativitasnya. Siswa berkelompok untuk menindaklanjuti gagasan/ide ; gagasan bagi keguanaan barang-barang berikut; 1. white board 2. spidol 3. penjepit rambut 8.4. Upaya Memperkaya Ide/Gagasan Bagaimana cara mengembangkan kreativitas? Kreativitas adalah suatu proses memikirkan berbagai gagasan, dalam menghadapi suatu persoalan atau masalah. Kreativitas berkaitan dengan proses bermain dengan gagasan-gagasan atau unsur-unsur dalam pikiran dan merupakan keasyikan yang menyenangkan dan penuh tantangan bagi siswa yang kreatif. Mengembangkan kreativitas siswa meliputi segi: kognitif, afektif dan psikomotorik. Siswa diberi kesempatan tanya jawab. Siswa membuat abstraksi / rangkuman tentang salah satu keberhasilannya selama ini. Agar perilaku kreatif dapat terwujud, perlu dipupuk segi konitif, dan segi kepribadian tertentu. Siswa diminta menuliskan aspek-aspek yang kurang tentang dirinya. Silabi BK-Kurikulum 2006-MGP BK SMA/MA 27 3. Laijapang (Penilaian jangka panjang) a) Meni ndak-lanjuti gagasan / ide. b) Mem perkaya ide / gagasan.

8.5. Memperkaya Gagasan/ide Siswa membuat kelompok untuk bermain peran selama 10 dalam menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan pacara. Dilanjutkan siswa menuliskan deskripsi masalah dan penyelesaiannya dalam waktu 5 sebagai hasil diskusi. Guru Pembimbing / Konselor memberikan tanggapan. Pada kegiatan 8 : Mengembangkan Kreativitas, kecakapan hidup yang dikembangkan : 1. kecakapan kesadaran atas potensi diri dan dorongan untuk mengembangkannya. kecakapan berpikir dan bernalar; kecakapan mengemukakan ide dan argumen, kecakapan menggunakan prinsip-prinsip dasar pemikiran dan penalaran.

4. Konseling e) Hasi Individu l diskusi : mengapa orang beragama tetapi perilakunya menyimpang dari ajarannya agama. 2. HPDT (Himpunan Data) a) data nilai semester I b) data target nilai semester II c) jenis perilaku positip dan negatip d) data hasil evaluasi aspek kegiatan ibadah dan keimanan diawali sejak SD, SMP, dan SMA.

Silabi BK-Kurikulum 2006-MGP BK SMA/MA

28

1 4 5

2 Pribadi :

3 1. Memiliki kematangan pola 1. Pemantapan pikir dalam dan pengembangan pengembangan kemampuan umum, pola-pola pikir dan akademik / dan nurani. kognisi. 2. Pemantapan 2. Memiliki nilai pemahaman dasar humaniora tentang kekuatan untuk menerapkan diri dan kebersamaan dalam pengembangann kehidupan. ya dalam kehidupan sehari-hari maupun untuk perannya di masa depan. pemantapan pemahaman tentang kelemahan diri dan pengembangan kemampuan memecahkan masalah.

4 9. PROBLEM SOLVING 9.1. Pengertian Problem Solving Prblem solving sama artinya dengan pemecahan masalah. Problem solving suatu pendekatan dalam menghadapi masalah. Juga merupakan suatu prosedur yang di dalamnya terdapat langkah-langkah yang harus diikuti dalam memecahkan sebuah masalah yang dihadapi seseorang sebagai perorangan atau seseorang sebagai pemimpin organisasi atau anggota organisasi. 9.2. Apa Itu Masalah? Masalah atau problem dapat digambarkan sebagai suatu keadaan (terlihat atau tidak terlihat), dimana antara yang diharapkan daengan kenyataan tidak sesuai. Siswa diminta menuliskan keluahan dan masalah yang pernah dialami. 9.3. Bagaimana Menyikapi Masalah? Denganmembuat deskripsi yang menceritakan masalah yang dihadapi dan menyikapi terhadap masalah tersebut. Siswa diminta menguraikan permasalahannya sebagai awala dalam menyikapi permasalahan.

5 1. Orientasi

6 1. APIN (Aplikasi Instrumentasi Bimbingan) Non Tes : Format isian : a) Isia n keluahan masalah siswa b) Urai an masalah siswa c) Des kripsi masalah dan cara menyelesaikannya d) Urai an pemecahan masalah e) Pem buatan keputusan f) Tan ggapan Guru Pembimbing / Konselor

7 1. Laiseg (Penilaian Segera) Mengetahui keluhan siswa yang mempunyai masalah

8 1. Alokasi waktu Februari awal Maret 2005 2. Sumber belajar Modul BK kelas XI 3.Kerja sama: a) Wali kelas b) Wakasek (terkait dengan permasalahan nya) c) Orang tua siswa d) Instansi terkait.

2. Informasi

3.

Silabi BK-Kurikulum 2006-MGP BK SMA/MA

29

1 9

2 Karir : 1. Pemantapan orientasi, penggalian dan pengolahan informasi karir pada umumnya, khususnya karir yang hendak dikembangkan. 2. Pemantapan pengembangan diri berdasarkan kecerdasan intelektual, emosional, spiritual untuk pengambilan keputusan pilihan karir sesuai dengan potensi yang dimiliki.

4 Dilanjutkan dengan menyelesaikan masalah tersebut.

9.4. Langkah-langkah Dalam Memecahkan 3. Konseling Masalah. Kelompok a. Merumuskan masalah b. Menganalisa sebab-sebab c. Menghimpin alternatif pemecahan d. Memilih alternatif yang tepat e. Melaksanakan pilihan dalam bentuk kegiatan terencana Siswa diminta mempraktekkan langkah-langkah dalam menyelesaikan masalah dengan berkonsultasi dengan Guru Pembimbing. Dolanjutkan dengan membentuk kelompok 7-10 orang untuk bermain peran dalam sebuah organisasi. Guru Pembimbing / Konselor memberikan tanggapan. Pada kegiatan 9 : Problem Solving, kecakapan hidup yang dikembangkan : 1) Kecakapan kesadaran atas potensi diri dan dorongan untuk mengembangkan-nya 2) Kecakapan berpikir dan bernalar:

6 7 2. HPDT 2. Laijapen (Himpunan Data) (Penilaian jangka a) Inventarisa pendek) si keluhan b) Uraian Uraian pemecahan permasalahan masalah dari siswa dan cara berbagai aspek menyelesaikannya. 3. Konperensi Kasus 3. Laijapang Bilamana adanya (Penilaian permasalahan jangka siswa yang banyak panjang) melibatkan berbagai pihak. Hasil mempraktekkan langkah-langkah menyelesaikan masalah dengan bermain peran.

Silabi BK-Kurikulum 2006-MGP BK SMA/MA

30

a. Kecakapan memecahkan masalah b. Kecakapan mengambil keputusan dengan cerdas c. Kecakapan menggunakan prinsip-prinsip dasar pemikiran dan penalaran d. Kecakapan menggali dan mengolah informasi / data. 1 6 2 Pribadi : 3 Memiliki kemampuan berpartisipasi dan 1. Pemantapan berwawasan tentang kebangsaan dalam pengembangan kehidupan pola-pola pikir bermasyarakat, dan / akal dan berbangsa dan nurani. bernegara. 2. Orientasi diri didasari pengembangan kecerdasan intelektual, emosional dan spiritual. 4 10. MENUMBUHKAN JIWA KEPEMIMPINAN SEJAK DINI 10.1 Setiap Anda adalah Pemimpin Dalam kegiatan agar terlaksana membutuhkan peran pimpinan, dua atau lebih / kelompok, maka membutuhkan pimpinan Pemimpin bagi diri sendiri Pemimpin bagi keluarga, anak, adik, lingkungan dan seterusnya. 10.2. Kepemimpinan itu Bakat atau Dibentuk? Kepemimpinan adalah ciri-ciri kepribadian. Berarti sebagian besar kemampuan memimpin itu merupakan hasil suatu proses yang diupayakan dan dilakukan. Setiap orang bisa memimpin dan memang pemimpin. 10.3. Mitos Salah Tentang Pemimpin Kepemimpinan itu berarti 1. 6 Inf 1. APIN ormasi (Aplikasi Instrumentasi Bimbingan) Non tes : Format isian : a) Uraian pengalaman menumbuhkan potensi kepemimpinan b) Sifat-sifat positif yang menunjang dan sifat-sifat negatif yang menghambat jiwa kepemimpinan c) Perencanaa n cara-cara dan wahana / bentuk kegiatan 5 7 1. Laiseg (Penilaian Segera) a) cerita pengalaman siswa menumbuhkan potensi / jiwa kepemimpinan b) inventarisasi sifat positif yang menunjang jiwa kepemimpinan dan sifat negatif yang menghambat jiwa kepemimpinan. 8 1. Alokasi waktu Maret awal April 2005 2. Sumber belajar Modul BK kelas XI 3.Kerja sama: a) Wakasek Kesiswaan b) OSIS c) MGPO

Sosial : Pemantapan kemampuan menerima dan mengemukakan pendapat serta berargumentasi

Silabi BK-Kurikulum 2006-MGP BK SMA/MA

31

secara dinamis, kreatif dan produktif.

penguasaan, dominasi, kekuatan. Pemimpin berarti pusat atau kedudukan. (anggapan keliru/salah) 10.4. Sukses itu Mengembangkan Potensi Kepemimpinan Orang yang sukses mengembangkan diri berarti harus mengembangkan potensi kepemimpinan termasuk manajemen diri.

2. entasi

Ori

pengembangan jiwa kepemimpinan. d) Namanama tokoh / pemimpin, kelebihan dan keistimewaan

10.5. Bagaimana Menumbuhkan Jiwa 3. Bimbingan Kepemimpinan? Individu Menumbuhkan jiwa kepemimpinan dapat dilakukan dengan cara menumbuhkan dan mengembangkan sifatsifat dasar kepemimpinan antara lain: 1) Pengembangan efektivitas diri 2) Mengembangkan kemampuan persuasif 3) Mengembangkan sikap positif 4) Mewujudkan dalam perilaku nyata jiwa kepemimpinan 5) Mau mempelajari sifat pemimpin efektif 10.6. Mempelajari Syarat Pemimpin Efektif Syarat pemimpin efektif : 1) Berjiwa seorang pendidik 2) Berjiwa pengajar 3) Berjiwa organisator Siswa diminta : 1) Silabi BK-Kurikulum 2006-MGP BK SMA/MA menceritakan

2. HPDT 2. Laijapen (Himpunan Data) (Penilaian jangka Alat peraga: pendek) a) TIP kepemimpinan Menginventaris b) Gamba asi nama-nama r/bagan: Akal / tokoh dalam IQ, Perasaan / dan luar negeri, EQ Qolbu / SQ. zaman dulu dan sekarang. Alih Tangan Kasus Mengikutsertakan siswa pada pelatihan kepemimpinan yang diselenggarakan sekolah oleh kesiswaan. 3. Laijapang (Penilaian jangka panjang) a) Rencana wahana kegiatan untuk menumbuhka n dan memupuk jiwa pemimpin 32

pengalaman cara-cara menumbuhkan potensi kepemimpinan. 2) Mendaftar / menginventarisasi sifat positif, negatif pada diri sendiri yang menunjang / menghambat jiwa kepemimpinan. 3) Merencanakan kegiatan untuk menumbuhkan dan memupuk jiwa pemimpin 4) Mencari nama pemimpin / tokoh dalam / luar negeri, zaman dulu / sekarang; kelebihan / keistimewaannya. Guru Pembimbing / Konselor memberikan tanggapan. Pada kegiatan 10: Menumbuhkan Jiwa Kepemimpinan Sejak Dini, kecakapan hidup yang dikembangkan: 1. Kecakapan menyadari eksistensi diri sebagai makhluk Tuhan, makhluk Sosial, dan makhluk lingkungan. 2. Kecakapan kesadaran atas potensi diri dan dorongan untuk mengembangkannya. 2. Kecakapan bekerja sama : sebagai pemimpin yang berempati dan teman kerja / belajar yang menyenangkan.

b)

Inventaris kelebihan / keistimewaan tokoh dalam dan luar negeri, zaman dulu dan sekarang

Silabi BK-Kurikulum 2006-MGP BK SMA/MA

33

3 4 5 Memiliki kemandirian 11. MENJADI PRIBADI MANDIRI 1. Informasi dalam pengambilan 11.1. Mandiri itu fitrah manusia 1. Pemantapan kepurusan pilihan karir Diri kita sebagai makhluk Allah Yang kemandirian sesuai potensi yang Maha Esa. Langkah awal meningkatkan dalam dimiliki berdasarkan kualitas pribadi adalah memahami diri dan pengambilan kecerdasan intelektualmenyadari siapa diri kita ini. keputusan sesuai emosional-spiritual. nurani. 11.2. Pribadi mandiri harus memiliki visi, 2. Orientasi misi dan sasaran diri didasari Pribadi mandiri adalah hasil belajar 2. Bimbinga pengembangan dan latihan, yakni dimulai dengan n kecerdasan membangun visi, misi dan sasaran. Kelompok intelektual, 11.3. Pribadi mandiri cermat mengelola emosional dan waktu spiritual. Setiap orang dikaruniai waktu secara adil dan volumenya sama. Pertahun samaBelajar : sama 12 bulan, sebulan 30 hari, sehari 24 jam, setiap jam 60 menit, permenit 60 Pemantapan detik. pemahaman dan Ada yang sukses dan gagal, sebab pemanfaatan menyia-nyiakan waktu. Waktu adalah kondisi fisik, sosial umur seseorang. Membuang / menyiadan budaya yang nyiakan waktu sama halnya dengan ada di sekolah, mencampakkan usia. lingkungan sekitar Prinsip manajemen waktu: dan masyarakat 1) Hindari kekosongan pada umumnya akal; dengan akal mnusia mempu untuk mengelola usaha. pengembangan 2) Hindari kekosongan pribadi, wawasan hati; menghidupkan hati dan dan / pengetahuan. melembutkan qolbu dapat dilakukan dengan mengasah kecedersasan spiritual dan emosi. 3) Menghindari Silabi BK-Kurikulum 2006-MGP BK SMA/MA

1 8

2 Pribadi :

6 1. APIN (Aplikasi Instrumentasi Bimbingan) Non tes : Format isian :

7 1. Laijapen (Penilaian Jangka Pendek)

8 1. Alokasi waktu April awal Mei 2005

Visi, misi dan sasaran yang 2. Sumber telah disusun belajar a) Susunan siswa. visi, misi dan Modul BK sasaran diri 2. Laijapang kelas XI b) Idiom (Penilaian penggerak hati, jangka ungkapan panjang) perasaan, 3.Kerja sama semangat, Ungkapan pikiran dan perasaan a) Wali pendapat siswa. semangat, Kelas c) Hasil pikiran dan b) Orang Tua diskusi 12 pendapat Siswa karakter mandiri terbentuknya kepribadian mandiri.

2. HPDT (Himpunan Data) alat peraga TIP a) 12 karakter pribadi mandiri 34

kekosongan jiwa; jiwa akan baik, tergantung pada bagaimana mendapatkan pendidikan nilai-nilai dan kebaikan. Siswa mengungkapkan perasaan, semangat, pikiran dan pendapat atau apa saja yang anda mau agar dalam diri anda terbentuk kepribadian mandiri: optimistik dan kreatif. 1) start your self 2) start early 3) start small 4) start now 5) be optimist 6) be proactive 7) be positive thinking 8) just do it 9) be patient 10) be passion 11.4. Pribadi mandiri memiliki kepribadian dan kesehatan Kesehatan bukan segala-galanya, tetapi tanpa adanya kesehatan segalagalanya akan menjadi kurang berarti. Kiat sederhana: 1) Perkuat dan perbanyak hubungan dengan Sang Maha Pencipta. 2) Ketenangan dan kebahagiaan hakiki manusia hanya terletak dalam amal agama dan iman yang sempurna 3) Tinggalkan segala hal yang berlebihan 4) Jangan sentuh perilaku merokok, minuman keras, Silabi BK-Kurikulum 2006-MGP BK SMA/MA

3. ATK (Alih Tangan Kasus) : Bilamana ditemui karakter siswa yang spesifik, perlu dialihtangankan kepada ahli Psikolog

35

obat terlarang dan sebagainya. 5) Biasakan hidup bersih badan dan hati 11.5. Pribadi mandiri cakap mengambil keputusan Setiap saat selalu dituntut membuat keputusan skala pribadi, keluarga, sosial, maupun organisasi. Keputusan selalu untuk mengatasi persoalan. Siswa berkelompok 3-5 orang, mencermati materi; Melatih diri dengan 12 karakter pribadi yang mampu membuat keputusan kreatif. 11.6. Pribadi mandiri memiliki kepercayaan diri Kepercayaan diri adalah merupakan bagian kepribadian mandiri. Kiat membangun kepercayaan diri: 1) Mutlak, kemanan harus tinggi 2) Buat daftar keberhasilan 3) Dengarkan suara orang berhasil bukan orang gagal 4) Ubah persepsi dan sikap anda terhadap kegagalan 5) Bangun komitmen untuk mensyukuri, menghargai diri 6) Berpegang pada hakekat kebenaran. Guru Pembimbing / Konselor memberikan tanggapan. Pada kegiatan 11 : Menjadi Pribadi Mandiri, kecakapan hidup yang dikembangkan : 1. kecakapan kesadaran potensi diri Silabi BK-Kurikulum 2006-MGP BK SMA/MA 36

1 4

2 Pribadi : Pemantapan tentang bakat dan minat pribadi serta penyaluran dan pengembangannya melalui kegiatankegiatan yang kreatif dan produktif. Karir : Pemantapan pengembangan Orientasi dan informasi terhadap dunia kerja dan usaha memperoleh penghsailan untuk memenuhi kebutuahn hidup

3 Memiliki kemampuan pengembangan pengetahuan dan keterampilan akademik / kognisi dan psikomotor, berkarya dan mengalihgunakan ilmu, teknologi, seni dan kreasi untuk hidup di masyarakat loka, nasional, regional dan internasional..

dan dorongan untuk mengembangkannya. 2. kecakapan menyadari eksistensi diri sebagai makhluk Tuhan, sosial, dan lingkungan. 3. kecakapan mengambil keputusan dengan cerdas. 4. Kecakapan memecahkan masalah. 4
12. MENUMBUHKAN JIWA KEWIRAUSAHAAN 12.1. Hidup itu medan ujian Hidup dan kehidupan adalah medan ujian. Di dunia nyata, manusia diuji; siapa yang paling baik ketaqwaan, tingkah laku, tindakan, kreativitas, prestasi, intelektualitas, ketekunan dan keuletan, emosionalitas dan spiritualitas. Siswa diminta menuliskan aspek yang menonjol dan yang kurang menonjol. Dilanjutkan tanggapan dan alasan serta contoh-contohnya bahwa hidup itu medan ujian. 12.2. Hidup harus berkarya Yang terbaik diantara manusia adalah yang paling banyak jasa dan kebermanfaatannya bagi penghuni bumi ini, produktif, banyak berkarya, mandiri dan mampu mengurus dirinya sendiri. Siswa memberikan tanggapan dan alasan serta contoh-contoh bahwa hidup itu harus berkarya. 12.3. Jiwa kewirausahaan Mencakup kecakapan kemampuan menciptakan dan mengelola suatu usaha / kerja

5 1. Orient asi

6 1. APIN (Aplikasi Instrumentasi Bimbingan) Non tes : Format isian : a)

7 1. Laiseg (Penilaian Segera) Aspek yang menonjol dan yang kurang menonjol.

8 1. Alokasi waktu Mei 2005 2. Sumber belajar Modul BK kelas XI

Asp ek dominan / yang menonjol dan kurang menonjol b) Tan ggapan dan alasan serta contoh hidup 2. Laijapen medan ujian dan (Penilaian hidup harus Jangka berkarya. Pendek) c) Keli ma aspek yang Tanggapan dan bagus alasan serta contoh-contoh 2. HPDT hidup medan (Himpunan ujian dan hidup Data) harus berkarya 2. Inform

3.Kerja sama: a) Wali Kelas b) Orang tua siswa c) Instansi terkait (tenaga kerja)

Silabi BK-Kurikulum 2006-MGP BK SMA/MA

37

untuk mendapatkan nilai ekonomis / nilai tambah yang lebih besar. Jiwa kewirausahaan mencakup semangat, sikap, perilaku dan kecakapan / keterampilan seseorang dalam menangani usaha / kegiatan. 12.4. Kecakapan kewirausahaan Perlu pembekalan diri dengan sejumlah keterampilan dan kecakapan berwirausaha antara lain: 1) kreativitas 2) keberanian mengambil resiko 3) ketekunan dan keuletan 4) percaya diri 5) motivasi kemandirian Siswa menuliskan kelima aspek yang bagi dirinya sudah bagus. 12.5. Keterampilan teknis kewirausahaan Pengalaman kewirausahaan diperoleh melalui latihan-latihan intensif dalah hal keterampilan; 1) teknis berusaha 2) mencari informasi 3) berkomunikasi 4) pemecahan masalah 5) perencanaan 6) pengelolaan usaha 7) menganalisis pasar 8) mengantisipasi peluang 15 ciri-ciri sikap mental produktif: 1) Kerja keras 2) Ulet 3) Disiplin 4) Produktif 5) Tanggung jawab

asi

a) Alat peraga bagan IQ, EQ, SQ kunci piramida kesuksesan b) Tips sikap mental produktivitas.

3. Laijapang (Penilaian Jangka Panjang) Kelima aspek yang bagus.

3.

Bimbi ngan Kelompok

3. Alih Tangan Kasus Mengikuti pelatihan kewirausahaan.

Silabi BK-Kurikulum 2006-MGP BK SMA/MA

38

6) Motivasi berprestasi 7) Efektif dan efisien 8) Kreatif dan inovatif 9) Dinamis 10) Konsisten 11) Konsekuen 12) Integritas 13) Responsif 14) Mandiri 15) Mamiliki obsesi. Siswa membuat renungan dan analisis kreatif. a) kesan / perasaan / pikiran terhadap ciri kepribadian produktif. b) Ciri jiwa produktifitas yang sedang tumbuh berkembang c) Memberikan contoh karya produktif Dilanjutkan siswa berdiskusi 3-5 orang; belenggu perilaku negatif menumbuhkan mental produktivitas dan jiwa kewirausahaan. Guru Pembimbing / Konselor memberikan tanggapan. Pada kegiatan 12 : Menumbuhkan jiwa kewirausahaan, kecakapan hidup yang dapat dikembangkan : 1. Kecakapan menyadari eksistensi diri sebagai makhluk Tuhan, sosial dan lingkungan 2. Kecakapan kesadaran atas potensi diri dan dorongan untuk mengembangkannya 3. kecakapan berpikir dan bernalar: - kecakapan mengambil keputusan dengan cerdas - kecakapan memecahkan masalah 4. kecakapan bekerja sama

Silabi BK-Kurikulum 2006-MGP BK SMA/MA

39

5.

kecakapan berkomunikasi.

Mengetahui Kepala SMA Maarif Wates

Wates, 19 Juli 2006 Guru Pembimbing

Drs. H. SUMARI, MM. NIP 130901065

Dra. SUWARTI MARSAN NIP 130936155

Silabi BK-Kurikulum 2006-MGP BK SMA/MA

40