Anda di halaman 1dari 5

TUGAS MATA KULIAH BIOTEKNOLOGI PERTANIAN

Disusun Oleh Nama : Malisa Bella Kusuma Wardhani NIM : A1L009110 Kelas : C Dosen pengampu : Ir. Sobardini Mardin, M.S

KEMENTERIAN PENDIDIKAN NASIONAL UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN FAKULTAS PERTANIAN PURWOKERTO 2011 JAWABAN SOAL ULAS BALIK TENTANG DNA, RNA, PROTEIN, KROMOSOM, GEN DAN ALEL 1. Apakah monomer dari: a) DNA; b) RNA; c) Protein ? a) Monomer penyusun nukleotida DNA terdiri dari gugus fosfat, gula deoxyrib osa dan basa nitrogen. Basa nitrogen dapat berupa pirimidin (timin atau sitosin) atau purin (adenin atau guanin). Gambar monomer penyusun DNA b) Monomer penyusun nukleotida RNA terdiri dari gugus fosfat, gula ribosa d an basa nitrogen. Basa nitrogen RNA tidak memiliki basa timin, tetapi memiliki basa urasil. Gambar monomer penyususn RNA c) Monomer dari protein adalah asam amino. Suatu asam amino terdiri dari sebuah atom karbon yang berikatan dengan sebuah atom hydrogen, sebuah gugus ami no (-NH2), sebuah gugus asam karboksilat (-COOH) yang sering digambarkan sebagai gugus karboksil (-COO-), dan sebuah rantai samping. 2. Gambar dan beri penjelasan singkat hubungan antara kromosom, DNA, gen da n alel ! A B C D

Bagian DNA yang belum diketahui perannya

Gambar Hubungan antara DNA, kromosom, gen dan alel Keterangan: A, B, b, C, D, dan d adalah gen-gen yang terletak pada pada krom osom homolog. A adalah alel dari A, B adalah alel dari b, C adalah alel dari C, dan D adalah alel dari d. Kromosom merupakan elemen genetik yang membawa informasi penting untuk metabolis me dalam sel. Pada kromosom terdapat banyak gen yang terletak pada posisi terten tu. Letak gen di kromosom disebut lokus gen. Sebuah gen merupakan bagian DNA ya ng mengandung informasi genetik yang bila diperlukan oleh sel akan menjadi cetak an bagi mRNA yang kemudian diterjemahkan oleh ribosom menjadi sebuah molekul pol ipeptida atau protein. Letak gen di kromosom disebut lokus gen. Sebuah gen merupakan bagian DNA yang m engandung informasi genetik yang bila diperlukan oleh sel akan menjadi cetakan b agi mRNA yang kemudian diterjemahkan oleh ribosom menjadi sebuah molekul polipep tida atau protein. Total gen yang ada pada satu sel suatu organisme disebut gen om. Diantara satu gen dengan gen lain pada suatu kromosom ada bagian DNA yang b elum diketahui perannya. Sebuah gen di sebuah kromosom merupakan alel dari gen lain pada lokus yang sama pada kromosom homolog. Alel dapat didefinisikan sebagai satu dari dua atau lebi h bentuk yang dapat ada pada lokus gen tunggal, dibedakan dari pengaruh berbeda mereka pada fenotipe, misalkan gen pada satu kromosom membawa informasi genetik untuk warna putih pada biji, pada kromosom homolog gen pada lokus yang sama mem bawa informasi genetik untuk warna kuning pada biji. 3. Gambar dan beri penjelasan singkat hubungan antara DNA, RNA dan protein ? Secara sederhana hubungan antara DNA, RNA dan protein dapat digambarkan sebagai berikut: 1) berdasarkan cetakan infomasi genetik yang ada di DNA, enzim RNA po lymerase mensintesis RNA; 2) selanjutnya informasi yang ada di RNA diterjemahka n menjadi asam amino-asam amino penyusun protein (Gambar 3.10). Terdapat perbe daan proses alur informasi genetik dari DNA menjadi protein pada sel eukariot da n prokariot. DNA--------->RNA--------->Protein Gambaran sederhana hubungan antara DNA, RNA dan protein Perubahan urutan basa di dalam molekul DNA menjadi urutan basa molekul RNA dinam akan transkripsi, sedangkan penerjemahan urutan basa RNA menjadi urutan asam ami no suatu protein dinamakan translasi. Jadi, proses tanskripsi dan translasi dapa t dilihat sebagai tahap-tahap ekspresi urutan basa DNA. Namun, tidak semua uruta n basa DNA akan diekspresikan menjadi urutan asam amino. Urutan basa DNA yang pa da akhirnya menyandi urutan asam amino disebut sebagai gen. Dengan demikian, sec ara kimia gen adalah urutan basa nitrogen tertentu pada molekul DNA yang dapat d ieskpresikan melalui tahap-tahap transkripsi dan translasi menjadi urutan asam a mino tertentu.

JAWABAN SOAL-SOAL ULAS BALIK TENTANG REPLIKASI, TRANSKRIPSI DAN TRANSLASI 1. Gambar dan beri penjelasan tahapan replikasi DNA?

Gambar Proses Replikasi DNA Replikasi adalah proses penggandaan kromosom di dalam sel. Proses ini diperlu-k an agar informasi genetik dapat diwariskan dari satu generasi kepada keturunanny a. Sebagai contoh, jika suatu sel prokariot atau sel somatic membelah diri, mak a kromosom yang ada pada sel awal akan sama persis dengan kromosom pada kedua s el hasil pembe-lahan. Demikian pula kromosom pada sel induk khamir akan sama de ngan kromosom pada sel tunas. Proses replikasi dimulai dengan terjadinya pemisahan DNA untai ganda di bebe-rap a bagian kromosom yang disebut asal replikasi sebagai akibat terputusnya ikatan hi-drogen antar basa-basa nitrogren di bagian tersebut oleh suatu suatu enzim. Jika kita analogikan suatu DNA untai ganda seperti risleting maka ensim tersebut terus memutus ikatan hidrogen antara basa nitrogen berikutnya sehingga risletin g semakin membuka. Pada untai DNA yang telah terbuka, maka primer dengan ukur an beberapa basa menem-pel pada bagian DNA yang komplemen. Selanjutnya dengan d ikalatis enzim polymerase DNA, sintesis DNA berlanjut dengan arah sintesis benan g DNA baru dari ujung 5 ke ujung 3. Jika diperhatikan dengan teliti, maka pros es ini hanya akan terjadi pada satu benang DNA lama dengan orientasi 3 ke 5 saj a sedang pada benang DNA lama yang lain karena orientasinya dari 5 ke 3 maka tid ak memungkinkan sintesis DNA baru dengan arah dari 5 ke 3. Pada untai DNA ini t erjadi sintesis DNA secara tidak kontinyu yang ha-silnya sering disebut potonga n Okazaki. Selanjutnya enzim ligase mengkatalis reaksi pembentukan ikatan fosfo diester pada potongan-potongan okazaki yang berdekatan. 2. Gambar dan beri penjelasan tahapan transkripsi Transkripsi adalah proses sintesis mRNA berdasarkan cetakan informasi genetik sa lah satu benang untai ganda DNA bagian kromosom yang disebut gen. Proses trans -kripsi mirip dengan replikasi dengan perbedaan 1) hanya satu benang DNA yang me njadi cetakan; 2) enzim yang berperan adalah polymerase RNA; 3) tidak seluruh kr omosom di transkripsi tetapi hanya bagian-bagian kromosom yang merupakan lokus dari gen. Proses transkripsi dimulai dengan menempelnya polymerase RNA di bagian DNA awal dimulai open reading frame (ORF) suatu gen yang sangat dekat dengan urutan basa nitr gen DNA yang disebut daerah promotor. Kejadian ini diikuti dengan terputus seme ntara ikatan hidrogen antara basa nitrogen DNA sehingga DNA untai ganda di daera h awal ORF terbuka. Polimerase RNA terus bergerak sepanjang DNA yang men-jadi c etakan mRNA untuk mensintesis mRNA sehingga mencapai urutan basa nitrogen DNA y ang disebut daerah terminator. Di sini polymerase RNA terlepas dari DNA dan p roses transkripsi selesai. Di sel eukariot calon mRNA mengalami modifikasi sebe lum dikeluarkan dari inti sel ke sitoplama. Gambar proses Trankripsi Transkripsi berlangsung dalam empat tahap, yaitu pengenalan promoter, inisiasi, elongasi, dan teminasi. 1. Enzim RNA polimerase mengikat untai DNA cetakan pada suatu daerah yang m empunyai urutan basa tertentu sepanjang 20 hingga 200 basa. Daerah ini dinamakan promoter. Baik pada prokariot maupun eukariot, promoter selalu membawa suatu ur utan basa yang tetap atau hampir tetap sehingga urutan ini dikatakan sebagai uru tan konsensus. Pada prokariot urutan konsensusnya adalah TATAAT dan disebut kota k Pribnow, sedangkan pada eukariot urutan konsensusnya adalah TATAAAT dan disebu t kotak TATA. Urutan konsensus akan menunjukkan kepada RNA polimerase tempat dim ulainya sintesis. Kekuatan pengikatan RNA polimerase oleh promoter yang berbeda sangat bervariasi. Hal ini mengakibatkan perbedaan kekuatan ekspresi gen. 2. Setelah mengalami pengikatan oleh promoter, RNA polimerase akan terikat pada suatu tempat di dekat daerah promoter, yang dinamakan tempat awal polimeris asi. Nukleosida trifosfat pertama akan diletakkan di tempat ini dan sintesis RN

A pun segera dimulai. 3. Selama sintesis RNA berlangsung RNA polimerase bergerak di sepanjang mol ekul DNA cetakan sambil menambahkan nukleotida demi nukleotida kepada untai RNA yang sedang diperpanjang. 4. Molekul RNA yang baru saja selesai disintesis, dan juga enzim RNA polime rase, segera terlepas dari untai DNA cetakan begitu enzim tersebut mencapai urut an basa pengakhir (terminasi). Terminasi dapat terjadi oleh dua macam sebab, yai tu terminasi yang hanya bergantung kepada urutan basa cetakan (disebut terminasi diri) dan terminasi yang memerlukan kehadiran suatu protein khusus (protein rho ). Di antara keduanya terminasi diri lebih umum dijumpai. Terminasi diri terjadi pada urutan basa palindrom yang diikuti oleh beberapa adenin (A). Urutan palind rom adalah urutan yang sama jika dibaca dari dua arah yang berlawanan. Oleh kare na urutan palindom ini biasanya diselingi oleh beberapa basa tertentu, maka mole kul RNA yang dihasilkan akan mempunyai ujung terminasi berbentuk batang dan kala (loop). 3. Gambar dan beri penjelasan tahapan translasi arah gerakan ribosom ribosom 5 3 mRNA G AC tRNA aminoasil-tRNA aa aa NH2 OOH ikatan peptida Gambar proses translasi Translasi adalah proses sintesis polipeptida berdasarkan kodon mRNA. Proses dim ulai dengan penempelan dua subunit ribosom pada mRNA. Ribosom, yang tersusun da ri rRNA bergerak membaca urutan basa nitrogen mRNA. Untuk setiap urutan tiga ba sa, yang disebut satu kodon, tRNA yang memiliki anti kodon sesuai akan membentu k ikatan hidrogen. Setiap jenis tRNA diujungnya terikat sebuah asam amino terte ntu. Terdapat 64 kemungkinan kodon yang tersusun dari tiga urutan basa nitrogen mRNA dari 4 basa nitrogen penyusun mRNA. Berdasarkan penelitian, beberapa urut an basa yang berbeda mengkodon asam amino yang sama dan stop kodon Sintesis asa m amino dimulai dari start kodon dan berakhir pada stop kodon. Seluruh proses p enggabungan satu asam amino dengan asam amino berikutnya terjadi pada permukaan dalam ribosom. Interaksi antara kodon dan anti kodon menempatkan asam amino yang sesuai pada t empatnya (a); ikatan peptide terbentuk antara dua asam amino (b); ribosom teru s bergerak membaca kodon berikutnya sepanjang mRNA; tRNA yang sesuai akan menemp el sedangkan tRNA yang lama yang asam amino dengan ujung karboksil telah membent uk ikatan peptide akan melepaskan asam amino tersebut dan terlepas dari mRNA (c ) dan (d). Hasilnya rantai asam amino semakin panjang 4. Gambar dan beri penjelasan perbedaan alur informasi genetik di prokariot dan di eukariot.? Ada sedikit perbedaan yang terjadi saat informasi genetik dari DNA, ditranskrips i menjadi mRNA, kemudian ditranslasi menjadi polipeptida. Perbedaan tersebut a NH2 C CUG GGG

dalah: 1) gen di eukariotik terdiri dari bagian DNA yang terekspresi dan bagian DNA yang tidak tereskspresi sedangkan gen di prokariotik tidak mengandung bagia n DNA yang tidak terekspresi. Bagian DNA yang terekspresi disebut exon, sedangk an bagian DNA yang tidak terekspresi disebut intron; 2) Semua informasi di exon maupun di intron ditranskripsi menjadi RNA. Di sel eukariotik kemudian terjadi proses penghilangan bagian RNA yang berasal dari intron, sehingga mRNA lebih pe ndek dari pada DNA; 3) di eukariot, proses transkripsi terjadi di dalam inti sel , kemudian mRNA dikeluarkan dari inti sel kedalam sitoplasma, sedangkan di proka riot transkripsi terjadi di sitoplasma; 4) tidak ada perbedaan proses translasi di eukariot maupun di prokariot, hanya saja, setelah polipeptida/protein jadi, biasanya di eukariot terjadi proses glikosilasi agar protein dapat berfungsi mak simal.