Anda di halaman 1dari 2

Nama anggota kelompok : Cindy Dwilarasati Charles Andrianto Frisky Alfathoni Rodiatul Mardyah Zella Navtalia

1. Apa yang dimaksud dengan sistem koloid ? Jawab : sistem koloid merupakan suatu bentuk campuran (system dispersi) 2 atau lebih zat yang bersifat homogen namun memiliki ukuran partikel terdispersi yang cukup besar (1-100 nm) sehingga terkena efek tyndall. Bersifat homogeny berarti partikel terdispersi tidak terpengaruh oleh gaya gravitasi atau gaya lain yang dikenakan kepadanya, sehingga tidak terjadi pengendapan. 2. Apa perbedaan antara larutan, koloid, dan suspense ? Jawab : No 1 2 3 Larutan Sejati Satu fase Jernih Campurannya homogen Koloid Dua fase Tidak jernih Homogen (tetapi terlihat heterogen dengan mikroskop ultra) Diameter partikelnya lebih Diameter partikel antara 10-7cm kecil dari 10-7cm sampai 10-5cm Tidak dapat disaring Tidak dapat disaring, kecuali dengan penyaring ultra Tidak memisah jika Tidak memisah jika didiamkan didiamkan (stabil) (stabil) Transparan Antara transpaaran dan tidak Contoh : gula dan air Contoh : susu Suspensi Dua fase Tidak jernih Campurannya heterogen

4 5 6 7 8

Diameter partikelnya lebih besar dari 10-5cm Dapat disaring Memisah jika didiamkan (stabil) Tidak transparan Contoh : tanah dilarutkan dalam air

liat

yang

3. Bagaimana penerapan sifat dialisis pada perawatan pada pasien yang ginjalnya tidak bekerja ? Jawab : Ginjal berfungsi untuk membuang produk buangan metabolism alamiah seperti urea dan kreatina dari dalam darah. Pada ginjal pasien yang tidak bekerja, maka darah pasien tersebut mengandung kotoran dan hasil metabolisme. Untuk itu diperlukan alat-alat cuci darah bernama dialisator. Dialisator menerapkan sifat dialisis pada mekanisme kerjanya. Dialisis merupakan cara pemurnian koloid yaitu dengan menghilangkan ion-ion yang menganggu kestabilan koloid dengan difusi lewat pori-pori suatu selaput semipermeabel. Pada alat dialisator darah-darah kotor pasien dimasukkan

kedalam kantong yang terbuat dari selaput semipermeabel. Maka ion-ion dalam darah tersebut akan tertinggal dalam kanttong sehingga kotoran pada darah akan hilang dan darah pasien kembali bersih. 4. Apa yang dimaksud dengan Aerosol, Emulsi dan Sol ? Aerosol adalah sistem koloid berupa padatan atau cairan yang terdispersi dalam medium gas. Terdiri atas aerosol padat dan aerosol cair. Emulsi adalah sistem koloid berupa cairan yang terdispersi dalam medium pendispersi padatan atau cairan. Terdiri dari emulsi padat dan emulsi cair Sol adalah sistem koloid berupa padatan yang terdispersi dalam medium padatan atau cairan. Terdiri atas sol padat dan sol cair 5. Apabila air sumur kita tercemar, kita sering menggunakan tawas. Apa yang dimaksud dengan tawas ? Tawas Al2(SO4)3 adalah garam kimia yang yang dapat berubah menjadi Al(OH)3 dalam perairan, berfungsi sebagai zat pengadsorbsi kotoran atau pencemar.