Anda di halaman 1dari 4

Teknologi DNA Rekombingan merupakan kumpulan teknik atau metoda yg digunakan utuk mengombinasikan gen-gen di dlm tabung reaksi.

Teknologi DNA Rekombinan tlah memungkinkan bagi kita untuk: mengisolasi DNA dari berbagai organisme, menggabugkan DNA yg berasal dari organisme yg brbeda sehingga terbentuk DNA rekombinan, memasukkan DNA rekombinan ke dlam sel organisme prokariot maupun eukariot hingga DNA Rekombinan dapat bereplikasi & dapat diekspresikan.
Advertisement

Teknik DNA Rekombinan


Teknik-teknik tersebut meliputi:

Teknik tuk mengisolasi DNA Teknik tuk memotong DNA Teknik tuk menggabung atau menyambung DNA Teknik tuk memasukkan DNA ke dlam sel hidup.

Robert Boyer dn Stanly Cohen, pd tahun 1971 1973, b/hasil mengekspresikan gena dari suatu bakteri dalmEscherichia coli. Fragmen DNA disisipkan pda vektor, ditransformasikan ke dlam sel &n dilakukan penapisan terhadap koloni bakteri yg tumbuh. Teknologi DNA Rekombinan atau rekayasa genetik, yg juga dinamakan kloning gena atwu koning molekular merupakan istilah yg meliputi sejumlah cara kerja yg mengarah kpada pemindahan informasi genetik (DNA) dr satu organisme ke organisme lainnya. Tujuan mempelajari teknologi DNA Rekombinan supaya dapat memahami metode isolasi DNA, ekspresi gena rekombinan pada sel prokariot dan eukariot, hibridisasi, sekuensing, amplifikasi fragmen DNA (PCR), dan mutasi terarah (Sudjadi, 2008) Manfaat Teknologi DNA Rekombinan Teknologi DNA rekombinan tlah memberikan banyak manfaat bagi perkembangan ilmu pengetahuan maupun bagi kehidupan manusia sehari-hari. Beberapa jenis obat-obatan, vaksin, bahan pangan, bahan pakaian dn lainnya telah diproduksi dngan memanfaatnkan teknologi DNA Rekombinan (Tjahjoleksono, 2010). Dlm kehidupan kita sehari-hari, secara langsung maupun tidak langsung, sebagian dari kita pernah berhubungan dengan penggunaan teknologi DNA Rekombinan. Contohnya: insulin tlah digunakan untuk megobati penyakit diabetes. Penyakit diabetes pada manusia diobati dngan insulin manusia. Bagaimanakah kita dapat memperoleh insulin manusia ini? apakah ntuk mengobati orang sakit diabeter=s ini kita harus mengorbankan orang sehat untuk diekstrak insulinnya? Tentu saja tidak. Saai ini insulin manusia telah berhasil diproduksi secara massal dengan menggunakan bakteri. Kemampuan bakteri untuk memproduksi insulin manusia ini adalah karena maanusia talh berhasil mengintegrasikan gen yang menjadikan insulin manusia dalam genom bakteri (Tjahjoleksono, 2010). Tags: bioteknologi, DNA rekombinan, isolasi DNA, kloning gen
Kategori : bioteknologi, Dengan Kata Kunci Kimia : DNA lisis, isolasi DNA

Kata Kunci Kimia:

struktur kimia flavonoid, prinsip kerja sonikasi, teknik isolasi DNA, Cara mengisolasi DNA, teknik isolasi tumbuhan, teknik untuk mengisolasi dna, struktur kimia Dna dan Rna, sonikasi sel adalah, sonikasi dna, sonikasi

Baca Juga :
1. Apa Saja Komponen PCR 2. Tahapan Proses PCR (Polimerase Chain Reaction) 3. Apa Definisi PCR (Polimerase Chain Reaction) 4. Transformasi Sel Inang DNA 5. Memotong dan Me-Ligasi Molekul-Molekul DNA

Info Artikel Kimia


1. Tindakan Pertolongan pd Keracunan Pestisida 2. Bagaimana Cara Menanggulangi Kesadahan Air 3. Bagaimana Sifat & Jenis Koloid itu ? 4. Distilasi Zat Cair Cair 5. Tinjauan Pustaka Praktikum Analitik Titrasi Alkalimetri

6. Lisozim merupakan molekul antimikrobial yang ada secara alami terdapat di dalam putih telur ayam dan sekresi mamalia. Lisozim mampu memecah dinding sel bakteri dan mampu bertindak sebagai agen bakteriosida dengan memecah ikatan antara asam N-acetylglukosamin & N-acetylmuramik. 7. Enzim ini fungsinya berkaitan dengan laktoferin dan imunoglobulin A (IgA). Konsentrasi lisozim pada susu manusia berjumlah 400g/ml atau 1.600-3.000 kali lebih besar daripada susu hewan (dalam sapi berjumlah 0,13 g/mL dan di susu kambing berjumlah 0,25 g/mL). 8. Penelitian ini diharapkan dapat menghasilkan susu yang mampu melindungi bayi dan anak-anak dari diare, yang telah membunuh lebih dari 2 juta anak di dunia (WHO). Kemampuan lisosim untuk membatasi migrasi neutrofil ke jaringan yang rusak memberikan kemungkinan untuk menggunakan lisosim sebagai agen anti inflamatori. Lisosim dapat juga digunakan sebagai zat aditif pada formula makanan rumah sakit, formula bayi, dan produk pakan hewan sebagai suatu cara untuk mengurangi pembengkakan akibat pembedahan atau penyakit. 9. Kambing transgenic ini dihasilkan dengan cara mikroinjeksi pronuklear dengan DNA yg mengandung 23 kb promotor dan 3elemen regulator dari gen S1-casein yang digabungkan dengan 540-bp cDNA untuk HLZ (Maga et al., 2003). 10. Ekspresi dari HLZ mRNA di kelenjar mammae kemudian dianalisa dengan metode Northern blot yg diisolasi dr sel somatik yang dilepas di dalam susu Susu tersebut kemudian dikumpulkan dari hewan transgenik laktating dan hewan kontrol nontransgenik dan disentrifugasi pada 1,500 g selama 10 min pada suhu 4C hingga membentuk butiran sel epitel kelenjar mamae. 11. Keberadaan gen HLZ di susu kambing ini ternyata dapat mempercepat & memperkuat pembentukan curd pada proses pembuatan keju. Susu kambing yang mengandung gen HLZ ini terbukti dapat menghambat pertumbuhan bakteri gram negatif (coliform) dan

beberapa bakteri gram positif (missal, Staphylococcus aureus ). Penelitian ini dipimpin oleh James D. Murray. 12. Referensi : 13. Maga et al. 2006. Production And Processing of Milk From Transgenic Goats Expressing Human Lysozyme in The Mammary Gland. Journal of Dairy Science Vol. 89:518524
http://zonanugera.wordpress.com/page/15/

Hunter, Beatrice trum. Probiotik foods for good health. Basic healt publication inc. 2008 USA. Hal.163

Singapura. Black well published. 2010. Bioactive protein and peptides as functional foods and nutreuticals.