Anda di halaman 1dari 3

BAYI PREMATUR

MATERI PEMBAHASAN DEFINISI BAYI PREMATUR Bayi prematur atau persalinan prematur adalah suatu proses kelahiran bayi sebelum usia kehamilan 37 minggu atau sebelum 3 minggu dari waktu perkiraan persalinan.

PENGELOMPOKAN BAYI PREMATUR Bayi yang sangat prematur (extremely Premature) : 24 30 Minggu Bayi pada derajat prematur yang sedang (Moderately Prematur) : 31 36 Minggu Borderline Premature : masa gestasi 37 38

FAKTOR TERJADINYA KELAHIRAN PREMATUR Beberapa faktor yang merupakan predisposisi terjadinya kelahiran prematur : 1. Faktor Ibu a. Riwayat kelahiran prematur sebelumnya b. Perdarahan antepartum c. Kurang Gizi d. Infeksi tertentu dari rahim, mulut rahim atau saluran kencing e. Lemahnya servik (Mulut Rahim) f. Abnormal rahim termasuk bentuk, dan lain lain g. Usia ibu saat hamil kurang dari 18 20 tahun atau lebih 35 40 tahun h. Penyakit kronik termasuk tekanan darah tinggi diabetes (kencing manis), penyakit jantung, ginjal, Thyroid (Gondok), dan lain lain. i. Hidramnion

2. Faktor Janin : a. Pecahnya kantung Amnion (Cairan Ketuban) atau ketuban pecah dini. b. Kehamilan ganda c. Janin dengan kelainan konginital

3. Faktor Kebiasaan : a. Perokok b. Peminum c. Pemakai obat kokain, heroin, dan lain lain. 4. Keadaan sosial ekonomi yang rendah 5. Faktor tidak diketahui. TANDA TANDA PERSALINAN PREMATUR Tanda tanda persalinan prematur antara lain, yaitu : a. Kram seperti ketika datang bulan atau rasa sakit pada punggung. b. Kram perut, dengan atau tanpa diare c. Kontraksi perut 5-6 kali / jam. d. Keluar air atau cairan lainnya dari vagina. e. Keluar cairan ketuban.

METODE UNTUK MERAWAT BAYI PREMATUR a. Metode kanguru atau perawatan bayi bermanfaat untuk merawat bayi yang lahir dengan berat badan rendah baik selama perawatan di rumah sakit ataupun di rumah. b. Metode kanguru mampu memenuhi kebutuhan asasi bayi berat lahir rendah dengan menyediakan situasi dan kondisi yang mirip dengan rahim ibu, sehinggga memberi peluang untuk dapat beradaptasi baik dengan dunia luar.

KEUNTUNGAN YANG DI DAPAT DARI METODE KANGURU BAGI PERAWATAN BAYI :


a. b. c. d. e. f. g.

Meningkatkan hubungan emosi ibu anak Menstabilkan suhu tubuh , denyut jantung , dan pernafasan bayi Meningkatkan pertumbuhan dan berat badan bayi dengan lebih baik Mengurangi stres pada ibu dan bayi Mengurangi lama menangis pada bayi Memperbaiki keadaan emosi ibu dan bayi Meningkatkan produksi asi

h. i.

Menurunkan resiko terinfeksi selama perawatan di rumah sakit Mempersingkat masa rawat di rumah sakit

CARA MELAKUKAN METODE KANGURU:


a. b.

Beri bayi pakaian, topi , popok dan kaus kaki yang telah dihangatkan lebih dahulu Letakkan bayi di dada ibu, dengan posisi tegak langsung ke kulit ibu dan pastikan kepala bayi sudah terfiksasi pada dada ibu. Posisikan bayi dengan siku dan tungkai tertekuk , kepala dan dada bayi terletak di dada ibu dengan kepala agak sedikit mendongak.

c.

Dapat pula memakai baju dengan ukuran lebih besar dari badan ibu , dan bayi diletakkan diantara payudara ibu, baju ditangkupkan, kemudian ibu memakai selendang yang dililitkan di perut ibu agar bayi tidak terjatuh.

d.

Bila baju ibu tidak dapat menyokong bayi , dapat digunakan handuk atau kain lebar yang elastik atau kantong yang dibuat sedemikian untuk menjaga tubuh bayi.

e.

Ibu dapat beraktivitas dengan bebas, dapat bebas bergerak walau berdiri , duduk , jalan, makan dan mengobrol. Pada waktu tidur , posisi ibu setengah duduk atau dengan jalan meletakkan beberapa bantal di belakang punggung ibu.

f. g.

Bila ibu perlu istirahat , dapat digantikan oleh ayah atau orang lain. Dalam pelaksanaannya perlu diperhatikan persiapan ibu, bayi, posisi bayi , pemantauan bayi , cara pamberian asi , dan kebersihan ibu dan bayi.

DAFTAR PUSTAKA Wiknjosastro Hanifa, dkk. 2005. ILMU KEBIDANAN. Sarwono Prawiroharjo. Jakarta : Yayasan Bina Pustaka. Ed. 3, Cet. 7, Hal 775-781 http ://www.infoibu.com/mod.diakses pada tanggal 16 November 2009 pukul. 14.30 wib http ://ernawatielog.blogsport.com/2009/05/kehamilan-lewat-waktu-definisi.html.