Anda di halaman 1dari 14

Leo Randa Sebastian Simangunsong

Anatomi Saluran Pencernaan

Leo Randa Sebastian Simangunsong

Sistem pencernaan (mulai dari mulut sampai anus) berfungsi sebagai berikut: - menerima makanan - memecah makanan menjadi zat-zat gizi (suatu proses yang disebut pencernaan) - menyerap zat-zat gizi ke dalam aliran darah - membuang bagian makanan yang tidak dapat dicerna dari tubuh.

A. Proses Perjalanan Makanan

1. Mulut
Mulut merupakan salah satu organ pencernaan yang pertama kali bekerja melakukan pencernaan makanan. Di dalam mulut, makanan akan dicerna secara sadar menjadi bagian-bagian yang lebih kecil. Bagian-bagian yang terdapat di dalam organ mulut adalah gigi, lidah, kelenjar ludah, dan lain sebagainya. Di dalam mulut terjadi proses pencernaan mekanis dan kimiawi sebagai berikut.

a. Proses mekanis
Proses pencernaan secara mekanis di dalam mulut dilakukan melalui gerakan-gerakan mengunyah, menghancurkan, dan menelan makanan. Fungsi mengunyah tersebut bertujuan mengubah makanan menjadi berukuran lebih kecil sehingga mudah dicerna. Sedangkan fungsi menelan adalah mendorong makanan supaya masuk ke dalam saluran selanjutnya, yaitu kerongkongan.

b. Proses kimiawi
Proses pencernaan kimiawi di dalam mulut dilakukan oleh enzim ludah. Ludah dikeluarkan oleh kelenjar ludah yang berfungsi untuk membantu pencernaan makanan. Pada ludah terkandung beberapa komponen, antara lain sebagaiberikut. 1) Enzim maltase atau ptialin Enzim ini berfungsi untuk mencerna makanan yang mengandung karbohidrat yang disebut pati (amilum) menjadi gula sederhana yang disebut maltosa.

Leo Randa Sebastian Simangunsong

2) Air Air berfungsi untuk membasahi makanan supaya mudah dicerna.

3) Enzim lisosom
Enzim ini berfungsi sebagai antibakteri karena bersifat asam. 4) Lendir Lendir pada ludah berfungsi untuk menggumpalkan makanan supaya lebih mudah ditelan. 5) Aminoglobulin Merupakan zat semacam putih telur. Aminoglobulin berfungsi untuk menetralkan makanan yang bersifat asam. 6) Garam-garam

B. Lidah
Papila besar pahit Asam asin Manis

Lidah merupakan organ yang terdapat didalam mulut.Salah satu fungsi lidah adalahuntuk merasakan makanan.Pada lidah terdapatujung saraf pengecap yang disebut sebagaipapila lidah. Papila dapat menerima rangsangrasa manis, asin, pahit, dan asam. Salah satumanfaat papila pengecap adalah supayakegiatan makan menjadi menyenangkan karenaada rasa nikmat dalam mengecap makanan.Bintil-bintil kecil pada lidah itulah yang disebut sebagai papilla lidah. Wilayah pengecapan rasa pada lidah berbeda-beda. Coba perhatikan gambar 4.3 di atas! a. Papila lidah perasa manis terdapat pada ujung lidah sampai ke tepi lidah bagian ujung (depan).

Leo Randa Sebastian Simangunsong

b. Pada bagian agak tengah terdapat sekumpulan papila lidah untuk merasakan asin. c. Bagian tepi lidah tengah digunakan untuk merasakan asam. d. Pada bagian pangkal lidah yang berbatasan dengan kerongkongan terdapat papila lidah yang merasakan pahit. Oleh karena itu, apabila kamu menelan makanan yang pahit akan sangat terasa di bagian ini (depan kerongkongan). e. Papila-papila lidah terutama bagian tengah sampai depan sangat pekaterhadap rasa pedas.

C. Esofagus
Makanan yang telah dicerna dengan baik pada ronggamulut, selanjutnya akan ditelan dan masuk ke dalamoesophagus atau kerongkongan. Pada batas antara ronggamulut dengan kerongkongan ini terdapat cabang antarasaluran yang menuju kerongkongan dengan saluran pernapasan (tenggorokan).Apabila kamu makan secara tidak hati-hati maka makanan dapat masuk ke dalam rongga napas yang mengakibatkan tersedak.Kerongkongan sering disebut sebagai jembatan antara rongga luar pencernaan (mulut) dengan saluran pencernaan dalam.

D. Lambung ( Gaster )
 Terletak di daerah epigastrik dan sebagian di sebelah kiri hipokondrik dan umbilikal.  Bagian atas disebut fundus dan bagian bawah disebut antrum pilorik.  Berhubungan dengan esofagus melalui spinkter kardia dan duodenum melalui spinkter pilorik.

Leo Randa Sebastian Simangunsong

Struktur Lambung
 Lapisan peritoneal yang merupakan lapisan serosa  Lapisan otot y Lapisan longitudinal yg bersambung dgn esofagus y Lapisan sirkuler yg paling tebal dan terletak di pilorik membentuk spinkter. y Lapisan obliq yg terdapat pada bagian fundus dan berjalan mulai dari orifisium kardiak, membelok ke bawah melalui kurvatura minor.  Lapisan sub mukosa terdiri dari jaringan areolar yg banyak mengandung pembuluh darah dan limfe.  Lapisan mukosa berbentuk rugae (kerutan), dilapisi epitelium silindris yg mensekresi mukus.

Kelenjar Pada Lambung


 Glandula cardiacae Menghasilkan mukus  Glandula gastricae Menghasilkan pepsin dan asam lambung (HCl)  Glandula pyloricae Menghasilkan hormon Lambung berbentuk menyerupai kantong yang memiliki dinding tebal.Sebelah dalam lambung dilapisi oleh epithelium.Epithelium mengandung kelenjar-kelenjar pencernaan.Kelenjar pencernaan pada lambung menghasilkan suatu senyawa asam yang sering disebut sebagai getah lambung. Getah lambung sebagaimana ludah, berfungsi untuk mencerna makanan. Pencernaan makanan mulai dari lambung ini dilakukan secara tidak sadar oleh tubuh.Getah lambung mempunyai kandungan senyawa-senyawa berikut.

a. HCl
HCl atau asam klorida adalah senyawa yang bersifat asam. Kadar

Leo Randa Sebastian Simangunsong

HCl dalam getah lambung adalah 0,5 % dari total getah lambung HCl juga merangsang usus, hati, dan pankreas untuk mencerna makanan. HCL menciptakan suasana yang sangat asam, yang diperlukan oleh pepsin guna memecah protein. Keasaman lambung yang tinggi juga berperan sebagai penghalang terhadap infeksi dengan cara membunuh berbagai bakteri. Pelepasan asam dirangsang oleh: - saraf yang menuju ke lambung - gastrin (hormon yang dilepaskan oleh lambung) - histamin (zat yang dilepaskan oleh lambung). Pepsin bertanggungjawab atas pemecahan sekitar 10% protein. Pepsin merupakan satu-satunya enzim yang mencerna kolagen, yang merupakan suatu protein dan kandungan utama dari daging.

b. Enzim lipase
Enzim lipase berfungsi untuk mencerna lemak.

c. Hormon gastrin
Hormon gastrin berfungsi mengaktifkan kelenjar-kelenjar pada lambung untuk mengeluarkan getah lambung. Pencernaan pada lambung terjadi melalui proses mekanis dan kimiawi sebagai berikut.

a. Proses mekanik
Ketika lambung mencerna makanan secara mekanis, otot lambung akan mengerut dan mengembang dengan gerakan seperti meremas untuk mencampur makanan dengan getah lambung.

b. Proses kimiawi
Proses kimiawi yang terjadi di dalam lambung dilakukan oleh getah lambung.Selanjutnya makanan yang sudah dicerna oleh lambung berupa bubur halus yang disebut kimus akan meninggalkan lambung menuju usus halus.

E. Usus Halus ( Intestinum)


Usus halus (intestinum) terdiri atas 3 bagian, yaitu usus 12 jari (duodenum), jejenum, dan ileum.

a. Usus 12 jari (duodenum)

Leo Randa Sebastian Simangunsong

Usus 12 jari terletak paling dekat dengan lambung.Disebut dengan istilah 12 jari karena panjangnya kurang lebih 12 kali ruas jari. Sebelum memasuki usus 12 jari, setelah makanan dicerna oleh lambung, makanan akan melalui jalan keluar lambung menuju usus 12 jari yang berbentuk kleb yang disebut pylorik. Pylorik ini berfungsi untuk mengatur jalan masuknya makanan menuju usus 12 jari.

b. Jejenum
Setelah makanan melewati usus 12 jari, makanan akan masuk ke dalam saluran intestinum berikutnya, yaitu jejenum atau disebut juga intestinum bagian tengah.

Leo Randa Sebastian Simangunsong

Leo Randa Sebastian Simangunsong

c. Ileum
Ileum merupakan bagian paling akhir dari intestinum.Dinding dalam usus halus dilapisi oleh bermiliar-miliar tonjolan mikroskopis menyerupai jari.Tonjolan ini disebut villi. Kelenjar pada usus halus menghasilkan getah cerna yang akan mencerna makanan yang masuk ke dalam usus halus dan menyaring bagian yang dapat melewati villi dan mengandung air. Bagian yang diserap usus melalui villi berupa sari makanan yang masuk ke dalam pembuluh darah untuk selanjutnya diedarkan ke seluruh tubuh. Zat sisa pencernaan makanan akan dikeluarkan oleh tubuh melalui rektum atau usus besar kemudian keluar ke anus menjadifeses atau tinja.

Leo Randa Sebastian Simangunsong

Proses pencernaan pada usus halus hampir sebagian besar dilakukan secara kimiawi. Adapun getah usus halus tersebut antara lain sebagai berikut. a. Enterokinase Enterokinase merupakan enzim yang mengubah tripsinogen menjadi tripsin. b. Erepsin Enzim erepsin mengubah pepton menjadi asam amino. c. Maltase Maltase pada usus halus berperan mengubah maltosa menjadi glukosa. d. Lipase Enzim lipase pada usus halus akan mengubah lemak menjadi asam lemak dan gliserol. e. Sekretin Sekretinmerupakan hormon pada usus halus yang akan merangsang sekresi enzim-enzim pada usus halus

Pencernaan Pada Usus Halus


 Bolus makanan dari lambung sangat asam, dinetralkan oleh enzim pankreas (proteolistik, lipase, amilase, ion bikarbonat & air)  Terjadi emulsi lemak oleh garam empedu untuk memudahkan absorpsi lemak.  Nutrient diabsorpsi melalui mikrovili.  Bolus bergerak karena gerakan segmental dan peristaltik.

F. Usus Besar ( Kolon )


Usus besar terdiri dari: - Kolon asendens (kanan) - Kolon transversum - Kolon desendens (kiri) - Kolon sigmoid (berhubungan dengan rektum). Apendiks (usus buntu) merupakan suatu tonjolan kecil berbentuk seperti tabung, yang terletak di kolon asendens, pada perbatasan kolon asendens dengan usus halus. Usus besar menghasilkan lendir dan berfungsi menyerap air dan elektrolit dari tinja.

Leo Randa Sebastian Simangunsong

Ketika mencapai usus besar, isi usus berbentuk cairan, tetapi ketika mencapai rektum bentuknya menjadi padat. Banyaknya bakteri yang terdapat di dalam usus besar berfungsi mencerna beberapa bahan dan membantu penyerapan zat-zat gizi. Bakteri di dalam usus besar juga berfungsi membuat zat-zat penting, seperti vitamin K. Bakteri ini penting untuk fungsi normal dari usus. Beberapa penyakit serta antibiotik bisa menyebabkan gangguan pada bakteri-bakteri di dalam usus besar.Akibatnya terjadi iritasi yang bisa menyebabkan dikeluarkannya lendir dan air, dan terjadilah diare.

Proses Proses Pada Kolon

Leo Randa Sebastian Simangunsong

 Terjadi reabsorpsi air & elektrolit dari bahan feses.  Feses bergerak ke rektum karena kontraksi haustral & mass movement.  Proses defekasi.

G. Rektum & Anus


Rektum adalah sebuah ruangan yang berawal dari ujung usus besar (setelah kolon sigmoid) dan berakhir di anus.Biasanya rektum ini kosong karena tinja disimpan di tempat yang lebih tinggi, yaitu pada kolon desendens.Jika kolon desendens penuh dan tinja masuk ke dalam rektum, maka timbul keinginan untuk buang air besar.Orang dewasa dan anak yang lebih tua bisa menahan keinginan ini, tetapi bayi dan anak yang lebih muda mengalami kekurangan dalam pengendalian otot yang penting untuk menunda buang air besar. Anus merupakan lubang di ujung saluran pencernaan, dimana bahan limbah keluar dari tubuh.Sebagian anus terbentuk dari permukaan tubuh (kulit) dan sebagian lainnya dari usus.Suatu cincin berotot (sfingter ani) menjaga agar anus tetap tertutup.

Organ Organ Lain Dalam Pencernaan


a. Hepar (hati)
Heparmerupakan kelenjar terbesar dan terpenting dalam tubuh. Hepar terletak di dalam rongga perut sebelah kanan, terdiri atas 2 bagian (lobus) yang besar. Fungsi hepar antara lain sebagai berikut. 1) Menyimpan zat-zat makanan seperti vitamin, lemak, dan glukogen. 2) Mengatur suhu tubuh. 3) Mengatur distribusi makanan. 4) Menyimpan darah. 5) Menghasilkan empedu. Empedu ini berfungsi mengemulsikan zat lemak dan memengaruhi penyerapan vitamin K oleh usus. 6) Menyaring zat-zat racun, termasuk membantu metabolisme obat. Oleh karena itu, makanan yang mengandung racun, seperti alkohol, akan dapat merusak fungsi hati atau hepar karena semua racun dan obat-obatan pasti melewati hepar. b. Pankreas Pankreasterletak di dalam rongga perut bagian belakang, bentuknya memanjang dan menghasilkan getah-getah pankreas. Pankreas juga mempunyai salah satu fungsi utama mengatur kadar gula dalam darah. Di dalam pankreas terdapat kelenjar insulin yang menghasilkan hormon insulin. Fungsi hormon insulin adalah mengubah gula darah yang disebut

Leo Randa Sebastian Simangunsong

glukosa menjadi gula lain bernama glikogen. Glikogen ini disebut juga sebagai gula otot. Pengubahan glukosa menjadi glikogen mengakibatkan kadar glukosa darah menjadi stabil. Pada penyakit diabetes atau kencing manis, kadar gula darah menjadi berlebih dan akibatnya tubuh kurang sehat.

Getah yang terdapat di dalam pankreas adalah sebagai berikut. 1) Tripsinogen 2) Enterokinase Enterokinase akan mengubah tripsinogen menjadi tripsin. Tripsin selanjutnya akan mengubah amilum menjadi maltosa. 3) Lipase Lipase berperan mengubah lemak menjadi asam lemak dan gliserol. 4) NaHCO3 Asam natrium karbonat yang terkandung di dalam getah pankreas memberi sifat asam pada lemak dan berperan membantu enzim lipase mencerna lemak menjadi asam lemak dan gliserol No 1 2 3 Lokasi Kelenjar Ludah Lambung Usus Halus Enzim Amilase/ptialin Pepsin Peptidase Substrat Hasil

Amilum/Glikogen Disakarida Protein Polipeptida Rantai pendek DNA, RNA Polipeptida rantai pendek Asam amino

Nuklease

Gula, Asam Nukleat Monosakarida

Pankreas

Laktase Maltase Sukrase Lipase

Disakarida

Trigliserida

Asam lemak, gliserol Polipeptida rantai pendek Nukleotida

Tripsin Kimotripsin DNAase

Protein

DNA

Leo Randa Sebastian Simangunsong

RNAase

RNA

Nukleotida