Anda di halaman 1dari 2

1. Definisikan porositas dan permeabilitas! 2. Deskripsidan dan Ilustrasikan jenis rongga pori dalam batuan! 3.

Apa karakteristik batuan impermeable? berikan contoh batuannya! 4. Jelaskan caraterbentuknya air tanah! 5. Bagaimanakah air art esis dapat terjadi? 6. Jelaskan asal mula terbentuknya geyser! 7. Bentangalam yang bagaimana yang terbentuk akibat erosi air tanah, jelaskan! 8. Bagaimanakah stalacmite dan stalagmite dapat terbentuk? 9. Jelaskanbagaimana air tanah bisa terkontaminasi! 10. Jelaskan karakteristik air tanah di daerah palembang! JAWAB 1. Porositas adalah kerapatan butiran dalam batuan yang memengaruhi masuknya air kedalam batuan tersebut. Permeabilitas adalah Kapasitas batuan untuk melewatkan fluida yang bergantung pada tekanan hidrostatis , viskositas , dan ukuran bukaan pada batuan yang saling terhubung. 2. Jenis Rongga pori dalam batuan : 1. Ruang antar butiran mineral :Diantara butiran-butiran mineral terdapat ruang , ruang inilah yang menjadi tempat masuknya fluida , semakin rapat ruang maka fluida yang melewatinya akan semakin sedikit , namun semakin lebar ruang antar butiran maka fluida yang lewat akan semakin besar. 2. Rekahan (cleavage) : Semua batuan terpotong oleh rekahan dan dikontrol oleh rekahan , fluida akan mengalir melalui rekahan-rekahan yang ada pada batuan. 3. Rongga pelarutan : akibat adanya rekahan yang terjadi pada batuan , fluida masuk dan mengakibatkan fluida melarutkan bagian-bagian dalam batuan , inilah yang menyebabkan rekahan semakin besar dan menjadikannya sebuah gua. 4. Vesicles : Vesicles terbentuk karena adanya gelembung gas yang terperangkap dalam batuan yang sangat mempengaruhi tingkat porositas. 3. Batuan Impermiabel adalah batuan yang tidak dapat dilewati oleh fluida , dengan karakteristiknya adalah rongga pori yang berukuran kecil , dan tidak dapat mengalami rekahan , contoh batuan ini adalah quartzite.

4. Air tanah terbentuk karena adanya evaporasi dari air laut berupa hujan yang sebagian besar kembali ke laut , namun sebagian lagi menuju daratan , air hujan inilah yang diserap tanah , dan sering disebut air tanah.

5. Air artesis terbentuk didaerah tinggi dengan kemiringan lereng yang tersingkap dan disebabkan karena air yang masuk melalui lapisan permeable (aquifer) diantara lapisan impermiabel memberikan tekanan hidrostatis , sehingga aliran ini muncul keatas tanpa perlu menggunakan pompa untuk mengangkut air keluar dari dalam tanah. 6. Geyser bisa terjadi karena adanya aktivitas magma dibawan lapisan air melalui rekahan , gua-gua maupun laisan batuan yang pororus yang membuat tekanan didalam air meningkat sehingga terjadi peningkatan temperatur dan bagian bawah akan mengalami tekanan lebih kuat , dan bagian atas akan mengalami temperature semakin panas sehingga menghasilkan uap keudara. 7. Bentang alam seperti topografi karst adalah salah satu contoh bentang alam yang terjadi akibat erosi air tanah , karena topografi ini terbentuk akibat adanya pelarutan yang dilakukan oleh fluida melalui rekahan-rekahan , sesar maupun bidang perlapisan batuan , dibagian bawah yang lama kelamaan akan membentuk gua yang besar , lalu bagian atasnya runtuh dan membentuk seperti kawah. 8. Stalakmit dan Stalakmit terbentuk pertama kali dimulai saat air yang mengandung calcium carbonat yang masuk kedalam gua melalui rekahanrekahan diatap gua. Tetesan air yang masuk dan berada dibawah membentuk silindris dan mengkerucut dinamakan stalakmit , sedangkan pada bagian yang terbentuk diatas dinamakan stalaktit. 9. Air tanah dapat terkontaminasi bila lapisan bawahnya bersifat permiabel , dan tidak dilapisi oleh plastic atau bahan lainnya untuk menahan senyawa kimia yang akan mengkontaminasi. Awalnya tumpukan senyawa kimia yang berupa sampah atau kotoran lainnya akan tertumpuk , dan fluida yang mengandung senyawa kimia ini langsung merembes masuk kedalam tanah yang menyebabkan air tanah langsung terkontaminasi. 10. Daerah kota Palembang memiliki karakteristik air tanah yang masuk melalui rekahan-rekahan yang terjadi dilapisan batuan penyusun kota Palembang dan permukaan yang relative rata atau datar.Daerah ini juga menyalurkan air tanah secara alami , artinya Palembang menggunakan sungai dan rawa-rawa untuk menyalurkan airnya.

$LU7DQDK

77