Anda di halaman 1dari 6

PRAKTIKUM V Topik Tujuan : Menangkap dan Mengamati morfologi Drosophilla sp : 1. Untuk mengetahui cara menangkap Drosophilla sp 2.

Untuk mengetahui perbedaan Drosophilla sp jantan dan betina Hari/ Tanggal Tempat : Senin, 28 Maret 2011 : Laboratorium Biologi PMIPA FKIP UNLAM Banjarmasin

meruncing), sedangkan lalat buah betina bentuk tubuhnya lebih besar dengan bentuk abdomennya memruncing. 4. Mengambil kaki depan sebelah kiri dan kanan dari lalat buah baik itu yang jantan maupun yang betina. 5. Menggambar bagian keseluruhan dari lalat buah baik itu yang jantan dan betina juga menggambar bagian kakinya. 6. Membuat analisa data beserta kesimpulannya.

I.

ALAT DAN BAHAN Alat : 1. Mikroskop binokuler 2. Loupe 3. Kaca arloji 4. Plastik 5. Alat tulis 6. Jarum pentul 7. Baki

III. TEORI DASAR Drosophila sp dipilih sebagai objek dalam penelitian genetik oleh Thomas Hunt. Lalat ini termasuk lalat yang suka mengerumuni buah yang masak. Lalat Drosophila sp banyak digunakan dalam penelitian karena mudah sekali untuk mendapatkannya, mudah dipelihara dan tidak memerlukan tempat yang luas cukup dalam botol saja serta mempunyai silkus hidup yang pendek yaitu sekitar 14 hari saja. Sehingga dalam waktu

Bahan

: 1. Lalat buah (Drosophilla sp) 2. Kapas 3. Alkohol

yang singkat sudah dapat diketahui keturunannya bila diadakan percobaan perkawinan oleh karena hanya mempunyai 8 kromosom sehingga mudah untuk melakukan perhitungan. Cara yang paling mudah unuk menangkap Drosophila sp ini ialah

II. CARA KERJA 1. Membius lalat buah dengan alkohol, memasukkan kapas yang telah diberi alkohol ke dalam plastik atau plastik yang berisi lalat buah. 2. Mengamati dengan menggunakan loupe dan mikroskop. 3. Memisahkan lalat buah jantan dengan lalat buah betina, untuk jantan tubuhnya lebih kecil dan bentuk abdomennya lebih runcing (agak

dengan menempatkan perangkap hidup botol yang diisi oleh buah-buahan yang mengeluarkan aroma yang cukup keras atau medium pemeliharaan sehingga menarik lalat mendekati dan masuk ke dalam botol. Selain itu lalat buah juga dapat ditangkap dengan menggunakan jaring serangga biasa atau dengan menggunakan kantong plastik unruk menungkupi buah-buahan yang membusuk dan yang sedang didatangi oleh lalat buah. Beberapa jenis

Drosophila hidup dari jamur. Oleh karena itu kita dapat pula mencarinya di antara jamur yang tumbuh di hutan atau pada pohon-pohonan. Bila tidak kita dapat meletakkan jamur yang berbau dan tidak beracun dalam botol perangkap. Adapun ciri-ciri dari marga Drosophila secara umum, yaitu: 1. Berukuran kecil, antara 3-5 mm. 2. Urat tepi sayap (Costal Vein) mempunyai dua bagian yang terinterupsi dekat dengan tubuhnya. 3. Crossvein posterior umumnya lurus dan tidak melengkung. 4. Sungut (Arista) umumnya berbentuk bulu, memiliki 7-12 percabangan. 5. Mata berwarna merah. Dalam kelas serangga hanya ada sedikit sekali suku yang anggotanya bermata merah. 6. Memiliki rambut sikat dan rambut-rambut lainnya. Seperti pada serangga umumnya , lalat buah ini pada betinanya mempunyai ukuran tubuh yang lebih besar dibandingkan dengan yangbjantan. Inti sel tubuh lalat buah mengandung 8 kromosom yang terdiri dari : a. Enam kromosom (atau 3 pasang) yang pada lalat betina dan jantan semua sama, karena itu kromosom-kromosom ini disebut autosom (kromosom tubuh), biasanya disingkat dengan huruf A. b. Dua buah kromosom (sepasang) disebut kromosom kelamin (sex kromosom), sebab bentuknya ada yang berbeda pada lalat betina dan jantan. Pada lalat betina, kromosomnya berbentuk batang lurus yang sama besarnya dinamakan X-kromosom. Sedangkan pada jantan satu sex

kromosom bentuknya persis seperti betina, dan yang satunya lagi lebih kecil dan dinamakan Y-kromosom. Perbedaan kelamin ditandai dengan sifat-sifat menurun tertentu yang jelas. Pola pigmentasi pada perut yang jantan, penis, dan bulu kejur pada ruas tarsal pertama dari kaki depan sebelah kiri terdapat sifat nyata yang bisa digunakan untuk membedakan lalat buah jantan maupun betina yaitu terdapatnya sex comb (sisir) pada lalat buah jantan.

IV. HASIL PENGAMATAN 1. Morfologi keseluruhan

A. Drosophila sp jantan:
Keterangan: 1. Kepala 2. Mata 3. Sayap 4. Anterior 5. Posterior 6. Kaki depan 7. Kaki tengah 8. Kaki belakang

B. Drosophila sp betina:
Keterangan: 1. Kepala 2. Mata 3. Sayap 4. Anterior 5. Posterior 6. Kaki depan 7. Kaki tengah 8. Kaki belakang 1. Drosophilla sp jantan Sumber : http://www.ento.okstate.edu/ddd/IMAGES/fruitfly.jpg Menurut Literatur: http://www.elacuarista.com/alimentos/images/drosophila_melanogaster2.jpg 2. Drosophilla sp jantan 2. . Drosophilla betina A. Bentuk abdomen Drosophilla sp jantan: Keterangan : 2. . Drosophilla sp betina

1. Penis 2. Anal plate

Drosophill sp betina

B.

Drosophilla sp betina: Keterangan : 1. Anal plate 2. Vagina plate

3. Bentuk kaki 1. Kaki depan sebelah kiri Drosophilla sp jantan: Keterangan: 1. Coxa 2. Trachanter 3. Femur 4. Tibia 5. Tarsal segmen 1 6. Tarsal segmen 2-5 7. Sex comb

Menurut Literatur :

2. Drosophilla sp betina:

Keterangan: 1. Coxa 2. Trachanter 3. Femur 4. Tibia 5. Tarsal segmen 1 6. Tarsal segmen 2-5

Drosophilla sp jantan Sumber :

Drosophilla sp betina

http://www.ento.okstate.edu/ddd/IMAGES/fruitfly.jpg

V.

ANALISIS DATA Klasifikasi: Kingdom Sub kingdom Phyllum Classis Sub classis Ordo Sub ordo Familia Genus Spesies : Animalia : Invertebrata : Arthopoda : Insecta : Apterigota : Diptera : Cyclorrhappha : Drosophilidae : Drosophila : Drosophila sp

1. Morfologi keseluruhan Drosophila sp Secara keseluruhan Drosophila sp atau disebut juga lalat buah pada umunya memiliki ciri morfologi sebagai berikut : a) Lalat buah memiliki sepasang mata faset berwarna merah . b) Sayap pada lalat buah jumlahnya sepasang dengan bentuk jala. c) Tubuhnya terdiri atas 3 bagian utama, yaitu cephal, toraks dan abdomen. d) Memiliki sepasang antena. e) Memiliki mulut dengan tipe mulut penjilat.

2. Bentuk Abdomen Drosophila sp jantan memiliki abdomen/perut yang ujungnya agak

(Sumber: Maskoeri Jasin, 1984)

tumpul dan tampak lebih kecil. Sedangkan Drosophila sp betina memiliki abdomen yang lebih besar dan meruncing. Pada abdomen antara jantan dan

Pada praktikum ini, drosophila jantan saat diamati dibawah mikroskop ditemukan Sisir kelamin dan 3 buah ruas abdomen, sedangkan pada yang betina ditemukan 6 ruas abdomen dan tidak ditemukan sisir kelamin. Hal ini sesuai dengan leteratur yaitu Pada Drosophila lalat jantan dapat dengan mudah dibedakan dari lalat betina dengan melihat kaki depannya,alat kelaminnya dan ujung abdomennya maupun bentuk abdomennya.

betina pada Drosophila sp tampak adanya perbedaan. Abdomen jantan ini berwarna sedangkan pada yang betina tidak. Pada Drosophila sp jantan terdapat 3 segmen sedangkan pada Drosophila sp betina terdapat 6 segmen.

3. Bentuk Kaki Pada pengamatan terhadap bentuk kaki Drosohila sp, terdapat 3 bagian yaitu, femur, tibia, tarsus dan terlihat adanya rambut sisir pada permukaan kakinya. Drosophilla jantan umumnya berwarna sedikit lebih gelap bila dibandingkan dengan yang betina.Sisir kelamin pada hewan jantan berguna untuk membantu kopulasi.

Di samping itu, bila pengamatan dilakukan teliti maka akan terlihat satu perbedaan lain, yaitu adanya alat kelamin yang bentuknya berbeda. Pada Drosophila sp jantan, alat kelamin ini disebut penis sedangkan pada Drosophila betina disebut vagina plato.

VI. DAFTAR PUSTAKA Bunda Halang dan H. M. Zaini. 2011. Penuntun Praktikum Genetika. FKIP UNLAM: Banjarmasin.

Wildan, Yatim. 1986. Genetika. Tarsito: Bandung.


V. KESIMPULAN

1. Untuk menangkap Drosophila sp kita bisa menggunakan buah busuk untuk memancingnya datang karena Drosophila merupakan jenis lalat yang suka menghisap buah-buahan yang busuk. Ketika Drosophila menghinggapinya, kita bisa langsung menangkapnya/mengurungnya dalam plastik. 2. Drosophila sp memiliki morfologi yang terdiri: caput/kepala,

http://www.ento.okstate.edu/ddd/IMAGES/fruitfly.jpg (Diakses tanggal : 3 April 2011)

http://www.elacuarista.com/alimentos/images/drosophila_melanogaster2.jpg (Diakses tanggal : 3 April 2011)

thoraxs/dada, dan abdomen/perut. Pada caput terlihat antena sebagai organ penerima rangsang dan matanya yang berwarna merah. 3. Bentuk/ukuran tubuh pada Drosophila sp jantan Drosophila sp betina berbeda yaitu pada Drosophila sp jantan lebih kecil sedangkan untuk ukuran tubuh Drosophila sp betina lebih besar. 4. Abdomen/perut lalat buah antara jantan dan betina juga berbeda karena abdomen Drosophila sp jantan ujungnya agak meruncing sedangkan abdomen Drosophila sp betina ujungnya runcing. 5. Pada kaki depan Drosophila sp jantan terdapat sex comb sedangkan Drosophila sp betina tidak. Adapun guna sex comb pada jantan adalah untuk membantu kopulasi dan alat ini berwarna hitam PEMBAHASAN DAN BAHAN DISKUSI 1. Bagaimana cara untuk menangkap lalat buah ( Drosophilla sp ) ? Jawab : Untuk menangkap lalat buah Drosophila sp kita bisa menggunakan buah busuk untuk memancingnya datang karena Drosophila merupakan jenis lalat yang suka menghisap buah-buahan yang busuk. Ketika Drosophila menghinggapinya, kita bisa langsung menangkapnya atau mengurungnya dalam plastik. LAMPIRAN