Anda di halaman 1dari 3

TEKNOLOGI PENGEMASAN UNTUK TANAMAN HORTIKULTURA

komoditas Hortikultura (buah-buahan, sayuran, dan tanaman hias) adalah sangat mudah rusak. Oleh karena itu, teknologi pasca panen yang tepat diperlukan untuk memperpanjang umur simpan mereka. teknologi semi-diproses adalah teknik pascapanen di antara

penanganan pascapanen dan pengolahan.Tujuan dari teknologi semiolahan adalah untuk meminimalkan pengolahan produk hortikultura melalui penggunaan metode kemasan.

Manfaat Kemasan

* Untuk menghindari kontaminasi mikroorganisme (menghambat proses fermentasi / pembusukan). * Untuk mengurangi kontak dengan udara (proses oksidasi menekan). * Untuk menjaga kesegaran. * Untuk merangsang minat konsumen. Bahan dan Peralatan Dalam kemasan sayuran dan buah-buahan, produk harus dalam kondisi baik. Berikut ini adalah bahan dan peralatan yang dibutuhkan:

* Sayuran dan buah-buahan, seperti cabai, tomat jagung, dan nangka; * Solusi ppm 100 Klorin dan 200 ppm; * Kalsium klorida (CaCl2) 300 ppm dan 0,75%; * Bak perunggu, nampan, sendok; * Cutting board; * Filter; * Styrofoam piring, dan * Stretch film plastik / plastik pembungkus.

Metode Kemasan

Sterilkan

peralatan

(pisau,

sendok,

dll)

dan

tangan

dengan

merendam dalam larutan yang mengandung klor baskom (100 ppm) selama 15 detik. * Rendam sayuran dibersihkan dalam larutan klorin (200 ppm) selama 20-30 detik. * Tiriskan bahan selama 30 detik.

* Re-rendam sayuran di baskom klorida yang mengandung kalsium (300 ppm) selama 15-30 detik. * Re-drain sayuran selama 30 detik. * Re-rendam sayuran sekali lagi di klorida kalsium (0,75%) selama 510 detik. * Re-drain sayuran selama 30 detik; * Angkat dan mengatur sayuran di atas piring styrofoam dan tutup dengan plastik stretch film / plastik pembungkus