Anda di halaman 1dari 11

RUMUS MATEMATIKA

BAB 1: Faktorisasi Bentuk Aljabar


Suku-Suku Sejenis

-7 adalah koefision xy

-7 xy + 3

3 adalah konstantan xy adalah variable ( peubah )

suku-suku yang sejenis pada bentuk aljabar hanya berbeda pada koefision nya.

Perkalian Bentuk Aljabar

1. x ( x + a ) = x + a 2. x (x + a + b ) = x + ax + bx

Pemangkatan Suku Dua

Koefision suku-suku pada hasil pemangkatan suku dua diperoleh dari bilangan pada segitiga pascal. 1 1 1 1 5 4 10 3 6 10 2 3 4 5 1 1 1 1 (a + b) = 1a + 2ab + 1b (a + b) = 1a + 3a + 3ab + 1b (a + b)4 = 1a4 + 4ab + 6ab + 4ab + 1b4 (a + b)5 = 1a5 + 5a4b + 10ab +10ab + 5ab4 + 1b5 Perhatikan, pangkat dari a turun, dan pangkat dari b naik!

Faktorisasi dengan hukum Distributif

a(b + c) = a (b + c)

faktor faktor

Faktorisasi selisih dua kuadrat

Faktorisasi (pemfaktoran) selisih dua kuadrat adalah: x - y = (x + y)(x y)

Faktorisasi bentuk ax + bx + c dengan a = 1

Faktorisasi (pemfaktoran) bentuk x + bx + c adalah: x + bx + c = (x + p)(x + q) dengan syarat c = p x q dan b = p + q

Faktorisasi bentuk ax + bx + c dengan a = 1

Faktorisasi bentuk ax + bx + c dengan a = 1 Dilakukan dengan langkah sebagai berikut:

ax + bx + c + ax + px = qx + c
p q

p + q + b dan p x q + a x c

BAB 2: Fungsi

Menyatakan Relasi
Relasi dari himpunan A ke himpunan B adalah satu aturan yang memasangkan anggota-anggota himpunan A dengan himpunan B

a. Diagram Panah, b. Diagram Cartesius, dan c. Himpunan pasangan berurutan

Contoh diagram panah:

Tias Voli Jamal Basket Farid Tennis Dika

Contoh diagram cartesius:

Tennis

basket

Voli

Tias

Jamal

Farid

Dika

Contoh himpunan pasangan berurutan: { (Tias,Voli) (Jamal,Voli) (Jamal,Basket) (Farid,Voli) (Farid,Basket) (Farid,Tennis) (Dika,Tennis) }

Fungsi atau Pemetaan


Pemetaan atau fungsi dari himpunan A ke B adalah relasi khusus yang memasangkan setiap anggota A dengan tepat satu anggota B

P
a b c d

Q
1 2 3 4 Daerah hasil (range) Bayangan (peta)

P = {a, b, c, d} disebut daerah asal (domain) Q= {1, 2, 3, 4} disebut daerah kawan (kodomain) {2, 3, 4} disebut daerah hasil (range)

Grafik Fungsi

himpunan M = {0, 1, 2, 3, 4, 5} dan fungsi ke himpunan bilangan cacah.

:x

2x + 1 dari himpunan M

Bentuk tabel:

x 0 1 2 3 4 5

2x + 1 2(0) + 1 = 1 2(1) + 1 = 3 2(2) + 1 = 5 2(3) + 1 = 7 2(4) + 1 = 9 2(5) + 1 = 11

Pemetaan f :0 :1 :2 :3 :4 :5 1 3 5 7 9 11

Pasangan berurutannya (0,1) (1,3) (2,5) (3,7) (4,9) (5,11)

pada bidang koordinat Cartesius:

Y
11 10 9 8 7 6 5 4 3 2 1 -2 -1 0 1 2 3 4 5 X

Tabel Fungsi dan Nilai Perubahan Fungsi


Pada fungsi (x) = ax + b dengan a > 0 atau a bilangan positife (+), fungsinya

jika nilai variable x berubah makin besar atau naik, maka maka nilai

BAB 3: Persamaan Garis Lurus

Bentuk Persamaan Garis Lurus


1. y = -2x 2. s = 60t + 40

6. s = 20t 7. y = 3x + 4

3. Q = 40

0,5P

8. 2x

4y

Gradien garis sejajar, tegak lurus, berimpit dan berpotongan


Garis-garis yang sejajar memiliki gradien yang sama. Atau jika garis memiliki gradien yang sama, maka pasti garis itu saling sejajar

Dua garis dikatakan saling tegak lurus jika m1 x m2 = -1 Dua garis dikatakan saling sejajar jika m1 = m2 Dua garis dikatakan saling berimpit jika m1 = m2 dan c1 = c2 Dua garis dikatakan saling berpotongan jika m1 m2

Fungsi Permintaan

Qd = a + bPd Qd : banyak barang yang diminta Pd : harga barang per unit yang diminta

a dan b adalah bilangan konsta dengan b < 0

Qs = a + bPs

Fungsi Penawaran

Qs = Banyak barang yang ditawarkan, Qs  0 Ps = Harga barang per unit yang ditawarkan, Ps 0

a dan b adalah bilangan konstan dengan a < 0

BAB 4: Sistem Persamaan Linier Dua Variabel [SPLDV]


Metode Grafik contoh
5 4 3 2 1 -2 -1 0 -1 -2 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 X

Metode Substitusi
pada metode ini dengan memperhatikan koefision dari variabel mempunyai 1

x + 2y = 4

x=4

2y

-4y = 0 Y=

=0

Y=0

x = 4 x=4 x=4 x=4

2y 2(0) 0

Metode Eliminasi
pada metode ini dihilangkan salah satu variable

contoh: 3x

2y

12 = 0

dan

-4y = 12

12

12

6y + 2y -12 = 0 4y 12 = 0 12

x + 2y = 4

contoh: 3x + 2y

12 = 0 dan x + 2y = 4 tentukan HP!

3x + 2y

12 = 0 12 = 0

3 ( 4-2y ) + 2y

HP { 4,0 }

x + 2y = 4

x3

3x + 6y = 12 -8y = 0 Y= =0

x + 2y = 4 4x = 16 x= =4

3x

2y = 12 + HP: { 4,0 }

3x

2y = 12

3x

2y = 12

x1

3x

2y = 12