Anda di halaman 1dari 7

IDENTITAS BUKU Judul Buku Tebal Buku Penulis Kategori Cetakan, tahun Penerbit Gambar Sampul Depan Harga

: Poconggg Juga Pocong : 148 halaman : Poconggg : Komedi : I, 2011 : BUKUNE : Pocong : Rp 36.000,-

BAB I PENDAHULUAN A. Biografi Pengarang Buku Poconggg Juga Pocong ini yang dikarang oleh Poconggg. Sosok misterius dunia maya ini berperan sebagai Poconggg kurang lebih sekitar dua tahun. Beberapa bulan yang lalu, identitas Poconggg ini terbongkar. Arief Muhammad, mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Trisakti Jakarta ini adalah poconggg. Dia tidak berniat untuk menulis buku, namun atas dukungan teman-temannya akhirnya dia menyeleseikan buku ini. Ini adalah buku pertamanya. Namun, buku ini dijadikan sebuah film. Tak tanggungtanggung, baru beberapa minggu tayang dibioskop, film ini sudah memasuki 10 besar film terbaik di Indonesia.

B. Kekhasan Pengarang Ciri khas Poconggg dalam mengarang buku ini adalah sifatnya yang lucu dituangkan dalam menulis buku ini, sehingga buku komedi ini berbeda dari buku-buku lain.

C. Keunikan Buku Keunikan buku ini adalah bahasanya yang nggak membuat bosan pembacanya dan mengandung humor.

D. Tema Buku Tema buku ini adalah perjalanan seikat poconggg.

E. Kritik Terhadap Kelemahan Buku Kualitas kertas yang digunakan kurang bagus.

F. Kesan Terhadap Buku Cerita dalam buku ini menghibur, karena keunikan dan banyaknya humor.

BAB II ISI A. Sinopsis Pada suatu malam di tahun 2009, seperti biasa gue dinas malam sendirian di kompleks tempat gue biasa mangkal. Sama seperti setan-setan lain, tujuan gue udah jelas menakutnakuti manusia. Gue bukan tipe setan yang suka bergerombolan kalo lagi dinas malam. Selain nggak efisien karena harus tunggu-tungguan pas lagi lompat, alas an terbesarnya adalah muka gue nggak serem-serem amat! Nama gue Poconggg gue adalah pocong. Poconggg adalah sebuah nama dan Pocong adalah jenis spesies. Gue sangat sensitif mendengar kata cupu. Kalo lagi ngumpul bareng setan lain dan ada yang nyebut kata cupu, semuanya pasti langsung ngelirik ke gue. Gue udah nggak sabar pengen bikin revolusi dunia persetanan. POCONGGG ON TWITTER! Beeh, gue pasti keliatan keren. Seikat pocong baru bisa dibilang hebat kalo bisa pulang dengan selamat dari kompleks itu. Malam itu, gue langsung berangkat ke TKP, Tes Kejantanan Pocong. Di kompleks ini Cuma ada satu akses jalan untuk keluar masuk. Pas gue mau pulang, keadaannya berubah. TERNYATA PORTAL JALANNYA UDAH DITUTUP! Gue suka banget nonton film. Nggak peduli itu film luar atau film local, film horror atau film porno. Semuanya gue suka, terutama yang terakhir gue sebutin. Gue udah bener-bener jenuh dengan film-film yang ada di bioskop kita sekarang. Walaupun judulnya beda-beda, tapi isinya selalu sama : 1. Arwah bergentayangan 2. Korban bergelimpangan 3. Tetek bertebaran Gue percaya kalo setiap makhluk diciptakan berpasang-pasangan. Entah itu manusia, binatang, atau botol kecap sekalipun, semuanya pasti ada pasangannya masing-masing. Stop ngejodohin pocong dengan kuntilanak! Untuk hal yang satu ini, gue rasa manusia udah ikut campur terlalu jauh. Kadang gue heran sama orang yang berpikiran kalo punya pacar itu adalah hal yang sangat wajib. Tipe seperti ini akan mati-matian nyari pacar ketika mereka single. Mulai dari usaha sendiri sampai maksa-maksa minta dijodohin sama temen. Pas udah jadian, tiap hari malah galau dan nggak tahan pengen udahan. Bener-bener aneh. Semasa hidup, gue pernah hamper punya pacar. Waktu itu gue masih SMA. Masih belum terlalu ganteng, masih main Friendster, dan terkadang masih suka foto-foto di toilet mall.

Biasanya, iklan shampo pasti ada adegan yang memperlihatkan rambut. Iklan obat tetes mata, ngeliatin matanya. Tapi kenapa iklan pembalut enggak? Ini nggak adil banget. Tapi, kalau ngomongin masalah iklan, sebenernya bukan cuma iklan pembalut doang yang aneh. Gue pernah nonton iklan permen mint yang ancurnya berlebihan. Ada satu pengalaman yang tak terlupakan tentang facebook. Pas lagi asyik-asyiknya baca status orang, tanpa sengaja gue nemuin satu akun yang bikin gue terdiam. Nama akunnya, Aan taQ mungQin Quat sendiRi ada apa dengan Aan? kenapa Aan bisa sendiri? tapi apa hubungannya sama gue? Kenapa gue repot-repot mikirin Aan? Kenapa gue harus peduliin Aan? Kenapa? apa ini yang namanya cinta?!! Gue akan menggambarkan cinta dengan analogi yang gampang kalian mengerti. Seperti yang gue bilang tadi, cinta itu sederhana, seperti KENTUT. Nope, nope. Gue galau bukan karna tweet tadi. Gue galau karna langsung kepikiran, there is a cong in poconggg dan di desa nan jauh disana, there is a cong in bencong. Nyesek

B. Kelemahan Buku 1. Gambar dalam buku kurang menarik 2. Kertas buku yang digunakan kurang bagus dan warnanya pudar.

C. Keunggulan Buku Semua cerita yang terdapat di buku ini konyol dan membuat tertawa pembaca.

D. Tinjauan Bahasa Bahasa yang digunakan terlalu gaul, tapi lucu.

E. Kerangka Buku 1. Perjalanan Seikat Poconggg 2. Poconggg Juga Pocong 3. Cerita Horor Tidak Akan Seindah Ini, Kawan 4. Cinta Sejenis 5. Puisi Cinta 6. First Date 7. Iklan 8. Pray For Aan 9. Analogi Cinta 10. Bencong 11. #Konsultaconggg 12. Sumpah Poconggg 13. Poconggg Madness 14. Prediksi Poconggg

BAB III PENUTUP

Demikianlah resensi Poconggg Juga Pocong ini saya buat, semoga resensi ini dapat berguna bagi yang membacanya, oleh sebab itu kritik dan saran yang sifatnya membangun sangat saya harapkan untuk kesempurnaan resensi ini kearah yang lebih baik.

RESENSI BUKU POCONGGG JUGA POCONG

Oleh : Maya Wahyu Saputri XII IPA 4 02 SMAN 7 Surabaya