Anda di halaman 1dari 31

Perencanaan

Jaringan WiMAX Fixed dan Mobile


Kawasan Mamminasata
BAB IV
HASIL DAN PEMBAHASAN

IV.1 Pendahuluan
Pemrograman pengujian perencanaan jaringan WiMAX ini dibuat dengan
menggunakan OPNET Modeler 14.0. Program simulasi ini memakai fasilitas yang
telah tersedia pada OPNET. Di dalam OPNET ini, sebuah scene akan memberikan
tampilan sebagai sebuah window. Pada window ini dapat dilakukan penginputan
data untuk melihat simulasi jaringan WiMAX yang telah di rencanakan. Selain
itu, dalam program simulasi ini ditampilkan pula nilai dari throughput dan delay.
Parameter-parameter analisis kinerja yang dilakukan pada tugas akhir ini
adalah dengan mengamati dan membandingkan parameter throughput dan
parameter delay dalam keadaan fixed dan mobile pada masing-masing
aplikasi/layanan.
IV.2

Analisa Throughput

IV.2.1 Analisa Throughput berdasarkan Aplikasi/Layanan


IV.2.1.1 Fixed
Pada simulasi ini akan di analisa throughput yang dihasilkan pada saat
keadaan diam (fixed) pada masing-masing layanan. Berdasarkan simulasi yang
dilakukan, diperoleh grafik dan data tabel sebagai berikut :

IV. 1

Perencanaan
Jaringan WiMAX Fixed dan Mobile
Kawasan Mamminasata
Perbandingan grafik throughput pada layanan email, web browsing dan
VoIP, adalah sebagai berikut.

Grafik IV.1 Throughput pada Aplikasi Email

Grafik IV.2 Throughput pada Aplikasi Web Browsing

Grafik IV.3 Throughput pada Aplikasi VoIP

IV. 2

Perencanaan
Jaringan WiMAX Fixed dan Mobile
Kawasan Mamminasata
Keterangan grafik :
Garis Vertikal

: waktu simulasi (menit)

Garis Horizontal

: throughput (sec)

Tabel IV.1 Perbandingan throughput Fixed berdasarkan aplikasi

Time
(Sec)

Email

0
9
54
90
180
270
360
450
540
630
720
810
900
990
1080
1170
1260
1350
1440
1530
1620
1710
1782
1800

0
0
239.5555
80502.22
192097.77
191742.22
191742.22
191742.22
192097.77
191815.55
192097.77
191406.22
192097.77
191742.22
191742.22
192097.77
191031.11
192097.77
191815.55
191031.11
191742.22
192097.77
192146.66
#N/A

Throughput Fixed (bits/sec)


Web Browsing
VoIP
0
0
166.22222
79040.888
191742.22
191367.11
192097.77
191367.11
191722.66
189949.77
192097.77
191761.77
191722.66
192097.77
191742.22
191367.11
191347.55
191367.11
190704.88
191742.22
191722.66
191031.11
190685.33
#N/A

0
0
166.22222
79752
191742.22
191722.66
191386.66
191367.11
191367.11
190660.88
191386.66
191761.77
191011.55
191742.22
192097.77
191011.55
190636.44
191011.55
191060.44
191742.22
191722.66
191031.11
191396.44
#N/A

Dari Grafik IV.1, IV.2, IV.3 dan Tabel IV.1 dapat terlihat bahwa terdapat
waktu beberapa detik sebelum throughput diterima oleh MS. Hal ini dikarenakan
MS harus men-scan BS untuk menentukan target yang sesuai didasarkan pada

IV. 3

Perencanaan
Jaringan WiMAX Fixed dan Mobile
Kawasan Mamminasata
sejumlah kriteria seperti kekuatan sinyal (signal strength) atau tingkat kesalahan
(error rates)
ketiga aplikasi yang digunakan oleh MS baru menerima throughput pada detik
ke-54 yaitu sebesar 239.5555 bits/sec untuk aplikasi e-mail, 166.22222 bits/sec,
untuk aplikasi web browsing dan 166.22222 bits/sec untuk aplikasi VoIP, dan
kemudian menurun pada detik ke-72 untuk ketiga aplikasi. Aplikasi email
menurun hingga sebesar 97.77777 bits/sec, aplikasi web browsing menurun
hingga sebesar 97.77777 bits/sec. Peningkatan yang signifikan terjadi pada ketiga
aplikasi pada detik ke-90 yaitu, 80502.22 bits/sec untuk aplikasi E-mail,
79040.888 bits/sec untuk aplikasi web browsing dan 79752 bits/sec untuk aplikasi
VoIP. Pada detik selanjutnya hingga akhir simulasi throughput yang dihasilkan
oleh ketiga aplikasi cenderung stabil dengan throughput yang dihasilkan berkisar
antara 189949.77 bits/sec hingga 192097.77 bits/sec.
Adapun perbandingan throughput fixed berdasarkan aplikasi secara lengkap
dapat dilihat pada lampiran B.
IV.2.1.2 Mobile
Pada simulasi ini akan di analisa throughput yang dihasilkan pada saat
keadaan bergerak (mobile) dengan kecepatan 50 km/jam pada masing-masing
layanan. Berdasarkan simulasi yang dilakukan, diperoleh grafik dan data tabel
sebagai berikut :

IV. 4

Perencanaan
Jaringan WiMAX Fixed dan Mobile
Kawasan Mamminasata

Grafik IV.4 Throughput pada Aplikasi Email

Grafik IV.5 Throughput pada Aplikasi Web Browsing

IV. 5

Perencanaan
Jaringan WiMAX Fixed dan Mobile
Kawasan Mamminasata

Grafik IV.6 Throughput pada Aplikasi VoIP


Keterangan grafik :
Garis Vertikal

: waktu simulasi (menit)

Garis Horizontal

: throughput (bits/sec)

Dari Grafik IV.4, IV.5, dan IV.6 dapat terlihat bahwa terdapat waktu
beberapa detik sebelum throughput diterima oleh MS. Hal ini dikarenakan MS
harus men-scan BS untuk menentukan target yang sesuai didasarkan pada
sejumlah kriteria seperti kekuatan sinyal (signal strength) atau tingkat kesalahan
(error rates)
Pada Grafik IV.4 terlihat terjadi empat kali penurunan throughput secara
signifikan, hal itu terjadi karena adanya perpindahan cakupan sebanyak empat BS
atau handover. Pada saat terjadi handover, throughput pada aplikasi email untuk
handover pertama menurun sampai sebesar 16477.77 bits/sec, untuk handover
kedua menurun sampai sebesar 34231.11 bits/sec, untuk handover ketiga menurun
sampai sebesar 38833.77 bits/sec, sedangkan untuk handover keempat throughput
menurun sampai sebesar 26788.88 bits/sec.
Pada Grafik IV.5 terlihat terjadi tiga kali penurunan throughput, Pada saat
terjadi handover, throughput pada aplikasi email untuk handover pertama
menurun sampai sebesar 36720 bits/sec, untuk handover kedua menurun sampai

IV. 6

Perencanaan
Jaringan WiMAX Fixed dan Mobile
Kawasan Mamminasata
sebesar 34211.55 bits/sec, untuk handover ketiga menurun sampai sebesar
38502.66 bits/sec.
Pada Grafik IV.6 terlihat terjadi dua kali penurunan throughput, Pada saat
terjadi handover, throughput pada aplikasi email untuk handover pertama
menurun sampai sebesar 37455.55 bits/sec, untuk handover kedua menurun
sampai sebesar 34250.66 bits/sec.
Pada saat terjadi handover throughput menurun secara signifikan tetapi
tetap memiliki nilai, hal ini berarti pada saat terjadi handover tidak terjadi
pemutusan hubungan tetapi terdapat suatu gangguan komunikasi yang diakibatkan
oleh proses handover.
Tabel IV.2 Perbandingan throughput Mobile berdasarkan aplikasi
Time
(Sec)

Email

0
9
36
54
90
180
270
306
324
450
540
612
630
720
828
882
900
990
1080
1170

0
0
52.88888
78.22222
19278.22
64097.77
63722.66
16477.77
64097.77
64097.77
64097.77
34231.11
63036
64097.77
64097.77
38833.77
50255.55
64078.22
64078.22
50231.11

Throughput Mobile (bits/sec)


Web Browsing
VoIP
0
0
0
83.11111
27100.44
63722.66
36720
64078.22
64078.22
64078.22
63386.66
34211.55
56636
64078.22
38502.66
63742.22
64078.22
64078.22
64097.77
64097.77

0
0
44
97.77777
35297.77
63761.77
64097.77
64097.77
37455.55
64078.22
64078.22
34250.66
45988.88
64097.77
64117.33
64097.77
63050.66
63742.22
64097.77
64097.77
IV. 7

Perencanaan
Jaringan WiMAX Fixed dan Mobile
Kawasan Mamminasata
1188
26788.88
64078.22
64117.33
1260
64097.77
63386.66
63742.22
1350
64097.77
63742.22
64097.77
1782
64097.77
63761.77
64097.77
1800
#N/A
#N/A
#N/A
Dari Tabel IV.2 dapat terlihat ketiga aplikasi yang digunakan oleh MS baru
menerima throughput pada detik ke-36 yaitu sebesar 110.4 bits/sec untuk aplikasi
email dan 99.73 bits/sec untuk aplikasi video conference, sedangkan untuk
aplikasi web browsing baru menerima throughput pada detik ke-54 yaitu sebesar
83.11111 bits/sec dan kemudian berangsur angsur meningkat. Peningkatan yang
signifikan terjadi pada ketiga aplikasi pada detik ke-90 yaitu, 19278.22 bit/sec
untuk aplikasi email, 27100.44 bit/sec untuk aplikasi web browsing dan 35297.77
bit/sec untuk aplikasi VoIP. Handover terjadi pada aplikasi e-mail pada detik ke306, 612, 882 dan 1188, untuk aplikasi web browsing handover terjadi pada detik
ke-270, 612, dan 828, sedangkan untuk aplikasi VoIP terjadi pada detik ke-324
dan 612. Perbedaan jumlah terjadinya handover terjadi karena jarak pergerakan
untuk masing-masing aplikasi berbeda. selanjutnya hingga akhir simulasi
throughput yang dihasilkan cenderung stabil.
Adapun perbandingan throughput mobile berdasarkan aplikasi secara
lengkap dapat dilihat pada lampiran B.
Tabel IV.3 Perbandingan throughput fixed dan mobile berdasarkan aplikasi
Time
(Sec)
0
9

Throughput fixed (bits/sec)


Email
Web
Video
Conferen
Browsing
ce
0
0
0
0
0
0

Throughput Mobile (bits/sec)


Email
Web
Video
Browsin Conferenc
g
e
0
0
0
0
0
0
IV. 8

Perencanaan
Jaringan WiMAX Fixed dan Mobile
Kawasan Mamminasata
36
0
0
0
52.88888
0
44
54
239.5555 166.2222 166.2222 78.22222 83.11111 97.77777
90
80502.22 79040.88
79752
19278.22 27100.44 35297.77
180
192097.7 191742.2 191742.2 64097.77 63722.66 63761.77
270
191742.2 191367.1 191722.6 63722.66
36720
64097.77
306
191406.2 191742.2 191742.2 16477.77 64078.22 64097.77
324
191742.2 191742.2 192097.7 64097.77 64078.22 37455.55
450
191742.2 191367.1 191367.1 64097.77 64078.22 64078.22
540
192097.7 191722.6 191367.1 64097.77 63386.66 64078.22
612
191742.2 191347.5
190992 34231.11 34211.55 34250.66
630
191815.5 189949.7 190660.8
63036
56636
45988.88
720
192097.7 192097.7 191386.6 64097.77 64078.22 64097.77
828
192097.7 192097.7 192097.7 64097.77 38502.66 64117.33
882
191742.2 191367.1 191386.6 38833.77 63742.22 64097.77
900
192097.7 191722.6 191011.5 50255.55 64078.22 63050.66
990
191742.2 192097.7 191742.2 64078.22 64078.22 63742.22
1080 191742.2 191742.2 192097.7 64078.22 64097.77 64097.77
Lanjutan Tabel Perbandingan throughput fixed dan mobile berdasarkan aplikasi
1170
1188
1260
1350
1782
1800

192097.7
190675.5
191031.1
192097.7
192146.6
#N/A

191367.1
191742.2
191347.5
191367.1
190685.3
#N/A

191011.5
192097.7
190636.4
191011.5
191396.4
#N/A

50231.1
26788.8
64097.7
64097.7
64097.7
#N/A

64097.7
64078.2
63386.6
63742.2
63761.7
#N/A

64097.7
64117.3
63742.2
64097.7
64097.7
#N/A

Dari tabel IV.3 diatas terlihat nilai throughput dalam keadaan fixed pada
ketiga aplikasi memiliki nilai pada detik ke-54 yaitu untuk aplikasi email sebesar
239.5555 bits/sec, untuk aplikasi web browsing sebesar 166.22222 bits/sec, dan
untuk aplikasi VoIP sebesar 166.22222 bits/sec, sedangkan untuk keadaan mobile
nilai throughput untuk aplikasi email dan VoIP terlihat pada detik ke-36 yaitu
52.88888 bits/sec, untuk aplikasi email dan 44 bits/sec, untuk aplikasi VoIP ,
sedangkan aplikasi web browsing pada detik ke-54 yaitu 83.11111 bits/sec.

IV. 9

Perencanaan
Jaringan WiMAX Fixed dan Mobile
Kawasan Mamminasata
Pada keadaan fixed nilai throughput yang dihasilkan lebih besar
dibandingkan dengan keadaan mobile, hal ini disebabkan oleh pengaruh loss yang
diterima dalam keadaan mobile lebih besar dibandingkan dengan keadaan fixed.
IV.2.2 Analisa Throughput berdasarkan kecepatan
Pada simulasi ini dibandingkan nilai throughput pada saat terjadi handover
dengan kecepatan yang berbeda. Kecepatan yang dipilih adalah 30 km/h, 50 km/h,
dan 75 km/h dengan menggunakan aplikasi Email, Web browsing, dan VoIP
Adapun perbandingan nilai throughput aplikasi Email pada kecepatan 30
km/jam, 50 km/jam, dan 75 km/jam sebagai berikut

Gambar IV. 9 Throughput Email pada kecepatan 30 km/jam

Gambar IV. 10 Throughput Email pada kecepatan 50 km/jam


IV. 10

Perencanaan
Jaringan WiMAX Fixed dan Mobile
Kawasan Mamminasata

Gambar IV.11 Throughput Email pada kecepatan 75 km/jam


Keterangan gambar
Garis Vertikal

: waktu simulasi (menit)

Garis Horizontal

: throughput (bits/sec)

Tabel IV.4 throughput berdasarkan kecepatan pada aplikasi Email


Time
(Sec)
0
18
36
54
90
180
216
270
306
360
414
450
504
540
594
612
720
792
810

Throughput Mobile (bits/sec)


30 km/jam
50 km/jam
75 km/jam
0
0
52.88888
78.22222
19278.22
63722.66
63367.11
62656
64097.77
63722.66
63722.66
64078.22
22833.77
64097.77
64097.77
63742.22
63742.22
64097.77
64097.77

0
0
52.88888
78.22222
19278.22
64097.77
64097.77
63722.66
16477.77
64117.33
64117.33
64097.77
64097.77
64097.77
63742.22
34231.11
64097.77
63742.22
64078.22

0
0
52.88888
78.22222
19278.22
63367.11
63367.11
64097.77
64117.33
63742.22
41011.11
63722.66
64097.77
63742.22
31386.66
55213.77
64078.22
26413.77
64078.22
IV. 11

Perencanaan
Jaringan WiMAX Fixed dan Mobile
Kawasan Mamminasata
882
900
990
1026
1080
1170
1188
1260
1350
1440
1494
1530
1620
1710
1782
1800

63742.22
64097.77
63742.22
41327.55
64097.77
64097.77
64078.22
64078.22
64078.22
64097.77
14680.44
63722.66
64078.22
64078.22
63742.22
#N/A

38833.77
50255.55
64078.22
63722.66
64078.22
50231.11
26788.88
64097.77
64097.77
63386.66
64097.77
64078.22
64078.22
63367.11
64097.77
#N/A

64097.77
64097.77
64078.22
64078.22
64097.77
64078.22
64097.77
64097.77
64097.77
64078.22
64097.77
64078.22
64097.77
64078.22
64078.22
#N/A

Pada Gambar IV.9, IV.10, IV.11 dan Tabel IV.4 terlihat nilai throughput
pada masing-masing kecepatan yaitu 30 km/h, 50 km/h, dan 75 km/h. Nilai
throughput untuk ketiga kecepatan mulai terlihat pada detik ke-36 yaitu sebesar
52.88888 bits/sec.
Pada kecepatan 30 km/jam terlihat handover pertama terjadi pada detik ke468 dengan nilai throughput menurun sampai sebesar 18966.66 bits/sec,
handover kedua terjadi pada detik ke-1026 dengan nilai throughput menurun
sampai sebesar 41327.55 bits/sec, dan handover ketiga terjadi pada detik ke-1494
dengan nilai throughput menurun sampai sebesar 14680.44 bits/sec. Hal tersebut
terjadi karena MS berada dalam keadaan pertukaran jangkauan sel.
Pada kecepatan 50 km/jam terlihat handover pertama terjadi pada detik ke306 dengan nilai throughput menurun sampai sebesar 16477.77 bits/sec,
handover kedua terjadi pada detik ke-612 dengan nilai throughput menurun
IV. 12

Perencanaan
Jaringan WiMAX Fixed dan Mobile
Kawasan Mamminasata
sampai sebesar 34231.11 bits/sec, handover ketiga terjadi pada detik ke-882
dengan nilai throughput menurun sampai sebesar 38833.77 bits/sec, handover
keempat terjadi pada detik ke-1188 dengan nilai throughput menurun sampai
sebesar 26788.88 bits/sec. Hal tersebut terjadi karena MS berada dalam keadaan
pertukaran jangkauan sel.
Pada kecepatan 75 km/jam terlihat handover pertama terjadi pada detik ke414 dengan nilai throughput menurun sampai sebesar 41011.11 bits/sec,
handover kedua terjadi pada detik ke-594 dengan nilai throughput menurun
sampai sebesar 31386.66 bits/sec, dan handover ketiga terjadi pada detik ke-792
dengan nilai throughput menurun sampai sebesar 26413.77 bits/sec. Hal tersebut
terjadi karena MS berada dalam keadaan pertukaran jangkauan sel.
Handover pada kecepatan 75 km/jam terjadi lebih cepat seperti terlihat
pada gambar dan tabel, hal ini disebabkan oleh kecepatan yang lebih
dibandingkan dengan kecepatan 50 km/jam dan 30 km/jam.
Adapun perbandingan nilai throughput aplikasi Web browsing pada
kecepatan 30 km/jam, 50 km/jam, dan 75 km/jam sebagai berikut

IV. 13

Perencanaan
Jaringan WiMAX Fixed dan Mobile
Kawasan Mamminasata
Gambar IV. 12 Throughput Web browsing pada kecepatan 30 km/jam

Gambar IV. 13 Throughput Web browsing pada kecepatan 50 km/jam

Gambar IV.14 Throughput Web browsing pada kecepatan 75 km/jam


Keterangan gambar
Garis Vertikal

: waktu simulasi (menit)

Garis Horizontal

: throughput (bits/sec)

Tabel IV.4 throughput berdasarkan kecepatan pada aplikasi web browsing


Time
(Sec)

30 km/jam

0
18
36
54
90

0
0
0
83.11111
27100.44

Throughput Mobile (bits/sec)


50 km/jam
75 km/jam
0
0
0
83.11111
27100.44

0
0
0
83.11111
27100.44
IV. 14

Perencanaan
Jaringan WiMAX Fixed dan Mobile
Kawasan Mamminasata
180
64078.22
63722.66
35969.77
270
64078.22
32549.66
64078.22
360
64078.22
64078.22
64078.22
414
64078.22
64097.77
32458.22
450
64078.22
64078.22
63722.66
468
18966.66
64078.22
63742.22
540
64078.22
63386.66
44542.22
558
63742.22
64078.22
31055.55
612
64078.22
27833.06
63367.11
630
63742.22
56636
64097.77
720
64078.22
64078.22
63722.66
810
63742.22
18469.86
64097.77
828
63722.66
38502.66
64097.77
900
63386.66
64078.22
63386.66
990
63386.66
64078.22
63722.66
Lanjutan Tabel throughput berdasarkan kecepatan pada aplikasi web browsing
Time
(Sec)
1026
1080
1170
1260
1350
1368
1440
1530
1620
1710
1782
1800

Throughput Mobile (bits/sec)


30 km/jam
50 km/jam
75 km/jam
21075.55
64097.77
63722.66
64097.77
63722.66
19658.22
64097.77
63742.22
63742.22
63722.66
63386.66
#N/A

64097.77
64097.77
64097.77
63386.66
63742.22
63722.66
63742.22
64097.77
64078.22
64097.77
63761.77
#N/A

63742.22
64097.77
63367.11
63742.22
63367.11
64097.77
64097.77
64097.77
63742.22
63367.11
64078.22
#N/A

Pada Gambar IV.12, IV.13, IV.14 dan Tabel IV.5 terlihat nilai throughput
pada masing-masing kecepatan yaitu 30 km/h, 50 km/h, dan 75 km/h. Nilai
throughput untuk ketiga kecepatan mulai terlihat pada detik ke-54 yaitu sebesar
83.11111 bits/sec.

IV. 15

Perencanaan
Jaringan WiMAX Fixed dan Mobile
Kawasan Mamminasata
Pada kecepatan 30 km/jam terlihat handover pertama terjadi pada detik ke468 dengan nilai throughput menurun sampai sebesar 18966.66 bits/sec,
handover kedua terjadi pada detik ke-1026 dengan nilai throughput menurun
sampai sebesar 21075.55 bits/sec, dan handover ketiga terjadi pada detik ke-1368
dengan nilai throughput menurun sampai sebesar 19658.22 bits/sec. Hal tersebut
terjadi karena MS berada dalam keadaan pertukaran jangkauan sel.
Pada kecepatan 50 km/jam terlihat handover pertama terjadi pada detik ke270 dengan nilai throughput menurun sampai sebesar 32549.66 bits/sec,
handover kedua terjadi pada detik ke-612 dengan nilai throughput menurun
sampai sebesar 27833.66 bits/sec, dan handover ketiga terjadi pada detik ke-828
dengan nilai throughput menurun sampai sebesar 18469.86 bits/sec. Hal tersebut
terjadi karena MS berada dalam keadaan pertukaran jangkauan sel.
Pada kecepatan 75 km/jam terlihat handover pertama terjadi pada detik ke180 dengan nilai throughput menurun sampai sebesar 35969.77 bits/sec,
handover kedua terjadi pada detik ke-414 dengan nilai throughput menurun
sampai sebesar 32458.22 bits/sec, dan handover ketiga terjadi pada detik ke-558
dengan nilai throughput menurun sampai sebesar 31055.55 bits/sec. Hal tersebut
terjadi karena MS berada dalam keadaan pertukaran jangkauan sel.
Handover pada kecepatan 75 km/jam terjadi lebih cepat seperti terlihat
pada gambar dan tabel, hal ini disebabkan oleh kecepatan yang lebih
dibandingkan dengan kecepatan 50 km/jam dan 30 km/jam.

IV. 16

Perencanaan
Jaringan WiMAX Fixed dan Mobile
Kawasan Mamminasata
Adapun perbandingan nilai throughput aplikasi VoIP pada kecepatan 30
km/jam, 50 km/jam, dan 75 km/jam sebagai berikut

Gambar IV.15 Throughput VoIP pada kecepatan 30 km/jam

Gambar IV.16 Throughput VoIP pada kecepatan 50 km/jam

Gambar IV.17 Throughput VoIP pada kecepatan 75 km/jam


IV. 17

Perencanaan
Jaringan WiMAX Fixed dan Mobile
Kawasan Mamminasata
Tabel IV.4 throughput berdasarkan kecepatan pada aplikasi VoIP
Time
(Sec)

Throughput Mobile (bits/sec)


30 km/jam
50 km/jam
75 km/jam

0
0
0
0
18
0
0
0
36
44
44
44
54
97.77777
97.77777
97.77777
90
35297.77
35297.77
35297.77
180
64097.77
63761.77
64097.77
216
64097.77
63761.77
30700
270
63761.77
64097.77
64097.77
324
64097.77
37455.55
64097.77
360
64097.77
64117.33
64078.22
414
64097.77
64097.77
29969.33
450
64097.77
64078.22
64097.77
Lanjutan Tabel throughput berdasarkan kecepatan pada aplikasi VoIP
Time
(Sec)
504
540
594
612
720
792
810
882
900
990
1026
1080
1170
1188
1260
1350
1440
1494
1530
1620
1710
1782

Throughput Mobile (bits/sec)


30 km/jam
50 km/jam
75 km/jam
64097.77
37431.11
63722.66
64078.22
64078.22
64078.22
63722.66
63386.66
64097.77
64078.22
21455.55
64117.33
64117.33
64097.77
63742.22
63742.22
63386.66
64097.77
64117.33
63742.22
64097.77
63742.22

63742.22
64078.22
63722.66
34250.66
64097.77
64117.33
64078.22
64097.77
63050.66
63742.22
63742.22
64097.77
64097.77
64117.33
63742.22
64097.77
64097.77
64097.77
64097.77
63742.22
64097.77
64097.77

63386.66
63761.77
63742.22
64097.77
64117.33
64097.77
64117.33
64097.77
64097.77
63742.22
64097.77
63742.22
63761.77
64097.77
63742.22
63742.22
64097.77
64117.33
64097.77
64097.77
64097.77
63742.22
IV. 18

Perencanaan
Jaringan WiMAX Fixed dan Mobile
Kawasan Mamminasata
1800

#N/A

#N/A

#N/A

Pada Gambar IV.15, IV.16, IV.17 dan Tabel IV.6 terlihat nilai throughput
pada masing-masing kecepatan yaitu 30 km/h, 50 km/h, dan 75 km/h. Nilai
throughput untuk ketiga kecepatan mulai terlihat pada detik ke-36 yaitu sebesar
44 bits/sec.
Pada kecepatan 30 km/jam terlihat handover pertama terjadi pada detik ke540 dengan nilai throughput menurun sampai sebesar 37431.11 bits/sec,
handover kedua terjadi pada detik ke-1026 dengan nilai throughput menurun
sampai sebesar 21455.55 bits/sec. Hal tersebut terjadi karena MS berada dalam
keadaan pertukaran jangkauan sel.
Pada kecepatan 50 km/jam terlihat handover pertama terjadi pada detik ke324 dengan nilai throughput menurun sampai sebesar 37455.55 bits/sec,
handover kedua terjadi pada detik ke-612 dengan nilai throughput menurun
sampai sebesar 34250.66 bits/sec. Hal tersebut terjadi karena MS berada dalam
keadaan pertukaran jangkauan sel.
Pada kecepatan 75 km/jam terlihat handover pertama terjadi pada detik ke216 dengan nilai throughput menurun sampai sebesar 30700 bits/sec, handover
kedua terjadi pada detik ke-414 dengan nilai throughput menurun sampai sebesar
29969.33 bits/sec. Hal tersebut terjadi karena MS berada dalam keadaan
pertukaran jangkauan sel.

IV. 19

Perencanaan
Jaringan WiMAX Fixed dan Mobile
Kawasan Mamminasata
Handover pada kecepatan 75 km/jam terjadi lebih cepat seperti terlihat
pada gambar dan tabel, hal ini disebabkan oleh kecepatan yang lebih
dibandingkan dengan kecepatan 50 km/jam dan 30 km/jam.
Adapun analisa throughput berdasarkan kecepatan secara lengkap, dapat
dilihat pada lampiran B

IV.3

Analisa Delay

IV.3.1

Analisa Delay berdasarkan aplikasi/layanan

IV.3.1.1 Fixed
Pada simulasi ini akan di analisa delay yang dihasilkan pada keadaan
diam (fixed) pada masing-masing layanan. Berdasarkan simulasi yang dilakukan,
diperoleh grafik dan data tabel sebagai berikut :

Gambar IV.18 Delay aplikasi Email


IV. 20

Perencanaan
Jaringan WiMAX Fixed dan Mobile
Kawasan Mamminasata

Gambar IV.19 Delay aplikasi Web browsing

Gambar IV.20 Delay aplikasi VoIP


Keterangan gambar
Garis Vertikal

: waktu simulasi (menit)

Garis Horizontal

: Delay (bits/sec)

Tabel IV.7 Perbandingan Delay fixed berdasarkan aplikasi

Time
(Sec)

E-mail

Delay Fixed (bits/sec)


Web Browsing
0

VoIP
0
IV. 21

Perencanaan
Jaringan WiMAX Fixed dan Mobile
Kawasan Mamminasata
36
54
90
180
270
360
450
540
630
720
810
900
990
1080
1170
1260

0
0
0
0.003873
0.003061
0.003061
0.005307
0.005301
0.005310
0.005502
0.005505
0.005499
0.005497
0.005499
0.005502
0.005497
0.005497
0.005497
0.005512
0.005507
0.005500
0.005514
0.005514
0.005510
0.005525
0.005525
0.005518
0.005500
0.005500
0.005500
0.005497
0.005500
0.005500
0.005494
0.005501
0.005494
0.005499
0.005496
0.005508
0.005520
0.005517
0.005517
0.005501
0.005501
0.005508
0.005522
0.005507
0.005500
Lanjutan Tabel delay fixed berdasarkan aplikasi

Time
(Sec)

E-mail

1350
1440
1530
1620
1710
1782
1800

0.005500
0.005506
0.005509
0.005502
0.005505
0.005516
#N/A

Delay Fixed (bits/sec)


Web Browsing
0.005504
0.005500
0.005499
0.005505
0.005505
0.005516
#N/A

VoIP
0.005511
0.005495
0.005502
0.005505
0.005508
0.005513
#N/A

Pada Gambar IV.18, IV.19, IV.20 dan tabel IV.7 terlihat nilai delay pada
masing-masing aplikasi mulai terlihat pada detik ke-54 yaitu untuk aplikasi email
0.003873 bits/sec, untuk aplikasi web browsing 0.003061 bit/sec dan untuk
aplikasi VoIP 0.003061 bits/sec. Delay terlihat mengalami penurunan pada detik
ke-45 untuk ketiga aplikasi, aplikasi email turun menjadi 0.00288, aplikasi web
browsing turun menjadi 0.00361 dan VoIP turun menjadi 0.00238, Delay kembali
meningkat pada detik ke-54 untuk ketiga aplikasi dan cenderung konstan pada
IV. 22

Perencanaan
Jaringan WiMAX Fixed dan Mobile
Kawasan Mamminasata
detik selanjutnya hingga akhir simulasi. Delay pada video conference lebih besar
dibandingkan dengan delay pada aplikasi e-mail dan e-mail lebih besar dari web
browsing. Hal ini terjadi karena adanya perbedaan besar trafik pada masingmasing aplikasi sehingga menyebabkan waktu pengiriman pada masing-masing
aplikasi berbeda.
Adapun perbandingan delay fixed berdasarkan aplikasi secara lengkap
dapat dilihat pada lampiran B.

IV.3.1.2 Mobile
Pada simulasi ini akan di analisa delay yang dihasilkan pada saat keadaan
bergerak (mobile) pada masing-masing layanan. Berdasarkan simulasi yang
dilakukan, diperoleh grafik dan data tabel sebagai berikut :

Gambar IV.21 Delay Mobile aplikasi email

IV. 23

Perencanaan
Jaringan WiMAX Fixed dan Mobile
Kawasan Mamminasata

Gambar IV.22 Delay Mobile aplikasi web browsing

Gambar IV.23 Delay Mobile aplikasi VoIP


Keterangan gambar
Garis Vertikal

: waktu simulasi (menit)

Garis Horizontal

: Delay (bits/sec)

Tabel IV.8 Perbandingan delay mobile berdasarkan aplikasi


Time
(Sec)

E-mail

Delay Mobile (bits/sec)


Web Browsing

VoIP
IV. 24

Perencanaan
Jaringan WiMAX Fixed dan Mobile
Kawasan Mamminasata
0
9
36
54
90
180
270
306
324
450
540
612
630
720
828
882
900

#N/A
#N/A
#N/A
#N/A
#N/A
#N/A
0.004457
#N/A
0.004894
0.005021
0.004369
0.005009
0.003096
0.006094
0.003548
0.003023
0.006240
0.003627
0.003012
0.006145
0.003626
0.003187
0.006248
0.003619
0.004044
0.006204
0.003647
0.004007
0.006248
0.003627
0.004026
0.006231
0.003605
0.003982
0.006148
0.003640
0.004016
0.006181
0.003643
0.004031
0.006244
0.003607
0.003999
0.006217
0.003587
0.004005
0.006183
0.003602
0.003993
0.006232
0.003605
Lanjutan Tabel delay mobile berdasarkan aplikasi

Time
(Sec)

E-mail

990
1080
1170
1188
1260
1350
1782
1800

0.004050
0.004019
0.003986
0.004139
0.004046
0.004033
0.004009
#N/A

Delay Mobile (bits/sec)


Web Browsing
0.006233
0.006217
0.006196
0.006197
0.006223
0.006217
0.006187
#N/A

VoIP
0.003593
0.003587
0.003622
0.003588
0.003600
0.003598
0.003620
#N/A

Dari Gambar IV.21, IV.22, IV.23 dan tabel IV.8 terlihat nilai delay pada
aplikasi e-mail dan video conference mulai terlihat pada detik ke-36 yaitu untuk
aplikasi e-mail 0.004457 bits/sec, untuk aplikasi VoIP 0.004894 bit/sec dan untuk
aplikasi web browsing 0.00469 bits/sec. Delay kemudian mengalami peningkatan
pada aplikasi email dan video conference di detik ke-54 menjadi 0.005021

IV. 25

Perencanaan
Jaringan WiMAX Fixed dan Mobile
Kawasan Mamminasata
bits/sec dan 0.005009 bits/sec, sedangkan untuk aplikasi web browsing, delay
mengalami peningkatan pada detik selanjutnya yaitu sebesar 0.006094 bits/sec.
Terlihat pada gambar IV.21, IV.22, IV.23 dan tabel IV.8 Delay pada
aplikasi web browsing lebih besar dibandingkan dengan delay pada aplikasi email
dan VoIP. Hal ini berarti waktu yang dibutuhkan oleh aplikasi web browsing
untuk mengirim trafik lebih lama dibandingkan dengan kedua aplikasi lainnya.
Adapun perbandingan delay fixed berdasarkan aplikasi secara lengkap
dapat dilihat pada lampiran B.

IV.5

Analisa Delay berdasarkan kecepatan


Pada simulasi ini dibandingkan nilai delay pada kecepatan yang berbeda.

Kecepatan yang dipilih adalah 30 km/jam, 50 km/jam, dan 75 km/jam dengan


menggunakan aplikasi email.
Tabel IV.9 Delay mobile berdasarkan kecepatan pada aplikasi email

Time
(Sec)

30 km/jam

0
36
54
90
180
270
360
414
450

0
0.004457
0.005021
0.003096
0.003030
0.003027
0.003010
0.003050
0.003030

Delay Mobile (bits/sec)


50 km/jam
75 km/jam
0
0.004457
0.005021
0.003096
0.003023
0.003012
0.004019
0.004022
0.004007

0
0.004457
0.005024
0.003096
0.003036
0.004044
0.003990
0.004019
0.003998
IV. 26

Perencanaan
Jaringan WiMAX Fixed dan Mobile
Kawasan Mamminasata
468
540
558
612
630
720
810
828
900
990
1026
1080
1350
1368
1440
1710
1782
1800

0.003026
0.003978
0.003990
0.004001
0.003984
0.004029
0.003995
0.004014
0.003964
0.004017
0.003982
0.003995
0.004021
0.003988
0.004000
0.004013
0.004006
#N/A

0.003966
0.004026
0.004009
0.003982
0.004016
0.004031
0.004021
0.003999
0.003993
0.004050
0.004018
0.004019
0.004033
0.004014
0.004011
0.004044
0.004009
#N/A

0.004009
0.003987
0.003993
0.004024
0.004027
0.004022
0.004032
0.004055
0.004023
0.004019
0.004036
0.004031
0.004033
0.004040
0.004038
0.004022
0.004051
#N/A

Dari tabel IV.9 terlihat delay aplikasi web browsing pada tiga kecepatan
yang berbeda, yaitu kecepatan 30 km/jam, kecepatan 50 km/jam, dan kecepatan
75 km/jam. Pada awal simulasi nilai delay belum terlihat karena masih dalam
proses inisialisasi simulasi. Delay mulai terlihat untuk ketiga kecepatan pada detik
ke-36 yaitu sebesar 0.004457 bits/sec. Pada detik selanjutnya delay untuk ketiga
kecepatan tidak memperlihatkan perbedaan yang mencolok karena delay untuk
ketiga kecepatan hampir sama hingga akhir simulasi. Hal ini berarti kecepatan
tidak mempengaruhi waktu pengiriman trafik dari BS ke SS.
Adapun delay untuk aplikasi web browsing pada kecepatan 30 km/jam, 50
km/jam dan 75 km/jam dapat dilihat pada tabel berikut.
Tabel IV.10 Delay mobile berdasarkan kecepatan pada aplikasi web browsing

IV. 27

Perencanaan
Jaringan WiMAX Fixed dan Mobile
Kawasan Mamminasata
Time
(Sec)

30 km/jam

Delay Mobile (bits/sec)


50 km/jam
75 km/jam

0
0
0
0
54
0.004369
0.004369
0.004369
90
0.006094
0.006094
0.006094
180
0.006242
0.006240
0.006246
270
0.006239
0.006145
0.006200
360
0.00622
0.006243
0.006200
414
0.006242
0.006199
0.006230
450
0.006268
0.006248
0.006145
468
0.006238
0.006190
0.006223
540
0.006044
0.006231
0.006206
558
0.006236
0.006214
0.006198
612
0.006223
0.006148
0.006170
630
0.006208
0.006181
0.006270
720
0.006219
0.006244
0.006190
810
0.006225
0.006161
0.006201
828
0.006211
0.006217
0.006203
900
0.006254
0.006232
0.006210
990
0.006242
0.006233
0.006240
Lanjutan Delay mobile berdasarkan kecepatan pada aplikasi web browsing
Time
(Sec)
1026
1080
1350
1368
1440
1710
1782
1800

30 km/jam
0.006230
0.006191
0.006209
0.006189
0.006193
0.006216
0.006218
#N/A

Delay Mobile (bits/sec)


50 km/jam
75 km/jam
0.006192
0.006235
0.006217
0.006220
0.006217
0.006177
0.006218
0.006256
0.006201
0.006238
0.006198
0.006235
0.006187
0.006237
#N/A
#N/A

Dari tabel IV.10 terlihat delay aplikasi web browsing pada tiga kecepatan
yang berbeda, yaitu kecepatan 30 km/jam, kecepatan 50 km/jam, dan kecepatan
75 km/jam. Pada awal simulasi nilai delay belum terlihat karena masih dalam
proses inisialisasi simulasi. Delay mulai terlihat untuk ketiga kecepatan pada detik
ke-54 yaitu sebesar 0.004369 bits/sec. Pada detik selanjutnya delay untuk ketiga
IV. 28

Perencanaan
Jaringan WiMAX Fixed dan Mobile
Kawasan Mamminasata
kecepatan tidak memperlihatkan perbedaan yang mencolok karena delay untuk
ketiga kecepatan hamper sama hingga akhir simulasi. Hal ini berarti kecepatan
tidak mempengaruhi waktu pengiriman trafik dari BS ke SS.

Adapun delay untuk aplikasi VoIP pada kecepatan 30 km/jam, 50 km/jam


dan 75 km/jam dapat dilihat pada tabel berikut.
Tabel IV.11 Delay mobile berdasarkan kecepatan pada aplikasi VoIP

Time
(Sec)

30 km/jam

0
36
54
90
180
270
360
414
450
468
540
558
612
630
720

0
0.004894
0.005009
0.003548
0.003621
0.003617
0.003607
0.003573
0.003666
0.003610
0.003605
0.003613
0.003597
0.003628
0.003612

Delay Mobile (bits/sec)


50 km/jam
75 km/jam
0
0.004894
0.005009
0.003548
0.003627
0.003626
0.003576
0.003620
0.003627
0.003613
0.003605
0.003603
0.003640
0.003643
0.003607

0
0.004894
0.005009
0.003548
0.003614
0.003636
0.003609
0.003651
0.003601
0.003611
0.003598
0.003617
0.003600
0.003607
0.003624
IV. 29

Perencanaan
Jaringan WiMAX Fixed dan Mobile
Kawasan Mamminasata
810
828
900
990
1026
1080
1350
1368
1440
1710
1782
1800

0.003644
0.003632
0.003584
0.003594
0.003591
0.003587
0.003605
0.003585
0.003578
0.003630
0.003587
#N/A

0.003605
0.003587
0.003605
0.003593
0.003615
0.003587
0.003598
0.003597
0.003612
0.003626
0.003620
#N/A

0.003604
0.003592
0.003634
0.003635
0.003587
0.003627
0.003595
0.003618
0.003598
0.003583
0.003621
#N/A

Dari tabel IV.11 terlihat delay aplikasi web browsing pada tiga kecepatan
yang berbeda, yaitu kecepatan 30 km/jam, kecepatan 50 km/jam, dan kecepatan
75 km/jam. Pada awal simulasi nilai delay belum terlihat karena masih dalam
proses inisialisasi simulasi. Delay mulai terlihat untuk ketiga kecepatan pada detik
ke-36 yaitu sebesar 0.004894 bits/sec. Pada detik selanjutnya delay untuk ketiga
kecepatan tidak memperlihatkan perbedaan yang mencolok karena delay untuk
ketiga kecepatan hamper sama hingga akhir simulasi. Hal ini berarti kecepatan
tidak mempengaruhi waktu pengiriman trafik dari BS ke SS.
Adapun perbandingan delay berdasarkan kecepatan pada aplikasi email,
web browsing dan VoIP secara lengkap dapat dilihat pada lampiran B.

IV. 30

Perencanaan
Jaringan WiMAX Fixed dan Mobile
Kawasan Mamminasata

IV. 31