Anda di halaman 1dari 10

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Pengertian Bahasa Pemrograman Delphi Bahasa pemrograman Delphi merupakan pengembangan dari bahasa Pascal. Tetapi bukan berarti untuk mempelajari bahasa pemrograman Delphi harus mempelajari Pascal terlebih dahulu, karena Borland Delphi 7 sudah dirancang sedemikian rupa sehingga memudahkan bagi seorang pemula untuk merancang aplikasi berbasis Windows dengan Borland Delphi 7. Bahasa Delphi, atau dikenal pula sebagai object pascal (pascal dengan ekstensi pemrograman berorientasi objek (PBO/OOP)) pada mulanya ditujukan hanya untuk Microsoft Windows, namun saat ini telah mampu digunakan untuk

mengembangkan aplikasi untuk Linux dan Microsoft .NET framework (lihat di bawah). Dengan menggunakan Free Pascal yang merupakan proyek opensource, bahasa ini dapat pula digunakan untuk membuat program yang berjalan di sistem operasi Mac OS X dan Windows CE 1.2 Pengertian Borland Delphi Delphi adalah sebuah IDE Compiler untuk bahasa pemrograman Pascal dan lingkungan pengembangan perangkat lunak. Produk ini dikembangkan oleh CodeGear sebagai divisi pengembangan perangkat lunak milik Embarcadero, divisi tersebut sebelumnya adalah milik Borland. Umumnya Delphi lebih banyak digunakan untuk pengembangan aplikasi desktop dan enterprise berbasis database, tapi sebagai perangkat pengembangan yang bersifat generalpurpose ia juga mampu dan digunakan dalam berbagai jenis proyek pengembangan software

BAB II PERANGKAT BORLAND DELPHI


2.1 Window Utama Memulai Borland Delphi START Programs Borland Delphi 7 Delphi 7

2.2 Component Palette Component Palette berisi kumpulan icon yang melambangkan komponen-komponen pada VCL ( Visual Component Library). VCL adalah merupakan pustaka komponen yang dengannya Anda dapat membangun sebuah aplikasi. Pada Component Palette , terdapat beberapa tab, yaitu Standard , Additionals , Data Access , Data Controls dan lain sebagainya.

2.3 Object Inspector Object Inspector digunakan untuk mengubah karakteristik dari sebuah komponen. Ada dua tab pada Object Inspector , yaitu Properties dan Events. Pada tab Properties Anda dapat mengubah nilai dari beberapa komponen yang telah diletakkan pada form , sedangkan tab Events digunakan untuk menyisipkan kode untuk menangani kejadian tertentu. Kejadian dapat dibangkitkan karena bebarapa hal, seperti pengklikan mouse, penekanan tombol keyboard, penutupan jendela dan lain sebagainya.

2.4 Object TreeView ObjectTreeView berisi struktur pohon yang menampilkan semua nama komponen yang telah Anda letakkan pada form designer atau biasa juga disebut dengan hirarki seperti pada Windows Explore .

2.5 From Designer Form Designer merupakan tempat dimana programmer dapat merancang jendela aplikasi atau tempat untuk desain interface dari aplikasi Windows . Desain form dilakukan dengan cara meletakkan komponen-komponen yang diambil dari Component Palette .

2.6 Code Editor Code Editor adalah tempat dimana programmer menuliskan kode program yang pernyataan-pernyataannya dalam bahasa Object Pascal . Hal utama yang perlu diperhatikan dalam Code Editor adalah Anda tidak perlu menuliskan seluruh kode sumber karena Delphi telah menuliskan semacam kerangka sumber.

BAB III FUNGSI BORLAND DELPHI


3.1 Fungsi Program Borland Delphi Borland Delphi 7.0 hampir dapat memanfaatkan seluruh kemudahan dan kecanggihan yang dimiliki oleh sistem operasi windows. Secara umum kemampuan Borland Delphi 7.0 adalah menyediakan komponen-komponen yang memungkinkan anda membuat aplikasi atau program baik itu program yang ringan dalam sekala rumahan sampai program interprice yang besar dan rumit, atau aplikasi yang di jalankan melalui internet. Adapun fungsi dari pemrograman Borland Delphi 7 adalah : a. Delphi dapat membuat berbagai jenis aplikasi, misalnya untuk mengolah teks, grafik, angka, database, dan aplikasi web. b. Delphi menyediakan fasilitas pemrograman yang sangat lengkap. Fasilitas pemrograman tersebut dibagi dalam dua kelompok, yaitu obyek dan bahasa pemrograman. Gabungan dari obyek dan bahasa pemrograman ini sering disebut sebagai bahasa pemrograman berorientasi object atau Object Oriented Programing ( OOP ). c. Delphi juga dapat menangani data dalam berbagai format database, misalnya MS Access, Sy Base, Oracle, Foxpro, Informix, DB2, dll.

3.2 Menu dan Perintah pada Delphi Ada empat cara untuk memberi perintah pada lingkungan Delphi (Delphi environment): Gunakan menu Gunakan Short Cut (misal F9, F12 dsb) Gunakan SpeedBar (atau toolbar). Gunakan SpeedMenu ( lokal menu yang diaktifkan dengan tombol mouse kanan).

Berikut menu utama yang ada pada Delphi :  Menu File. Menu ini berhubungan dengan file seperti membuat, menyimpan dan mengakhiri sebuah pekerjaan.

Menu Edit .Menu ini berhubungan dengan penyuntingan apa yang dikerjakan seperti Undo , Redo,Cut, Copy, Paste atau dapat dengan tombol Ctrl+Z, Ctrl+X, Ctrl+C, Ctrl+V.

       

Menu Search. Menu ini berhubungan dengan pencarian dan penggantian data. Menu View. Menu ini berhubungan dengan penampilan atau apa yang akan ditampilkan. Menu Project. Menu ini berhubungan dengan proyek yang sedang dibuat, misal unit yang akan ditambahkan ke proyek ini, unit apa yang akan dihapus, dsb. Menu Run. Menu ini berhubungan dengan menjalankan program, mencari kesalahan (debug), dsb. Menu Component. Menu ini berhubungan dengan komponen, misal menambah komponen baru,menghapus komponen yang ada. Menu Database. Menu ini berhubungan dengan Database, Database Form Wizard dan Database Explorer. Menu Tools. Menu ini berhubungan dengan pengaturan/konfigurasi, tool-tool pembantu Delphi. Menu Help. Menu ini berhubungan dengan informasi mengenai Delphi, Help / bantuan

3.3 Macam-macam tipe data pada Delphi 1. Tipe Integer Adalah tipe data yang menyatakan bilangan/angka. Macam-macam tipe data integer: Tipe Data Shortint Smallint Longint Int64 Byte Word LongWord Jangkauan Nilai -128 s/d 127 -32768 s/d 32767 -2147483648 s/d 2147483647 -2^63 s/d 2^63 -1 0 s/d 255 0 s/d 65535 0 s/d 4294967295 Format 8bit, signed 16bit, signed 32bit, signed 64bit, signed 8bit, unsigned 16bit, unsigned 32bit, unsigned

note:
o

signed maksudnya bilangan bertanda, artinya mengenal bilangan negatif dan positif

unsigned maksudnya bilangan tak bertanda, dimulai dari 0 (nol) dan tidak mengenal bilangan negatif dan positif

2. Tipe Real Adalah tipe data yang menyatakan himpunan bilangan/angka. Tipe Real juga disebut tipe float. Macam-macam tipe data real: Tipe Data Real48 Single Double Extended Comp Currency Jangkauan Nilai 2.910^-39 s/d 1.710^38 1.510^-45 s/d 3.410^38 5.010^-324 s/d 1.710^308 -2^63+1 s/d 2^63-1 -922337203685477.5808 s/d 922337203685477.5807 Significant digit 11-12 7-8 15-16 19-20 19-20 Ukuran 6 Byte 4 Byte 8 Byte 10 Byte 8 Byte 8 Byte

3.610^-4951 s/d 1.110^4932 19-20

3. Tipe Boolean Adalah tipe data yang menyatakan nilai benar atau salah (True atau False). Macam-macam tipe data Boolean: Tipe Data Boolean ByteBool WordBool LongBool Nilai True or False True or False True or False True or False Ukuran Memori 1 Byte 1 Byte 2 Byte 4 Byte

4. Tipe Character Adalah tipe data untuk menyatakan sebuah huruf/karakter. Tipe character fundamental adalah AnsiChar dan WideChar. AnsiChar berukuran satu byte dan WideChar berukuran lebih dari satu byte. Tipe character generic adalah Char, yang ekuivalen dengan AnsiChar. Karakter bisa juga ditunjukkan pada konstanta string dengan panjang 1, misalnya A. Fungsi Chr menghasilkan nilai karakter bagi setiap range integer AnsiChar. Contoh fungsi Chr(65) menghasilkan huruf A.

5. Tipe String Adalah tipe data yang menyatakan rangkaian beberapa karakter. Macam-macam tipe string : Tipe Data ShortString AnsiString WideString Panjang Teks 255 karakter ~2^31 karakter ~2^30 karakter Ukuran Memori 2 s/d 256 Byte 4 Byte s/d 2GB 4 Byte s/d 2GB Pemakaian compatible 8bit ansi character Unicode character

6. Tipe Pointer Adalah sebuah variabel yang menunjukkan sebuah alamat memori. Pointer dipakai untuk mengindikasi jenis data yang disimpan pada alamat yang dikandungnya. Pointer menempati 4 byte memori.

7. Tipe Variant Adalah tipe data yang menyatakan nilai yang bisa berubah saat runtime program. Variant dapat berisi semua tipe data. Variant menawarkan kompatibilitas yang tinggi namun membutuhkan memori yang besar.

BAB IV KESIMPULAN

4.1 Kelebihan Menggunakan Borland Delphi Kelebihan jika menggunakan Borland Delphi antara lain : 1. Delphi mendukung Pemrograman Berorientasi Objek (Object oriented

Programming/OOP) 2. Optimasi kompiler yang cukup cepat 3. Pengembangan apliasi secara cepat (Rapid Appliation Development/RAD) 4. Menggunakan Bahasa tingkat tinggi 5. Hasil dari proses kommpilasi berupa sebuah file yang dapat dieksekusi (exeute file) sehingga mempermudah dalam pendistribusian program dan mengurangi banyaknya file pendukung DLL. 6. Delphi menyediakan banyak sekali komponen yang dapat digunakan.. 7. Mendukung banyak database server (MySQL, SQL Server, Interbase. Oracle) sehingga dapat mempermudah dalam membuat aplikasi.

4.2 Kekurangan Menggunakan Borland Delphi Kekurangan jika menggunakan Borland Delphi antara lain : 1. Partial single vendor lock-in (Borland dapat menetapkan standar bahasa, kompatibilitas yang harus mengikutinya) 2. 3. Terbatasnya kamampuan portabilitas antar-platform OS (sebelum ada kylix) Akses pada platform dan library pihak ketiga membutuhkan file-file header yang diterjemahkan ke dalam bahasa pascal 4. Dokumentasi atas platform dan teknik-teknik yang menyertainya sulit ditemukan dalam bahasa pascal (contoh akses COM dan Win32)

DAFTAR PUSTAKA
http://www.docstoc.com/docs/67840054/PROGRAM-KALKULATOR-DENGANDELPHI-70 http://abisabrina.wordpress.com/2010/12/18/mengenal-tipe-data-pada-delphi/

10