Anda di halaman 1dari 21

PENGKAJIAN Tgl.

Masuk : 25 Nopember 2011

Tgl. Pengkajian : 26 Nopember 2011 Dx. Medis A. Data Demografi : Ca Kolon

1. Identitas Klien Nama Tgl lahir / Umur Jenis kelamin Agama Pendidikan Pekerjaan Alamat : Tn. A : 8 Februari 1955 / 56 Tahun : laki-laki : Islam : SMP : Petani : jl. Tinggede Blok A No. 1

2.

Identitas Penanggung Jawab Nama Umur Jenis kelamin Agama Pekerjaan Alamat Hub. Dengan Klien : Ny. S : 50 Tahun : Perempuan : Islam : IRT : jl. Tinggede Blok A No. 1 : Istri Klien

1 Asuhan Keperawatan Ca Kolon

B. Riwayat Kesehatan

1. Keluhan utama : Klien mengatakan nyeri pada saat defekasi. 2. Riwayat keluhan utama : klien masuk RS pada tanggal 25 Nopember 2011 dengan keluhan nyeri pada saat defekasi. Dengan keluhan yang menyertai BAB bercampur dengan darah dan agak kehitam-hitaman, nyeri pada abdomen sebelah kanan, BB menurun, pusing. Wajah klien tampak pucat dan gelisah. 3. Riwayat kesehatan masa lalu : Tidak ada anggota keluarga yang menderita penyakit seperti ini, dan klien tidak pernah menderita penyakit seperti ini sebelumnya. 4. Riwayat alergi : Klien mengatakan alergi terhadap makanan seperti daging dan ikan tertentu.

C. Pemeriksaan Fisik

1. KU 2. BB

: Lemah : 50 kg

3. Kesadaran : composmentis 4. TTV : TD N R S 5. Kepala Bentuk normocepalus, tidak ada kelainan bentuk, dan tidak ada benjolan. Penyebaran rambut tidak merata, warna sebagian putih, jenis rambut ikal. 6. Mata Konjungtuva anemis, penglihatan kurang jelas. Tidak ada pembekakan palpebra. 7. Hidung Tidak ada epistaksis, tidak ada pengeluaran cairan, tidak ada deviasi septum, tidak ada polip. 8. Telinga Struktur telinga simetris kiri dan kanan, tidak ada pengeluaran cairan, keadaan telinga bersih, tidak ada pendengaran baik. : 110/70 mmHg : 110 x/menit : 24 x/menit : 38oC

2 Asuhan Keperawatan Ca Kolon

9. Mulut Warna bibir pucat, mukosa bibir dan mulut kering, jumlah gigi tidak lengkap ada carier gigi pada bagian depan, reflek menelan baik. 10. Leher Tidak ada pembesaran kelenjar thyroid, tidak ada massa, trachea di tengah, kekakuan pada leher (+) 11. Dada Bentuk dada simetris kiri dan kanan, jenis pernafasan spontan bunyi nafas vesikuler, tidak ada bunyi tambahan nafas, bunyi jantung S1 dan S2 ireguler. 12. Abdomen Bentuk perut bengkak, terdapat cairan dalam perut (asites). Peristaltik usus 10-12 x/menit. Nyeri tekan pada abdomen sebelah kanan. 13. Genetalia Tidak terdapat pengeluaran cairan, tidak terdapat pembesaran testis atau skrotum, tidak ada nyeri tekan. 14. Kulit Warna kulit coklat, keadaan kulit kering, keadaan kuku kotor. 15. Ektermitas Jumlah jari-jari lengkap, bentuk simetris kiri atau kanan, tonus otot baik. Kekuatan otot ki 5 5 ka 5 5

3 Asuhan Keperawatan Ca Kolon

D. Pola Kegiatan Sehari-hari

No 1.

Jenis Kegiatan Nutrisi : Jenis makanan Frekuensi makan Makanan pantangan Porsi makan Jenis minuman Frekuensi minum

Di Rumah

Di Rumah Sakit

Nasi, sayuran, telur 3x/hari Daging dan ikan Dihabiskan (1-2 piring) Air putih 4-5 gelas

Bubur, sayur, telur 3x/hari Daging dan ikan Tidak habis (2-5 sendok) Air putih 2-4 gelas

2.

Eliminasi : BAK BAB Frekuensi 1-2 x/hari 1x/hari, tapi hanya sedikitsedikit saja. Warna Bau Kuning Khas Hitam bercampur darah khas Frekuensi Warna Bau 3-5 x/hari Kuning Amuniak 2-3 x/hari Kuning Amuniak

3.

Istirahat dan Tidur Tidur malam Tidur siang 22.00-05.30 12.00-13.00 Tidak Teratur Tidak Teratur

4.

Personal Hygyene Mandi Gosok gigi Ganti pakaian Cuci rambut 2 x/hari 2 x/hari Tiap habis mandi 2 x/minggu Tidak tentu Tidak 1 x/hari -

4 Asuhan Keperawatan Ca Kolon

E. Data Psikologi Klien mengatakan merasa cemas dengan keadaannya yang sekarang. Klien juga takut bila penyakit ini diderita oleh keluarganya yang lain. Klien berharap cepat sembuh dan pulang kerumahnya. F. Data Sosial Klien dapat berinteraksi dengan baik, dengan perawat maupun pasien yang lain. Klien memiliki hubungan dengan pasien-pasien yang lain dan memiliki hubungan baik dengan anggota keluarga. G. Data Spiritual Klien beragam islam, sebelum sakit klien sholat 5 waktu tetapi setelah klien masuk rumah sakit hanya bisa berdoa di tempat tidur. H. Pemeriksaan penunjang Radiologis : adanya kelainan pada abdomen sebelah kanan (kolon Ascenden) Biopsi : kanker tidak ganas. Endoskopi : tidak ada metastasis ke hati Hb : 10,4 Mg/dl Leukosit : 1,7 mm3 Trombosit : 122.000 mm3 Eritrosit : 3,52 juta Hematokrit : 32,4

I.

Penatalaksanaan Kemoterapi Terapi anjufan program 5-FU / levamesole Cairan IV : Ranitidine : RL

5 Asuhan Keperawatan Ca Kolon

J.

Pengumpulan Data

Klien mengatakan nyeri pada saat defekasi. Klien mengatakan susah BAB. Klien mengatakan takut jika pasien atau keluarganya akan menderita penyakit ini. Klien mengatakan merasa pusing dan cepat lelah. Klien mengatakan malas makan Klien mengatakan tidak pernah menghabiskan porsi makan Klien mengatakan merasa cemas dengan keadaannya sekarang Klien mengatakan nyeri pada abdomen sebelah kanan Klien mengatakan feses berwarna hitam bercampur darah Klien tampak gelisah Klien tampak meringis Klien tampak pucat Klien mengatakan malas minum Klien tampak cemas dan takut Feses berwarna hitam bercampur darah Feses yang keluar hanya sedikit Konjungtiva anemis Klien selalu bertanya-tanya Turgor kulit buruk Membran mukosa kering BB menurun Perut klien tampak bengkak TTV : TD 110/70mmHg, N : 110 x/mnt, R : 24 x/menit, S : 38oC

Pemeriksaan Laboratorium: Radiologis : adanya kelainan pada abdomen sebelah kanan (kolon Ascenden) Biopsi : kanker tidak ganas. Endoskopi : tidak ada metastasis ke hati Hb: 10,4 Mg/dl,

6 Asuhan Keperawatan Ca Kolon

Leukosit : 1,7 mm3, Trombosit : 122.000 mm3, Eritrosit : 3,52 jt Hematokrit : 32,4.

K. Klasifikasi Data

Data Subjektif : Klien mengatakan nyeri pada saat defekasi. Klien mengatakan susah BAB. Klien mengatakan takut jika pasien atau keluarganya akan menderita penyakit ini. Klien mengatakan merasa pusing Klien mengatakan malas makan Klien mengatakan malas minum Klien mengatakan tidak pernah menghabiskan porsi makan Klien mengatakan merasa cemas dengan keadaannya sekarang Klien mengatakan nyeri pada abdomen sebelah kanan Klien mengatakan feses berwarna hitam bercampur darah

Data Objektif : KU : lemah Klien tampak gelisah Klien tampak meringis Klien tampak pucat Klien tampak cemas dan takut Feses berwarna hitam bercampur darah Feses yang keluar hanya sedikit Konjungtiva anemis Klien selalu bertanya-tanya Turgor kulit buruk Membran mukosa kering BB menurun

7 Asuhan Keperawatan Ca Kolon

Perut klien tampak bengkak TTV : TD 110/70mmHg, N : 110 x/mnt, R : 24 x/menit, S : 38oC

Pemeriksaan Laboratorium: Radiologis : adanya kelainan pada abdomen sebelah kanan (kolon Ascenden) Biopsi : kanker tidak ganas. Endoskopi : tidak ada metastasis ke hati Hb: 10,4 Mg/dl, Leukosit : 1,7 mm3, Trombosit : 122.000 mm3, Eritrosit : 3,52 jt Hematokrit : 32,4

ANALISA DATA a. NO 1 DS : Klien mengatakan nyeri pada saat defekasi. Klien mengatakan susah BAB. Klien berwarna darah DO : Feses berwarna hitam mengatakan hitam feses Pre Operasi DATA PENYEBAB Lumen usus membesar Peningkatan jumlah feses di kolon Pembesaran pada abdomen Penekanan pada dinding abdomen Pembentukan sel ganglion konstipasi MASALAH Konstipasi

bercampur

bercampur darah Feses sedikit Perut klien tampak bengkak yang keluar hanya

8 Asuhan Keperawatan Ca Kolon

DS : Klien mengatakan nyeri pada abdomen sebelah kanan Klien mengatakan nyeri pada saat defekasi Klien pusing DO : KU : lemah Perut klien tampak bengkak Klien tampak meringis Klien tampak gelisah Klien tampak pucat TTV : TD 110/70mmHg, N : 110 x/mnt, R : 24 x/menit, S : 38oC Hb : 10,4 mg/dl Trombosit : 122.000 mm3, Eritrosit : 3,52 jt Hematokrit : 32,4. mengatakan merasa

Penekanan pada dinding abdomen Merangsang impuls ke korteks serebri Nyeri dipersepsikan Nyeri

Nyeri

DS : Klien makan Klien mengatakan tidak pernah menghabiskan porsi makan DO : KU : lemah BB menurun (50 kg) Konjuntiva anemis Klien tampak pucat TTV : TD : 110/70mmHg, N : 110 x/mnt, mengatakan malas

Obstruksi peristaltik usus Stimulasi dkirim ke reseptor Merangsang nervus vagus Ketidakmampuan untuk memcerna makanan Intake nutrsi tidak adekuat Perubahan nutrisi kurang dari

Perubahan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh

9 Asuhan Keperawatan Ca Kolon

R : 24 x/menit, S : 38 0C 4 DS : Pasien mengatakan takut jika pasien atau keluarganya akan menderita penyakit ini. Klien cemas sekarang DO : Pasien tampak cemas dan takut TTV : TD : 110/70mmHg, N : 110 x/mnt, R : 24 x/menit, S : 380C mengatakan dengan merasa Hb: 10,4 Mg/dl, Trombosit : 122.000 mm3, Eritrosit : 3,52 jt Hematokrit : 32,4.

kebutuhan tubuh

Obstruksi peristaltik usus Feses encer Lumen usus membesar Distensi besar pada dinding usus Kurang informasi mengenai penyakit Coping interaktif Stress psikologi Ansietas

Ansietas

keadaannya

10 Asuhan Keperawatan Ca Kolon

b. No 1

Post Operasi Data DS : Klien mengatakan nyeri pada daerah abdomen sebelah kanan bila terlalu banyak bergerak. DO : KU : lemah Klien tampak meringis Klien tampak gelisah Klien tampak pucat TTV : TD 110/70mmHg, N : 110 x/mnt, R : 24 x/menit, S : 38oC Hb : 10,4 mg/dl Trombosit : 122.000 mm , Eritrosit : 3,52 jt Hematokrit : 32,4. Operasi/pembedahan anoplastik kolostomi Perubahan defekasi Pengeluaran feses tidak terkontrol Iritasi mukosa Kerusakan integritas kulit Kerusakan integritas kulit
3

Penyebab Operasi/proses pembedahan anoplastik kolostomi Trauma jaringan Reaksi inflamasi Merangsang pengeluaran prostaglandin Mengaktifkan serabut saraf perifer Impuls dikirim ke korteks serebri Nyeri dipersepsikan Nyeri

Masalah Nyeri

DS : Klien mengatakan malas minum DO : Turgor kulit buruk Membran mukosa kering Klien tampak anemis Klien tampak pucat TTV : TD 110/70mmHg, N : 110 x/mnt, R : 24 x/menit, S : 38oC

11 Asuhan Keperawatan Ca Kolon

DS : DO : Leukosit : 1,7 mm3, S: 38oC

Operasi/pembedahan anoplsatik kolostomi Trauma jaringan Perawatan tidak adekuat Resti infeksi

Resti infeksi

DS : Klien mengatakan takut jika

Nyeri dipersepsikan Tidak mengenal sumber informasi Klien sering bertanya-tanya tentang perawatan di rumah Kurang pengetahuan mengenai kondisi dan proses pengobatan

Kurang pengetahuan mengenai kondisi dan proses pengobatan

pasien atau keluarganya akan menderita penyakit ini. Klien cemas sekarang DO : Klien tampak gelisah Klien selalu bertanya-tanya Klien tampak takut dan cemas mengatakan dengan merasa

keadaannya

DIAGNOSA KEPERAWATAN Pre Operasi 1. Konstipasi berhubungan dengan lesi obstruksi 2. Nyeri berhubungan dengan kompresi jaringan sekunder akibat obstruksi 3. Perubahan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh berhubungan dengan gangguan absorbsi nutrien. 4. Ansietas berhubungan dengan rencana pembedahan dan diagnosis kanker Post Operasi 1. Nyeri berhubungan dengan trauma jaringan proses pembedahan 2. Kerusakan integritas kulit berhubungan dengan insisi bedah dan pembentukan stoma 3. Resti infeksi berhubungan dengan perawatan tidak adekuat 4. Kurang pengetahuan mengenai kondisi, dan kebutuhan pengobatan berhubungan dengan perawatan kolostomi di rumah.

12 Asuhan Keperawatan Ca Kolon

INTERVENSI KEPERAWATAN a. Pre Operasi TUJUAN DAN KRITERIA KEPERAWATAN HASIL 1 Konstipasi berhubungan Setelah melakukan proses Klien nyeri mengatakan keperawatan pada saat selama <6 hari, 2. Kaji bising usus diharpkan tidak dan abdomen setiap 4 jam 3. Ukur lingkar abdomen 3. Pengukuran lingkar abdomen membantu feses mendeteksi terjadinya distensi 4. Kolaborasi dengan 4. Pemberian cairan tidak dokter untuk memberikan cairan atau obat-obatan yang mengurangi konstipasi atau obat-obatan dapat mengurangi konstipasi 1. Lakukan enema atau irigasi rektal sesuai order 1. Evaluasi bowel meningkatkan kenyamanan pada anak 2. Meyakinkan berfungsinya usus

NO

DIAGNOSA KEPERAWATAN

RENCANA RASIONAL

dengan lesi konstruksi DS : -

defekasi. Klien

mengatakan terjadi konstipasi. kriteria

susah BAB. Klien feses hitam darah DO : Feses hitam darah -

mengatakan Dengan berwarna hasil : bercampur - Warna normal

(kuning) berwarna - Feses bercampur

bercampur dengan darah klien

Feses yang keluar - Perut hanya sedikit

tidak bengkak

Perut klien tampak - BAB lancar bengkak

Nyeri berhubungan dengan Setelah kompresi jaringan sekunder melakukan akibat obstruksi DS : Klien proses keperawatan mengatakan selama <6 hari

1. Dorong pasien untuk melaporkan nyeri

1. Mencobauntuk mentoleransi nyeri, daripada meminta analgesik

nyeri pada abdomen diharapkan nyeri sebelah kanan berkurang/hilang.

2. Izinkan pasien untuk memulai

2. Enurunkan tegangan

13 Asuhan Keperawatan Ca Kolon

Klien nyeri

mengatakan Dengan pada saat hasil :

kriteria

posisi yang nyaman, misalnya lutut fleksi

abdomen dan meningkatkan rasa kontrol 3. Meningkatkan relaksasi, memfokuskan kembali perhatian dan meningkatkan kemampuan koping

defekasi Klien

- KU : baik klien

mengatakan - Perut

3. Berikan tindakan yang nyaman (mis pijatan punggung, ubah posisi) dan aktifitas senggang

merasa pusing DO : KU : lemah Perut klien tampak bengkak Klien meringis Klien gelisah Klien tampak pucat TD: 110/70mmHg, N : 110 x/mnt, R : 24 x/menit, S : 38oC Hb : 10,4 mg/dl Trombosit 122.000 mm , Eritrosit : 3,52 jt Hematokrit : 32,4.
3

tidak bengkak - Klien nampak tenang dan

tidak meringis - Klien tidak

tampak

pucat - TD : 140/90

tampak

mmHg - N : 100x/menit - R : 24x/menit - S : 37,5 C - Trombosit, eritrosit dan hematokrit normal.


o

4. Dorong penggunaan teknik relaksasi mis bimbingan imajinasi, visualisasi. Berikan aktifitas tenggang

4. Membantu pasien untuk istirahat lebih efektif dan femfokuskan kembali perhatian, sehingga menurunkan nyeri dan ketidak nyamanan

: - Hb : 12 mg/dl

5. Berikan obat sesuai indikasi mis analgesik

5. Menurunkan nyeri,meningkatk an kenyamanan 1. Untuk mengetahui jumlah makanan minuman dikonsumsi klien asupan atau yang oleh

Perubahan nutrisi kurang Setelah dari kebutuhan tubuh melakukan dengan proses keperawatan selama <6 hari Klien mengatakan diharapkan kebutuhan nutrisi

1. Pantau masukan/pengeluar an makanan atau cairan

berhubungan

gangguan absorbsi nutrien DS : -

malas makan Klien tidak

mengatakan meningkat. pernah Dengan kriteria

2. Beri makan sedikit tapi sering

2. Memebantu menurunkan

14 Asuhan Keperawatan Ca Kolon

menghabiskan porsi hasil : makan DO : KU : lemah BB menurun (50 kg) Konjuntiva anemis Klien tampak pucat TD : 110/70mmHg, N : 110 x/mnt, R : 24 x/menit, S : 38 0C Hb: 10,4 Mg/dl, Trombosit 122.000 mm , Eritrosit : 3,52 jt Hematokrit : 32,4.
3

kelemahan selama waktu makan dan memberikan kesempatan untuk meningkatkan masukan total 3. Pantau berat badan secara periodik 3. Berguna menentukan kebutuhan kalori, menyusun tujuan berat badan dan evaluasi keadekuatan rencana nutrisi 4. Beri perawatan mulut sebelum makan 5. Pemberian nutrisi secara parienteral, untuk mempertahankan kebutuhan kalori sesuai program diet 5. Nutrisi parenteral dapat meningkatkan kebutuhan kalori serta menurunkan proses lambung kerja dapat 4. Meningkatkan nafsu makan klien untuk kalori

- KU : baik - BB meningkat - Konjungtiva tidak anemis - Klien tidak pucat - TD :140/90 mmHg - N : 100x/menit - R : 24x/menit - S : 37,5oC - Trombosit, : eritrosit, hematokrit normal - Hb : 12mg/dl

Ansietas berhubungan dengan rencana pembedahan dan diagonsis kanker DS : -

Setelah melakukan proses keperawatan selama <6hari

1. Orientasikan klien 1. Informasi dan orang terdekat terhadap prosedur rutin dan aktifitas yang diharapkan tepat situasi dihadapi dapat menurunkan

yang tentang yang klien

Pasien mengatakan diharapkan takut jika pasien ansietas /

kecemasan atau

15 Asuhan Keperawatan Ca Kolon

atau akan

keluarganya kecemasan menderita berkurang. Dengan kriteria

rasa terhadap lingkungan sekitar

asing

penyakit ini. Klien merasa

mengatakan hasil : cemas - Klien nampak tenang dan tidak gelisah - TD : 140/90

dan

membantu klien mengantisipasi dan situasi terjadi 2. Eksplorasi kecemasan klien 2. Mengidentifikasi faktor atau masalh kecemasan menawarkan solusi yang dapat dilakukan klien 3. Tekankan bahwa kecemasan adalah maslah yang lazim dialami oleh banyak orang dalam situasi klien saat ini 3. Menunjukan bahwa kecemasan adalah wajar dan tidak hanya dialami oleh klien satusatunya dengan harapan klien dapat memahami dan menerima keadaan 4. Ijinkan klien ditemani keluarga (signifikan others) selama proses 4. Memobilisasi sistem pendukung, mencegah dan pencetus pemberat menerima yang

dengan keadaannya sekarang DO : Pasien tampak

mmHg - N : 100x/menit - R : 24x/menit - S : 37,5oC

cemas dan takut TD : 110/70mmHg, N : 110 x/mnt, R : 24 x/menit, S : 38 C


0

dan berikan umpan balik

16 Asuhan Keperawatan Ca Kolon

kecemasan dan pertahankan ketenangan lingkungan 5. Kolaborasi pemberiaan sedatif obat

persaan terisolasi dan menurunkan kecemasan

5. Menurunkan kecemasan, memudahkan istirahat

b.

Post Operasi TUJUAN DAN KRITERIA KEPERAWATAN HASIL Setelah melakukan proses Klien mengatakan nyeri pada daerah abdomen sebelah kanan bila terlalu banyak bergerak. DO : KU : lemah Klien tampak meringis Klien tampak gelisah Klien tampak pucat TD 110/70mmHg, N : 110 x/mnt, R : 24 x/menit, keperawatan selama >6 hari, diharapkan nyeri berkurang / hilang. Dengan kriteria hasil : - KU : baik - Klien nampak tenang - Klien tidak gelisah - Klien tidak pucat - TD : 140/90 4. Kolaborasi 3. Ajarkan tekhnik relaksasi, distraksi. 2. Berikan penjelasan yang terjadi pada pasien 1. Kaji tingkat nyeri yang dirasakan pasien. 1. Membantu dalam mengidentifikasi sumber nyeri dan intervensi yang tepat 2. Penjelasan dapat menurunkan ansietas, dan meningkatkan relaksasi sesuai prosedur. 3. Mengembalikan perhatian, meningkatkan rasa kontrol 4. Menghilangkan

NO

DIAGNOSA KEPERAWATAN

RENCANA RASIONAL

Nyeri berhubungan dengan trauma proses pembedahan DS : -

17 Asuhan Keperawatan Ca Kolon

S : 38oC Hb : 10,4 mg/dl Trombosit : 122.000 mm3,

mmHg - N : 100x / menit - S : 37,5oC - R : 24x / menit - Hb : 12 mg/dl - Trombosit, eritrosit, hematokrit normal

pemberian analgetik

nyeri dan ketidaknyamanan

Eritrosit : 3,52 jt Hematokrit : 32,4.

Kerusakan integritas kulit Setelah berhubungan dengan insisi melakukan bedah stoma DS : Klien mengatakan malas minum DO : Turgor kulit buruk Membran kering Klien tampak anemis Klien tampak pucat TD : 110/70mmHg, N : 110 x/mnt, R : 24 x/menit, S : 38 C
o

1. Gunakan kantong kolostomi yang baik

1. Kantong kolostomi yang baik bisa mencegah terjadinya kebocoran

dan

pembentukan proses keperawatan selama >6 hari, diharapkan tidak ditemukan kerusakan integritas kulit.

2. Kosongkan kantong kolostomi setelah terisi atau 1/3 kantong. 3. Lakukan perawatan luka sesuai perintah dokter

2. Apabila isi kantong tidak terlalu banyak, ini juga dapat membantu kenyamanan pasien serta tidak akan full kantong kolostomi

mukosa Dengan kriteria hasil: - Turgor kulit baik - Membran mukosa lembab - Klien anemis - Klien pucat - TD: 140/90 tidak tidak

3. Perawatan luka dapat menghindarkan kerusakan integritas kulit,

18 Asuhan Keperawatan Ca Kolon

mmHg - N : 100x / menit - R:24x/menit - S :37,5oC 3 Resti terhadap infeksi Setelah dengan melakukan proses keperawatan S : 38OC leukosit 1,7mm 1. Beri pendidikan kesehatan kepada klien tentang leukopenia

serta dapat mengurangi nyeri yang terjadi.

1. menambah pengetahuan klien tentang kondisi klien 2. makanan bergizi dapat meningkatkan jumlah leukosit

berhubungan penurunan leukosit DS : DO : -

selama > 6 hari, 2. Anjurkan kepada diharapkan tidak ada manifestasi infeksi. Dengan kriteria hasil : - Suhu klien untuk mengkonsumsi makanan yang bergizi

tubuh 3. Kolaborasi dengan dokter dalam pemberian obat dalam meningkatkan jumlah leukosit.

3. untuk mengetahui pengaruh obat dalam peningkatan jumlah leukosit

dalam batas normal yaitu 37C, - jumlah leukosit dalam batas normal yaitu 5-10ribuu 4 Kurang pengetahuan mengenai kondisi, dan kebutuhan pengobatan berhubungan dengan perawatan kolostomi di rumah. DS : Klien takut atau Setelah melakukan proses keperawatan selama >6 hari, diharapkan klien bisa mengetahui mengatakan perawatan jika pasien kolostomi

1. Ajarkan klien

pada 1. Dengan atau mengetahui makanan tinggi serat dan kalori, keluarga akan tinggi lebih mudah memberikan makanan yang berguna bagi klien

keluarga tentang pentingnya pemberian makan,

serat dan kalori.

keluarganya dirumah.

19 Asuhan Keperawatan Ca Kolon

akan

menderita Dengan kriteria hasil : - Klien tidak bertanyatanya - Klien nampak

2. Ajarkan keluarga 2. Keluarga bisa atau klien tentan perawatan kolostomi tahu dan tidak perlu lagi bertanya-tanya dan bisa membantu proses perawatan

penyakit ini. Klien merasa mengatakan cemas

dengan keadaannya sekarang DO : Klien gelisah Klien selalu bertanya-tanya Klien tampak takut dan cemas tampak

tenang - Klien tidak gelisah

DAFTAR PUSTAKA
1. Price, Sylvia A. Patofisiologi; Konsep Klinis Proses Penyakit Edisi VI Volume I. Jakarta: EGC, 2005 2. Engram, Barbara. Rencana Asuhan Keperawatan Medikal Bedah Volume I . Jakarta: EGC, 1998. 3. Yayasan Kanker Indonesia http://www.kankerindo.org/ 4. America Cancer Society http://www.cancer.org/docroot/home/index.asp 5. http://www.medicastore.com/med/detail_pyk.php?id=&iddtl=513&idktg=7&idobat=&U ID=20080122112646219.83.74.5 6. http://www.info-sehat.com/content.php?s_sid=970

20 Asuhan Keperawatan Ca Kolon

21 Asuhan Keperawatan Ca Kolon