TUGAS-TUGAS (2) DARI MATA KULIAH PROFESI KEPENDIDIKAN DOSEN : Hj. Tuti Warliah, Dra., M.Si.

oleh :

Mariano Nathanael, S.Si. NIM : 41154035080175

ANGKATAN KE-27 PROGRAM PEMBENTUKAN KEMAMPUAN MENGAJAR (PPKM) FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU KEPENDIDIKAN UNIVERSITAS LANGLANGBUANA 2008
1

Fungsi-fungsi pengelolaan Luther M.DAFTAR ISI 1. Membandingkan (KTSP) 4. Daftar Isi 2. 2/89 dan No 20/03) Tujuan Pendidikan Nasional Menurut UU SISDIKNAS no. Gullick dan menurut Henry Fayol MEMBANDINGKAN TUJUAN PENDIDIKAN NASIONAL MENURUT 2 UNDANG-UNDANG (No. Syarat-syarat 2 3 Tujuan Pendidikan Nasional menurut 2 buah Undang-Undang (No. Tujuan-tujuan Pendidikan 5 menurut Kurikulum 1994 dan Kurikulum 2006 seorang pemimpin pendidikan dan menurut 7 9 pengertiannya 5. 2/89 dan No. Membandingkan 20/03) 3. 2 Tahun 1989 2 .

kepribadian yang mantap dan mandiri serta rasa tanggung jawab kemasyarakatan dan kebangsaan. tetapi ada dua kelebihan dari tujuan Pendidikan Nasional yang 3 .BAB II Pasal 4 Pendidikan Nasional bertujuan mencerdaskan kehidupan bangsa dan mengembangkan manusia Indonesia seutuhnya. 20 tahun 2003 beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa berakhlak mulia sehat berilmu cakap kreatif mandiri menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab Dari tabel perbandingan di atas. KOMENTAR Perhatikan tabel DARI berikut MARIANO yang N. (Mahasiswa aspek-aspek AKTA yang IV UNLA dari ANGKATAN ke-27) menunjukkan diharapkan warganegara Indonesia yang wajib mengikuti sistem pendidikan nasional ini : UU SISDIKNAS no. mandiri. berilmu. kesehatan jasmani dan rohani. sehat. bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. kita bisa melihat bahwa tujuan Pendidikan nasional tidak banyak berubah. cakap. kreatif. 2 Tahun 1989 beriman dan bertaqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa berbudi pekerti luhur kesehatan jasmani dan rohani memiliki pengetahuan dan keterampilan kepribadian yang mantap mandiri rasa tanggung jawab kemasyarakatan dan kebangsaan UU SISDIKNAS no. 20 tahun 2003 BAB II Pasal 3 Pendidikan Nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa. memiliki pengetahuan dan keterampilan. berakhlak mulia. Tujuan Pendidikan Nasional Menurut UU SISDIKNAS no. yaitu manusia yang beriman dan bertaqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan berbudi pekerti luhur. dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.

ada di UU SISDIKNAS No. Daya kreativitas ini kurang tampak pada UU SISDIKNAS No. tetapi terlebih kepada mengarahkan dan membimbing tanpa merebut kebebasan orang tersebut. hanya berbeda penyebutannya. 2 Tahun 1989. Pengembangan sikap demokratis akan memunculkan aspek-aspek positif dari diri setiap orang. yaitu : kreatif dan demokratis. mendorong bangsa Indonesi menjadi penemu sesuatu yang baru akhirnya dapat mengharumkan nama bangsa. Kreatif artinya penuntutan agar bangsa Indonesia dapat berpikir berbeda dengan bebas tanpa diikat oleh aturan-aturan tetapi dengan tetap dapat mempertanggungjawabkannya dengan benar. seperti rasa percaya diri. 20 Tahun 2003 tentu dengan tujuan yang mulia demi kejayaan Bangsa Indonesia tercinta ini. Hal ini mengarahkan bangsa Indonesia untuk tidak memaksakan sesuatu ide atau keinginan kepada orang lain. 2 Tahun 1989. dapat menerima perbedaan meskipun bertolak belakang. Demikianlah dua aspek yang diperjelas dalam UU SISDIKNAS No. Demokratis artinya mau menghargai orang lain. PERBANDINGAN TUJUAN-TUJUAN PENDIDIKAN MENURUT KURIKULUM 1994 DAN KURIKULUM 2006 (KTSP) Jika dibandingkan mengenai tujuan dari kurikulum. 20 Tahun 2003 dibandingkan yang ada di UU SISDIKNAS No. Kreatif dapat menghasilkan sesuatu yang berbeda yang belum pernah ada. Demikian tabel perbandingannya : KURIKULUM 1994 Tujuan Pendidikan Nasional Tujuan Institusional Tujuan Kurikuler Tujuan Instruksional Umum Tujuan Instruksional Khusus KURIKULUM 2006 (KTSP) Tujuan Pendidikan Nasional Kompetensi Lulusan Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Indikator 4 . hal-hal ini akan mendorong bangsa Indonesia untuk menjadi pelopor dari sesuatu di dunia ini. rasa menghormati satu sama lain. kebebasan untuk berekspresi dan hal-hal ini akan membawa bangsa Indonesia menjadi suatu bangsa yang dihormati oleh negara lain. maka sebenarnya kurikulum 1994 dan kurikulum 2006 adalah sama saja.

Tujuan Kurikuler : Siswa memahami sifat-sifat zat. mandiri. hukumhukum. kekekalan energi. yaitu pokok bahasan fluida statis untuk materi Hukum Archimedes. Kompetensi Lulusan : Menganalisis gejala alam dan keteraturannya dalam cakupan mekanika benda titik. KURIKULUM 2006 (KTSP) Tujuan Pendidikan Nasional : Pendidikan Nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa. KURIKULUM 1994 Tujuan Pendidikan Nasional : Pendidikan Nasional bertujuan mencerdaskan kehidupan bangsa dan mengembangkan manusia Indonesia seutuhnya. yaitu manusia yang beriman dan bertaqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan berbudi pekerti luhur. bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. diskusi dan penalaran Tujuan Instruksional Umum : impuls. kreatif. berakhlak mulia. elastisitas. kepribadian yang mantap dan mandiri serta rasa tanggung jawab kemasyarakatan dan kebangsaan. berilmu. kesehatan jasmani dan rohani. cakap.Di bawah ini akan diberikan contoh tujuan-tujuan tersebut untuk mata pelajaran Fisika SMA yang diambil dari pokok bahasan yang sama. Standar Kompetensi : Siswa dapat menerapkan konsep dan prinsip mekanika klasik sistem kontinu dalam menyelesaikan masalah Kompetensi Dasar : Menganalisis hukum-hukum yang berhubungan dengan fluida statik dan dinamik serta penerapannya dalam Tujuan Instruksional Khusus : – Menurunkan Hukum Archimedes kehidupan sehari-hari Indikator : • Siswa dapat menjelaskan dan 5 . memiliki pengetahuan dan keterampilan. fluida. dan momentum. dan penerapannya melalui percobaan. benda tegar. sehat. dan menjadi warga negara yang Tujuan Institusional demokratis serta bertanggung jawab.

mau bergaul dan menjadi sahabat dari bawahannya. Rendah hati dan sederhana Seorang pemimpin harus rendah hati. menjadi dekat dengan bawahannya. artinya pemimpin tidak menonjolkan kemewahan di hadapan bawahannya. Rendah hati akan membuat seorang pemimpin mau mendengarkan bawahannya dan memperhatikan bawahannya. balon udara dan hidrometer • memformulasikan hukum-hukum dasar fluida statik yang salah satunya adalah Hukum Archimedes. Seorang pemimpin harus sederhana. SYARAT-SYARAT SEORANG PEMIMPIN BESERTA PENGERTIANNYA 1.secara teoritis menggunakan pengertian tekanan hidrostatik sehingga diperoleh besar gaya ke atas – Mendiskusikan syarat-syarat mengapung. Siswa dapat menerapkan hukumhukum dasar fluida statik yang salah satunay adalah Hukum Archimedes pada masalah fisika sehari-hari. tenggelam dan melayang dengan menerapkan asas Archimedes – Mendiskusikan penerapan hukum Arcimedes dalam teknologi misalnya : kapal laut. meskipun gajinya jauh lebih besar dari 6 . Galangan kapal. maka seorang bawahan yang memiliki pemimpin yang rendah hati akan memberi respek dan penghormatan yang muncul dari dasar hatinya yang paling dalam tanpa ada mentalitas ”yes men” atau “ABS”. Seorang pemimpin yang tinggi hati hanya akan memerintah bawahannya saja tanpa mau membantu ataupun mengarahkan bawahannya. artinya harus mau turun ke bawah. Semua akan dikerjakan bawahan dengan senang hati dan tulus.

kapan berhenti untuk melakukan dan kapan tidak melakukan. artinya dapat memikirkan tindakannya secara matang lebih dulu baru bertindak. Hal ini membutuhkan manajemen emosi sehingga setiap tindakan maupun ucapannya telah melalui pemikiran yang matang dan dapat dipertanggungjawabkannya dengan baik. Maka organisasi yang dipimpinnya akan berjalan dengan arah yang tegas dan bukannya tidak menentu. maka akan sulit untuk meraih kembali kepercayaan bawahan. dan tidak tergesa-gesa dalam mengambil keputusan. Maka bawahanpun melihat pemimpinnya tidak menghambur- hamburkan uangnya yang ada sehingga dapat memberi contoh yang baik. lambat dalam mengambil keputusan dan berani mengambil resiko dengan pertimbangan yang matang. Ada alasan-alasan yang jelas dibalik semua keputusannya. Hal ini menuntuk keberanian untuk terbuka kepada bawahan dalam lingkup tertentu. 4. Sabar dan memiliki kestabilan emosi Seorang pemimpin harus sabar dan memiliki kestabilah emosi artinya tidak cepat gusar. Jujur. Mau melihat dan mendengar kesulitan bawahannya lalu menolong mereka dengan tulus adalah kunci untuk mendapatkan respek dari bawahan. tidak cepat kecewa. Jangan sampai seorang pemimpin membohongi bawahannya. Seorang pemimpin haruslah dapat proaktif. tidak cepat percaya pada suatu informasi. Pemimpin ini tau apa yang harus dilakukannya.bawahannya. 2. adil dan dapat dipercaya Kejujuran adalah salah satu kualifikasi utama untuk dapat dipercayai. Suka menolong Seorang pemimpin harus suka menolong. artinya mau untuk menolong bawahannya dengan tulus tanpa ada maksud mencari untung maupun hormat. jika sekali saja terungkap kebohongan pemimpin. 5. Percaya pada diri sendiri Seorang pemimpin harus percaya pada dirinya sendiri supaya tidak muncul sikap plin-plan. kapan melakukannya. 7 . tidak cepat marah. 3.

Bawahannya tidak akan ragu untuk mempercayakan masalahnya kepada atasannya karena atasannya adil dan bijak dalam mengambil keputusan. Lembaga Administrasi Negara. Pengelolaan. Perlakuan treatment 3. ARTI MANAJEMEN  Dalam bahasa Inggris : to manage (kata kerja) yang berarti control dan management (kata benda) yang berarti : 1. Tegas jika diperlukan dalam menegakkan peraturan tetapi lembut dalam menangani suatu permasalahan. 8 secara trampil untuk menangani sesuatu berupa Skillful .Keadilan juga akan membuat pemimpin akan dipercayai bawahannya. rumah tangga. Gabungan dari dua pengertian diatas yaitu : yang berhubungan dengan pengelolaan suatu perusahaan. atau suatu bentuk kerjasama dalam mencapai suatu tujuan tertentu. 2. Punya keahlian dalam jabatan Tentu saja pemimpin harus memiliki suatu kelebihan yang tidak dimiliki oleh bawahannya. 6.  Dalam bahasa Indonesia : manajemen diartikan dengan berbagai macam : 1. manajemen diartikan dengan istilah kepemimpinan. maka bisa jadi bawahan akan menganggap remeh atasannya. Penangan an. Jika saja bawahannya lebih dari pemimpin dalam keahlian yang dituntun perusahaan itu. Pengendalian. GULLICK & HENRY FAYOL PENDAHULUAN A. FUNGSI-FUNGSI PENGELOLAAN PENDIDIKAN MENURUT LUTHER M. Untuk itu seorang pemimpin dituntut untuk terus belajar dan mengembangkan diri sehingga mempunyai nilai lebih di mata bawahannya.

Sebagai lmu pengetahuan manajemen memiliki cirri-ciri ilmu pengetahuan yaitu : Tersusun secara sistematis atau teratur. Dapat dijadikan teori.persoalan. atau urusan-urusan / persoalan. 3. 4) to achieve one’s purpuse (mencapai tujuan tertentu). Dalam kamus diatas kata “manage” diberi arti : 1) to direct and control (membimbing dan mengawasi). Pengertian-pengertian tersebut mendukung kesepakatan anggapan bahwa manajemen itu dipandang sebagai Ilmu dan Seni. teori. Manajemen sebagai Ilmu artinya manajemen memenuhi kreteria ilmu dan metode keilmuan yang menekankan kepada konsep-konsep. prinsip dan teknik pengelolaan. manajemen diartikan dengan istilah pembinaan. Universitas Indonesia. Mempunyai prinsip-prinsip tertentu. dan merupakan keterampilan seseorang (kemahiran yang diperoleh dari pengalaman).2. Angkatan Darat. Universitas Gajahmada dan Universitas Pajajaran. kemampuan pengelolaan sesuatu itu merupakan seni menciptakan atau biasa disebut kreatifitas (daya cipta yang timbul dari dalam untuk mewujudkan sesuatu). Dapat dipelajari dan diajarkan Menggunakan metode-metode ilmiah. manajemen diartikan dengan istilah ketatalaksanaan. Pembuktian Ramalan Menentukan 9 . manajemen diartikan dengan istilah pengurusan  Dalam Webster’s New Coolegiate Dictionary : manage dijelaskan berasal dari bahasa Itali “managgio” dari kata “managgiare” yang selanjutnya kata ini berasal dari bahasa Latin “manus” yang berarti tangan. 4. Perasaan Terkaan dengan ILMU Kemajuan diperoleh dengan Ilmu. Dalam bukunya “Principles of Management” George R Terry membedakan seni dan ilmu dalam manajemen sebagai berikut : SENI Kemajuan diperoleh praktek. 2) to treat with care (memperlakukan dengan sekasama) 3) to carry on business or affairs (mengurus perniagaan. Obyektif dan Rasional Manajemen sebagai Seni.

Ordway Tead “Management is the process and agency which direct and guides the operations of an organization in the realizing of established aims”. 3. classifed and effectuated”. 2. Millet “Management is the process of directing and facilitating the work of people organized in formal group to achieve a desired goal”. Me “Management is the art of securing maximum result whith minimum of efforts so as to secure maximum prosperity and happiness for both employer and employ and give the public the best possible service”. 5. (Manajemen dapat diberi difinisi sebagai suatu teknik dengan teknik mana maksud dan tujuan dari sekelompok manusia tertentu ditetapkan. Grosvenor Plowman “Management may be defined as a technique by means of which the porpuses and objective of particular human group are deter-mined. Elmore Petersons and E. PENGERTIAN MANAJEMEN MENURUT BEBERAPA TOKOH 1. (Manajemen ditetapkan). Davis “Management is the function of the executive leadership any-where” (Manajemen adalah fungsi dari pada setiap pimpinan eksekutif dimanapun). 4. B. Ralph C. Jhon F.Menggambarkan Pendapat-pendapat Ukuran-ukuran. (Manajemen adalah proses memimpin dan melancarkan pekerjaan dari orang-orang yang terorganisir secara formal sebagai kelom-pok untuk memperoleh tujuan yang diinginkan). diklasifikasikan dan dilaksanakan). (Manajemen adalah seni untuk mencapai hasil yang maksimal dengan usaha minimal demikian pula mencapai kesejahteraan dan kebahagiaan maksimal baik bagi 10 adalah proses dan perangkat yang mengarahkan serta membimbing kegiatan-kegiatan suatu organisasi dalam mencapai tujuan yang telah . Jhon D.

pimpinan maupun kepada masyarakat). (Manajemen terdiri dari semua tugas dan fungsi yang meliputi pe. pembiayaan.S Kimball Jr. its financing establishment of all major policies.nyusunan sebuah perusahaan. S. Jhon M. organizing. penetapan garis-garis besar kebijaksanaan. 9. 8. utilizing in each both science and art and follow in order to accomplish predetermined objectives”. Pfiffner “Management is concerned with the direction of these individuals and functions to achieve ends previously determined” sebelumnya). Dwight Waldo “Management administrative 11 is t he action intended to achieve rational coopration in an (Manajemen bertalian dengan pembimbingan orangorang dan fungsi-fungsi untuk mencapai tujuan-tujuan yang telah ditetapkan para pekerja serta memberikan pelayanan yang sebaik mungkin . actuating dan controlling dimana pada masing-masing bidang digunakan baik ilmu pengetahuan maupun keahlian dan yang diikuti secara berurutan dalam rangka usaha mencapai sasaran yang telah ditetapkan semula). controlling. penyediaan semua peralatan yang diperlukan dan penyusunan kerangka organisasi serta pemilihan pejabat-pejabat terasnya). 6. actuating. Terry “Management is distinct process consisting of planning. Kimball and D. organizing. (Manajemen adalah proses yang khas yang terdiri dari tindakan-tindakan planning. George R. the outlining of the general form of organizations and selection of the principle officers”. 7. “Management embraces all duties and functions that pertain to the initiation of an enterprise. the provision of all necessary equipment.

Tiap elemen-elemen ditata agar tidak tumpang tindih. kesempatan. menyusun langkah-langkah untuk mencapai tujuan dengan memanfaatkan segala sumber daya (manusia. sumber alam dan lainnya) secara optimal. sarana. GULLICK Luther Gullick mendefinisikan manajemen sebagai suatu bidang ilmu pengetahuan yang berusaha secara sistematis untuk mamahami mengapa dan bagaimana manusia bekerja bersama untuk mencapai tujuan dan membuat sitem kerjasama ini lebih manfaat bagi kamanusiaan. Bahkan bagi orang diluar organisasi pun perlu mengenali manajemen suatu organisasi karena mempunyai hubungan dan kepentingan dengan organisasi yang bersangkutan. MANAJEMEN MENURUT LUTHER M. Selanjutnya. (Manajemen adalah tindakan yang ditujukan untuk memperoleh kerjasama yang rasional dalam suatu system administrasi. Harold Koontz and Cyril O’Donnell “Management is getting things done through other people”. dana. Kegunaan pengertian yang cukup tentang manajemen bagi setiap orang yang berada dalam suatu organisasi : Bagian semua untuk mengetahui organisasi dimana mereka berkarya dengan baik Bagi mereka yang menduduki jabatan manajer untuk mengetahui peranan. 10. Dalam pengertian manajemen selalu terkandung adanya sesuatu tujuan tertentu yang akan dicapai oleh kelompok yang bersangkutan. Manajemen adalah pekerjaan bersama-sama orang lain). Manajeman di katakana baik apabila memiliki tujuan dan sasaran yang jelas dan diketahui oleh semua orang yang terlibat dalam kegiatan. Bagi yang berkedudukan sebagai bawahan untuk memahami peranan atasannya. efektif dan efesien. karena setiap atasan juga sekaligus berperan sebagai bawahan. Kesimpulan yang dapat ditarik dari kesamaan-kesamaan yang terdapat dalam pelbagai macam definisi diatas : a) b) Manajemen selalu diterapkan dalam hubungan dengan usaha suatu kelompok manusia dan tidak terhadap sesuatu usaha satu orang tertentu. tanggung jawab dan tugasnya dalam organisasi.system”. 12 .

Mengarahkan perhatian pada tujuan. bilamana dan oleh siapa. Perencanaan adalah penentuan tujuan yang akan dicapai atau yang akan dilakukan.Luther Gullick di kenal dengan POSDCORB yang merupakan inisial dari fungsi-fugsi manajemen: 1. Pembimbingan ) 5. Organizing ( Pengorganisasian ) 3. Menjelaskan berbagai masalah. Menentukan prioritas masalah c. Perencanaan merupakan fungsi terpenting diantara fungsi manajemen yang ada. Mengkaji hambatan dan kendala e. Mengurangi ketidakpastian serta perubahan pada waktu mendatang 2. WHEN (kapan) melakukan apa. 3. HOW (bagaimana) cara melakukan apa. Reporting (Pelaporan) 7. 4 Merupakan sarana untuk mengadakan pengawasan. Staffing ( Pengadaan Tenaga Kerja ) 4. WHAT(apa) yang akan dilakukan. Fungsi dari perencanaan tersebut adalah sebagai berikut : a. PLANNING (PERENCANAAN) Perencanaan (Planning) ialah fungsi manajemen yang harus bisa menjawab rumus SWIH. Coordinating ( Pengkoordinasian ) 6. fungsi perencanaan haruslah dilakukan terlebih dahulu dari manajemen yang lain. WHERE (dimana) melakukan apa. Planning ( Perencanaan ) 2. Menyusun rencana kerja operasioanal Sedangkan manfaat perencanaan tersebut adalah sebagai berikut: 1. WHO (siapa) yang melakukan apa. Budgeting ( Pembuatan Anggaran) Mari kita melihat satu demi satu dari fungsi-fungsi manajemen tersebut yang dikemukakan oleh Gullick 1. Menentukan tujuan dan indicator keberhasilan d. b. bagaimana. Directing ( Pengarahan. Dimungkinkan melakukan pilihan dari berbagai alternatif tindakan. WHY (mengapa) harus melakukan apa. dimana dalam setiap kegiatan yang bersifat manajerial yang mendukung usaha pencapaian tujuan. 13 .

Memudahkan melakukan koordinasi diantara berbagai organisasi.5. Pengorganisasian sebenarnya merupakan proses mengorganisasikan orang-orang untuk melaksanakan tugas pokoknya. usaha dan dana. STAFFING (PENGADAAN TENAGA KERJA) Yang dimaksudkan dengan penyediaan staf adalah. Kedua istilah itu cenderung mengandung pengertian yang sama. Staffing merupakan salah satu fungsi manajemen berupa penyusunan personalia pada organisasi sejak dari merekrut tenaga kerja. Adapun proses perencanaan tersebut meliputi langkah-langkah sebagai berikut : a. 3. sehingga menghemat waktu. Sementara itu ada tiga tipe program pengembangan staf yang terdiri dari: "presupervisory programs". 6. pengembangannya sampai dengan usaha agar setiap tenaga petugas memberi daya guna maksimal kepada organisasi. pengembangan diri dan seterusnya.Pemecahan masalah d Pembahasan untuk menetapkan rencana e. penugasan khusus. permainan peranan. 14 .Meminimumkan pekerjaan yang tidak pasti. Siapa mengerjakan apa dan siapa bertanggung jawab pada siapa. Harold Koonz dan Cyrill O’Donnel sedang Assembling resources dikemukakan oleh William Herbert Newman. dan memelihara kondisi kerja yang menyenangkan. Dalam upaya mengembangkan staff metode yang dapat dipergunakan. simulasi. Pengawasan dan perbaikan g. Istilah Staffing diberikan Luther Gulick.pengarahan dan latihan sekelompok orang yang mengerjakan sesuatu tugas. Analisa situasi b. Penilaian akhir 2. Penetapan masalah c . satuan tugas penelitian. Pelaksanaan rencana f. Pengorganisasian adalah aktivitas-aktivitas yang berkaitan dengan penyusunan struktur yang dirancang untuk membantu pencapaian tujuan-tujuan yang telah ditentukan. "middle management programs" dan "executive development programs". ORGANIZING (PENGORGANISASIAN) Pengorganisasian (Organizing) ialah fungsi manajemen yang berhubungan dengan pembagian tugas. antara lain: latihan jabatan.

dan pengawasan. KOORDINATING (PENGKOORDINASIAN) Yang dimaksudkan dengan pengkoordinasian adalah kegiatan-kegiatan untuk mempertalikan berbagai bagian-bagian pekerjaan dalam sesuatu organisasi. Bimbingan adalah bantuan pribadi yang diberikan untuk mengembangkan ketrampilan bawahan serta meningkatkan cara kerja mereka ini merupakan kegiatan yang sama sekali praktis dan hanya menyangkut sehari-hari. Fungsi pengarahan melibatkan pembimbingan dan supervisi terhadap usaha-usaha bawahan dalam rangka pencapalan sasaran-sasaran organisasi. Mengenai koordinasi ada beda pandang antara beberapa sarjana.Organizing dan Staffing merupakan dua fungsi manajemen yang sangat erat hubungannya. sedangkan staffing berhubungan dengan penerapan orang-orang yang akan memangku masing-masing jabatan yang ada dalam organisasi tersebut. Koordinasi membantu untuk memaksimalkan hasil-hasil yang 15 . Faktor utama adalah membantu karyawan menemukan pemecahan atas masalah pekerjaan yang ada saat ini. Jadi peran pembimbing bukanlah memberikan nasehat secara pasif melainkan bertindak sebagai mitra dan katalisator atasan dan bawahan. Dalam pandangan yang kedua. DIRECTING (PENGARAHAN ATAU BIMBINGAN) Yang dimaksudkan dengan pengarahan adalah pembuatan keputusan-keputusan dan menyatukan mereka dalam aturan yang bersifat khusus dan umum. Dalam kaitannya dengan fungsi ini. pengorganisasian. 5. Kegiatan membimbing sangat diperlukan untuk meningkatkan kinerja / kualitas hasil yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan meningkatkan hasil. Koordinasi adalah Kewajiban yang penting untuk menghubungkan bermacam-macam kegiatan dari pekerjaan. menganggapnya sebagai tujuan manajemen. Di satu pihak ada yang memandangnya sebagai fungsi manajemen. pengarahan. Sedang pihak yang lain. 4. ilmu-ilmu perilaku telah memberikan sumbangan besar dalam bidang-bidang motivasi dan komunikasi. dengan pekerjaan sehari-harinya. Organizing yaitu berupa penyusunan wadah legal untuk menampung berbagai kegiatan yang harus dilaksanakan pada suatu organisasi. keberhasilan koordinasi sepenuhnya tergantung pada keberhasilan atau efektivitas dart fungsi-fungsi perercanaan.

Suatu saat perusahaan tersebut hampir saja gulung tikar akan tetapi lantas beliau bekerja keras sehingga luar biasa sehingga perusahaan tersebut kemudian berkembang menjadi suatu gabungan perusahaan batu bara dan baja dengan kondisi finansial yang tinggi. dan tahun 1888 menjabat director Community Four Chambault Company. disamping memperhatikan manajemen bagi satu organisasi yang kompleks. sehingga yang bersangkutan dapat mengikuti perkembangan dan kemajuan kerja. Sedangkan fungsi anggaran berdasarkan perjalankan historisnya terdiri dari empat macam yaitu: fungsi kontrol. tetapi dapat juga bersifat horizontal. sehingga beliau menampilkan satu metode ajaran manajemen 16 . Allen Schick mengungkapkan adanya tiga tujuan anggaran: pengawasan. yang merupakan hal penting dalam pembuatan keputusan oleh manajer. adalah seorang insinyur pertambangan dari National of Mines di St Etienne. Henry Fayol akhirnya menjadi seorang industrialis di Perancis dan mengemukakan teoriteori dan administrasi sebagai pedoman bagi pengelolaan organisasi-organisasi yang kompleks. 7. dan perencanaan. Pada tahun 1916. fungsi manajemen. dengan sebutan teori manajemen klasik yang sangat memperhatikan produktivitas pabrik dan pekerja.dicapai suatu kelompok dengan jalan mengusahakan adanya suatu keseimbangan pada aktivitas-aktivitas komponen pelaksana program dimana dianjurkan partisipasi kelompok pada taraf permulaan perencanaan dan ditekankan setiap anggota menerima tujuan kelompok. menunjukkan dua hal: pertama sebagai satu pernyataan fiskal dan kedua sebagai suatu mekanisme. MANAJEMEN MENURUT HENRY FAYOL Henry Fayol (1841-1925) yang lahir di Prancis. Pentingnya pelaporan terlihat dalam kaitannya dengan konsep sistem informasi manajemen. 6. baik APBN maupun APBD. Sesuatu anggaran. BUDGETING (PEMBUATAN ANGGARAN) Penganggaran adalah fungsi yang berkenaan dengan pengendalian organisasi melalui perencanaan fiskal dan akutansi. REPORTING (PELAPORAN) Yang dimaksud dengan pelaporan adalah fungsi yang berkaitan dengan pemberian informasi kepada manajer. dan fungsi evaluasi. fungsi perencanaan. Jalur pelaporan dapat bersifat vertikal. Henry Fayol mengarang buku "General and Industrial management". manajemen.

2) Pengorganisasian (organizing). 17 . c. Sumbangan terbesar dari Fayol berupa pandangannya tentang manajemen yang bukanlah semata kecerdasan pribadi. Keuangan (pencarian dan penggunaan optimum atas modal) berusaha mendapatkan dan menggunakan modal. Manajerial yang terdiri dari 5 fungsi : 1) Perencanaan (planning) berupa penentuan langkah-langkah yang memungkinkan organisasi mencapai tujuan-tujuannya. Pertukaran) dengan tara mengadakan pembelian bahan mentah dan menjual hasil produksi. Selain hal-hal pokok diatas. masih ada beberapa ajaran Fayol lainnya yaitu : 1) Keterampilan yang dibutuhkan oleh manajer tergantung kepada tempat pada tingkatan organisasi. utang. d. Jual. Akuntansi dengan adanya pencatatan dan pembukuan biaya. f. 5) Pengendalian (Controlling) dengan memantau rencana untuk membuktikan apakah rencana itu sudah dilaskanakan sebagaimana mestinya. Dagang (Beli. e. Fayol berkeyakinan keberhasilan para manajer tidak hanya ditentukan oleh mutu pribadinya. 3) Memerintah (Commanding) dengan memberi arahan kepada karyawan agar dapat menunaikan tugas pekerjaan mereka 4) Pengkoordinasian (Coordinating) dengan memastikan sumber-sumber daya dan kegiatan organisasi berlangsung secara harmonis dalam mencapai tujuannya. yang rendah lebih membutuhkan keterampilan dan kemampuan teknis dibandingkan dengan keterampilan manajerial pada manajer tingkat atas. Teknis (produksi) yaitu berusaha menghasilkan dan membuat barang-barang produksi. Keamanan (perlindungan harga milik dan manusia) berupa melindungi pekerja dan barang-barang kekayaan perusahaan. keuntungan dan neraca. tetapi lebih merupakan satu keterampilan yang dapat diajarkan dari dipahami prinsip-prinsip pokok dan teori umumnya yang telah dirumuskan.yang lebih utuh dalam bentuk cetak biru. Fayol membagi kegiatan dan operasi perusahaan ke dalam 6 macam kegiatan : a. serta berbagai data statistik. b. tetapi karena adanya penggunaan metode manajemen yang tepat. dalam arti mobilisasi bahan materiil dan sumber daya manusia guna melaksanakan rencana.

Otoritas dan tanggung jawab (Authority and Responsibility) diperoleh melalui perintah dan untuk dapat memberi perintah haruslah dengan wewenang formil. dalam arti imbalan yang adil bagi karyawan dan pengusaha. Kesatuan komando (Unity of commad). dalam arti bahwa tanggung jawab akhir terletak pada atasan dengan tetap memberi wewenang memutuskan kepada bawahan sesuai kebutuhan. 18 . yaitu sernakin mengkhusus manusia dalam pekerjaannya. sehingga tidak mungkin hanya diperoleh melalui praktek. seperti penghargaan terhadap prestasi serta penerapan sangsi hukum secara adil terhadap yang menyimpang. timbul tenggelam sepertl orang belajar menyelam tanpa guru. h. e. 3) Kernampuan dan keterampilan manajemen dapat diterapkan pada segala bentuk dan jenis organisasi. 4) Prinsip-prinsip manajemen lebih baik daripada hukum manajemen. seperti terdapat pada ban berjalan. karena hukum bersifat kaku. Pembagian kerja (Division of labor). yaitu : a. f. c. Sentralsiasi (Centralisation). dalam arti kepatuhan anggota organisasi terhadap aturan dan kesempatan. Disiplin (discipline). sehingga kemungkinan adanya desentralisasi. b.2) Kemampuan dan ketrampilan manajemen harus diajarkan dan dipelajari. dalam arti sekelompok kegiatan yang mempunyai tujuan yang sarna yang harus dipimpin oleh seorang manajer dengan satu rencana kerja. industri dan lain-lain. Ada 14 macam prinsip manajemen dari Fayol. sedang prinsip bersifat lebih luwes. seperti rumah tangga. sehingga dapat disesuaikan pada keadaan yang dihadapi. partai. pemerintah. yaitu kepentingan perorangan dikalahkan terhadap kepentingan organisasi sebagai satu keseluruhan. yang berarti setiap karyawan hanya menerima perintah kerja dari satu orang dan apabila perintah itu datangnya dari dua orang atasan atau lebih akan timbul pertentangan perintah dan kerancuan wewenang yang harus dipatuhi. Renumerasi Personil (Renumeration of personnel). Kesatuan pengarahan (unity of Direction). semakin efisien kerjanya. Menomorduakan kepentingan perorangan terhadap terhadap kepentingan umum (Subordination of Individual interest to general interes). g. Kepemimpinan yang baik berperan penting bagi kepatuhan ini dan juga kesepakatan yang ad ii. Walaupun demikian wewenang pribadi dapat mernaksa kepatuhan orang lain. d.

Semangat Korps (Esprit de Corps). Kritik terhadap teori salah satu datang dari Henry Mintzberg yang menyatakan bahwa teori ini hanya sesuai untuk organisasi masa lampau yang lebih stabil dengan lingkungan yang lebih mudah diramalkan. Teori ini juga terlalu berpegang kepada kewenangan formil dan sering antara satu prinsip tidak sejalan dengan prinsip lainnya. dalam arti meningkatkan semangat berkelompok dan bersatu dengan lebih banyak menggunakan komunikasi langsung daripada komunikasi formal dan tertulis. j. Rantai Skalar (Scalar Chain). dalam arti adanya garis kewenangan yang tersusun dari tingkat atas sampai ke tingkat terendah seperti tergambar pada bagan organisasi. Inisiatif (Initiative). k. n. Juga keyakinannya bahwa prinsip-prinsip manajemen itu dapat diajarkan dan dipelajari. l. dalam arti terbitnya penempatan barang dan orang pada tempat dan waktu yang tepat. seperti antara prinsip “Division of Labor” dengan “Unity of Command”. m. 19 . Keadilan (Equity). Stabilitas masa jabatan (Stability of Penure of Personal) dalam arti tidak banyak pergantian karyawan yang ke luar masuk organisasi.i. yaitu adanya sikap persaudaraan keadilan para manajer terhadap bawahannya. Banyak kritik yang dilemparkan kepada teori organisasi dan peranannya terhadap prilaku manajer yang efektif. Tata-tertib (Order). dengan memberi kebebasan kepada bawahan untuk berprakarsa dalam menyelesaikan pekerjaannya walaupun akan terjadi kesalahan-kesalahan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful