Anda di halaman 1dari 3

Tugas Fisika Lingkungan Nama : Iin Suminar NIM : 0800198 Pend. Fisika 1. Bagaimana cara kerja altimeter?

Jawab:

Altimeter manual

altimeter digital

Altimeter adalah alat untuk mengukur ketinggian suatu titik dari permukaan laut. Biasanya alat ini digunakan untuk keperluan navigasi dalam penerbangan, pendakian, dan kegiatan yang berhubungan dengan ketinggian. Altimeter merupakan alat yang dapat menunjukkan ketinggian dengan bantuan garis ketinggian/kontur. Altimeter bekerja berdasarkan tekanan udara sesuai dengan naiknya angka ketinggian. Sudah kita ketahui bahwa altimeter bekerja berdasarkan tekanan udara maka dalam penggunaannya di dalam perjalanan sebaiknya tidak di masukan kedalam tas/ransel, karena hal ini dapat mempengaruhi prinsip kerja altimeter. Altimeter, selain sebagai penunjuk ketinggian altimeter juga dapat memperkirakan cuaca yang di gunakan pada malam hari. altimeter merupakan alat pengukur ketinggian yang bisa membantu dalam menentukan posisi. Pada medan yang bergunung tinggi, resection dengan menggunakan kompas sering tidak banyak membantu, disini altimeter lebih bermanfaat. Dengan menyusuri punggunganpunggungan yang mudah dikenali di peta, altimeter akan lebih berperan dalam perjalanan. Hal-hal yang harus diperhatikan dalam pemakaian altimeter : setiap altimeter yang dipakai harus dikalibrasi. Periksa ketelitian altimeter di titik-titik ketinggian yang pasti. Altimeter sangat peka terhadap guncangan, perubahan cuaca, dan perubahan temperatur. Altimeter bekerja dengan beberapa prinsip. tekanan udara (yang paling umum digunakan) Mangnet bumi (dengan sudut inclinasi) Gelombang (ultra sonic maupun infra merah, dan lainnya) Penggunaan Altimeter umumnya selalu diikuti dengan penggunaan kompas. Untuk mengukur ketinggian atau selisih ketinggian suatu tempat terhadap permukaan laut, altimeter harus dikalibrasi terlebih dahulu: 1) Bawalah Altimeter tersebut di tepi Pantai.

2) Resetlah Altimeter anda di Titik NOL ( jika menggunakan Altimeter Digital ) kalau manual biasanya ada bagian yang bisa diputar dibelakang Altimeter settinglah sehingga jarum penunjuknya berada di titik nol. 3) Altimeter anda siap digunakan. 2. Bagaimana membuktikan adanya tekanan udara secara sederhana? Jawab: Rebuslah sebutir telur sampai keras. Kemudian dinginkan telur itu di bawah kran dan kupas dengan hati-hati. Ambillah sebuah botol yang lehernya sedikit lebih kecil daripada telur tersebut. Masukkan dua batang korek api yang menyala ke dalam botol. Letakkan telur itu di mulut botol; ujungnya yang panjang di sebelah bawah. Nyala api akan segera mati. Perlahan-lahan telur akan tertarik ke dalam leher botol ! Hal ini terjadi karena terjadi perbedaan tekanan udara antara di dalam dan di luar botol. Nyala api akan menghabiskan sebagian udara dan mengurangi tekanan udara di dalam botol. Tekanan udara di luar botol akan mendorong telur tersebut masuk ke dalam. Isilah gelas dengan air sampai penuh. Tutup gelas dengan selembar kertas HVS ukuran kuarto. Tahan HVS tersebut dengan telapak tangan, kemudian balikkan gelas dengan cepat (usahakan jangan tumpah). Lepaskan tangan secara perlahan. Ketika gelas yang berisi air dibalikkan, ternyata kertas HVS dapat menahan air di dalam gelas. Tekanan atmosfer sangatlah besar, salah satu buktinya adalah dapat menahan air di dalam gelas melalui selembar kertas HVS. Cara kerjanya udara menekan ke atas sehingga air tidak tumpah. 3. Bagaimana hubungan titik didih dengan tekanan udara? Titik didih suatu cairan adalah suhu pada saat tekanan uap jenuh cairan sama dengan tekanan udara luar. Pada tekanan 1 atm (760 mmHg), titik didih air 100 Q . Titik didih C akan berubah tergantung pada tekanan atmosfer. Jadi jka tekanan atomsfer lebih besar dari 1 atm, maka titik didih akan lebih tinggi dari titik didih normal. Sedangkan jika tekanan atomsfer lebih kecil dari 1 atm, maka titik didih akan lebih kecil dari titik didih normal. 4. Bagaimana titik didih air di pinggir pantai dibandingkan titik didih air di puncak gunung tinggi? Jawab: Titik didih air di puncak gunung tinggi lebih kecil daripada titik didih air di pinggir pantai, karena tekanan udara di puncak gunung tinggi lebih kecil daripada tekanan udara di pinggir pantai. 5. Mengapa astronot yang memasuki ruang angkasa bebas harus menggunakan pakaian khusus ruang angkasa? Jawab: Karena pakaian khusus ruang angkasa adalah pakaian yang sangat kuat dengan berbagai macam fungsi yang telah didesain untuk melindungi mereka dari lingkungan yang berbahaya bagi kehidupan mereka, seperti radiasi dan keadaan vakum.

6. Bagaimana membuktikan bahwa bumi itu berbentuk bulat? Jawab: Percobaan sederhana untuk membuktikan bahwa bumi itu berbentuk bulat: Arahkan senter kedinding, pasti ada bayangan berbentuk bulat Taruh bola di atas meja, lalu sorot dengan senter. Geser-geser posisi sorotan dari luar kiri, terus ke arah kanan. Maka anda akan mendapatkan bayangan pada dinding berupa: cahaya senter bulat penuh, bentuk sabit dengan berbagai ukuran yang terbuka ke kanan, lalu berubah lagi menjadi sabit terbuka kekiri, lalu kembali cahaya senter berbentuk bulat utuh (jika anda sudah sampai menyorot pada sisi kanan luar bola). Ganti bola dengan kotak, lalu sorot seperti langkah sebelumnya. anda tidak akan pernah mendapatkan bentuk sabit Ganti bola dengan pelat tebal, lalu sorot, anda juga tidak akan menemukan bentuk sabit Sekarang, kita anggap matahari sebagai senter dan bulan sebagai dinding. Ketika bumi berada di tengah (antara matahari dan bulan), sebagian cahaya matahari terhalang oleh bumi, dan bayangannya mengakibatkan bentuk sabit pada bulan (seperti yang sering kita lihat di malam hari), maka menurut percobaan sederhana kita di atas, bentuk bumi yang paling mungkin adalah bulat , bukan kotak atau hamparan seperti pelat. ketika terjadi bulan purnama, posisi bumi tidak menghalangi cahaya matahari, sehingga bisa kita simpulkan bahwa orbit bulan sedikit melenceng (miring) ketika mengelilingi bumi. Bukti-bukti bumi berbentuk bulat: Pada saat mengamati kapal layar di pantai Bayangan bumi pada bulan saat gerhana bulan Foto bumi/melihat secara langsung/melihat data-data Adanya daerah waktu/ perbedaan waktu Adanya garis lintang yang sejajar khatulistiwa Adanya garis bujur yang sejajar tapi pada akhirnya bertemu di satu titik, itu menunjukan bahwa bumi tidak datar. Jadi bumi berbentuk bulat.