Anda di halaman 1dari 4

Mata Kuliah Semester Minggu Ke SKS Tugas Ke Nama Kelompok

: Teknik Pembitan dan Perbanyakan Tanaman : V (lima) : 14 : 2 (PPM 1507) : 2 : Achmad Fauzi Thaher Annisa Nuraisyah Dimas Prayogo Erik Rakasiwi

1. Tujuan Tugas a. Mahasiswa mengetahui bagaimana cara menentukan ILD (Indeks Luas Daun) pada suatu tanaman dan mencari hubungan antara daun dan pertumbuhan akar. b. Mengetahui volume polibag yang digunakan yang nantinya akan mempengaruhi pertumbuhan akar. 2. Uraian Tugas a. Obyek garapan. ILD (Indeks Luas Daun) merupakan salah satu penentuan luas daun dan faktor lain yang mempengaruhi pertumbuhan daun tersebut. Dalam penentuan ILD ini, data yang sangat diperlukan adalah data tentang daun yang dijadikan sampel dan data tentang kertas yang akan digunakan untuk membuat replika (tiruan daun). b. Yang harus dikerjakan dan batasan-batasan. Dalam praktikum dengan menggunakan ILD ini, kita harus mengukur tentang tanaman yang akan dijadikan sampel dan juga kertas yang akan digunakan. Selain itu juga dibutuhkan data pendukung lain yaitu tentang polibag dan bagian lain tanaman

tersebut selain daun seperti akar dan batang tanaman tersebut. Batasan pengukuran untuk menentukan indeks daun adalah ukuran kertas dan daun yang digunakan sesuai dengan rumus: Luas Daun (LD) = s

c. Metode/cara pengerjaan, acuan yang digunakan. Alat yang digunakan Bahan yang digunakan : klorofilmeter, neraca ohaus, gelas ukur, ember, dan kertas. : tanaman yang akan dijadikan sampel dan air. Metode Pengerjaan yang harus dilakukan: 1. Ambil 5 daun yang akan dijadikan sampel. 2. Mengukur klorofil yang ada pada daun tersebut dengan bagian daun yang diukur secara acak sebanyak tiga kali dan diukur rata-ratanya. 3. Ukur tinggi tanaman, panjang ruas, jumlah ruas, diameter batang, panjang akar, range akar terlebar, tinggi polibag, diameter polibag, berat kertas replika, Berat total kertas dan daun dan luas kertas yang digunakan. 4. Ukur volume akar dan berat kertas dan daun basah. 5. Masukkan ke dalam oven dengan suhu 34,50C. 6. Ukur kembali berat kertas dan daun kering setelah kering oven. 7. Ukur Luas Daun dengan perhitungan rumus diatas. d. Deskripsi luaran tugas yang dihasilkan/dikerjakan. Tabel 1. Data Rata-Rata Kandungan Klorofil Daun 1 2 3 4 5 Rata-Rata Kandungan Klorofil 47,0 44,8 50,5 47,3 34,4

Tabel 2. Data Penunjang Lainnya Parameter Tinggi Tanaman Panjang Ruas Pertama (atas) Kedua Ketiga Keempat Kelima (bawah) Jumlah Ruas Diameter Batang Tinggi Polibag Diameter Polibag Panjang Akar Range Akar Terlebar Volume Akar Luas Kertas Berat Kering oven akar Suhu Oven Ukuran 16,5 cm 4 cm 2,5 cm 1,8 cm 1 cm 0,7 cm 5 ruas 2 mm 23 cm 16 cm 23,7 cm 13 cm 3 ml (0,000001 m3) 722,7 cm2 1,4 gr 34,50C

Tabel 3. Data Berat Kertas replika dan Daun Daun I II III IV V Sebelum dioven Kertas dan Daun (g) 0,8 1,0 1,1 1,4 1,5 Kertas (g) 0,5 0,8 0,7 0,75 0,95 Daun (g) 0,3 0,2 0,4 0,65 0,55 Setelah dioven Daun (g) 0,35 0,5 1,0 1,2 0,55

Dari data-data diatas dapat diperoleh luas daun setiap sampel daun dengan menggunakan rumus perhitungan di atas dan diperoleh data luas daun sebagai berikut: Tabel 4. Data Luas Daun Daun I II III IV Kertas dan Daun (g) 0,8 1,0 1,1 1,4 Kertas (g) 0,5 0,8 0,7 0,75 Luas Daun (cm2) 451,69 578,16 459,90 387,16

1,5

0,95

457,71

3. Pembahasan Dari tabel diatas dipatkan hasil bahwa Panjang akar sangat berkorelasi positif dengan tinggi polibag terlihat pada tabel panjang akar melebihi tinggi polibag, dengan demikian hal ini akan berpengaruh terhadap volume akar yang didapatkan bahwa volume akar dari tanaman ini adalah 0,00001 m3, dalam satuan berat, akar tanaman kopi ini memiliki berat kering akar sebesar 1,4 gram, dan berat kering akar ini ternyata berkorelasi positif dengan berat kering daun yaitu dari lima daun sampel yang dianalisis didapatkan total berat daun 3,6 gram. Sehingga dapat dijelaskan bahwa semakin besar nilai berat kering akar maka semakin besar pula berat kering bagian diatas akar, hal in dikarenakan dengan semakin besarnya berat akar maka serapan unsur hara lebih optimal sehingga mengoptimalkan pertumbuhan tanaman tersebut. Untuk jumlah klorofil yang diamati pada 5 daun sampel didapatkan hasil bahwa jumlah klorofil dari setiap sampel daun tidak berkorelasi positif atau tidak adanya hubungan nilai dengan indeks luas daun yang diamati, hal ini terlihat dari jumlah kandungan klorofil yang paling banyak adalah pada daun ke 3, sedangkan daun yang memiliki indeks luas daun tertinggi dimiliki daun ke 2. Kemudian pada variabel luas daun dan berat daun juga tidak terdapat hubungan positif. 4. Kesimpulan Dari data-data diatas, dapat disimpulkan bahwa: a. Panjang akar berkorelasi positif dengan tinggi polibag. b. Berat kering akar berkorelasi positif terhadap berat kering bagian tanaman diatas akar yang pada praktikum ini yang diamati adalah berat kering daun. c. Untuk parameter yang diamati pada daun yaiitu jumlah klorofil, luas daun dan berat kering daun tidak terdapatnya korelasi dengan jumlah nilai setiap variabel.