SOP (STANDARD OPERATING PROCEDURE) POST AUDIT INSPEKTORAT BIDANG KINERJA KELEMBAGAAN

URAIAN 1. Survey Pendahuluan

IBKK
1. Teknik pengumpulan informasi dasar tentang OBRIK 2. Penyusunan form 1 dan form 2 3. Penyampaian informasi pelaksanaan audit dan permintaan data dengan Form 1 dan Form 2

OBRIK

PEMBAHAS

4. Menerima Form 1 dan Form 2

6. Dokumentasi laporan, data pendukung, dan form isian 7. Reviu kelengkapan laporan, data pendukung, dan form isian

5. Menyampaikan Form 1 dan Form 2 yang telah diisi

2. Penetapan Sasaran Audit
1. Pemeriksaan kelengkapan data Obrik
Tidak Lengka p

2. Meminta Obrik melengkapi data

3. Menerima Informasi Ketidaklengkapan data

4. Menyampaikan kelengkapan data

Data Tetap Tidak Lengkap

5. Mengidentifikasi kesenjangan data sebagai masalah audit 6. Menetapkan masalah audit sebagai dasar penentuan Obrik sasaran audit 7. Menetapkan kriteria audit

Menyiapkan dan menetapkan jadwal kerja audit 5. khusus pembahas menerima jadwal presentasi kajian topik kajian. Kinerja 8. Melakukan audit terhadap kajian Obrik berdasarkan hasil penilaian pendahuluan dan Lembar Kerja Audit. Mereviu dan menyampaikan jadwal dan konfirmasi jadwal final 10. proses. sesuai dengan kriteriaindikator audit kinerja input. Menetapkan metode audit 3. Menyusun laporan sementara 4.URAIAN 3. dan outcome 2. Menerima konfirmasi kesanggupan jadwal dari Obrik dan Pembahas 9. hasil klarifikasi 7. proses. Menerima jadwal presentasi . sesuai dengan kriteriaindikator audit kinerja input. dan outcome 4. Menerima laporan sementara yang berisi temuan dan alternatif solusi 6. Menerima hasil penilaian dari pembahas 3. Identifikasi Peluang Perbaikan 1. Pengukuran Kinerja Aktual 1. konfirmasi kesanggupan 8. Menetapkan lingkup kerja audit 2. Penyusunan Program Kerja Audit IBKK OBRIK PEMBAHAS 1. Mempelajari dan menanggapi secara tertulis laporan sementara hasil audit. mengukur kesenjangan kinerja 2. Presentasi hasil kajian dan pertanggungjawaban hasilnya 1. Melakukan audit terhadap kajian Obrik berdasarkan hasil penilaian pendahuluan dan Lembar Kerja Audit. Menyampaikan tanggapan klarifikasi . Menyusun alternatif solusi untuk meminimalkan kesenjangan kinerja 3. Menyampaikan jadwal kepada Obrik & Pembahas 6. output. Menyampaikan hasil penilaian kepada IBKK 5. Menyiapkan kertas kerja audit dan lembar penilaian pembahas 4. output. laporan akhir 7. Melakukan analisa total/skor polling. Menyampaikan laporan sementara yang berisi temuan dan alternatif solusi kepada Obrik untuk diklarifikasi 5. Menerima jadwal final 4.

dan Biro SDM 11. Menerima Laporan Akhir Hasil Audit. Sesmen. 10. Kajian . Identifikasi Peluang Perbaikan (lanjutan) 9. Biro RenOrtala. IBKK OBRIK PEMBAHAS Menyusun Laporan Akhir Hasil Audit Kajian Penyampaian laporan hasil audit kepada Obrik. Inspektur Utama.URAIAN 5.

Survey Pendahuluan Survey pendahuluan untuk kegiatan post audit kajian TA 2007 meliputi kegiatan : 1) Teknik pengumpulan informasi dasar tentang Obrik 2) Penyusunan Form 1 dan Form 2 Penyusunan Form 1 dan Form 2 ini dimaksudkan untuk meminta data dan informasi terkait dengan pelaksanaan kajian. IBKK akan mengidentifikasi kesenjangan data sebagai masalah audit 6) Menetapkan masalah audit sebagai dasar penentuan Obrik sasaran audit 7) Menetapan kriteria audit meliputi kriteria-kriteria dalam lingkup input. output dan outcome. data pendukung lainnya dan form isian dari Obrik akan segera dikumpulkan dan didokumentasikan. SDM yang terlibat dan lama pelaksanaan 5. data pendukung. Nama UKE Pelaksana 3. SK Tim Kajian 3. RAB. TOR dan RAB 2. seperti : 1. Lampiran 3 : Form 2. Lampiran 2 : Form 1. Laporan 4. . maka segala laporan pelaksanaan kegiatan kajian TOR. Lampiran 1 : kriteria audit kajian untuk obrik b. seperti : 1. dan form isian dari form 1 dan form 2 Mereviu kelengkapan laporan dan data pendukung sesuai dengan isi Form 1 dan data ringkas kegiatan kajian sebagaimana yang dimaksud dalam Form 2. dan form isian Setelah mengirimkan Form 1 dan Form 2 kepada Obrik. 2. Biaya studi dan pelaksanaan studi 4. Manfaat dan rencana tindak lanjut 6.Form 2 berisi permintaan pelengkapan data ringkas kajian. Obrik akan kembali menyampaikan Form 1 dan Form 2 disertai dengan data dan dokumen yang diminta 6) Pengumpulan dan dokumentasi laporan. yaitu form matriks dokumen pendukung c. . Data Pendukung lain . SK Tim. proses. yaitu form data ringkas kajian 4) Obrik menerima Form 1 dan Form 2 5) Penyampaian Form 1 dan Form 2 Setelah diisi.Form 1 berisi permintaan pelengkapan dokumen pendukung. 7) Reviu kelengkapan laporan.Keterangan Bagan SOP Post Audit: 1. Rencana tindak lanjut Implementasi 3) Penyampaian informasi audit dan permintaan data/ informasi Penyampaian informasi audit yang dimaksud adalah surat pemberitahuan mengenai pelaksanaan audit kajian dan permintaan dokumen pendukung pelaksanaan post audit kepada UKE II pelaksana kajian dengan melampirkan : a. IBKK akan menyampaikan permintaan kelengkapan data pada Obrik 3) Obrik menerima informasi ketidak lengkapan data 4) Obrik menyampaikan ketidaklengkapan data 5) Bila data tetap tidak terlengkapi. Penetapan Sasaran Audit Kegiatan penetapan sasaran audit meliputi : 1) Pemeriksaan kelengkapan data Obrik 2) Apabila ada ketidaklengkapan data. data pendukung. Judul serta status kajian (baru atau lanjutan) 2.

IBKK akan menyampaikan jadwal presentasi kajian untuk Obrik. sedangkan matriks kertas kerja II terdiri dari penilaian terhadap proses dan outcomes. dan 2) jadwal pembahas 5) Menyampaikan jadwal kepada Obrik dan Pembahas Untuk mengkonfirmasi kesanggupan jadwal baik dari Obrik maupun Pembahas. melakukan audit terhadap hasil kajian Obrik berdasarkan hasil penilaian pendahuluan dan Lembar Kerja Audit sesuai dengan kriteria indikator audit kinerja input. kegiatan IBKK meliputi: . tindakan perbaikan. Matriks kertas kerja I yang merupakan penilaian terhadap kinerja input dan output. Dengan demikian pada tahapan ini. Pengukuran Kinerja Aktual Inti dari pelaksanaan audit kinerja merupakan kegiatan pengukuran kinerja aktual dengan membandingkan sasaran kinerja dan capaiannya sasaran kinerjanya.3. 6) Obrik dan Pembahas menerima jadwal presentasi 7) IBKK menerima konfirmasi kesanggupan jadwal dari Obrik dan Pembahas 8) Reviu dan menyampaikan jadwal dan konfirmasi jadwal final kepada Obrik dan Pembahas 9) Obrik dan Pembahasa menerima jadwal presentasi yang sudah final 4. presentasi hasil kajian. sedangkan disampaikan jadwal presentasi kajian topik kajian dan laporan akhir kajian untuk Pembahas. menentukan alternatif solusi dan membuat rekomendasi pada saat ditemukannya kesenjangan kinerja berdasarkan hasil pengukuran kinerja aktual. di atas lembar penilaian pembahas. Pada tahapan ini. Menerima hasil penilaian dari pembahas Bersamaan dengan itu. b. 5. Pembahas pun akan melakukan penilaian pula terhadap hasil kajian Obrik berdasarkan hasil penilaian pendahuluan dan Lembar Kerja Audit sesuai dengan kriteria indikator audit kinerja input. output. Obrik akan diberikan kesempatan untuk menyajikan presentasi kajian dan mempertanggungjawabkan hasilnya dalam suatu forum presentasi. proses. Pada tahapan ini kegiatan IBKK meliputi : a. output. penilaian hasil kajian oleh pembahas. proses. IBKK akan melakukan kegiatan sebagai berikut: 1) Menetapkan lingkup kerja audit 2) Menetapkan metode audit Metode audit yang dimaksud adalah metode yang akan digunakan dalam proses: penilaian pendahuluan. dan outcome dan menyampaikan hasil penilaiannya kepada IBKK. Lembar penilaian yang dimaksud adalah lembar penilaian untuk pembahas tetap dan pembahas tamu berisi : Jenis output Penilaian kesesuaian output dengan tupoksi Penilaian kualitas metodologi yang digunakan Penilaian kualitas rekomendasi Penilaian manfaat hasil kajian Penilaian rencana tindak lanjut kajian 4) Menyiapkan dan menetapkan jadwal kerja audit Jadwal kerja audit yang disiapkan dan ditetapkan terdiri dari : 1) jadwal presentasi Obrik. dan outcome. Penyusunan Program Kerja Audit Pada tahapan ini. 3) Menyiapkan kertas kerja audit dan lembar penilaian pembahas Kertas kerja audit terdiri dari matriks kertas kerja I dan II. Identifikasi Peluang Perbaikan Identifikasi peluang perbaikan merupakan kegiatan menetapkan penyebab.

mengukur kesenjangan kinerja Menyusun alternatif solusi untuk meminimalkan kesenjangan kinerja Menyusun laporan sementara Menyampaikan laporan sementara yang berisi temuan dan alternatif solusi kepada Obrik untuk diklarifikasi 5) Menerima hasil klarifikasi dari Obrik berupa tanggapan secara tertulis 6) Menyusun Laporan Hasil Audit Kajian setelah menerima klarifikasi dari Obrik 7) Menyampaikan laporan hasil audit kepada 1) Obrik 2) Inspektur Utama 3) Biro RenOrtala 4) Biro SDM 5) Sekretaris Menteri/Sekretaris Utama Bappenas (apabila dibutuhkan). .1) 2) 3) 4) Melakukan analisa total/skor polling.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful