Anda di halaman 1dari 6

KLIPING BERITA PERUMAHAN RAKYAT MELALUI MEDIA CETAK DAN ONLINE

Hari : Kamis Tannggal : 18 Januari 2012


N O 1. TANGG AL 18 Januari 2012 MEDIA Koran Tempo; Hal: B3 Rubrik: Bisnis/Indust ri JUDUL BERITA
Kredit Murah Rumah Sederhana Dikucurkan Lagi

ISI BERITA
Kementerian Perumahan Rakyat mengucurkan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) untuk rumah sederhana mulai Februari mendatang. Realestat Indonesia mendorong Kementerian Perumahan Rakyat untuk meminta opini legal ke Kementerian Hukum dan HAM, terkait dengan batasan minimal luas rumah sederhana tapak yang ditetapkan 36 meter persegi. Bank BNI Wilayah Makassar menargetkan kredit pemilikan rumah (KPR) tahun ini bertumbuh 37,93% dari realisasi tahun sebelumnya Rp1,8 triliun menjadi Rp2,9 triliun.

KUTIPAN
Negosiasi sedang berjalan. Diharapkan Februari sudah kembali menyalurkan kredit. Kata Deputi Bidang Pembiayaan Kementerian Perumahan Rakyat Sri Hartoyo ketika dihubungi kemarin.

2.

18 Januari 2012

Bisnis Indonesia Hal: 8 Rubrik: Infrastruktur

Luas Minimal Rumah Sederhana Perlu Opini legal

Hal: 5 Rubrik : Perbankan

BNI Makassar Yakin KPR Bertumbuh

Dengan legal opinion dari Kementerian Hukum dan HAM, maka kami aman karena apa yang kami lakukan di lapangan itu benar. Dalam UU itu [UU No.1/2011 tentang Perumahan dan Kawasan Permukiman] mengatur luas lantai 36 meter persegi, jadi kalau kami bangun 27 meter persegi dan bagian lainnya terbuka tentunya boleh, ujar Ketua Umum REI Setyo Maharso kemarin. Tetapi kami sudah mengajukan permintaan suku bunga kepada pemerintah, dalam hal ini Kementerian Perumahan Rakyat, ujar Chief Executive Officer BNI Wilayah Makassar Shadiq Akasya di selaseka Business Meeting Bank BNI Wilayah Makassar dan REI Sulsel, kemarin.

3.

18 Januari 2012

Investor Daily Hal: 23 Rubrik: Property

Pemerintah Siap Naikkan Komposisi Dana FLPP

Kemenpera Bangun 600 Rumah di Serang

Pemerintah siap menaikkan komposisi pendanaan fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) menjadi di atas 60%. Hal itu, untuk mendukung penurunan suku bunga FLPP sebesar 56%. Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) menargetkan membangun 600 rumah swadaya bagi masyarakat miskin di Serang, Banten, pada tahun ini. Kalangan pengembang berhenti memproduksi sebanyak 11 ribu unit rumah rakyat senilai total Rp 800 miliar akibat penghentian sementara penyaluran dana Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) berencana menghapus biaya uang muka pembelian rumah melalui program fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) bagi pegawai negeri

Porsi dana FLPP bisa ditingkatkan, tapi volume akan kecil. Namun, kami akan upayakan cost of fund dari perbankan, ujar Sri hartoyo, Deputi Bidang Pembiayaan Kementerian Perumahan Rakyat.

16 Januari 2012

Ada permintaan BSPS untuk bangun 1.600 unit rumah. Namun, pada gelombang pertama akan dibangun sekitar 600 unit dulu, ujar Deputi Perumahan Swadaya Kemenpera Jamil Anshari.

Pasokan 11 Ribu Rumah Rakyat Berhenti

Transaksi rumah rakyat sudah tidak bisa dilakukan sejak awal tahun ini, ujar Eddy di Jakarta, Minggu (15/1).

17 Januari 2012

Khusus PNS Dan Peserta Jamsostek : Rumah Sejahtera Tapak Bebas Uang Muka

Deputi Pembiayaan Kemenpera Sri Hartoyo menuturkan, Ini memang rencana pak menteri. Tetapi, itu butuh dukungan perbankan, ujarnya saat dihubungi Investor Daily di Jakarta, Selasa (16/1).

Kredit konstruksi Rumah Tapak Rp 987 Miliar

Kepala Badan Layanan Umum Pusat

Penerapan Properti Hijau Suatu Keharusan

sipil (PNS) dan peserta Jamsostek. Namun, rencana ini masih perlu didukung dari perbankan. Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) menganggarka n dana kredit konstruksi rumah sejahtera tapak dan rumah sejahtera murah sebesar Rp 987 miliar pada 2012. Penerapan bangunan berstandar ramah lingkungan dinilai sudah menjadi keharusan untuk diterapkan pengembang. Pembangunan tujuh menara kembar (twin block) rumah susun sewa (rusunawa) di Kawasan Industri Kabil Batam sudah memasuki tahap penyelesaian (finishing) dan siap dioperasikan pada Februari 2012. Asosiasi pengembang mendesak Kementerian Perumahan Rakyat mempercepat pelaksanaan kembali program subsidi Fasilitas

Pembiayaan Perumahan (BLU-PPP) Margustienya Oemar Ali mengatakan,Kredit ini tidak dialokasikan dalam APBN, tapi kami ambil dari dana FLPP yang belum terpakai, katanya di sela acara hari jadi The HUD Institute di Bandung, baru-baru ini.

Menurut Executive Principal Aedas Pte Ltd, perusahaan arsitektur asal Singapura, Kevin Jose,Itu bukan lagi menjadi pilihan pengembang, tetapi sebuah keharusan yang mesti diterapkan pengembang, tuturnya di Jakarta, belum lama ini.

4.

18 Januari 2012

Suara Karya Hal: 16 Rubrik: Ekonomi dan Bisnis

Manfaat Jaminan Sosial : Rusunawa jamsostek di Kabil-Batam Siap Dihuni

Kepala PT Jamsostek (Persero) Kantor Cabang Batam I Rilexnya Suryaputra mengatakan,Selain pengecatan bangunan rusun dan pembuatan jalan, kontraktor juga sedang mengatakan gungukan tanah dan membereskan saluran air. Staf Jamsostek Kacab Batam terus memantau perkembangan penyelesaian pekerjaan pembangunan rusunawa di Kabil ini,. Bulan ini saja ada lebih dari 8 ribu unit rumah yang terpaksa tidak bisa dilakukan akadnya karena program ini dihentikan, keluh Eddy Ganefo, Ketua Umum Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi).

5.

18 Januari 2012

www.indonesi afinancetoday. com

Pengembang Minta FLPP Segera Dikucurkan Kembali

Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).

6.

17 Januari 2012

www.detik.co m

Transaksi Rumah Subsidi Batal Akibat Kisruh Bunga Kredit FLPP

Penghentian program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) akan mengurangi pasokan rumah murah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di 2012.

Dengan belum adanya kesepakatan, maka terjadi hambatan pasokan. BTN sendiri sudah menurunkan target rumah FLPP, menjadi 100 ribu unit (per tahun). Tadinya mau 130 ribu unit, kata Iqbal Latanro Direktur Utama Bank Tabungan Negara (BTN).

7.

18 Januari 2012

www.medanbi snisdaily.com

Bank "Menyerah" Jika Dipaksa Beri Bunga 5% untuk Subsidi Rumah FLPP

Pihak perbankan penyalur Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) mengaku sulit menerima usulan Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) soal suku bunga KPR subsidi untuk tahun 2012 yang dipatok sekitar 5%. BNI Wilayah Makassar kini sedang menjajaki kerjasama dengan Real Estate Indonesia (REI) Sulsel dalam hal penyiapan rumah bersubsidi melalui program kredit Fasilitas Likuiditas Pembangunan Perumahan (FLPP). Rencana kerjasama ini tertuang dalam

"Kita sudah kasih proposalnya. Kita dari yang ada (tingkat bunga) kalaupun ada penurunan sangat kecil. Ini terkait juga dengan BI rate yang juga sudah turun," kata Direktur Utama BTN Iqbal Latanro di Jakarta, Selasa (17/1).

8.

18 Januari 2012

www.tribunne ws.com

BNI-REI Sulsel, Siapkan Rumah Murah

"Lebih cepat lebih baik. Saat ini kami menunggu persetujuan dulu. Apakah bunganya hanya 6,5 persen sesuai yang kita harapkan, dan sisanya subsidi, ini masih menunggu hasilnya," kata Shadiq Aqasya selaku CEO BNI Wilayah Makassar.

17 Januari 2012

Menpera Kaget OKU Timur Bedah 303 Rumah

Bisnis Meeting antara BNI dengan pengurus REI, di Hotel Grand Clarion, Makassar, Selasa (17/1/2012).

Menpera Luncurkan Rumah Murah Untuk PNS

Menpera Tinjau Hasil Bedah Rumah

Menteri Perumahan Rakyat (Menpera), D engaku kaget dengan program bedah rumah sebanyak 303 buah yang dilaksanakan tanpa menggunakan dana APBD.

Saya kaget ketika bapak bupati menyebutkan bahwa di OKU Timur melakukan bedah rumah tanpa bantuan Menpera, ujarnya dalam sambutan saat melakukan kunjungan ke OKU Timur dalam rangka launcing rumah murah PNS, penyerahan kunci bedah rumah dalam rangka peringatan HUT ke-8 OKU Timur.

Menteri Perumahan Rakyat (Menpera) RI, Djan Faridz, Rabu (17/1/2012) tiba di Kabupaten OKU Timur.

Menteri Perumahan Rakyat (Menpera) didampingi Wakil Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Eddy Yusuf, Bupati OKU Timur H Herman Deru serta Kepala BAZ Provinsi Sumsel, Rabu (17/1/2012), melakukan peninjauan hasil pembangunan Bedah Rumah yang dilakukan oleh Pemerintah

Kabupaten OKU Timur.

9.

17 Januari 2012

www.seputari ndonesia.com

Menpera Akan Tularkan Program Bedah Rumah ke Daerah Lain

18 Januari 2012

Menpera : OKUT Layak Jadi Percontohan

Menteri Perumahan Rakyat (Menpera) Djan Faridz mengatakan pihaknya akan menularkan program bedah rumah ke seluruh daerah di Indonesia, sehingga akan semakin banyak masyarakat miskin terbantu melalui program kreatif tersebut.

Program ini akan menjadi percontohan bagi daerah lain di Indonesia dengan memanfaatkan dana BAZ. Program bedah rumah ini, memang tidak menggunakan dana APBD, katanya.

Menteri Perumahan Rakyat (Menpera) Djan Faridz menilai program bedah rumah dan rumah murah bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Ogan Komering Ulu (OKU) Timur layak dijadikan percontohan.

Program ini akan menjadi percontohan bagi daerah lain di Indonesia dengan memanfaatkan dana BAZ. (Dengan adanya program ini) dua tahun lagi saya berharap OKU Timur bebas kawasan kumuh, katanya seusai memberikan kunci rumah kepada 303 Kepala Keluarga peserta program bedah rumah.

10.

18 Januari 2012

www.beritand a.com

Program Bedah Rumah Sabet Rekor MURI

Bertepatan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten OKU Timur ke8 tanggal 17 Januari 2012, penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) kembali diraih kabupaten OKU Timur.

Perlu diketahui program Bedah Rumah ini dilakukan tanpa menggunakan dana APBD maupun APBN sepeserpun. Namun dana yang digunakan adalah dana stimulant (Bergulir -red) dari BAZ OKU Timur dan selebihnya partisipasi dari masyarakat OKU Timur, terang Bupati.