MAKALAH

SEJARAH BETON DAN PERKEMBANGANNYA

Disusun oleh : Herckia Pratama Daniel ( 10308072 ) Miftah Hazmi ( 10308073 ) Muhammad Ammar ( 10308074 ) Nuh Akbar ( 10308075 ) Nurlela ( 10308076 )

SarMag Teknik Sipil 2008

Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan

Universitas Gunadarma
DEPOK 2009
0

KATA PENGANTAR
Puji syukur ke hadirat Allah SWT, karena atas rahmat dan karunia-Nya, penulis dapat menyelesaikan makalah ini dengan sebaik-baiknya. Makalah ini berisi tentang Sejarah Beton dan Perkembangan dari beton itu sendiri, dari awal hingga adanya perkembangan teknologi beton. Dan pembuatan makalah ini bertujuan untuk memenuhi salah satu tugas dari mata Teknologi Bahan Konstruksi ( TBK ), di samping itu untuk meningkatkan dan mengembangkan wawasan penulis. Berkaitan dengan rampungnya penulisan makalah ini, penulis sangat menyadari sepenuhnya, bahwa kesemuanya itu tidak terlepas dari bantuan, dukungan, pengorbanan dan partisipasi dari berbagai pihak, antara lain : 1. Ayahanda dan ibunda tercinta, yang telah memberikan dorongan dan bantuan baik moril maupun materil; 2. Bpk. Heri Suprapto ST.,MT., selaku dosen mata kuliah Teknologi Bahan Konstruksi ( TBK ),, yang telah meberikan referensi sehingga memudahkan penulis dalam menyusun makalh ini; 3. Pimpinan beserta staf perpustakaan kampus D Margonda Depok, yang telah memberikan kesempatan dan pelayanan kepada penulis selama mencari bahan-bahan dalam penulisan makalah ini; dan 4. Teman-teman seperjuangan juga pihak-pihak lainnya yang mendukung terselesainya makalah ini. Atas segala jerih payah dan kebaikan mereka ini, semoga Allah membalasnya dengan berlipat ganda. Amin ! Akhirnya, penulis mengharap bahwa makalah ini semoga bermanfaat khususnya bagi penulis, dan bagi mereka yang concern terhadap Sejarah dan Perkembangan Beton pada umumnya. Juga, saran dari pembaca sangat penulis harapkan untuk kemajuan penulis ke depannya. Depok, Maret 2009 Penulis,

1

.............................................3 Tujuan ..................... 5 2............................................................................ 18 2... 1 BAB I PENDAHULUAN .2 Perkembangan Beton ..............................................................................Daftar Isi KATA PENGANTAR .....................................2 Saran.....................................................................................................................1 Latar Belakang ....................................................................................2...................4 Beton Pratekan.................................................................................................................................................................................2................................................... 25 Daftar Pustaka .............................................1 Beton Bertulang .........2....................................................................................... 3 1....................................................................................................................................................... 15 2........................................................................................................................................................................................................................1 Sejarah Beton .................................................................................................................................................2 Beton Prategang........................................................................................................2......................1 Kesimpulan ............ 24 3............................................................... 4 1......................................................................... 4 1. 15 2.................. 24 3.. 26 2 ............................................................................ 3 1........................................................................................................................................................................................................3 Beton Pracetak ..................5 Sistematika Penulisan....................... 20 BAB III PENUTUP ............................................4 Batasan Masalah ... 17 2.2 Rumusan Masalah ................. 5 2............................................................................................................................. 4 BAB II PEMBAHASAN ...................................................................................................... 3 1........

Seorang Engineer harus paham betul akan sejarah beton dan perkembangannya. sehingga mampu memberikan suatu ³solusi´ dalam keadaan yang disebutkan di atas. sehingga diharapkan siapapun yang membaca makalah ini dapat menambah ilmu yang dimilikinya. tak terkecuali di Negara Kita ini. Indonesia.BAB I PENDAHULUAN 1. penulis hanya membatasi mengenai sejarah beton dan perkembangannya. sebuah kata yang tidak asing bagi Kami mahasiswa Teknik Sipil khususnya yang nantinya akan menjadi seorang Engineer dan tidak asing di telinga masyarakat pada umumnya. penulisan jurnal atau media apapun yang dapat memberikan pengetahuan tersendiri kepada masyarakat secara umum tentang beton. tidak dapat dipungliri lagi bahwa bahan bangunan yang kita kenal dengan ³ beton´ ini mempunyai pengaruh besar terhadap pembangunan ( konstruksi ) di seluruh pelosok dunia.2 Rumusan Masalah Masalah yang akan dibahas adalah :  Bagaimana sejarah beton ?  Bagaimana perkembangan beton hingga saat ini ? 3 . Hal ini yang menjadikan kami mebuat makalah tentang sejarah beton dan perkembanganya untuk berbagi ilmu dan pengetahuan. 1. Perbedaannya hanya terletak pada sejauh mana seorang Engineer tahu bahkan paham apa itu beton dibanding masyarakat pada umumnya.1 Latar Belakang Beton. penulisan makalah. Dalam makalah ini. baik melalui pembuatan buku. Sehingga dengan memgetahui sejarah dan perkembangannya dapat memberikan wawasan kepada masyarakat sendiri yang memang concern terhadap beton.

3 1.2 Saran Daftar Pustaka 4 .4 Batasan Masalah Karena luasnya cakupan pembahasan mengenai beton maka penulis membatasi makalah ini dengan hanya membahas materi dan permasalahan menganai sejarah dan perkembangan beton.1.1 Kesimpulan 3.2 Perkembangan Beton Bab III Penutup 3.5 Bab II Latar belakang Tujuan Penulisan Rumusan Masalah Batasan Masalah Sistematika Penulisan Pembahasan 2.4 1.1.3 Tujuan  Mengetahui sejarah beton  Mengetahui perkembangan beton hingga saat ini 1.1.1 1. 1.5 Sistematika Penulisan Halaman Judul Kata Pengantar Daftar Isi Bab I Pendahuluan 1.1 Sejarah Beton 2.1.2 1.1.1.

dan semen kapur dalam pertukangan batu ( berdasarkan fakta-fakta dalam konstruksi Pyramid ). Stoccarda. jenis pasir tertentu dari Pozzuoli. Masyarakat Yunani yang tinggal di Crete dan Cyprus menggunakan semen kapur sebaik mungkin ( abad ke-8 SM ). Handbuch der Architektur. kimia itu adalah silica dan alumunium dimana bereaksi dengan Kalsium Hidroksida untuk membentuk senyawa dengan sifat semen. selanjutnya. Mereka menggunakannya dengan batu untuk membangun jalan. Sama halnya pada Bangsa Yunani Kuno.1 Sejarah Beton Pengetahuan tertua tentang beton adalah di temukan di Timur Tengah dan tertanggal pada 5600 SM. yang dicampur kapur putty dengan debu bebatuan atau abu vulkanik. bangsa Mesir ( pada abad 26 SM ) telah menggunakan campuran dengan jerami untuk mengikat batu kering . 1905 Pozzolana adalah jenis pasir yang luar biasa dimana reaksi kimianya dengan kapur dan air. ketika orang Roma membuat beton pertama. Bangsa Roma memakai pozzolana. dan saluran air ( terowongan air ).BAB II PEMBAHASAN 2. mengingat Bangsa Babilonia dan Syria menggunakan ³bitumen´ untuk membangun bebatuan dan bangunan batu. menggunakan batu kapur calcined. gypsum. seperti Pantheon atau Colosseo. bangunan-bangunan. untuk membangun bangunan yang penting sekali. Pantheon J Durm. dekat gunung berapi Vesuvio ( Italia bagian Selatan ). menjadi sebuah bebatuan yang memiliki massa . 5 .

John Smeaton menemukan batu kapur Kalsinasi yang berisi tanah liat yang dihasilkan pada jenis kapur yang mengeras di bawah air. Pada tahun 1779 M. Pantheon memiliki struktur dengan sejumlah kekosongan. Mercusuar Eddystone di Cornwall dengan interpretasi / terjemahan dari M. Selama pertengahan tahun kualitas bahan-bahan semen memburuk : kapur dan pozzolana tidak lama digunakan. venezia. 1849 6 . dibangun pada abad kedua masehi. berdasarkan tinggi kubah bertingkat ( dengan kata lain. Pada tahun 1779 M. dan Marco Vitruvio Pollione ( Abad pertama SM ) meletuskan sebuah campuran pozzolana dan kapur ( dua untuk pozzolana dan 1 untuk kapur / 2: 1 )dan kami juga mempunyai sebuah karangannya tentang Sifat Beton.yang mempunyai kesamaan dengan pozzolana. Inggris. ketebalan dome berbanding terbalik dengan tingginya ). Higging telah memberikan hak paten untuk semen hidrolik yang digunakan pada Plester Exterior. yang berarti tumbuh bersama. relung dan kubah dengan ruang yang kecil yang bertujuan untuk menurunkan bebannya.Kubah Pantheon. sedangkan ketebalan cenderung berkurang secara bertahap. Nama Concrete berasal dari bahasa latin yaitu Concretus . Pliny telah meletuskan semen kapur dan pasir ( perbandingannya satu bagian kapur sedangkan pasir empat / 1 : 4 ). Smeaton menggunakan kapur hidrolik untuk membangun Mercusuar Eddystone di Cornwall. Mereka memperkenalkan kembali pada abad ke-13 dan ke14. Dalam keterangan tentang Kubah ( Dome ) menunjukkan struktur yang lebih tebal dalam dasar atau kakinya. Berdasarkan abad ke ± 15. Fra Giocondo menggunakan pasir pozzolana sebagai mortar pada Dermaga Pont de Notre Dame di Paris. Pada tahun 1793 M. yang merupakan Karya terbesar Bangsa Roma pada waktu itu. Nuovo corso complete di pubbliche costruzioni. G Sganzin. Kontraktor dari Venesia telah menggunakan kapur hitam ( Black Lime ) Abetone ± Sebuah wilayah dekat Vicenza ( Italia bagian Utara ).

Pada tahun 1812. Lambot. Dan pada tahun 1890-an Seorang Italia . L. Pada tahun 1818. James Parker telah mempatenkan jenis Khusus dari Semen Hidrolik yang disebut Roman Cement . Aspdin yang telah mengembangkan apa yang disebut Semen Portland ( Portland Cement ).yang diperoleh melalui Nodul Kalkunasi dari batuan kapur yang tiak murni yang berisi tanah liat. I. Kapal Kecil Beton Bertulang ( 1848 ) 7 . pada tahun 1824 J. Lambot telah membuat sebuah kapal kecil dari beton ( kemudian dia menebalkan perahunya dengan batang besi dan kawat ) di Prancis selatan untuk dipamerkan pada Pameran Dunia pada tahun 1855 di Paris. J. adalah yang terpenting dalam Sejarah Beton. Frost telah mengajukan Kapur Hidrolik Buatan yang disebut British Cement. Gabellini mulai membangun Kapal dengan menggunakan beton ( membuat kapal dalam skala yang lebih besar ). Pada tahun 1822.istilah setelah batu kualitas tinggi yang digali di Portland. Semen Alami telah diproduksi di US dan M. sedangkan pada tes sistematis Jerman tentang Kuat Tarik dan Tekan semen dimulai pada tahun 1836.Pada tahun 1796. Vicat telah mempersiapkan kapur Hidrolik Buatan dengan mengkalkinasi campuran buatan pada batuan kapur dan pasir. J. de Saint Leger telah memberikan hak paten terhadap Semen Hidrolik.L. Inggris. Pada tahun 1828. K. Semen Aspdin merupakan suatu kesuksesan. J. C. Brunel merupakn Arsitek Pertama yang menggunakan Semen Portland pada pembangunan Terowongan Thames. Proses yang sama juga telah digunakan di Prancis pada tahun 1802. L.dengan melakukan pembakaran bersama campuran kapur dan tanah liat hingga karbon dioksida terangkat. Tepatnya tahun 1824.

Bangunan lainnya serta bagian-bagian lainnya yang sama ³ (³construction of fireproof dwellings. Pada tahun 1887. pada tahun 1854. Gudang . Le Chatelier menyusun perbandingan oksida untuk mempersiapkan campuran untuk produksi Semen Portland. dia mempatenkan Garden Tub dan kemudian balok bertulang. J. other buildings and parts of the same ³).Pada tahun 1850. yang mana unsur pokok adalah Tri Kalsium silikat. Sistem beton Bertulang ( 1854 ) 8 . Wilkinson. W. mengembangkan sebuah Pot Bunga dengan beton bertulang. warehouses. seorang tukang kebun berkebangsaan Prancis. Monier. dan atap dengan batang besi dan tali kawat. lantai beton bertulang. Aluminat. Dia telah membangun beberapa struktur pada jenis ini dan dia percaya akan keharusan untuk membangun bangunan dengan beton bertulang pertama. Wilkinson mendirikan sebuah Pondok / dangau pelayan bertingkat dua yang kecil. dan Ferrit ( Perbandingan ini dipercaya suatu yang tepat / fixed). Monier. J. Wilkinson dari Newcastle telah memperkenalkan beton bertulang pada bangunanbangunan rumah. pada tahun 1867. H. dia menggunakan hak patennya untuk ³ konstruksi dari Rumah Tinggal Tahan Api. Pot Bunga dengan Beton Bertulang (1850 ) W.

tepatnya rumah di Port Chester. melakukan uji coba penggunaan pembesian pada konstruksi atap. Coignet menerbitkan tulisannya mengenai prinsip-prinsip konstruksi dengan meninjau kelembaban bahan beton terhadap taruknya. pipa dan kubah. Coignet telah membangun beberapa rumahrumah dalam skala yang besar dari beton di UK dan Prancis antara 1850-1880 : Dia menggunakan batang besi pada lantai untuk mencegah tembok terjadi perlebaran. New York Pada tahun 1879. Pada tahun 1801. yaitu Beton. A. selebaran itu berjudul ³ Beton in Combination with Iron As a Building Material ´. dia menyampaikan selebaran yang menggambarkan Rumah yang disebutkan tadi kepada Himpunan Insinyur Mekanik Amerika ( The American Society of Mechanical Engineers ). seorang Builder berkebangsaan Jerman.F. E. Bangunan Beton Bertulang Pertama di US ( 1871-1875). membeli hak paten dari apa yang disebut Monier¶s System dan mempelopori konstruksi beton bertulang di 9 . Sistem Beton Bertulang Monier ( 1881 ) Bangunan beton bertulang US pertama dibangun oleh W. F. Coignet pada tahun 1861. W. Ward menggunakan bahasa Prancis untuk Concrete. New York. G. Wayss.Seorang builder berkebangsaan Prancis.E.port Chester. Ward antara tahun 1871 dan 1875. dan pada tahun 1883. Ward. tetapi kemudian dia menggunakan batangan sebagai elemen lendut ( Flexural Elements ).

dia memakai hak patennya sebagai tanda penghargaan dalam The Hennebique Concrete System di Prancis.. merancang dan membangun sebuah multi bangunan tingkat ( Multy-Storey Building ) di Paris dengan menggunakan beton bertulang: Struktur ini sangat 10 . Amerika Selatan dan Negara-negara lainnya. de Baudot membangun The Church of Saint Jean de Monmartre di Paris dengan kolom beton yang ramping dan kubah. 10 tahun kemudian . Italia. A. Jembatan beton bertulang pertama dibangun pada tahun 1889. mempromosikan The Wayss-Monier System sebaik mungkin pada pembelajaran ilmu pengetahuan yang menarik di US. tetapi itu adalah A. F. dia adalah seorang Manager dari sebuah perusahaan batu yang sukses.Jerman dan Austria. tepatnya pada tahun 1894. dia merancang seperangkat bentuk cetakan besi untuk bangunan rumah dengan beton ( termasuk tembok. A. Sistem Beton Bertulang Hennebique Perret. US. selain itu. seorang kontraktor berkebangsaan Prancis. dengan menggunakan variasi pada sistem Ransome: dirancang oleh Elzner dan Henderson. dan dia juga mendirikan sebuah kerajaan monopoli yang melibatkan beberapa negar. Hennebique mempromosikan pertemuan palung beton bertulang dan pengembangan Konstruksi Standar . itu merupakan beton pencakar langit pertama. di New Jersey. tepatnya pada tahun 1899 Edison membangun perusahaan Semen Portland Edison. Perret yang mempunyai kontribusi dalam penyebarannya sebagai bahan arsitektural. Belgia. memulai dalam membangun rumah-rumah beton bertulang pada tahun 1870. antara tahun 1902 dan 1904. pada tahu 1903. dan pada tahun 1884 dia mempatenkan sebuah system. dan tangga ). Dia orang pertama yang mengguanakan beton bertulang pada tahun 1877. selain itu. T. diamana ketinggian beton pertama dibangun di Cincinnati. disertai dengan tembok beton bertulang. Edison beroperasi dengan beton . dia mempromosikan konstruksi beton dan mebuat proposal dalam jumlah yang besar sebagai pandangan penggunaan beton yang inovatif. Hennebique. yang memproduksi balok beton di San Fransisco ( 1870 ). lantai.

dan Engineer dari The Breslau City Building Department yang mengkalkulasinya. sejak hal itu dibangun tanpa tembok penahan beban. H. Poelzg bertanggung jawab terhadap rancangan dari sejumlah penyokong struktur sementara dan Engineer dari The Dyckerhoff and Widmann Company. Struktur yang paling menarik menyangkut pengembangan beton bertulang adalah Jahrhunderthalle of Breslau (1913): Bangunan ini dibangun untuk memperingati hari penaklukan Napoleon ( The Anniversary of The Defeat of Napoleon ) pada tahun 1813 dekat Breslau. 11 . Garasi dan Teater. Notre Dame du Raincy.mempengaruhi arsitektur dan konstruksi beton selama satu decade. dan papan. yang dilengkapi kalkulasi struktural akhir. yayasan itu dilengkapi pada bulan November pada tahun yang sama dan pada bulan Desember 1912 konstruksi dasar diselesaikan. yang merupakan sebuah terobosan penting ( Khususnya memperbandingkan bangunan beton sebelumnya ) dan ini dianugerahi sebagai Masterpiece rancangan arsitektural: lengkungan langit-langit yang megah dan kolom ramping yang memberi kesaksian terhadap bentuk yang luar biasa pada bahan bangunan ini. Gereja. Berg. digantikan oleh kolom. seperti Theatre Champs Elysées. Bangunan ini dirancang oleh M. Perret juga membangun Museum. yang bekerja sama dengan kota engineer. Jahrhunderthalle of Breslau (1913) Pada bulan Juni 1991 The City Administration menyetujui proyek beton bertulang Berg : proyek ini dimulai pada Agustus 1911. dibangun pada tahun 1922. balok.

The Fiat-Lingotto Auto factory dibangun di Turin oleh M. keseleruhan struktur dibagi menjadi sub-sub kedalam elemen determinasi yang sangat kecil secara statistik : Kubah dipisahkan dari dasarnya dan pada tiap dinding penopang yang dirancang menjadi kolom yang menjepit dua kurva (Curved Two-Pinned Column ). Kubah itu kini hanya mempunyai empat titik penahan dan sebuah rentang jelas ( Clear Span ) sepanjang 65 meter. struktur dalam beton bertulang Pada tahun 1951. beton tidak selalu digunakan secara substansi : Sebagai contoh . yang telah membahayakan pemandangan asli pegunungan Swiss Alpine. dibangun pada awal abad ke-20. karena metode kalkulasi. yang dibatasi kedalam grafik statis dan solusi numerik elementer pada determinasi struktur. pada waktu itu. Bagaimnapun juga. Loos. Fashion Haouse Goldman dan Salatsch di Michaelerplatz. A. Salginatobel Bridge. R. bangunannya memiliki rel tes mobil asli (An Original Automobile Test Track ) pada atapnya.Untuk mengurangi sejumlah rancangan yang tidak dikenal. Vienna (1911). Jembatan Lengkung ( Arch Bridge ) dengan beton bertulang Maillart. Trucco menggunakan beton bertulang. Maillart 12 .

Freyssinet. bentuk parabolik hiperbolik menjadi tanda resmi dan dia membangun beberapa pabrik dan gereja-gereja di sekitar Mexico City menggunakan bentuk ini. dengan menggunakan kabel baja sebagai jaringan tegangan. system Domino (1914) 13 . Torroja juga dipercayakan kepada tugas perancangan Atap stadion berkantilever pada Madrid Hippodrome tahun 1935. telah merancang kubah tingggi rendah ( low-Rise Dome ) sebagai lambang dari Algeciras. Paris telah diselesaikan. E. dengan atap shell yang baik. yang dikerjakan Nervi meliputi Pameran Hall (The Exhibition Hall ) di Turin dan dua di dalam gedung stadion di Roma. Orly Hangar (1920) Ahli shell beton ( The Concrete Shell ) adalah Felix Candela : Dia merancang The Cosmic Ray Laboratory of Mexico City. E.Pada tahun 1921 hangar balon udara parabolic beton yang luas di bandara Orly. Pada tahun 1930. Pier Luigi Nervi mulai membangun Hanggar terkenalnya di Orbetello . Pada waktu yang sama. engineer berkebangsaan Spanyol. Torroja. Le Corbusier. seorang berkebangsaan Italia.

14 . Canada ( 555 meter ) Frank Lloyd Wright adalah orang pertama yang memanfaatkan Kantilever sebagai bentuk rancangan. blok perumahan pada pilotis di Nantes dan Marseille (1940). Pada tahun 1970. Bangunan beton bertulang tertinggi dibangun pada tahun 1975. The Kaufman House (1936) merupakan contoh tertentu dari penggunaan kantilever. yang mengungkapkan terima kesih terhadap Konstruksi Beton Bertulang Natural berlanjut. CN Tower di Toronto. bangunan beton bertulang yang berserat pertama yang dibangun. Canada ( 555 meter ).Beton Bertulang Renouwn bekerja pada Le Corbusier adalah sebuah Villa Savoye (1931). yaitu The CN Tower di Toronto. dan bangunan pemerintahan pada Chandigarh di India (1961). Monastery of La Tourette (1959).

2. dinding basement. beton memiliki kuat tekan yang tinggi dan kuat tarik yang sangat rendah. Tulangan baja juga dapat dapat menahan gaya tekan sehingga digunakan pada kolom dan pada berbagai kondisi lain. dan bangunan-bangunan semacam itu Beton dapat di cetak dengan bentuk yang beragam Beton terbuat dari bahan-bahan lokal yang murah Keahlian buruh yang dibutuhkan untuk membangun konstruksi beton bertulang lebih rendah dibandingkan dengan bahan lain seperti baja struktur. Kelebihan tersebut antara lain :          Beton memiliki kuat tekan yang relatif lebih tinggi dibandingkan dengan kebanyakan bahan lain Beton bertulang mempunyai ketahanan yang tinggi terhadap api dan air Struktur beton bertulang sangat kokoh Beton bertulagn tidak memerlukan biaya pemeliharan yang relatif tinggi. pengerasan jalan.2. seperti kemudahan pengerjaan (workability). Beton bertulang adalah suatu kombinasi antara beton dan baja di mana tulangan yang merupakan baja berfungsi menyediakan kuat tarik yang tidak dimiliki pada beton. 15 . Beton merupakan satu-satunya bahanyagn ekonomis unutk pondasi tapk. dan sebagainya Sukses beton bertulang sebagai bahan konstruksi yang universal dapat di pahami jika dilihat dari segala kelebihan yang dimilki oleh beton itu sendiri.1 Beton Bertulang Beton adalah suatu campuran yang terdiri dari pasir. tiang tumpuan jembatan. Terkadang. jembatan. atau agregatagregat lain yang di campur menjadi satu dengan suatu pasta yagn terbuat dari semen dan air membentuk suatu massa mirip-batuan. seperti bangunan. Seperti substansi-substansi mirip batuan lainnya. Beton memiliki usia yang relatif sangat panjang. batu pecah. krikil. terowongan. durabilitas. Kelebihan beton bertulang Beton bertulang dapat dikatakan sebagai bahan konstruksi yang sangat penting. Beton bertulang digunakan dalam berbagai bentuk untuk hampir semua struktur. dan waktu pengerasan. satau atau lebih bahan aditif ditambahkan untuk menghasilkan beton dengan karakteristik tertentu.2 Perkembangan Beton 2. bendungan.

di mana atas penemuannya ini ia menerima hak paten pada tahun 1884. Tahun 1861 ia menerbitkan sebuah buku di mana di dalam buku tersebut ia menampilkan contoh-contoh aplikasi yang cukup banyak. Tulangan-tulangan ini. Fran ois Coignet.3 William E. G. N. Tahun 1867 ia meneriama hak paten atas keberhasilannya membuat kolam atau tong dan penampang air dari beton yang ditulangi dengan suatu anyaman yang terbuat dari kawat besi. bangunan. baik di Perancis maupun di Jerman. L. Combined with Iron a. Orang Eropa lain yang termasuk peneliti pertama beton bertulang adalah William Fairbairn dan William Wilkinson dari Inggris. Dalam buku ini ia memuji pengunaan beton bertulang dan mengatakan ³balok baja harus menerima nasibnya. dan Francois Hennebique yang juga berasal dari Perancis.1 Dari tahun 1867 sampai 1881 Monier mendapatkan hak paten untuk bermacammacam konstruksi beton-bertulang. penghargaan terbesar biasanya diberikan kepada Monier.Y. dan sebagainya. dan pada tahun 1877 ia menerbitkan sebuah buku setebal 28 halaman tentang pokok bahasan ini. antara lain penopang melintang rel kereta api yang digunakan untuk mengikat dan menyalurkan tegangan ke bantalan rel. yang 16 . Joseph Lambot dan Joseph Monier. Meskipun demikian. jembatan untuk pejalan kaki.´ a Building Material. E. bendungan busur. membuat struktur beton bertulang sederhana dan mengembangkan metode dasar mengenai pembuatan desain beton-bertulang.A. Ia adalah orang pertama yang menyadari bahwa penambahan terlalu banyak air ke dalam campuran beton sangat mengurangi kekuatan beton.Beton Bertulang pada awalnya tidak begitu diketahui. Ransome dari San Fransisco diduga telah menggunakan beton bertulang pada awal tahun 1870-an dan merupakan penemu tulangan ulir. karena ia lah orang yang menemukan beton bertulang. Tujuan yang ingin dicapainnya dengan melakukan pekerjaan ini adalah membuat konstruksi yang ringan tanpa mengurangi kekuatan beton.. Sebagian besar hasil karya awal beton pada waktu itu dilakukan oleh dua orang Perancis. pada tahun 1875. Orang Perancis lainnya. orang Amerika.´ Hyatt memberikan penekanan yang besar kepada daya tahan beton yang tinggi terhadap api5. Wayss dari Jerman. berjudul An Account of Some Experiments with Portland Cement Concrete. Pada tahun 1883 ia merepresentasikan tulisannya di hadapan America Society of Mechanical Engineer di mana dalam tulisan tersebut ia mengklaim bahwa ia mendapatkan ide tentang beton bertulang ketika melihat para buruh Inggris mencoba memindahkan semen yang telah mengeras dari cetakan-cetakan besi mereka pada tahun 1867. Ward membangun bangunan beton bertulang yang pertama di Amerika Serikat di Port chester. pelat lantai. Lambot membuat sebuah perahu beton yang ditulangi dengan suatu jaringan yang terdiri dari kawat baja atau tulangan yang tersusun parallel. Sekitar tahun 1850.2. mungkin adalah orang pertama yang menganalisis dengan benar tegangan-tegangan pada suatu beton bertulang.4 Thaddeus Hyatt.

perkembangan dan penggunaan beton-bertulang di Amerika Serikat menigkat sangat pesat8. Kemudian pada tahun 1940 diperkenalkan sistem prategang yang pertama dengan bentang 47 meter di Philadelphia (Walnut Lane Bridge) seperti gambar dibawah ini : 17 . Mandl dan M. Eugen Freyssonet dari Perancis yang pertama-tama menemukan pentingnya kehilangan gaya prategang dan usaha untuk mengatasinya.1 meter dan tinggi dua lantai di mana yang digunakan sebagai tulangan tulang tarik adalah tali baja nekas yang semula digunakan pada kereta gantung. Tingkat kerusakan yang kecil pada bangunan ini dan pada struktur-struktur beton lain yang juga mengalami kebakaran besasr tahun 1906 tersebut menyebabkan bentuk konstruksi ini dapat di terima secara luas di pantai barat. Doehting dari Jerman memperoleh hak paten untuk memprategang pelat beton dari kawat baja. Koenen dari Jerman menyelidiki identitas dan besar kehilangan gaya prategang. Pada tahun 1886 telah dibuat hak paten dari kontruksi beton prategang yang dipakai untuk pelat dan atap.H. maka disarankan untuk memakai baja dengan kekuataan yang sangat tinggi dan perpanjangan yang besar.) Pada tahun 1890 di San Fransisco.E. Untuk mengatasi hal tersebut oleh G. C. Steiner dari Amerika Serikat pada tahun 1908 mengusulkan dilakukannya penegangan kembali. Sejak tahun 1900-1910.R. Bangunan yang terbuat dari beton bertulang tersebut memiliki panjang 95.9. Pada waktu yang hampir bersamaan yaitu pada tahun 1888. Sedangkan J.2 Beton Prategang Penerapan pertama dari beton prategang dimulai oleh P. Tetapi gaya prategang yang diterapkan dalam waktu yang singkat menjadi hilang karena rendahnya mutu dan kekuatan baja. 2. (Tujuan dari pemuntiran ini adalah agar ikatan antara beton dan tulangan semakin kuat.mempunyai penampang melintang berbentuk bujursangkar. Berdasarkan pengalamannya membangun jembatan pelengkung pada tahun 1907 dan 1927. dipuntir dalam keadaan dingin (cold-twisted) dengan satu putaran penuh dan panjangnya tidak lebih dari 12 kali diameter tulangan. Amerika Serikat. Jackson dari California.W.2. Ransome membangun Museum Leland Stanford Jr. Bangunan ini mengalami kerusakan kevil pada tahun 1906 akibat gaya gempa bumi dan kebarakan yang diakibatkan oleh gempa tersebut.

F. Abeles (Inggris). Tetapi ini menyebabkan Natural Frequency dari struktur berkurang. komponen bangunan seperti balok. Struktur beton prategang mempunyai beberapa keuntungan.V.2.3 Beton Pracetak 2. antara lain :  Terhindarnya retak terbuka di daerah tarik. dan T.  Karena terbentuknya lawan lendut sebelum beban rencana bekerja. Leonhardt (Jerman). Maka struktur dengan bentang besar dapat langsing. Mereka adalah G. Dan beton prategangan sekarang telah diterima dan banyak dipakai. Mikhailov (Rusia).2. misalnya pada jembatan. cocok untuk pipa dan tangki. Sekarang telah dikembangkan banyak sistim dan teknik prategang.3. sebab seluruh luas penampang dipakai secara efektif.Guyon (Perancis).1 Sejarah Beton Pracetak Sistem beton pracetak adalah metode konstruksi yang mampu menjawab kebutuhan di era millennium baru ini. sehingga menjadi dinamis instabil akibat getaran gempa/angin. Pada dasarnya system ini melakukan pengecoran komponen di tempat khusus di permukaan tanah (fabrikasi).  Kedap air. baja serta beton konvensional dan pracetak dapat dilihat pada table : 18 . antara lain mutu yang terjamin. terowongan dan lain sebagainya.Magnel (Belgia). pipa dan tiang panjang.Y. maka lendutan akhirnya akan lebih kecil dibandingkan pada beton bertulang.  Ketahanan gesek balok dan ketahanan puntirnya bertambah.  Penampang struktur lebih kecil/langsing. Keunggulan system ini. V.Setelah Fresyssinnet para sarjana lain juga menemukan metode-metide prategang. pelat dan kolom. P. setelah melalui banyak penyempurnaan hampir pada setiap elemen beton prategang. Y.  Jumlah berat baja prategang jauh lebih kecil dibandingkan jumlah berat besi beton biasa. lalu dibawa ke lokasi (transportasi ) untuk disusun menjadi suatu struktur utuh (ereksi). produksi cepat dan missal. kecuali bila struktur itu memiliki redaman yang cukup atau kekakuannya ditambah. Perbandingan kualitatif antara strutur kayu. Lin (Amerika Serikat). 2. Dengan beton prategang dapat dibuat betang yang besar tetapi langsing. pembangunan yang cepat. jadi lebih tahan terhadap keadaan korosif. ramah lingkungan dan rapi dengan kualitas produk yang baik.

Th 1912 beberapa bangunan bertingkat menggunakan system pracetak berbentuk komponen-komponen. Kurang tersosialisasikan jenisnya. balok jembatan. Belum adanya pedoman resmi mengenai tatacara analisis.kolom dan lantai diperkenalkan oleh John. Sistem ini relative baru 2. yang dibangun oleh kontraktor Coignet. Pondasi beton bertulang diperkenalkan oleh sebuah perusahaan Jerman. seperti tiang pancang.2. Paris 1891.2 Perkembangan Sistem Pracetak Di Dunia Sistem pracetak jaman modern berkembang mula-mula di Negara Eropa. bersih Biaya tinggi Tinggi Mahal Banyak Ramah Ada ( sedang diperbaharui) konvensional Mudah Paling banyak Lama. baik yang sistem dikembangkan di dalam negeri maupun yang didatangkan dari luar negeri.Beton Aspek Pengadaan Permintaan Pelaksanaan Pemeliharaan Kualitas Harga Tenaga Kerja Lingkungan Standar Kayu Semakin terbatas Banyak Sukar. 2. Serta keandalan sambungan antarkomponen untuk system pracetak terhadap beban gempa yang selalu menjadi kenyataan 4.E. seperti dinding . Kotor Biaya Tinggi Tergantung spesies Semakin mahal Banyak Tidak ramah Ada (sedang diperbaharui) Baja Utamanya impor Banyak Cepat. kolom plat pantai. perencanaan serta tingkat kendalan khusus untuk system pracetak yang dapat dijadikan pedoman bagi pelaku konstruksi.3. Wayss & Freytag di Hamburg dan mulai digunakan tahun 1906. 19 . Strujtur pracetak pertama kali digunakan adalah sebagai balok beton precetak untuk Casino di Biarritz. kotor Biaya sedang Sedang-tinggi Lebih murah Banyak Kurang ramah Ada ( sedang diperbaharui ) Pracetak Mudah Cukup Cepat. produk dan kemampuan system pracetak yang telah ada 3. Sistem pracetak yang berbentuk komponen.Conzelmann. Permasalahan mendasar dalam perkembangan system pracetak di Indonesia saat ini adalah : 1. bersih Biaya sedang Tinggi Lebih murah Banyak Ramah Belum ada (sedang disusun) Sistem pracetak telah banyak diaplikasikan di Indonesia.

4 Beton Pratekan Beton adalah suatu bahan yang mempunyai kekuatan yang tinggi terhadap tekan. hanya bagian tertekan saja yang efektif bekerja. Dyckerhoff dan Widmann G Wayss dan Freytag KG.4 Permasalahan Umum Pada Pengembangan Sistem Pracetak Ada tiga masalah utama dalam pengembangan system pracetak : 1.2. 2. terutama dengan pihak arsitektur dan mekanikal/elektrikal/plumbing. Sistem pracetak semakin berkembang dengan ditandai munculnya berbagai inovasi seperti Sistem Column Slab (1996). Sistem Bresphaka (1999) dan siste4m T-Cap (2000).3 Perkembangan Sistem Pracetak Di Indonesia Indonesia telah mengenal system pracetak yang berbentuk komponen.3. 20 . 2.2. Amerika dan Jepang yang dikenal sebagai Negara maju di dunia. Sistem Jasubakim (1999). kolom dan plat lantai sejak tahun 1970an. Dengan membuat program penelitian bersama yang dinamakan PRESS ( Precast seismic Structure System). tetapi sebaliknya mempunyai kekuatan relative sangat rendah terhadap tarik. Sistem Beam Column Slab (1998). seperti tiang pancang. balok jembatan. Sistem L-Shape Wall (1996). Beton tidak selamanya bekerja secara efektif didalam penampang-penampang struktur beton bertulang. Kerjasama dengan pertencana di bidang lain yang terkait.Struktur komponen pracetak beton bertulang juga diperkenalkan di Jerman oleh Philip Holzmann AG. 2.3. Sstem pracetak taha gempa dipelopori pengembangannya di Selandia Baru. Keandalan sambungan antarkomponen 2. Prteussag. Belum adanya suatu pedoman perencanaan khusus untuk system struktur pracetak 3. ternyata baru melakukan penelitian intensif tentangt system pracetak tahan gempa pada tahun 1991. Loser dll. sedangkan bagian beton yang retak dibagian yang tertarik tidak bekerja efektif dan hanya merupakan beban mati yang tidak bermanfaat.2. Sistem All Load Bearing Wall (1997).

yaitu dengan memberikan pratekanan pada beton melalui kabel baja (tendon) yang ditarik atau biasa disebut beton pratekan. Yves Gunyon Yves Gunyon adalah seorang insinyur Perancis dan telah menerbitkan buku Masterpiecenya ³ Beton precontraint´ (2 jilid) pada tahun 1951. Freyssinet telah berhasil menciptakan suatu jenis struktur baru sebagai tandingan dari strktur beton bertulang. yang hingga kini masih dipakai dan terkenal dengan System Freyssinet.relaksasi dan slip pada jangkar kawat atau pada kabel maka digunakan beton dan baja yang bermutu tinggi.Y.Hal inilah yang menyebabkan tidak dapatnya diciptakan srtuktur-struktur beton bertulang dengan bentang yang panjang secara ekonomis. Putusnya baja tulangan akibat karatan fatal akibatnya bagi struktur. retak-retak disekitar baja tulangan bisa berbahaya bagi struktur karena merupakan tempat meresapnya air dan udara luar kedalam baja tulangan sehingga terjadi karatan. Beliau memecahkan kesulitan dalam segi perhitungan struktur dari beton pratekan yang diakibatkan oleh gaya-gaya tambahan disebabkan oleh pembesian pratekan pada struktur yang mana dijuluki sebagai ³Gaya Parasit´ maka Guyon dianggap sebagai yang memberikan dasar dan latar belakang ilmiah dari beton pratekan. Disampimg itu. karena terlalu banyak beban mati yang tidak efektif. Seperti: a). Keberhasilan beliau yaitu mampu 21 . Ia mengemukakan bahwa untuk mengatasi rangkak. Dengan kekurangan-kekurangan yang dirasakan pada struktur beton bertulang seperti diuraikan diatas. Karena penampang beton tidak pernah tertarik. Merkovoy. Lin adalah seorang insinyur kelahiran Taiwan yang merupakan guru besar di California University. b). timbullah gagasan untuk menggunakan kombinasi-kombinasi bahan beton secara lain. Beton pratekan untuk pertama kalinya dilaksanakan besar-besaran dengan sukses oleh Freyssinet pada tahun 1933 di Gare Maritime pelabuhan LeHavre (Perancis). Freyssenet sebagai bapak beton pratekan segera diikuti jejaknya oleh para ahli lain dalam mengembangkan lebih lanjut jenis struktur ini. Beton pratekan pertama kali ditemukan oleh Eugene Freyssinet seorang insinyur Perancis. maka seluruh beban dapat dimanfaatkan seluruhnya dan dengan system ini dimungkinkanlah penciptaan struktur-struktur yang langsing dan bentang-bentang yang panjang.Y. Disamping itu ia juga telah menciptakan suatu system panjang kawat dan system penarikan yang baik. Dengan demikian. T. Lin T.

dan lain-lain. Abeles untuk mengkombinasikan prinsip pratekan dengan prinsip penulangan penampang atau dikenal dengan nama ³Partial Prestressing´.5 atau 4 kali lebih mahal dari pada struktur yang sama tetapi dari beton bertulang biasa dengan menggunakan tulangan baja mutu tinggi. Penggunaan Full Prestessing ini tidak ekonomis. Struktur flat slab. Abeles adalah seorang insinyur Inggris. Tanpa melalui prosedur rumit dapat dihitung dengan mudah dan cepat.memperhitungkan gaya-gaya parasit yang tejadi pada struktur. P. Dengan demikian timbullah gagasan baru yang dikemukakan oleh P. Gagasan ini telah menjurus kepada pemakaian baja tulangan biasa disamping baja prategang. yang akibatnya pada struktur dapat dihitung dengan mudah dengan menggunakan teori struktur biasa. struktur shell.W. setelah sebelumnya beton pratekan dianggap sebagai bahan yang kurang kenyal (ductile) untuk dipakai didaerah-daerah gempa. Teori ³inbalanced load´ telah mengakibatkan perkembngan yang sangat pesat dalam menggunakan beton pratekan dalam gedung-gedung bertingkat tinggi. sehingga dapat memikul dengan baik perubahan-perubahan bentuk yang diakibatkan oleh gempa. Beban-beban lain diluar beban seimbang (beban vertikal dan horizontal) merupakan ³inbalanced load´. Lin juga telah berhasil membuktikan bahwa beton pratekan dapat dipakai dengan aman dalam bangunan-bangunan didaerah gempa. Abeles P. Ia mengemukakan teorinya pada tahun 1963 tentang ³ Load Balancing´. Tegangan akhir dalam penampang didapat dengan menggunakan tegangan merata akibat ³Balanced´ dan tegangan lentur akibat ³Unbalanced Load´. Didalam struktur tidak terjadi lendutan dan karenanya tidak bekerja momen lentur apapun.W. yang sangat gigih mendongkrak aliran´ Full Prestressing´. tetapi dikombinasikan dengan tulangan baja biasa ternyata beton pratekan cukup kenyal.Y. Dengan cara ini kawat atau kabel prategang diberi bentuk dan gaya yang sedemikian rupa sehingga sebagian dari beban rencana yang telah datetapkan dapat diimbangi seutuhnya pada beban seimbang ini. sedangkan tegangan beton pada penampang struktur bekerja merata.W. c). menurut berbagai penelitian biaya struktur dengan beton pratekan dan Full Prestressing dapat sampai 3. karena penggunaanya tidak kompetitif terhadap penggunaan beton bertulang biasa dengan menggunakan baja tulangan mutu tinggi. yaitu dimana baja prategang hanya diperuntukkan guna memikul akibat dari Inbalanced Load. Yang mana didalam penampang 22 . T. Terutama di Amerika dewasa ini boleh dikatakan tidak ada gedung bertingkat yang tidak menggunakan beton pratekan didalam strukturnya.

dimana tegangan tarik boleh terjadi sampai 45 kg/cm2 dengan lebar retak yang dikendalikan dengan memasang baja tulangan biasa. 23 .W. Begitupun dengan teori ³Load Balancing´ dari T. Lin yang ikut mendorong dipakainya ³Partial Prestressing´ karena pertimbangannya kecuali segi ekonomis juga segi praktisnya bagi perencanaan. Freyssinet sendiri menjelang akhir karirnya telah mengakui juga bahwa ³Partial Prestressing´ mengembangkan struktur-struktur tertentu.diijinkan diadakannya bagi tulangan. ³Partial Prestrssing´ telah disetujui oleh Chief Engineer¶s Departement untuk digunakan pada jembatan-jembatan kereta api di Inggris. lebar retak dapat dikombinasikan dengan baik.

Freyssinet memperkenalkan dasar ± dasar beton pratekan l. dan semen kapur c. b. Pada tahun 1850. beton pracetak. serta beton pratekan. Pada abad ke-8 SM. J. gypsum.L Lambot (1850 ) telah membuat sebuah kapal kecil dari beton ( kemudian dia menebalkan perahunya dengan batang besi dan kawat ) di Prancis selatan untuk dipamerkan pada Pameran Dunia pada tahun 1855 di Paris g. F. Monier. dan semen kapur pada pembuatan Pyramid. h. dia mempatenkan Garden Tub dan kemudian balok bertulang. bangsa Mesir menggunakan campuran dengan jerami untuk mengikat batu kering .1 Kesimpulan Sejarah penemuan teknologi beton dimulai dari : a. seorang tukang kebun berkebangsaan Prancis. menggunakan campuran dengan jerami untuk mengikat batu kering . pada tahun 1867. gypsum. Perkembangan beton selanjutnya dikembangkan sperti beton bertulang. mengembangkan sebuah Pot Bunga dengan beton bertulang. Pada tahun 1793 M. Pada tahun 1779 M. d. Inggris e. pipa dan kubah i. 24 . Coignet (1861) melakukan uji coba penggunaan pembesian pada konstruksi atap.BAB III PENUTUP 3. John Smeaton menemukan batu kapur Kalsinasi yang berisi tanah liat yang dihasilkan pada jenis kapur yang mengeras di bawah air. Gustav Wayss & Koenen ( 1887) serta Hennebique memperkenalkan sengkang sebagai penahan gaya geser dan penggunaan balok ³ T ´ untuk mengurangi beban akibat berat sendiri j. Smeaton menggunakan kapur hidrolik untuk membangun Mercusuar Eddystone di Cornwall. beton prategang. Fra Giocondo menggunakan pasir pozzolana sebagai mortar pada Dermaga Pont de Notre Dame di Paris. Joseph Aspdin (1824) Penemu Portland Cement f. Pada abad 26 SM. J. Neuman melakukan analisis letak garis netral Considere menemukan manfaat kait pada ujung tulangan k.

Sehingga seorang engineer dituntut untuk lebih kreatif lagi untuk menemukan material campuran beton tanpa menguras habis sumber daya yang ada di bumi kita ini. Begitu pula pada perkembangan beton. Namun penggunaan beton tak lepas dari eksploitasi alam yang memungkinkan alam akan terkuras. bias menyeimbangkan keadaan alam kita. dalam penggunaan beton sebagai bahan untuk konstruksi.2 Saran Perkembangan zaman mempengaruhi perkembangan manusia untuk berkembang ke arah yang lebih baik dan menuntut setiap bangsa untuk berusaha maju. dalam hal ini penggunaan bahan campuran beton. walaupun hal itu memang cukup sulit. dimana pengguanaan beton sangat berpengaruh pada konstruksi bangunan di setiap pelosok. Untuk itu sebagai seorang engineer.3. 25 .

indoskripsi.. G. hal. 1949. 273-275.. 5 Kirby.´ Transactions ASME.it/Articoli/articoli/numero_010/concrete. dan Laurson. 275. 4. 2 Straub. Press). hal. 1932. dan Laurson. S. 205-215. dan Laurson. 3 Kirby. E.Daftar Pustaka 1 Kirby. R.I. 4 Ward. http://www. A History of Civil Engineering (Cambridge: The M.com/node/405 26 .... hal.. 273-275. hal. G. Verlag Birkhauser. P. Basel.asp http://one. S.. The Early Years of Modern Civil Engineering (New Haven: Yale University Press).. R. 1964. P. S. 1932.tecnologos. Translated from the German Die Geschichte der Bauingenieurkuntst.T. ³Beton in Combination with Iron as a Building Material. P. W. The Early Years of Modern Civil Engineering (New Haven: Yale University Press). G. 1883. The Early Years of Modern Civil Engineering (New Haven: Yale University Press). 388-403. 1932. R. H. hal.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful