0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
284 tayangan4 halaman

Langkah Penyusunan Rencana Bisnis Efektif

Diunggah oleh

Andini eka sari
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
284 tayangan4 halaman

Langkah Penyusunan Rencana Bisnis Efektif

Diunggah oleh

Andini eka sari
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

NAMA : ANDINI EKA SARI

NIM : 048342829
PRODI : SISTEM INFORMASI
UPBJJ : PALANGKARAYA

TUGAS 2
PROSES BISNIS 2

 Jelaskan langkah-langkah yang harus diambil dalam penyusunan rencana bisnis.


Sertakan penjelasan singkat mengenai tujuan dari masing-masing langkah
tersebut.

 Identifikasi dan jelaskan unsur-unsur penting yang harus ada dalam rencana
bisnis. Bagaimana setiap unsur tersebut berkontribusi terhadap keberhasilan
rencana bisnis?

 Paparkan pentingnya sistematika dalam penyusunan rencana bisnis. Mengapa


sistematika yang baik dapat memengaruhi pemahaman pembaca? Berikan contoh
format sistematika yang efektif.

Langkah-langkah Penyusunan Rencana Bisnis


Menyusun rencana bisnis yang solid adalah langkah penting dalam memulai atau
mengembangkan sebuah usaha. Proses ini membantu memetakan tujuan, strategi, dan
langkah-langkah operasional yang diperlukan untuk mencapai kesuksesan. Berikut
adalah langkah-langkah yang dapat kamu ikuti untuk membuat rencana bisnis yang
efektif:

1. Tentukan Tujuan dan Visi


Langkah pertama dalam pembuatan rencana bisnis adalah menentukan tujuan jangka
panjang dan visi perusahaan. Apa yang ingin kamu capai dengan bisnis ini? Visi ini akan
menjadi panduan dalam merumuskan strategi dan langkah-langkah lainnya dalam
rencana bisnis.

2. Lakukan Riset Pasar


Sebelum memulai penulisan rencana bisnis, lakukan riset pasar yang mendalam. Pahami
pasar target, analisis pesaing, dan tren industri. Informasi ini akan membantu dalam
merumuskan strategi pemasaran, menentukan posisi pasar, dan memahami kebutuhan
pelanggan.

3. Buat Ringkasan Eksekutif


Ringkasan eksekutif adalah gambaran singkat namun komprehensif tentang bisnis,
termasuk misi, visi, tujuan utama, dan informasi kunci lainnya. Meskipun biasanya ditulis
di awal, ringkasan eksekutif sering kali disusun terakhir setelah semua bagian lainnya
selesai.
4. Deskripsikan Bisnis dan Produk/Layanan
Tuliskan deskripsi rinci tentang bisnis, termasuk produk atau layanan yang ditawarkan.
Jelaskan apa yang membedakan produk atau layanan kamu dari pesaing dan bagaimana
produk atau layanan tersebut memenuhi kebutuhan pasar.

5. Susun Struktur Organisasi dan Manajemen


Gambarkan struktur organisasi bisnis, termasuk tim manajemen dan peran mereka.
Jelaskan latar belakang, pengalaman, dan keahlian masing-masing anggota tim, serta
bagaimana struktur ini akan mendukung operasional bisnis.

6. Rancang Strategi Pemasaran dan Penjualan


Buat strategi pemasaran yang mencakup taktik untuk menjangkau pasar target, saluran
distribusi, dan rencana promosi. Sertakan juga strategi penjualan dan bagaimana kamu
berencana untuk menarik serta mempertahankan pelanggan.

7. Rencanakan Operasional Bisnis


Buat rencana operasional yang menjelaskan bagaimana bisnis akan beroperasi sehari-
hari. Ini termasuk proses produksi, manajemen rantai pasokan, lokasi operasional, dan
kebutuhan fasilitas. Juga, pertimbangkan jadwal operasional dan manajemen sumber
daya manusia.

8. Siapkan Proyeksi Keuangan


Buat proyeksi keuangan yang meliputi laporan laba rugi, neraca, dan laporan arus kas.
Sertakan juga anggaran, titik impas, serta proyeksi pendapatan dan pengeluaran. Ini
akan membantu dalam merencanakan kebutuhan modal dan memantau kinerja
keuangan.

9. Tuliskan dan Susun Dokumen Rencana Bisnis


Gabungkan semua informasi yang telah dikumpulkan ke dalam dokumen rencana bisnis.
Pastikan setiap bagian disusun dengan jelas dan terstruktur, mulai dari ringkasan
eksekutif hingga lampiran.

10. Tinjau dan Revisi


Setelah menyusun rencana bisnis, tinjau dan revisi untuk memastikan akurasi dan
kelengkapan informasi. Minta masukan dari mentor, rekan bisnis, atau konsultan untuk
mendapatkan perspektif tambahan dan memperbaiki kekurangan.

11. Presentasikan Rencana Bisnis


Jika rencana bisnis digunakan untuk menarik investor atau mitra, persiapkan presentasi
yang meyakinkan. Latih presentasi kamu dan pastikan kamu dapat menjelaskan rencana
bisnis dengan jelas dan percaya diri.
Dengan mengikuti langkah-langkah ini, kamu akan memiliki rencana bisnis yang tidak
hanya memberikan arah yang jelas untuk bisnismu, tetapi juga menarik bagi calon
investor dan mitra bisnis. Rencana yang baik akan membantu meminimalkan risiko dan
meningkatkan peluang kesuksesan bisnis.

Unsur-unsur penting yang harus ada dalam rencana bisnis adalah:

 Deskripsi bisnis: Menjelaskan dengan jelas jenis usaha yang dijalankan, seperti
kuliner, fashion, jasa, dan sebagainya
 Analisis pesaing: Mengetahui produk pesaing untuk menentukan jenis produk
yang akan dipasarkan
 Strategi pemasaran: Membuat rencana pemasaran yang matang untuk
memasarkan produk perusahaan
 Laporan keuangan: Catatan keuangan yang penting untuk menjalankan bisnis
 Kualitas produk dan layanan: Mempertahankan dan memperbaiki kualitas produk
dan layanan
 Identitas perusahaan dan visi misi: Menentukan visi dan misi perusahaan
 Target pasar: Memastikan bisnis memiliki sasaran yang tepat
 Rincian produk: Menjelaskan secara rinci produk yang akan dipasarkan
 Biaya operasional: Mencantumkan biaya operasional yang diperlukan
 Perhitungan break even point (BEP): Menghitung posisi saat total modal sama
dengan jumlah penghasilan

Rencana bisnis yang baik dapat membantu pelaku usaha dalam menjalankan
bisnisnya dengan stabil dan sukses. Dengan rencana bisnis, pengusaha dapat:

 Memastikan usaha berjalan sesuai visi dan misi perusahaan


 Mengetahui sumber daya yang diperlukan
 Membuat estimasi kapan usaha akan menghasilkan profit
 Melakukan evaluasi rencana yang sebelumnya dijalankan

Sistematika dalam penyusunan rencana bisnis penting karena


dapat: Memudahkan pembaca memahami rencana bisnis, Membantu pembaca
mengikuti alur berpikir penulis, Memenuhi kaidah penulisan.

Contoh format sistematika yang efektif untuk rencana bisnis adalah:

 Ringkasan eksekutif
 Deskripsi bisnis
 Produk dan layanan
 Analisis pasar dan SWOT
 Strategi pemasaran dan penjualan
 Tim manajemen
 Rencana operasional
 Rencana keuangan
Selain itu, rencana bisnis yang baik juga harus: Mudah dilaksanakan, Spesifik,
Realistis, Lengkap dengan elemennya.

SUMBER REFERENSI :

https://www.gramedia.com/literasi/contoh-rencana-bisnis/#Contoh_Rencana_Bisnis
https://mekari.com/blog/pengertian-perencanaan-bisnis/
https://www.ocbc.id/id/article/2021/06/07/perencanaan-bisnis

Anda mungkin juga menyukai