MASTERPLAN PERCEPATAN DAN PERLUASAN PEMBANGUNAN INDONESIA (MP3EI) A. SELAYANG PANDANG MP3EI 1. Latar Belakang adalah: a.

Struktur Demografi Indonesia yang relatif muda dan produktif dalam kurun waktu antara tahun 2010-2040, b. Menguatnya golongan menengah, saat ini tercatat memiliki angka konsumsi $5,000-$15.000 per tahun akan tumbuh dari 35,7% pada 2010 menjadi sekitar 58,3% pada tahun 2020, c. Keunggulan sumberdaya alam yang belum dimanfaatkan secara optimal, seperti Gas Alam, Batubara, Geothermal, Kelapa Sawit, Kakao, Timah, Nikel dan Bauksit. 2. Beberapa permasalahan pembangunan di Indonesia adalah: a. Tingginya ketimpangan pendapatan antar daerah karena terlalu terpusatnya pembangunan di pulau Jawa, b. Keterbatasan kapasitas infrastruktur dan energy untuk mendukung peningkatan kegiatan ekonomi, c. Sistem logistik nasional yang belum terintegrasi, 3. MP3EI dirumuskan dengan semangat business not as usual dengan pendekatan: a. Peningkatan value added, b. Mendorong Inovasi, c. Mengintegrasikan pendekatan sektoral dan regional, d. Memfasilitasi percepatan investasi swasta sesuai dengan dukungan yang dibutuhkan, 4. Masterplan merupakan komplementer dari dokumen perencanaan pembangunan nasional, yakni RPJPN, RPJMN dan lain-lain. 5. Strategi Utama dalam MP3EI adalah: a. Pengembangan potensi melalui koridor ekonomi (6 koridor), yaitu: (1) Sumatra, (2) Jawa, (3) Kalimantan, (4) Sulawesi, (5) Bali Nusatenggara, (6) Papua-Kepulauan Maluku, b. Debottlenecking semua regulasi yang dianggap menghambat, c. Pengembangan konektivitas intra dan inter koridor serta internasional (membangun konektivitas nasional), d. Peningkatan Kapasitas SDM dan IPTEK (Mempercepat kemampuan SDM dan IPTEK Nasional). 6. Fokus Pengembangan MP3EI, berupa 8 program utama, yaitu: a. Kehutanan, b. Pertanian, c. Perikanan, d. Industri Manufaktur, e. Pertambangan, f. Energi, Pariwisata dan g. Pengembangan Kawasan.

Sulsel tanggal 8 Agustus 2011. Batubara 8. Besi Baja e. 12. Launching Master Plan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) 2011-2015 oleh Presiden RI. Menko Perekonomian selaku Ketua Harian KP3EI menetapkan Tim Kerja yang salah satunya adalah Tim Kerja Koridor Ekonomi Kalimantan KP3EI 2011-2025 dengan Ketua Tim Kerja adalah Menteri Pertanian. Susilo Bambang Yudoyono di Balai Sidang Jakarta Convention Center tanggal 27 Mei 2011. Untuk melaksanakan MP3EI dibentuk Komite Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (KP3EI) 2011±2025. . 11. Kelapa Sawit b. 3. dan untuk Kalimantan Tengah telah ditetapkan dengan Surat Keputusan Gubernur Kalimantan Tengah Nomor 188. MP3EI ditetapkan dengan Peraturan Presiden RI Nomor 32 Tahun 2011 tentang Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia 2011±2025. KEGIATAN MP3EI YANG DIIKUTI DAN DILAKSANAKAN 1. Jakarta tanggal 6 Oktober 2011. 2. Dalam rangka pelaksanaan di daerah dibentuk Komite Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (KP3EI) 2011±2025 di tingkat provinsi. Mengikuti Sosialisasi MP3EI Koridor Kalimantan dan Sulawesi di Makasar. B.7.44/372/2011 tanggal 10 Oktober 2011. Menteri Pertanian selaku Ketua Tim Kerja Koridor Ekonomi Kalimantan membentuk Sub Tim Kerja Koridor Ekonomi Kalimantan meliputi Sub Tim Kerja konektivitas. Perkayuan c. Kegiatan ekonomi utama untuk Koridor Ekonomi Kalimantan dengan tema pembangunan ³Pusat Produksi dan pengolahan hasil tambang dan lumbung energy nasional´ adalah: a. Migas d. Mengikuti FGD pelaksanaan proyek-proyek quick-win sektor transportasi dalam rangka mendukung pelaksanaan MP3EI di hotel Alila. 10. Bauksit f. 9. regulasi dan SDM-IPTEK.

8. Identifikasi program/kegiatan pengembangan SDM-IPTEK 2. Identifikasi regulasi yang tidak sinkron yang menyebabkan hambatan dalam investasi. Rapat penyusunan draft SK KP3EI Provinsi Kalimantan Tengah tanggal 6 Oktober 2011. Jakarta. regulasi dan SDM-IPTEK. Identifikasi usulan-usulan proyek dikaitkan dengan yang sudah tercantum dalam dokumen MP3EI. RENCANA TINDAK LANJUT 1. Identifikasi program/kegiatan lingkup Provinsi Kalimantan Tengah dalam rangka menunjang MP3EI Koridor Kalimantan. Rapat KP3EI Provinsi Kalimantan Tengah untuk masing-masing Tim Kerja Konektivitas. . c.4. Penyampaian Bahan kepada KP3EI (Pusat) menyangkut usulan-usulan proyek. C. 6. Rapat penyiapan materi sub tim kerja konektivitas dari Provinsi Kalimantan Tengah dan sub tim kerja SDM-IPTEK tanggal 5 Oktober 2011. b. Regulasi dan SDM-IPTEK dengan agenda: a. Rapat penyiapan sub tim kerja regulasi Provinsi Kalimantan Tengah tanggal 8 Oktober 2011. 9. berupa daftar usulan program/kegiatan. Penyampaian hasil rapat kepada Bapak Gubernur selaku Ketua KP3EI Provinsi Kalimantan Tengah 3. Pembentukan Komite Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (KP3EI) 2011±2025 Provinsi Kalimantan Tengah dengan Surat Keputusan Gubernur Kalimantan Tengah Nomor 188. 5. 7. Mengikuti rapat pembahasan operasionalisasi KP3EI di Tingkat Provinsi se Kalimantan tanggal 6 Oktober 2011 di Kementerian Pertanian RI.44/372/2011 tanggal 10 Oktober 2011.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful