Anda di halaman 1dari 1

ABSTRACT Biodiesel is a name of fatty ester which is commonly known as monoalkyl ester, it is produced from vegetable oils.

Methyl ester is produced from transesterification by using base catalyst. Making process of biodiesel use homogeneous and heterogeneous base catalyst. This experimental is used combination of heterogeneous base catalyst CaO : SrO. The heterogeneous catalyst had more advantages than the homogeneous one because heterogeneous catalyst are not soluble in the mixture, so the separation can be done by filtration or decantation. This experimental was conducted to know the influence of catalyst weight, catalyst ratio, and reaction time to conversion of coconut palm oil to produce Methyl Ester and to know the reaction rate constant (k). Variables that were examined are catalyst ratios (CaO : SrO ), that are 50 : 50, 60 : 40, and 70 : 30, catalyst weight ratios that are 4%, 8%, and 12%, and reaction times that are 30, 60, 90, 120, 150, and 180 minutes. The result of research show that the best conversion is 93,215 % and the best rate of reactions is 1,00. 10-2 minutes-1 achieved at ratio of reactant 1 : 6 with catalyst ratio 50 : 50, and catalyst weight ratio 12%. Key words : Biodiesel; calcium oxide; heterogeneous base catalyst; strontium oxide; transesterification. ABSTRAK Biodiesel adalah nama untuk jenis fatty ester, umumnya merupakan monoalkyl ester yang terbuat dari minyak tumbuh-tumbuhan (minyak nabati). Metil ester ini diperoleh dari reaksi transesterifikasi dengan bantuan katalis basa. Proses pembuatan biodiesel menggunakan katalis homogen dan heterogen, pada penelitian ini digunakan gabungan katalis basa heterogen CaO dan SrO. Katalis heterogen memiliki keuntungan lebih dari katalis homogen karena katalis heterogen tidak larut dalam campuran, sehingga pemisahan cukup dilakukan dengan penyaringan atau dekantasi. Penelitian ini dilakukan untuk melihat pengaruh jumlah katalis, rasio perbandingan katalis, dan waktu reaksi terhadap konversi minyak nabati menjadi metil ester dan untuk mengetahui konstanta kecepatan reaksi (k). Variabel yang diteliti adalah rasio perbandingan katalis (CaO : SrO), yaitu 50 : 50, 60 : 40, 70 : 30, jumlah katalis yaitu 4%, 8%, dan 12%, dan waktu reaksi yaitu 30, 60, 90, 120, 150, dan 180 menit. Hasil penelitian menunjukan bahwa konversi minyak nabati menjadi metil ester terbaik sebesar 93,215% dan konstanta kecepatan reaksi terbaik sebesar 1,00.10-2 menit -1 diperoleh pada rasio reaktan 1 : 6 , rasio perbandingan katalis 50 : 50 dan jumlah katalis 12 %. Kata kunci : biodiesel; kalsium oksida; katalis basa heterogen; strontium oksida; transesterifikasi
xi