Anda di halaman 1dari 4

Perbedaan Kerangka Konseptual USGAAP dan IFRS

April 7, 2011 by akuntansibisnis 9 Comments Oleh: Harry Andrian Simbolon, SE., M.Ak., QIA Kerangka konseptual pelaporan keuangan yang kita kenal selama ini sebagaimana yang diadopsi dalam buku ajar di kampus-kampus adalah kerangka konseptual berdasarkan USGAAP. Sejalan dengan konvergensi International Financial Reporting Standar (IFRS) kedalam Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK), mau tidak mau kita harus merubah mindset kita mengikuti kerangka konseptual IFRS tersebut. Ada beberapa perbedaan dasar antara kedua standar tersebut sebagaimana dijelaskan dalam tabel-tabel dibawah ini. Pada dasarnya batang tubuh kerangka konseptual tersebut masih sama, yaitu level 1: tujuan laporan keuangan, level 2: karakteristik kualitatif dan element laporan keuangan, dan level 3: Asumsi dasar, Prinsip dan kendala. Berikut adalah Perbedaan keduanya: Level 1: Tujuan Laporan Keuangan: US GAAP IFRS y Menyediakan informasi yang berguna y Menyediakan informasi yang menyangkut untuk pengambilan keputusan posisi keuangan, kinerja, serta perubahan investasi dan kredit. posisi keuangan suatu perusahaan yang bermanfaat bagi sejumlah besar pengguna dalam pengambilan keputusan ekonomi.
y

Menyediakan informasi yang berguna untuk memprediksi jumlah, waktu, dan ketidakpastian arus kas masa depan perusahaan

Pengguna adalah investor, karyawan, pemberi pinjaman, pemasok dan kreditor usaha lainnya, pelanggan, pemerintah dan masyarakat.

Menyediakan informasi tentang sumber daya ekonomi, klaim terhadap sumber daya tersebut, dan perubahan terhadap keduanya.

Level 2: Karakteristik Kualitatif Informasi Akuntansi US GAAP Relevan terdiri dari:


y

IFRS Relevan terdiri dari:


y

Nilai prediksi membantu pengguna

Nilai prediksi

memprediksi hasil dari kejadian masa lalu, saat ini dan masa depan. Nilai umpan balik membantu pengguna mengkonfirmasi dan membetulkan nilai prediksi sebelumnya. Tepat waktu tersedia sebelum kehilangan kapasitas untuk mempengaruhi keputusan

y y

Nilai konfirmasi Materialitas

Dapat dipercaya terdiri dari:


y y y

Dapat dipercaya terdiri dari:


y y y y

Disajikan dengan jujur Netral Dapat diferivikasi

Disajikan dengan jujur Netral Substansi mengungguli bentuk Kehati-hatian (dimana ada ketidakpastian, kesalahan dalam menyediakn informasi dan menjamin adanya konservatisme. Kelengkapan

Dapat dibandingkan Konsisten Level 2: Element Laporan Keuangan US GAAP Aset Kewajiban Ekuitas Investasi pemilik Distribusi kepada pemilik

Dapat dibandingkan

IFRS Aset Kewajiban Ekuitas Pemeliharaan modal (diperoleh dari revaluasi asset dan kewajiban) Laba (Pendapatan dan keuntungan)

Laba komprehensif Beban (beban dan kerugian) Pendapatan Keuntungan Beban Kerugian Level 3: Pengakuan dan pengukuran Asumsi dasar

US GAAP 1. Kelangsungan usaha 2. Entitas ekonomi 3. Unit moneter 4. Periodisitas

IFRS 1. Kelangsungan usaha 2. Basis akrual

Level 3: Pengakuan dan pengukuran Prinsip US GAAP 1. Biaya historis 2. Pengakuan pendapatan 3. Kesesuaian 4. Pengungkapan penuh IFRS 1. Biaya historis 2. Biaya sekarang (apa yang harus dibayar hari ini untuk mendapatkan aset. Ini sering diperoleh dalam penilaian yang sama dengan nilai wajar) 3. Nilai realisasi (jumlah kas yang dapat diperoleh saat ini jika asset dilepas 4. Nilai wajar 5. Pengakuan pendapatan 6. Pengakuan beban 7. Pengungkapan penuh

Level 3: Pengakuan dan pengukuran Kendala US GAAP 1. Biaya dan manfaat 2. Materialitas 3. Praktik Industri 4. Konservatisme JIka diringkas dalam gambar, kerangkan konseptual perlaporan keuangan berdasarkan IFRS adalah sebagai berikut: IFRS 1. Keseimbangan antara biaya dan manfaat 2. Tepat waktu 3. Keseimbangan antara karakteristik kualitatif

http://akuntansibisnis.wordpress.com/2011/04/07/perbedaan-kerangka-konseptual-usgaap-danifrs/