Anda di halaman 1dari 50

LAPORAN PELAKSANAAN KEGIATAN KULIAH KERJA NYATA MAHASISWA PROGRAM PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT DOSEN INTEGRATIF PERIODE JANUARI

2012 BELAJAR BERSAMA MASYARAKAT MELALUI KULIAH KERJA NYATA INTEGRATIF DESA KECAMATAN KABUPATEN : PANYINDANGAN : BUAH DUA : SUMEDANG

DISUSUN OLEH : No. 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. Nama Mahasiswa NPM No. Nama Mahasiswa NPM

ROCKY MARCIANO BLESKANDIT MUHAMMAD TAUFIK ABDULLAH KHOLIFAH M FUAD ZULKARNAIN ROBI NUGRAHA CATRINE AMANDA YUSRIL SHERLY PUSPITA SARI AULIA HAZNAN

110110087003 9. 120310090142 10. 120310090146 11. 120310090147 12. 120310090149 13. 170210090105 14. 170210090113 15. 170610090017 16.

MAULANA SIDIEQ HABYASA PERDANA FATHIA AZ ZAHRA DIANTINA RACHMAWATI YOLANDA JUNIYANTI RATU FATMAYUNI PRISCILLA TANIA WIJAYA IIN FEBRIANTI SENDE

170610090047 170610090074 180510090004 180510090031 180610090122 180610090146 260110090003 260110090074

PUSBANG PENGELOLAAN DAN PENGEMBANGAN KULIAH KERJA NYATA MAHASISWA LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT UNIVERSITAS PADJAJARAN BANDUNG 2012

HALAMAN PENGESAHAN

Dengan telah selesainya pelaksanaan kegiatan KKNM yang kami kerjakan, maka kami : No. Nama Mahasiswa NPM TANDA TANGAN

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16

ROCKY MARCIANO BLESKANDIT MUHAMMAD TAUFIK ABDULLAH KHOLIFAH M FUAD ZULKARNAIN ROBI NUGRAHA CATRINE AMANDA YUSRIL SHERLY PUSPITA SARI AULIA HAZNAN MAULANA SIDIEQ HABYASA PERDANA P FATHIA AZ ZAHRA DIANTINA RACHMAWATI YOLANDA JUNIYANTI RATU FATMAYUNI PRISCILLA TANIA WIJAYA IIN FEBRIANTI SENDE

110110087003 120310090142 120310090146 120310090147 120310090149 170210090105 170210090113 170610090017 170610090047 170610090074 180510090004 180510090031 180610090122 180610090146 260110090003 260110090074

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16

Telah menyelesaikan laporan pelaksanaan kegiatan kami selama di lokasi KKNM

Mengetahui/Menyetujui

Mengetahui/Menyetujui

Kepala Desa Panyindangan Anda Rukanda

DPL Desa Panyindangan Dr.Ir.U Hidayat Tanuwiria,M.Si

Mengetahui/Menyetujui

Camat Buah Dua H.Engkan Kuswara, S.Ip,M.Si

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur kami panjatkan kepada Allah SWT yang telah memberikan rahmat, karunia dan hidayah-Nya sehingga melalui proses orientasi desa dan pelaksanaan kegitan KKNM selama sebulan kami dapat menyelesaikan Laporan Pelaksanaan Kegiatan KKNM ini. KKNM Integratif merupakan wadah pembelajaran bagi mahasiswa dan masyarakat di lokasi yang terintegrasi dengan program PKM Dosen yang menekankan pada prinsip belajar bersama masyarakat. Laporan Pelaksanaan Kegiatan ini merupakan laporan yang mencakup keseluruhan proses kegiatan yang telah dilaksanakan pada masa periode Januari 2012. Ungakapan terima kasih kami sampaikan kepada semua pihak yang membantu kami sehingga Laporan Pelaksanaan Kegiatan KKNM Integratif ini dapat tersusun dengan baik.

Sumedang, 20 Januari 2012

DAFTAR ISI

Halaman pengesahan ...........................................................................................................1 Kata Pengantar..................................................................................................................... 2 Daftar isi .............................................................................................................................. 3 BAB I : Hasil Orientasi Wilayah dan Tata Pemerintahan Desa .........................................4 BAB II : Rencana Kegiatan .................................................................................................21 BAB III : Hasil Pelaksanaan Kegiatan ................................................................................29 BAB V : Kesimpulan dan Saran .......................................................................................... 49 Daftar Pustaka ..................................................................................................................... 52

BAB I HASIL ORIENTASI WILAYAH DAN TATA PEMERINTAHAN DESA

A. PROFIL WILAYAH 1.1 Kondisi Geografis Desa Panyindangan terletak di Kecamatan Buah Dua, Kabupaten Sumedang. Adapun batas wilayah desa ini adalah sebagai berikut : - Utara - Selatan - Barat - Timur : Desa Buah Dua : Desa Cibitung : Desa Bojongloa : Desa Nagrak

Desa Panyindangan merupakan pemekaran dari Desa Nagrak yang dimekarkan pada tahun 1983, mempunyai luas wilayah 317 Ha yang terdiri dari natas sawah dan tanah darat.

1.2 Sumber Daya Alam 1.2.1 Sumber Daya Air 1. Saluran air : 9 buah

2. Gorong-gorong : 17 buah 3. DAM 4. Mata air 5. Pompa air : 1 buah : 7 buah : tidak ada

1.2.2 Pertanian Desa Panyindangan memiliki tanah sawah sebanyak 166 ha/m2, dari total luas 317 ha/m2. Hal ini menunjukkan bahwa sebagian mata pencaharian penduduk desa adalah petani dengan produk pertanian sebagai berikut: 1. Padi 2. Sayur-sayuran seperti kangkung, tomat, mentimun dll 3. Buah-buahan seperti pisang, mangga, rambutan, durian, dll

1.3 Sumber Daya Manusia

Jumlah penduduk Desa Panyindangan yang terdata pada tahun 2011 adalah 1761 jiwa dengan perincian jumlah laki-laki 851 jiwa dan jumlah perempuan 910 jiwa. Perincian jumlah penduduk di tiap RW antara lain : Nama RW / Dusun Bojong Manyintrek Babakan baros Pasir Muncang Landeh Pasir Muncang Tonggoh Dangdeur Jumlah 60 569 175 1761 82 851 93 910 70 215 102 113 125 120 132 62 Jumlah KK Jumlah penduduk 377 409 364 224 181 209 178 110 195 210 186 123 Laki-laki Perempuan

Perincian mata pencaharian masyarakat desa antara lain : 1. Pegawai Negeri Sipil 2. Pegawai Negeri Militer 3. Pensiunan Sipil 4. Pensiunan Militer 5. Petani 6. Pedagang 7. Kuli-kuli 8. Tukang kayu 9. Tukang tembok 10. Tukang cukur 11. Tukang jahit : 28 orang : 6 orang : 7 orang : 13 orang : 872 orang : 3 orang : 75 orang : 28 orang : 53 orang : 1 orang : 1 orang

1.4 Bidang Pembangunan 1.4.1 Agama 1. Jumlah Masjid Jami 2. Jumlah Langgar/Surau/Mushola : 8 buah : tidak ada

3. Jumlah Gereja Kristen Protestan : tidak ada

4. Jumlah Gereja Katolik 5. Jumlah Wihara 6. Jumlah Pura 7. Jumlah Klenteng 1.4.2 Kesehatan 1.Rumah Sakit Umum 2.Puskesmas 3.Poliklinik/Balai Pelayanan Masyarakat 4.Posyandu 5.Posyandu Pembantu

: tidak ada : tidak ada : tidak ada : tidak ada

: tidak ada : tidak ada : tidak ada : 1 unit : 5 unit

1.4.3 Sarana Olah Raga/Kesenian/Kebudayaan dan Sosial. 1. 2. 3. 4. 5. 6. Lapangan Sepak Bola Lapangan Basket Lapangan Volly Ball Lapangan Bulu Tangkis Tenis Meja Papan catur : tidak ada : tidak ada : 3 buah : 1 buah : 8 buah : 6 buah

1.4.4 Prasarana Perhubungan. 1. 2. Jalan desa Jembatan : 4 buah : 1 buah

1.4.5 Komunikasi dan Informasi serta Barang Elektronik 1. Radio Tape 2. Radio listrik 3. Speaker 4. Mesin jahit 5. Patromak 6. Senapan angin 7. Kilo gantung 8. Kilo duduk 1.4.6 Rumah Penduduk 1. Gedung 2. Setengah gedung : 389 buah : 108 buah : 76 buah : tidak ada : 8 buah : 75 buah : 15 buah : 20 buah : 34 buah : 2 buah

3. Panggung 1.4.7 Ekonomi

: 13 buah

A. Lembaga Ekonomi dan Unit Usaha Kelurahan dan Desa 1. Koperasi Unit Desa 2. Koperasi Simpan Pinjam 3. Koperasi unit desa 4. Badan Usaha Milik Desa 1.4.8 Perusahaan 1. Gedung film 2. Mebeler 3. Huller 4. Toko 5. Warung 6. Pabrik 1.4.9 Inventaris desa 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. Mesin tik Jam dinding Kursi kantor Kursi rapat Meja kantor Meja rapat Lemari arsip Lemari kantor Bangku panjang : 2 buah : 2 buah : 16 buah : 120 buah : 7 buah : 7 buah : 2 buah : 4 buah : 6 buah : 1 buah : 1 buah : 6 buah : tidak ada : 1 buah : 2 buah : 3 buah : 5 buah : tidak ada : tidak ada : tidak ada : 1 buah : tidak ada

10. Papan tulis 11. Monografi 12. Kilo (25 kilo) 1.5 Kendaraan Masyarakat 1.5.1 Kendaraan Bermotor 1. Truk 2. Colt 3. Otolet

: 3 buah : 6 buah : 3 buah

4. Sedan 5. Jeep 6. Sepeda motor 1.5.2 Kendaraan Tak Bermotor 1. 2. 3. 4. 5. Gerobak Becak Dokar Sepeda Roda dorong

: 1 buah : tidak ada : 40 buah

: tidak ada : tidak ada : tidak ada : 28 buah : tidak ada

B. HASIL ORIENTASI WILAYAH DAN TATA PEMERINTAHAN DESA Desa Panyindangan terletak di Kecamatan Buah Dua Kabupaten Sumedang. Kondisi masyarakat yang sudah cukup makmur membuat suasana di Desa Panyindangan menjadi sangat nyaman. Saat ini Desa Panyindangan dipimpin oleh seorang kepala desa yang bernama Anda Rukanda. Kegiatan pemetaan sosial dilakukan dengan observasi lapangan, dimulai dengan kunjungan ke kantor desa dan balai desa, serta berbincang-bincang dengan aparat desa setempat kemudian melakukan wawancara dengan aparat di desa. Setelah itu kami berdiskusi mengenai hal-hal yang ada di Desa Panyindangan , dari berbagai bidang yaitu kondisi geografis, kependudukan, sumber daya alam, pembangunan, kesehatan, dan ekonomi masyarakat. Setelah diskusi, kami berkeliling ke 6 dusun yang terletak di Desa Panyindangan untuk melaksanakan kunjungan ke masyarakat Desa Panyindangan dan berdiskusi dengan para kepala dusun. Adapun hasil pemetaan yang kami dapatkan dari Desa Panyindangan, Kecamatan Buah Dua, Kabupaten Sumedang adalah sebagai berikut: I. Keadaan Geologi dan Geografi Lokasi Desa Panyindangan terletak di Kecamatan Buah Dua, Kabupaten Sumedang. Desa Panyindangan ini memiliki luas wilayah 317 Ha. Adapun batas wilayah desa ini adalah sebagai berikut : - Utara - Selatan - Barat : Desa Buah Dua : Desa Cibitung : Desa Bojongloa

- Timur

: Desa Nagrak

Topografi Desa Panyindangan adalah dataran tinggi, di bawah kaki gunung Tampomas dan jarak dari tiap dusun ke dusun lain cukup jauh. Adapun Keadaan tanah cukup baik, ditandai dengan banyaknya penanaman berbagai jenis tanaman, khususnya tanaman padi dan juga diataranya seperti pisang, rambutan, salak, dan tebu. 90% lahan di Desa Panyindangan dimanfaatkan untuk pertanian dan 10% untuk peternakan . Akses ke Desa Panyindangan sudah cukup mudah dengan menggunakan transportasi umum yaitu angkot, elf, dan bis yang berangkat dari terminal Cicaheum Bandung. Jarak desa ke ibukota Kabupaten adalah 30 km dengan waktu tempuh 60 menit dengan alat transportasi umum atau kendaraan bermotor. Jarak desa ke ibukota Provinsi Jawa Barat adalah kurang lebih 60 km dengan waktu tempuh sekitar 3,5 jam dengan alat transportasi umum.

II. Tata Pemerintahan 1. Pemerintahan Saat ini Desa Panyindangan di pimpin oleh seorang kepala desa yang bernama Anda Rukanda. Desa terdiri dari enam dusun yaitu dusun Bojong, Manyintrek, Babakan, Pasir Muncang Tonggoh, Pasir Muncang landeuh, dan Dangdeur. Perinciannya antara lain : Nama Kampung Bojong Manyintrek Babakan baros Pasir muncang landeuh Pasir muncang tonggoh Dangdeur RT 01 - 04 05 - 08 09 12 13 15 16 18 19 20 RW I II III IV V VI

Adapaun susunan perangkat Desa Panyindangan antara lain: 1. Kepala Desa 2. Petugas Teknik Lapangan : a. Kulisi b. Ulu-ulu : Omon R. : Momo S. : Anda Rukanda

c. Lebe 3. Kepala Dusun/kokolot : a. Kokolot 1 b. Kokolot 2 4. Ugul 5. Ketua RW a. RW I b. RW II c. RW III d. RW IV e. RW V f. RW VI 6. Ketua RT a. RT 01 b. RT 02 c. RT 03 d. RT 04 e. RT 05 f. RT 06 g. RT 07 h. RT 08 i. RT 09 j. RT 10 k. RT 11 l. RT 12 m. RT 13 n. RT 14 o. RT 15 p. RT 16 q. RT 17 r. RT 18 s. RT 19

: Encud S.

: Iwir S. : Ahya S. : E. Kusnadi : : Warya Sumarya : T. Supriyadi : E. Kowara : Atang H. : Yayat H. : Adang Ismail : : Wawan S. : Anot R. : Akim S. : Tarja : Sadi : Carhali : Amud : Asim : Ace Rumyadi : Asik : Drs. Maman S. : Lili : Aep Saepudin :: Cahri :: E.Koswara : Kahma :-

t. RT 20

: Iding

2. Organisasi di masyarakat Terdapat beberapa organisasi masyarakat di Desa Panyindangan. Komponen masyarakat ini memiliki fungsi sebagai suatu perangkat pemerintahan desa yang akan melaksanakan program-program yang terdapat di Desa Panyindangan. Komponen masyarakatnya adalah sebagai berikut : 1. PKK PKK dalam desa Panyindangan memiliki tugas dan wewenang untuk bersama-sama masyarakat dalam hal ini ibu rumah tangga untuk mengurusi kegiatan-kegiatan seperti posyandu, melaksanakan program pemerintah dan ibuibu PKK. 2. BPD BPD mempunyai tugas untuk mengawasi jalannya pelayanan desa kepada masyarakat di desa Panyindangan. 3. Posyandu Merupakan salah satu program yang dibuat oleh ibu-ibu PKK untuk mengurusi dan menanggapi permasalahan terhadap balita. 4. RT dan RW Mempunyai tugas sebagai struktur pemerintahan kecil di desa, merupakan perpanjangan tangan dari kepala desa untuk membantu terlaksananya program di desa. 5. Karang Taruna Perkumpulan pemuda-pemudi Desa Panyindangan yang mempunyai fungsi dan tugas untuk mengaspirasikan pemikiran pemuda-pemudi desa serta berperan aktif dalam pembangunan desa. 6. Kelompok Tani Perkumpulan para petani yang bertujuan untuk meningkatkan petani di desa Panyindangan dan memberi penyuluhan kepada petani. 7. Mesjid (DKM) Perkumpulan masyarakat yang beragama Islam, dan biasanya melakukan suatu perkumpulan bersama seperti mengaji dan sholat berjamaah.

3. Hubungan antar Komponen Masyarakat Berikut ini adalah hubungan antar komponen dalam masyarakat : 1. PKK, Posyandu, Karang taruna, RT/RW, dan BPD memiliki keterkaitan dalam menjalankan program masing-masing. PKK dan Posyandu memiliki hubungan paling erat, karena dalam berjalannya posyandu dibantu oleh petugas dari ibuibu PKK. Sedangkan untuk karang taruna, RT/RW, dan BPD hanya memiliki hubungan koordinasi saja. 2. RT/RW, PKK, Posyandu, berkoordinasi bersama untuk melaksanakan suatu program desa dan merealisasikan program tersebut pada masyarakat desa, dimana semua program tersebut diawasi oleh BPD.

III. Potensi Desa Panyindangan 3.1 Sumber Daya Alam Sumber Daya Air No 1 2 3 4 5 Sumber Mata Air DAM Saluran Gorong-gorong Sungai Banyaknya 7 1 9 17 -

Peternakan No 1 2 3 4 5 6 Jenis Ternak Kerbau Ayam Bebek Kambing Sapi Domba Banyaknya 2 920 18 8 8 47

Pertanian No 1 2 3 4 5 Jenis tanaman Padi dan palawija Ubi kayu Kedelai Mentimun Rambutan Banyaknya(ha) 150 0,5 3 0,5 3

3.2 Sumber Daya Manusia Komposisi Penduduk No 1 2 3 4 5 Kependudukan Jumlah penduduk Jumlah laki-laki Jumlah perempuan Jumlah kepala keluarga Jumlah balita Banyaknya 1761 851 910 569 10

Mata Pencaharian No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 Pekerjaan PNS Pegawai Negeri Militer Pensiunan Sipil Pensiunan Militer Petani Pedagang Kuli-kuli Tukang kayu Tukang tembok Tukang cukur Tukang jahit Banyaknya 28 6 7 13 872 3 75 28 53 1 1

3.3 Kesenian Masyarakat No 1 2 3 4 Kesenian Wayang golek Jaipong Silat Digung Banyaknya 0 1 0 0

IV.

Sarana dan Prasarana 4.1 Lembaga pendidikan formal No 1 2 Lembaga Pendidikan TK/sederajat SD/sederajat Banyaknya 2 1

4.2 Sarana Peribadatan No 1 2 Sarana Mesjid Jami Mushola Banyaknya 8 0

4.3 Sarana Olahraga No 1 2 3 4 sarana Lapangan sepakbola Lapangan tenis meja Papan catur Lapangan voli Banyaknya 0 8 6 3

4.4 Sarana Kesehatan No 1 2 3 4 sarana Rumah sakit umum Puskesmas Posyandu Posyandu pembantu Banyaknya 0 0 1 5

4.5 Sarana Lingkungan No 1 2 Sarana Permandian umum WC Inpres Banyaknya 3 5

4.6 Sarana transportasi No 1 2 Sarana Angkot Ojeg Banyaknya 30

4.7 Perumahan No 1 Sarana Gedung Banyaknya 389

2 3

Setengah gedung Panggung

108 13

V. Kesehatan Ibu dan Anak 5.1 Kualitas ibu hamil No 1 2 3 4 7 Klasifikasi Jumlah ibu hamil Jumlah ibu hamil periksa di posyandu Jumlah ibu hamil periksa di Dokter Praktik Jumlah ibu hamil periksa di Bidan Jumlah ibu hamil melahirkan Banyaknya 25 25 -

5.2 Status gizi balita No 1 2 3 Klasifikasi Jumlah balita Jumlah balita bergizi buruk Jumlah balita bergizi baik Banyaknya 119 0 119

5.3 Kualitas bayi No 1 2 Klasifikasi Jumlah Bayi Lahir Jumlah bayi lahir hidup Banyaknya 25 25

5.4 Cakupan Imunisasi No 1 2 Klasifikasi Jumlah bayi 2 bulan Jumlah bayi 2 bulan Imunisasi DPT-1, BCG dan Polio-1 3 4 Jumlah bayi 3 bulan Jumlah bayi 2 bulan Imunisasi DPT-2, BCG dan Polio-2 5 6 Jumlah bayi 4 bulan Jumlah bayi 2 bulan Imunisasi DPT-3 dan Polio-3 7 8 Jumlah bayi 9 bulan Jumlah bayi yang sudah imunisasi cacar Banyaknya 4 9 12 25 25

5.5 Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Fasilitas MCK Warga No 1 2 Klasifikasi Jumlah Keluarga memiliki WC yang sehat Jumlah Keluarga memilki WC yang kurang sehat 3 Jumlah keluarga biasa buang air besar di sungai 4 Jumlah Keluarga mengunakan MCK umum Banyaknya 518 44

10

5.6 Pola Makan No 1 2 3 Klasifikasi Kebiasaan penduduk makan 1 kali sehari Kebiasaan penduduk makan 2 kali sehari Kebiasaan penduduk makan 3 kali sehari Keterangan Tidak ada Ada Ada

VI.

Kesimpulan Hasil Pemetaan Adapun kesimpulan yang kami dapatkan dari hasil pemetaan sosial diantaranya sebagai berikut : 1. Bidang Kesehatan Berdasarkan hasil pemetaan diketahui bahwa sebagian besar masyarakat telah memiliki pola pikir yang cukup baik mengenai obat-obatan baik tradisional, generik, dan lain-lain. Namun karena kurangnya wawasan dan sarana pencarian informasi mengenai tanaman berkhasiat untuk pengobatan penyakit, maka hanya sebagian kecil masyarakat yang menggunakan tanaman tradisional untuk mengobati penyakit, karena kurangnya informasi mengenai penyakit yang dapat diobati dari tanaman tersebut. Padahal di Desa Panyindangan sendiri terdapat banyak tanaman berkhasiat yang dapat digunakan untuk mengobati penyakit. Solusi: Untuk membantu masyarakat, maka mahasiswa KKNM melakukan program kerja yang diberi judul Optimalisasi Apotek Hidup, dimana mahasiswa KKNM ikut menambah sayuran berkhasiat di taman yang berada di depan posyandu, serta meletakkan papan khasiat di sekitar tanaman di taman tersebut. Adapun papan khasiat tersebut berisi penyakit-penyakit yang dapat diobati dari tanaman yang bersangkutan serta cara pengolahannya. Selain apotek hidup, proker mahasiswa KKNM di bidang kesehatan yaitu membantu penimbangan balita di posyandu/posyandu pembantu tiap dusun.

2. Bidang pendidikan Berdasarkan hasil pemetaan sosial diketahui bahwa kurangnya tenaga pengajar sehingga proses pembelajaran di sekolah dasar kurang maksimal,

kurangnya wawasan siswa mengenai ilmu selain yang diajarkan di sekolah, dan kurangnya sarana yang dapat menambah minat baca masyarakat. Solusi : Untuk meningkatkan proses pembelajaran maka mahasiswa KKNM ikut mengajar di SDN Nagrak II. Di hari terakhir mahasiswa KKNM juga mengadakan lomba-lomba berupa cerdas cermat dan lain-lain. Selain itu diadakan program Rumah Belajar untuk membantu siswa-siswi sekolah dasar dalam menambah wawasan. Kemudian diadakan pula program Character Building yang bertujuan melatih kecerdasan dan daya ingat anak-anak, serta Pengadaan Sudut Bacaan (seperti perpustakaan) yang dapat digunakan oleh anak-anak di desa Panyindangan.

3. Bidang pertanian Dari hasil pemetaan sosial yang dilakukan di desa Panyindangan, permasalahan yang ditemukan adalah kurangnya inisiatif dari warga dalam menggunakan jerami padi yang sebenarnya bisa digunakan sebagai pakan ternak. Solusi : Untuk membantu mengatasi permasalahan tersebut diadakan penyuluhan tentang penggunaan jerami fermentasi sebagai pakan ternak yang dapat menambah pendapatan masyarakat.

4. Bidang keagamaan Dari hasil pemetaan diketahui bahwa di masjid Al-Hidayah diadakan kegiatan belajar mengaji untuk anak-anak yang berlangsung setiap hari. Namun tenaga pengajar yang tersedia hanya 2 orang. Solusi : Mahasiswa KKNM juga ikut membantu anak-anak dalam belajar mengaji.

5. Bidang sosial kemasyarakatan Kegiatan kemasyarakatan di desa Panyindangan sangat banyak diantaranya pengajian rutin, operasi bersih (OPSIH), dan kegiatan-kegiatan untuk memperingati Hari Besar Nasional dan Hari Besar Islam. Solusi : Kegiatan-kegiatan tersebut diikuti secara rutin sebagai sarana untuk mempererat tali silaturahmi antara masyarakat Desa Panyindangan dan Mahasiswa KKNM. Adapun kegiatan yang dapat diikuti antara lain OPSIH dan pengajian rutin.

6. Bidang olahraga Dari hasil pemetaan diketahui bahwa bidang olahraga yang diminati masyarakat antara lain voli, sepak bola, tenis meja, dan catur. Sedangkan yang sangat diminati oleh anak-anak yaitu futsal. Untuk melatih dan melatih jiwa sportifitas anak-anak maka diadakan Turnamen Futsal dimana sasarannya adalah anak-anak di sekitar desa Panyindangan.

BAB II RENCANA KEGIATAN

A. Permasalahan Permasalahan yang kami temukan selama pemetaan sosial yaitu masalah di bidang kesehatan, pertanian, pendidikan, dan keagamaan. Permasalahan di bidang kesehatan antara lain kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai tanaman tradisional yang berkhasiat untuk mengobati penyakit. Permasalahan di bidang pertanian antara lain kurangnya inisiatif masyarakat dalam penggunaan jerami yang sebenarnya dapat digunakan dan tidak hanya dibuang. Permasalahan di bidang pendidikan antara lain kurangnya tenaga pengajar di SDN Nagrak II, kurangnya mata pelajaran yang dapat menambah wawasan siswa, serta tidak adanya perpustakaan yang dapat digunakan oleh anak-anak di sekitar desa Panyindangan. Permasalahan di bidang keagamaan antara lain kurangnya tenaga pengajar mengaji di TPA. Adapun program kerja tambahan antara lain di bidang sosial kemasyarakatan dan bidang olahraga.

B. Prioritas Pemilahan Permasalahan Kegiatan yang dilakukan pada program Kuliah Kerja Nyata Mahasiswa Integratif, diantaranya yaitu pemetaan sosial yang terkait dengan domain orientasi sosial dan wilayah. Dengan adanya pemetaan sosial kami akan memperoleh gambaran mengenai potensi kebutuhan desa serta permasalahan yang ada. Penyusunan program kegiatan di Desa Panyindangan mengacu kepada hasil pemetaan sosial sehingga dapat berguna bagi pengembangan Desa Panyindangan. Adapun yang dimaksud dengan pemetaan sosial adalah proses pengumpulan dan penggambaran data dan informasi termasuk potensi kebutuhan dan permasalahan masyarakat. Adapun tujuan dari pemetaan sosial adalah: 1. Mengetahui gambaran mengenai potensi kebutuhan masyarakat 2. Mengetahui permasalahan yang terdapat di desa yang meliputi permasalahan sosial, ekonomi, lingkungan, dan kesehatan. 3. Mendapatkan cara untuk mengatasi masalah tersebut. 4. Memberikan masukan kepada Pemerintah Daerah untuk melakukan

pengembangan desa dengan melihat potensi kebutuhan desa yang ada.

C. Rencana Kegiatan Kuliah Kerja Nyata Mahasiswa (KKNM) Intergratif Rencana kegiatan yang akan dilaksanakan selama Kuliah kerja Nyata Mahasiswa Intergratif di Desa Panyindangan adalah :

1. Bidang Kesehatan 1 Nama Kegiatan Tujuan : Penimbangan balita : Membantu penimbangan balita di posyandu serta posyandu pembantu di tiap dusun. Manfaat : Mahasiswa dapat menambah pengalaman dalam penimbangan serta mendapatkan pengetahuan seputar kesehatan balita. Deskripsi : Mahasiswa KKNM dibagi kedalam 6 kelompok yang masingmasing kelompok membantu kegiatan penimbangan berat badan bayi dan balita di enam posyandu yang ada di masing masing dusun desa Panyindangan. Waktu Tempat : 21 - 26 Januari 2012 : 1. Posyandu dusun Pasir Muncang Tonggoh 2. Posyandu dusun Mayintrek 3. Posyandu dusun Dangdeur 4. Posyandu dusun Pasir Muncang Landeuh 5. Posyandu dusun Babakan 6. Posyandu dusun Bojong Sasaran : Bayi dan balita di desa Panyindangan

2. Bidang Kesehatan 2 Nama Kegiatan Tujuan : Optimalisasi Apotek Hidup : Taman yang berisi tanaman obat dapat dimanfaatkan dan diubah menjadi Apotek hidup. Manfaat : Apotek hidup tersebut dapat digunakan dan dioptimalkan untuk mengobati penyakit yang melanda masyarakat. Deskripsi : Mahasiswa KKNM UNPAD ikut membantu menanam berbagai tanaman dan sayur mayur yang dapat dimanfaatkan untuk

pengobatan tradisional. Dan juga membuat papan khasiat yang berisi informasi mengenai cara pemanfaatan bagian tanaman tersebut yang berkhasiat sebagai obat tradisional dan penyakitpenyakit yang dapat diobati. Waktu Tempat Sasaran : 23 - 25 Januari 2012 : Depan Posyandu dusun Babakan : Warga desa Panyindangan

3. Bidang Pendidikan 1 Nama Kegiatan Tujuan : Bantuan Tenaga Pengajar SDN Nagrak II : Memberikan suatu pengalaman bagaimana cara berkomunikasi serta membagi ilmu bagi mahasiswa KKNM Manfaat : Siswa-siswi menjadi lebih bersemangat dan termotivasi untuk belajar karena metode pembelajaran yang berbeda dan menarik. Deskripsi : Mahasiswa KKNM UNPAD setiap hari Senin dan Kamis mengajar di kelas 4, 5, dan 6 SDN Nagrak II Waktu Tempat Sasaran : Selama 1 bulan pada kegiatan KKNM : SDN Nagrak II : Siswa-siswi SDN Nagrak II

4. Bidang Pendidikan 2 Nama Kegiatan Tujuan : Rumah Belajar : Menambah pemahaman anak-anak terhadap pelajaran sekolah serta memberikan wawasan tambahan. Manfaat : Anak-anak dapat memahami pelajaran yang belum dipahami di sekolah Deskripsi : Anak-anak datang ke Rumah Pondokan Mahasiswa dan mahasiswa KKNM akan mengajari mereka sesuai pelajaran yang diminta. Waktu Tempat : Setiap hari Selasa, Rabu, dan Jumat pukul 15.30 : Rumah Pondokan Mahasiswa KKNM

Sasaran

: Anak-anak SDN Nagrak II khususnya yang bertempat tinggal di Dusun Babakan

5. Bidang Pendidikan 3 Nama Kegiatan : Pengadaan Sudut Bacaan Tujuan : Tujuan dari kegiatan ini adalah membantu ibu-ibu PKK untuk memenuhi persyaratan-persyaratan dari PKK kecamatan, dimana PKK kecamatan Buah Dua memiliki standarisasi bahwa dalam satu desa harus memiliki sudut bacaan. Manfaat : Manfaat yang didapat selain membantu program-program yang harus dipenuhi oleh ibu-ibu PKK desa Panyindangan, sudut bacaan juga diharapkan dapat bermanfaat menambah pengetahuan bagi seluruh warga desa Panyindangan. Buku-buku yang tersedia tidak hanya diperuntukan untuk anak-anak, melainkan juga untuk bapak-bapak serta ibu-ibu. Waktu Tempat Sasaran : Kamis, 26 Januari 2012 Jumat, 27 Januari 2012 : Balai Desa Panyindangan : Seluruh warga desa Panyindangan

6. Bidang Pendidikan 4 Nama Kegiatan : Character Building Tujuan : Bermain sambil belajar. Untuk melatih konsentrasi, kerjasama, kecekatan, dan daya ingat peserta. Manfaat : Untuk meningkatkan daya ingat konsentrasi, hubungan yang baik antar peserta, dan menambah wawasan peserta. Deskripsi : Mahasiswa KKNM membagi anak-anak menjadi tiga kelompok yang masing-masing kelompok berisi sepuluh orang. Hal ini dilakukan untuk melatih kerjasama mereka. Waktu Tempat Sasaran : Minggu, 15 Januari 2012 : Lapangan serbaguna desa Panyindangan : Anak-anak di Desa Panyindangan

7. Bidang Pertanian Nama Kegiatan : Penyuluhan pemanfaatan fermentasi jerami untuk pakan ternak dan pemanfaatan kotoran ternak untuk pupuk kompos. Tujuan : Memberikan informasi mengenai teknologi di bidang pertanian dan peternakan guna meningkatkan kualitas dan produktifitas pertanian dan peternakan di Desa Panyindangan Kecamatan Buah Dua Kabupaten Sumedang. Manfaat : Masyarakat Desa Panyindangan mendapatkan pengetahuan dan keterampilan baru dalam membuat fermentasi jerami, sehingga jerami yang biasanya tidak termanfaatkan bisa memiliki nilai lebih. Waktu : Penyuluhan pertama 17 Januari 2012 , Penyuluhan kedua, 26 Januari 2012 Tempat Sasaran : Balai Desa Panyindangan : Kalangan petani dan peternak di Desa Panyindangan

8. Bidang Keagamaan Nama Kegiatan Tujuan : Bantuan tenaga pengajar TPA : Membantu mengajar dalam kegiatan mengaji TPA dan memberikan materi-materi baru Manfaat : Anak-anak di TPA menjadi lebih termotivasi dan bersemangat dalam mengikuti kegiatan mengaji di TPA karena tenaga pengajar yang berbeda dan lebih mendekatkan kita kepada anakanak di sekitar desa. Deskripsi : Mahasiswa KKNM dibagi menjadi 2 tim yang masing- masing tim mengajar di hari yang berbeda. Waktu Tempat Sasaran : Setiap senin dan kamis pukul 14.00-15.00 : Masjid AL-HIDAYAH : Anak-anak yang mengikuti kegiatan TPA di Masjid ALHIDAYAH

9. Bidang Olahraga Nama Kegiatan Tujuan : Turnamen Futsal Anak-anak Desa Panyindangan :Menanamkan semangat berkompetisi sekaligus mempererat tali silaturahmi antara teman-teman KKN dengan anak-anak Desa Panyindangan Manfaat : Memupuk rasa kebersamaan dan kekeluargaan di kalangan anak-anak Desa Panyindangan dengan teman-teman kelompok KKN Waktu Kegiatan Sasaran : Minggu 8 Januari 2012 : Anak-anak Desa Panyindangan

10. Bidang Sosial Kemasyarakatan 1 Nama Kegiatan Tujuan : Operasi Bersih (OPSIH) :Menambah kesadaran warga untuk ikut serta dalam

membersihkan sarana dan jalan umum yang ada di Desa Panyindangan, serta sebagai sarana dalam mempererat tali silaturahmi bersama warga. Manfaat : Sarana dan jalan umum yang terdapat di desa menjadi lebih bersih dan mahasiswa serta warga dapat bersilaturahmi. Deskripsi :Mahasiswa menciptakan KKNM turut serta yang bersama bersih di warga sekitar dalam desa

lingkungan

Panyindangan. Opsih tersebut diawali dengan pembagian lahan yang akan dibersihkan secara bersama-sama. Waktu Tempat Sasaran : Setiap hari Jumat : Sarana dan jalanan umum di desa Panyindangan : Sarana dan jalanan umum di desa Panyindangan

11. Bidang Sosial Kemasyarakatan 2 Nama Kegiatan : Pengajian rutin Tujuan : Mempererat tali silaturahmi dengan warga setempat dan meningkatkan keimanan dan ketaqwaan ke TuhanYang Maha Esa.

Manfaat

: Mahasiswa KKNM dapat mengenal warga dusun lain dan dapat meningkatkan keimanan dan ketaqwaan.

Deskripsi

:Mahasiswa KKNM mengikuti pengajian rutin yang diadakan di dusun dusun Panyindangan.

Waktu Tempat

: Minggu, 8 Januari 2012 : Masjid di desa Panyindangan

12. Perpisahan 1 Nama Kegiatan : Wengian Paturay tineung , malam perpisahan dari mahasiswa KKNM 2012 untuk desa Panyindangan Tujuan :Memberikan persembahan hiburan untuk masyarakat musik panyindangan, dangdut dan

karawitan

dan

mempresentasikan hasil hasil proker kita selama sebulan di desa Panyindangan,serta pemberian plakat dan tanda terima kasih kepada bapak kepala desa dan masyarakat panyindangan Manfaat : Mahasiswa dan mayarakat bisa lebih menyatu dan kita dari mahasiswa bisa memberikan sedikit hiburan untuk menghilangkan penat warga desa panyindangan, Waktu Tempat Sasaran : 28 Januari 2012 : Pertigaan pos siskamling desa Panyindangan : Masyarakat desa Panyindangan

13. Perpisahan 2 Nama Kegiatan Tujuan : Perpisahan SD ( Perlombaan ) : Memberikan persembahan terakhir kepada anak-anak SD Nagrak II Desa Panyindangan Manfaat Waktu Kegiatan Sasaran : Mempererat rasa kebersamaan sebelum berpisah : Selasa 31 January 2012 : Anak-anak serta guru SD Nagrak II

BAB III HASIL PELAKSANAAN KEGIATAN

Sesuai dengan rencana program kegiatan yang telah dibahas sebelumnya, program-program berikut ini telah selesai dilaksanakan di Desa Panyindangan. Program ini merupakan program yang telah disesuaikan berdasarkan analisis kami terhadap pemetaan sosial dan kebutuhan yang diperlukan di Desa Panyindangan. Dalam pelaksanaan setiap program, masyarakat sangat antusias dalam mengikuti program ini. Setiap kegiatan yang dilaksanakan selelu mencakup tujuan yang ditargetkan. Hal ini didukung dengan tim mahasiswa KKNM yang kompak dan semangat. Hasil pelaksanaan program :

14. Bidang Kesehatan 1 Nama Kegiatan Tujuan : Penimbangan balita :Membantu penimbangan balita di posyandu serta posyandu pembantu di tiap dusun. Manfaat :Mahasiswa dapat menambah pengalaman dalam

penimbangan serta kesehatan balita. Deskripsi : Mahasiswa KKNM dibagi kedalam 6 kelompok yang masing-masing kelompok membantu kegiatan penimbangan berat badan bayi dan balita di enam posyandu yang ada di masing masing dusun desa Panyindangan. Waktu Tempat : 21 - 26 Januari 2012 : 1. Posyandu dusun Pasir Muncang Tonggoh 2. Posyandu dusun Mayintrek 3. Posyandu dusun Dangdeur 4. Posyandu dusun Pasir Muncang Landeuh 5. Posyandu dusun Babakan 6. Posyandu dusun Bojong Sasaran : Bayi dan balita di desa Panyindangan

Deskripsi Kegiatan :

Kegiatan ini dimulai pada hari Sabtu, 21 Januari 2012 dimulai dengan penimbangan di posyandu dusun Pasir Muncang Tonggoh, kemudian Manyintrek, Dangdeur, Pasir Muncang Landeuh, Babakan, dan berakhir pada hari Kamis 26 Januari 2012 di posyandu dusun Bojong. Sasaran dari kegiatan ini adalah bayi dan balita di desa Panyindangan. Jumlah bayi dan balita di dusun Pasir Muncang Tonggoh sebanyak 18 balita , Manyintrek sebanyak 15 balita, Dangdeur sebanyak 12 balita, Pasir Muncang Landeuh sebanyak 12 balita, Babakan sebanyak 32 balita dan Bojong sebanyak 31 balita. Para mahasiswa KKNM UNPAD secara bergantian setiap harinya membantu kegiatan penimbangan ini. Setelah membantu dan mencatat hasil penimbangan dari tiap bayi dan balita di setiap dusun, diperoleh informasi bahwa pertumbuhan dan perkembangan bayi dan balita sudah baik di setiap dusun desa Panyindangan. Berikut ini adalah beberapa dokumentasi dari kegiatan penimbangan bayi dan balita:

15. Bidang Kesehatan 2 Nama Kegiatan : Optimalisasi Apotek Hidup Tujuan : Taman yang berisi tanaman obat dapat dimanfaatkan dan diubah menjadi Apotek hidup. Manfaat : Apotek hidup tersebut dapat digunakan dan dioptimalkan untuk mengobati penyakit yang melanda masyarakat.

Deskripsi

: Mahasiswa KKNM UNPAD ikut membantu menanam berbagai tanaman dan sayur mayur yang dapat dimanfaatkan untuk pengobatan tradisional. Dan juga membuat papan yang berisi informasi mengenai cara pemanfaatan bagian tanaman tersebut yang berkhasiat sebagai obat tradisional.

Waktu Tempat Sasaran

: 23 - 25 Januari 2012 : Depan Posyandu dusun Babakan, desa Panyindangan : Warga desa Panyindangan

Deskripsi Kegiatan : Pada hari Senin, 23 Januari 2012 mahasiswa KKN UNPAD membantu menanam tanaman obat di depan posyandu Babakan, diantaranya jahe, sambiloto dan temu kunci. Selain itu, pada hari yang sama pula kami juga menanam sayur mayur, diantaranya adalah kangkung, seledri dan daun bawang. Setelah kami menanam tanaman tersebut, kami mendata semua tanaman berkhasiat yang ada di depan posyandu Babakan dan kami membuat papan yang berisi khasiat dari tanaman tersebut dan bagaimana cara memanfaatkan bagian-bagian tanaman tersebut sehingga dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit. Setelah papan tersebut dibuat, kemudian pada hari Rabu, 25 Januari 2012 kami meletakkan papan khasiat tersebut di sekitar tanaman obat tersebut. Kami berharap dengan adanya kegiatan ini, masyarakat desa Panyindangan dapat memanfaatkan dan menggunakan tanaman tersebut sebagai pengobatan alternatif tradisional. Berikut ini adalah beberapa dokumentasi optimalisasi apotek hidup di desa Panyindangan :

16. Bidang Pendidikan 1 Nama Kegiatan Tujuan :Bantuan Tenaga Pengajar SDN Nagrak II :Memberikan suatu pengalaman bagaimana cara

berkomunikasi serta membagi ilmu bagi mahasiswa KKNM Manfaat :Siswa-siswi menjadi lebih bersemangat dan termotivasi untuk belajar karena metode pembelajaran yang berbeda dan menarik. Deskripsi :Mahasiswa KKNM UNPAD setiap hari Senin dan Kamis mengajar di kelas 4, 5, dan 6 SDN Nagrak II Waktu Tempat Sasaran Deskripsi kegiatan : Mahasiswa KKNM mengajar pada hari yang telah disepakati dengan pihak sekolah yaitu pada pukul 10.00-12.00 yang dilaksanakan pada hari Senin dan Kamis. Pelajaran yang diajarkan yaitu Bahasa Inggris, Bahasa Jepang dan Komputer. Melalui cara pengajaran yang berbeda, diharapkan siswa-siswi mendapatkan pengalaman yang berbeda. Metode pembelajaran yang Mahasiswa KKNM gunakan yaitu bermain sambil belajar untuk melatih sejauh mana pembelajaran yang telah diberikan dan juga mengingat kembali pembelajaran melalui permainan-permainan agar siswa lebih termotivasi untuk belajar. Berikut adalah beberapa dokumentasi kegiatan bidang pendidikan ini : :Selama 1 bulan pada kegiatan KKNM :SDN Nagrak II :Siswa-siswi SDN Nagrak II

17. Bidang Pendidikan 2 Nama Kegiatan : Rumah Belajar Tujuan : Menambah pemahaman anak-anak terhadap pelajaran sekolah serta memberikan wawasan tambahan. Manfaat : Anak-anak dapat memahami pelajaran yang belum dipahami di sekolah Deskripsi : Anak-anak datang ke Rumah Pondokan Mahasiswa dan mahasiswa KKNM akan mengajari mereka sesuai pelajaran yang diminta. Waktu Tempat Sasaran : Setiap hari Selasa, Rabu, dan Jumat pukul 15.30 : Rumah Pondokan Mahasiswa KKNM : Anak-anak SDN Nagrak II khususnya yang bertempat tinggal di Dusun Babakan Deskripsi Kegiatan : Rumah Belajar dilaksanankan dengan tujuan untuk membantu anak anak SD di desa panyindangan terutama anak-anak yg tinggal di sekitar rumah tinggal mahasiswa KKNM. Program ini dilaksanakan dengan cara mengundang anak anak belajar bersama kami di rumah, anak-anak dibagi perkelompok sesuai dengan pelajaran yang mereka inginkan dan berlangsung selama kurang lebih 2 sampai 3 jam. Pembelajaran dilakukan sambil bermain sehingga anak-anak tidak merasa bosan dan mendapat pengalaman baru. Setiap harinya ada sekitar 20 anak yang mengikuti program ini. Diharapkan setelah mahasiswa KKNM mengadakan Rumah Belajar, anak-anak memiliki kebiasaan mengulang pelajaran setiap sore. Berikut adalah beberapa dokumentasi kegiatan bidang pendidikan ini :

18. Bidang Pendidikan 3 Nama Kegiatan : Pengadaan Sudut Bacaan Tujuan : Tujuan dari kegiatan ini adalah membantu ibu-ibu PKK untuk memenuhi persyaratan-persyaratan dari PKK kecamatan, dimana PKK kecamatan Buah Dua memiliki standarisasi bahwa dalam satu desa harus memiliki sudut bacaan. Manfaat : Manfaat yang didapat selain membantu program-program yang harus dipenuhi oleh ibu-ibu PKK desa Panyindangan, sudut bacaan juga diharapkan dapat bermanfaat menambah pengetahuan bagi seluruh warga desa Panyindangan. Buku-buku yang tersedia tidak hanya diperuntukan untuk anak-anak, melainkan juga untuk bapak-bapak serta ibu-ibu. Waktu Tempat Sasaran : Kamis, 26 Januari 2012 Jumat, 27 Januari 2012 : Balai Desa desa Panyindangan : Seluruh warga desa Panyindangan :

Deskripsi Kegiatan

Ibu- ibu PKK desa Panyindangan memiliki beberapa program dari PKK Kecamatan Buah Dua yang harus dilaksanakan di desanya masing-masing. Salah satunya adalah Sudut Bacaan. Setiap desa harus memiliki sudut bacaan yang bentuknya seperti perpustakaan ini. Letaknya di ruang PKK di Balai Desa desa Panyindangan.

Mahasiswa KKNM merasa dapat membantu ibu-ibu PKK dengan menyediakan kurang lebih 70 buku yang dapat dibaca oleh anak-anak, ibu-ibu dan bapak-bapak. Buku yang disediakan juga jenisnya bermacam-macam, seperti buku penunjang pelajaran sekolah, buku agama, buku politik, buku pemerintahan, novel dll. Salah satu kendala yang didapat yaitu kurangnya buku yang dapat disediakan karena sebagian besar dari mahasiswa KKNM telah menggunakan jatah libur. Sehingga kami harus berkoordinasi lebih bagus sehingga akhirnya terkumpulah 73 buku. Diharapkan, buku-buku yang disediakan dapat bermanfaat bagi seluruh warga desa Panyindangan dan semoga ibu-ibu PKK dapat melanjutkan dan

mengembangkan sudut bacaan yang kami buat. Sehingga sudut bacaan ini dapat terus berjalan dan tidak terhenti ketika kami tinggalkan. Mahasiswa KKNM secara simbolis telah menyerahkan daftar inventaris buku-buku yang disumbangkan kepada ibu kepala desa, selaku ketua PKK desa Panyindangan dalam acara penutupan dan perpisahan KKNM 2012 Desa Panyindangan pada tanggal 28 Januari 2012. Berikut adalah dokumentasi kegiatan bidang pendidikan ini :

19. Bidang Pendidikan 4 Nama Kegiatan : Character Building

Tujuan

: Bermain sambil belajar. Untuk melatih konsentrasi, kerjasama, kecekatan, dan daya ingat peserta.

Manfaat

: Untuk meningkatkan daya ingat konsentrasi, hubungan yang baik antar peserta, dan menambah wawasan peserta.

Deskripsi

: Mahasiswa KKNM membagi anak-anak menjadi tiga kelompok yang masing-masing kelompok berisi sepuluh orang. Hal ini dilakukan untuk melatih kerjasama mereka.

Waktu Tempat Sasaran

: Minggu, 15 Januari 2012 : Lapangan serbaguna desa Panyindangan : Anak-anak di desa Panyindangan

Deskripsi Kegiatan : Kegiatan Character Building ini merupakan kegiatan bermain sambil belajar. Pertama, kami mengumpulkan anak-anak di lapangan, lalu membentuk mereka dalam satu lingkaran besar. Setelah itu salah satu dari kami menceritakan cerita tomat untuk pemanasan (dalam cerita tersebut banyak terdapat kata tomat dan kata yang mirip dengan tomat. Setiap tersebut kata tomat, peserta harus tepuk tangan). Setelah itu kami membagi mereka menjadi tiga kelompok. Setiap kelompok di bimbing oleh satu mahasiswa KKNM. Lalu kami menyuruh mereka membuat yelyel kelompok. Setelah itu mereka menyorakan yel-yel mereka. Lalu kami meminta mereka untuk konsentrasi dan gerak cepat baris urut berdasarkan huruf depan nama mereka, umur, bulan lahir, dan tanggal lahir. Setelah itu kami bermain kata berantai. Masing-masing kelompok kami beri kalimat yang sama. Kami meminta satu orang dari setiap kelompok untuk maju ke depan, lalu kami membisikkan dua kalimat pendek untuk mereka teruskan ke teman-temannya. Hanya kelompok tercepat dan menyampaikan kalimat yang samalah yang menjadi pemenangnya. Sehabis bermain kata berantai, kami bermain tebak gaya. Masing-masing kelompok menunjuk satu orang perwakilan untuk memperagakan gaya-gaya yang sudah kami tentukan, lalu teman-temannya menjawab apakah yang temannya peragakan. Dan permainan terakhir adalah menjodohkan bahasa. Dalam permainan ini, kami menulis beberapa kata dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Lalu kami menyebarkan kata-kata bahasa Inggris di sekitar lapangan. Lalu kami memberikan kata-kata bahasa Indonesia ke setiap kelompok (masing-masing

kelompok mendapat sepuluh kata), setelah itu mereka akan mencari pasangan dari setiap kata yang sudah kami sebar di lapangan. Berikut adalah beberapa dokumentasi kegiatan bidang pendidikan ini :

20. Bidang Pertanian Nama Kegiatan : Penyuluhan pemanfaatan fermentasi jerami untuk pakan ternak dan pemanfaatan kotoran ternak untuk pupuk kompos. Tujuan : Memberikan informasi mengenai teknologi di bidang pertanian dan peternakan guna meningkatkan kualitas dan produktifitas Panyindangan Sumedang. Manfaat : Masyarakat Desa Panyindangan mendapatkan pertanian dan peternakan Buah Dua di Desa

Kecamatan

Kabupaten

pengetahuan dan keterampilan baru dalam membuat fermentasi jerami, sehingga jerami yang biasanya tidak termanfaatkan bisa memiliki nilai lebih.

Waktu

Penyuluhan

pertama 17 Januari 2012, Penyuluhan

kedua 26 Januari 2012 Tempat Sasaran Deskripsi : Balai Desa Panyindangan : Kalangan petani dan peternak di Desa Panyindangan : Penyuluhan pertama dilakukan pagi hari dan diisi dari pihak Unpad. Penyuluihan pertama ini berisi lebih kepada teori dan pengenalannya. Sedangkan di penyuluhan kedua lebih menitikberatkan pada praktek pembuatan fermentasi jerami itu sendiri.

Berikut adalah beberapa dokumentasi kegiatan ini :

21. Bidang Keagamaan Nama Kegiatan Tujuan : Bantuan tenaga pengajar TPA : Membantu mengajar dalam kegiatan mengaji TPA dan memberikan materi-materi baru Manfaat : Anak-anak di TPA menjadi lebih termotivasi dan bersemangat dalam mengikuti kegiatan mengaji di TPA karena tenaga pengajar yang berbeda dan lebih

mendekatkan kita kepada anak-anak di sekitar desa. Deskripsi : Mahasiswa KKNM dibagi menjadi 2 tim yang masingmasing tim mengajar di hari yang berbeda.

Waktu

: Setiap senin dan kamis pukul 14.00-15.00 selama KKNM

Tempat Sasaran

: Masjid AL-HIDAYAH : Anak-anak yang mengikuti kegiatan TPA di Masjid ALHIDAYAH

Deskripsi Kegiatan

Mahasiswa KKNM membantu mengajar pada TPA di Masjid ALHIDAYAH yang dilaksanakan setiap hari senin dan kamis pada pukul 14.00-15.00 selama KKNM. Yang kami lakukan yaitu, mengajarkan mengaji dan juga memberikan materi-materi tambahan seperti menampilkan video tata cara wudhu dan cerita-cerita Nabi. Dengan memberikan materi-materi tambahan seperti itu diharapkan berguna dan bermanfaat bagi anak-anak yang mengikuti kegiatan TPA tersebut. Berikut adalah dokumentasi kegiatan ini :

22. Bidang Olahraga Nama Kegiatan Tujuan : Turnamen Futsal Anak-anak Desa Panyindangan :Menanamkan semangat berkompetisi sekaligus

mempererat tali silaturahim antara teman-teman KKN dengan anak-anak Desa Panyindangan Manfaat : Memupuk rasa kebersamaan dan kekeluargaan di kalangan anak-anak Desa Panyindangan dengan temanteman kelompok KKN Waktu Kegiatan Sasaran Deskripsi Kegiatan : Minggu 8 Januari 2012 : Anak-anak Desa Panyindangan :

Hari minggu pagi tanggal 8 Januari 2012 mungkin merupakan salah satu hari yang paling berkesan bagi sebagian anak-anak desa panyindangan yang mungkin baru sekali mengikuti kompetisi futsal semacam ini, sekitar 25 orang di bagi menjadi 4 tim untuk saling bertanding satu sama lain. Canda dan tawa anak-anak Desa Panyindangan menghiasi pertandingan, rasa kekeluargaan dan kebersamaan sangat jelas terpancar dari wajah polos mereka, meskipun satu sama lain ada yang belum saling mengenal karena berasal dari dusun yang berbeda. Setelah melewati 5 pertandingan, dimana masing-masing pertandingan berjalan selama 30 menit, akhirnya di dapatlah sang juara. Tim dengan kapten Helpi yang juga merupakan cucu dari kepala desa memimpin timnya dengan baik hingga akhirnya dapat mengalahkan semua lawan-lawannya. Namun ada yang unik dari kompetisi futsal ini, tim yang di buat sendiri oleh anak-anak desa Panyindangan terlihat tidak terlalu adil, karena timnya dibentuk didasarkan kepada kategori kelas, dan disinilah uniknya, anak-anak umur kelas 1 sampai kelas 3 bertanding melawan anak-anak kelas 5-6, sehingga pertandingan menjadi semakin menarik dan lucu untuk di tonton, sehingga pecahlah derai tawa kami sebagai panitia kompetisi melihat anak-anak kelas 1-3 bertanding melawan kakak-kakak nya yang lebih tua. Memang tujuan dari kompetisi futsal ini bukanlah untuk mencari bibit caloncalon pemimpin masa depan futsal indonesia, namun lebih ke arah internalisasi dan wadah untuk saling mengenal anak-anak Desa Panyindangan dengan kami (kelompok KKN) yang baru seminggu berada di desa mereka, dan cara tersebut

kami rasa sangat efektif untuk mendekatkan diri dengan mereka sebelum kami melaksanakan program-program yang lain bagi anak-anak Desa Panyindangan. Setelah hampir 3 jam kegiatan kompetisi futsal berlangsung, akhirnya kegiatan pertama kami untuk anak-anak Desa Panyindangan akhirnya berakhir, rasa lelah dan letih terbayarkan dengan melihat senyuman tersungging dari wajah imut anak-anak Desa Panyindangan, selain itu semakin membangkitkan rasa optimisme kami untuk mengabdi selama 30 hari kedepan kepada warga Desa Panyindangan sebagai bagian dari tanggung jawab moral kami sebagai mahasiswa kepada masyarakat. Berikut adalah beberapa dokumentasi kegiatan ini :

23. Bidang Sosial Kemasyarakatan 1 Nama Kegiatan : Operasi Bersih (OPSIH) Tujuan :Menambah kesadaran warga untuk ikut serta dalam

membersihkan sarana dan jalan umum yang ada di Desa

Panyindangan, serta sebagai sarana dalam mempererat tali silaturahmi bersama warga. Manfaat : Sarana dan jalan umum yang terdapat di desa menjadi lebih bersih dan mahasiswa serta warga dapat bersilaturahmi. Deskripsi :Mahasiswa KKNM turut serta bersama warga dalam menciptakan lingkungan yang bersih di sekitar desa Panyindnagan.Opsih tersebut diawali dengan pembagian lahan yang akan dibersihkan secara bersama-sama. Waktu Tempat Sasaran : Setiap hari Jumat : Sarana dan jalanan umum di desa Panyindangan : Sarana dan jalanan umum di desa Panyindangan

Berikut adalah beberapa dokumentasi kegiatan ini :

24. Bidang Sosial Kemasyarakatan2 Nama Kegiatan : Pengajian rutin Tujuan Manfaat Deskripsi : Mempererat tali silaturahmi dengan warga setempat : Mahasiswa KKNM dapat mengenal warga dusun lain :Mahasiswa KKNM mengikuti pengajian rutin yang diadakan di dusun-dusun Panyindangan, yang sempat diikuti oleh mahasiswa KKNM yakni pengajian di dusun Dangdeur. Waktu Tempat Sasaran : Minggu, 8 Januari 2012 : Masjid RW VI (Dangdeur) : Masyarakat di desa Panyindangan

Berikut adalah beberapa dokumentasi kegiatan ini :

25. Perpisahan 1 Nama Kegiatan : Wengian Paturay tineung , malam perpisahan dari mahasiswa KKNM 2012 untuk desa Panyindangan Tujuan :Memberikan persembahan hiburan untuk masyarakat musik panyindangan, dangdut dan

karawitan

dan

mempresentasikan hasil hasil proker KKNM selama sebulan di desa Panyindangan,serta pemberian plakat dan tanda terima kasih kepada bapak kepala desa dan masyarakat panyindangan Manfaat : Mahasiswa dan mayarakat bisa lebih menyatu dan kita dari mahasiswa bisa memberikan sedikit hiburan untuk melatih penat warga desa panyindangan, Waktu Tempat Sasaran Deskripsi : 28 Januari 2012 : pertigaan pos siskamling desa Panyindangan : masyarakat desa Panyindangan :

Acara diawali dengan diadakannya berbagai perlombaan untuk ibu-ibu antara lain lomba balap karung, makan kerupuk, memasukkan paku ke dalam botol, balap kelereng, joged balon, dan tarik tambang. Perlombaan tersebut dilaksanakan pada pukul 10.00 12.00 siang. Kemudian di malam harinya diadakan wengian paturay tineung atau malam perpisahan yang dimulai dengan acara sambutan dari kepala desa dan kordinator desa, kemudian diisi dengan penampilan karawitan dari SDN Nagrak II. Setelah itu acara dilanjutkan dengan pemberian hadiah untuk ibuibu yang memenangkan perlombaan dipagi hari, pemutaran slide show yang mencakup keseluruhan proker di desa Panyindangan, dan acara terakhir yaitu dangdutan. Acara ini dihadiri oleh masyarakat desa Panyindangan, Pak Camat beserta jajarannya dan Pak Kepala desa. Dengan diadakannya acara ini diharapkan mahasiswa KKNM dapat meninggalkan kesan yang baik di benak masyarakat. Di akhir acara dilakukan pemberian plakat, foto, dan kenang-kenangan dari mahasiswa KKNM yang diperuntukkan untuk Pak Kades dan Balai Desa. Berikut adalah beberapa dokumentasi kegiatan ini :

26. Perpisahan 2 Nama Kegiatan Tujuan : Perpisahan SD ( Perlombaan ) : Memberikan persembahan terakhir kepada anak-anak SD Nagrak II Desa Panyindangan Manfaat Waktu Kegiatan Sasaran Deskripsi Kegiatan : Mempererat rasa kebersamaan sebelum berpisah : Selasa 31 January 2012 : Anak-anak serta guru SD Nagrak II :

Kegiatan ini merupakan kegiatan terakhir dan menjadi penutup kegiatan mengajar kami di SD Nagrak II Desa Panyindangan. Kegiatan ini berbentuk perlombaan yang ditujukan untuk anak-anak kelas 1 sampai 6 serta guru-guru desa Panyindangan SD Nagrak II, perlombaan di bagi berdasarkan kategori kelas. Kelas 1 dan juga kelas 2 mengikuti perlombaan merangkai karet dan juga sedotan, kelas 3 dan kelas 4 mengikuti kegiatan perlombaan estafet kelereng, kelas 5 mengikuti kegiatan perlombaan memecahkan balon serta kelas 6 mengikuti perlombaan cerdas cermat. Sedangkan untuk guru-gurunya, ada 3 perlombaan, yakni memecahkan balon, balap sarung dan juga memasukan paku kedalam botol. Perlombaan di mulai pada pukul 08.00 pagi dan di akhiri pada pukul 12.15 siang. Kegiatan perlombaan ini berjalan lancar dan sesuai dengan yang di rencanakan, semua anak-anak serta guru turut ikut serta pada kegiatan perlombaan perpisahan ini dan merasa sangat senang. Kami juga sangat mengapresiasi kesediaan kepala sekolah, guru-guru, serta para staf pembantu sekolah dalam mengikuti

semua rangkaian acara.Kami juga berkesempatan untuk meramaikan kegiatan perlombaan ini dengan turut serta menjadi peserta perlombaan, khususnya dengan guru-guru SD Nagrak II. Beberapa kendala yang kami alami salah satunya cuaca yang kurang mendukung karena hujan. Kami yang memilih lokasi di lapangan outdoor harus memikirkan waktu seefisien mungkin sehingga anak-anak serta guru-guru tidak terkena banyak air hujan. Kendala lain, kami awalnya kurang dapat

mengkoordinasikan adik-adik kelas 1 dan 2. Dimana saat itu mereka mengikuti lomba merangkai karet. Hal ini membuat kegiatan kami tidak sesuai dengan susunan acara yang kami rencanakan sebelumnya.

Selanjutnya, kegiatan ini di akhiri dengan pembagian hadiah kepada para pemenang. Biak itu anak-anak maupun kepada guru-guru serta kenang-kenangan kepada bapak kepala sekolah. Kami pun mendapatkan sepatah dua patah kata kesan dan pesan dari SD Nagrak II yang diwakili oleh kepala sekolah. Dan syukur alhamdulillah hingga akhir kegiatan kita di sekolah tanggapan stakeholder SD Nagrak II masih baik seperti pertama kali kami datang di SD Nagrak II. Setelah menyampaikan permintaan maaf dan ucapan perpisahan, kami semua bersalamsalaman dengan perasaan mengharu biru. Karena, banyak adik-adik SD Nagrak II yang berderai airmata. Selesai acara, kami melakukan makan siang bersama yang disediakan oleh guru-guru. Makanan yang disediakan sangat bermacam-macam dan sangat tradisonal khas desa Panyindangan. Kami makan bersama-sama sambil berbincangbincang tentang kuliah kami dan masa depan kami. Kegiatan tersebut menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi kami, terutama selama kami mengajar disana, banyak pelajaran berharga yang kami dapatkan dan kami juga senang dapat membagi ilmu dan kreatifitas kami kepada mereka selama 1 bulan di SD Nagrak II. Berikut adalah beberapa dokumentasi kegiatan ini :

BAB IV KESIMPULAN

4.1 Kesimpulan Hasil Pemetaan Sosial

7. Bidang Ekonomi Dalam bidang ekonomi Desa Panyindangan sudah cukup berkembang. Adapun tingkat perekonomian di desa Panyindangan ialah menengah. Sebagian masyarakatnya sudah hidup berkecukupan, dimana sebagian besar mata pencaharian warga ialah bertani.

8. Bidang Kesehatan Kesadaran masyarakat akan pentingnya hidup sehat sudah cukup baik. Tidak ada penyakit khusus yang sering melanda masyarakat. Kekurangan bidang kesehatan antara lain kurangnya penggunaan tanaman tradisional untuk mengobati penyakit. Terdapat 1 buah posyandu dan 5 buah posyandu pembantu di desa Panyindangan, yang tiap minggu akan didatangi oleh bidan untuk memeriksa masyarakat yang ingin berobat.

9. Bidang Pendidikan Keinginan anak-anak untuk belajar sudah tinggi namun kurangnya tenaga pengajar dan metode belajar yang membosankan membuat kegiatan belajar-mengajar sedikit terhambat.

10. Bidang Pertanian Salah-satu aspek pertanian yang kurang mendapat perhatian dari para petani ialah jerami, yang umumnya hanya dibakar dan tidak digunakan atau dioptimalisasikan.

11. Bidang sosial kemasyarakatan

Kegiatan kemasyarakatan di desa Panyindangan sangat banyak diantaranya pengajian rutin, kegiatan posyandu, , dan kegiatan-kegiatan untuk memperingati Hari Besar Nasional dan Hari Besar Islam.

4.2 Kesimpulan Pada Rencana Serta Pelaksanaan Kegiatan. Rencana kegiatan yang kami susun dilakukan berdasarkan hasil observasi yang dilakukan ke tiap dusun desa Panyindangan, dari hasil tersebut kami menimbang dan menentukan kegiatan/program kerja yang dapat dilakukan , yang paling besar kemungkinanya dapat kami lakukan dengan segala keterbatasan kami berdasarkan waktu, dana, dan kemampuan pengetahuan. Dari hal tersebut kami menghasilkan beberapa program kerja yang telah kami cantumkan dalam LRK. Kesimpulan dari pelaksanaan kegiatan yang kami lakukan secara umum berjalan dengan cukup baik, melihat dari tujuan yang kami inginkan beberapa diantaranya telah tercapai. Namun kendala yang cukup signifikan dari beberapa proker yang melibatkan masyarakat antara lain kurang antusiasnya masyarakat untuk mengikuti kegiatan-kegiatan yang kami adakan, misalnya penyuluhan. Walaupun demikian, kelompok kami sudah bekerja keras untuk berusaha mengajak masyarakat agar ikut terlibat dalam kegiatan penyuluhan. Terdapat juga beberapa kegiatan yang telah menjadi program dari desa Panyindangan ataupun kegiatan sehari-hari yang dilakukan oleh warga desa, yang kami ikuti dan turut menjadi pelaksana dalam kegiatan tersebut , seperti kegiatan Posyandu, belajar-mengajar, tandur (menanam padi) di sawah, Opsih, dan pengajian. Warga desa menyambut dengan cukup baik atas kehadiran kami dalam kegiatan-kegiatan yang mereka lakukan.

4.3 Saran pada Bidang Ekonomi: Untuk meningkatkan pendapatan warga, dapat dilakukan penyuluhan yang bermanfaat untuk meningkatkan motivasi warga dalam beternak, karena hanya sebagian kecil masyarakat Panyindangan yang berprofesi sebagai peternak. Padahal lahan dan sarana di desa Panyindangan sudah bagus untuk beternak. Selain itu, sebaiknya pemerintah desa Panyindangan membantu masyarakat yang memelihara ikan terkait masalah pemasaran dari ikan-ikan tersebut.

Pemerintah dapat bekerja sama dengan pusat pemasaran ikan di sumedang atau Bandung, agar ikan-ikan yang dipelihara oleh masyarakat dapat dipasarkan sehingga dapat meningkatkan pendapatan dan ekonomi masyarakat.

4.4 Saran Bidang Kesehatan : Sebaiknya pemerintah daerah setempat mengalokasikan dana untuk

merenovasi posyandu dan posyandu pembantu di tiap dusun, karena posyandu yang ada sudah tidak layak pakai.

4.5 Saran Bidang Pendidikan: Sebaiknya metode pembelajaran untuk anak-anak SD diganti agar tidak membosankan, misalnya dengan metode bermain sambil belajar agar anak-anak menjadi lebih semangat. Selain itu sistem rolling class bisa digunakan agar anakanak tidak bosan dengan suasana belajar yang ada.

4.6 Saran Bidang Pertanian: Para petani sebaiknya melakukan inovasi baru terkait dengan jerami padi. Petani dapat melakukan fermentasi jerami agar jerami tersebut dapat digunakan sebagai pakan ternak sehingga nantinya dapat dijual ke para peternak dan menambah pendapatan para petani.

4.7 Saran Dalam Bidang Sosial Kemasyarakatan : Bapak kepala desa sebaiknya lebih mengajak masyarakat untuk rutin melakukan Opsih setiap hari Jumat, tidak hanya 2 minggu sekali. Hal ini dilakukan agar daerah desa Panyindangan lebih bersih dan nyaman lagi untuk ditinggali. Selain itu dapat menjadi ajang untuk lebih mengakrabkan warga.

Penyusun