Anda di halaman 1dari 9

TUGAS BAHASA DAN SASTRA INDONESIA KARYA ILMIAH

Pelanggaran Terhadap Peraturan Sekolah

DISUSUN OLEH :

TIARA SUSMADHITA IX-2 SMP PUSPANEGARA


Citeureup, Jawa Barat, Indonesia Jl.Raya Puspanegara No.01, Kec.Citeureup, Kab.Bogor 16810 Telp.021-8763222 E-mail : smppuspanegara@yahoo.com

Kata Pengantar
Kami panjatkan puji dan syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena berkat rahmat dan ridho-Nya kami dapat menyelesaikan laporan penelitian ini. Laporan penelitian ini kami peroleh dari suatu penelitian bukan omong kosong belaka. Saya juga ingin mengucapkan terima kasih bagi seluruh pihak yang telah membantu saya dalam pembuatan karya ilmiah ini dan berbagai sumber yang telah saya pilih sebagai data dan fakta pada karya ilmiah ini. Saya menyadari bahwa saya hanyalah manusia yang mempunyai keterbatasan dalam berbagai hal. Oleh karena itu tidak ada hal yang dapat diselesaikan dengan sangat sempurna. Begitu pula dengan karya ilmiah ini yang telah saya selesaikan. Tidak semua hal dapat saya deskripsikan dengan sempurna dalam karya tulis ini. Namun saya melakukannya semaksimal mungkin dengan kemampuan dan pengetahuan yang saya miliki. Saya akan menerima semua kritik dan saran tersebut sebagai batu loncatan yang dapat memperbaiki karya ilmiah saya di masa datang. Oleh karena itu, penelitian ini dapat kami tulis supaya dapat berguna bagi pembaca.

DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL .. i HALAMAN PENGESAHAN ....ii HALAMAN MOTTO DAN PERSEMBAHAN ............iii KATA PENGANTAR ....iv DAFTAR ISI ......vi BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang...1 B. Rumusan Masalah..... C. Pemecahan Masalah...... D. Maksud dan Tujuan....... E. Sistematika..3 BAB II ISI A. B. C. D. Landasan Teoritis Data Penelitian Hasil Penelitian Analisis Hasil Penelitian

BAB III PENUTUP A. Kesimpulan.......27 B. Saran..27 DAFTAR PUSTAKA.....29

Bab I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Pada zaman sekarang, banyak terjadi penyimpangan-penyimpangan sosial yang dilakukan oleh anak remaja. Salah satunya adalah pelanggaran peraturan sekolah. Pelanggaran peraturan sekolah adalah tindakan yang dilakukan oleh remaja sekolah karena adanya rasa tidak puas atas perilaku yang terjadi di lingkungan remaja tersebut. Perilaku ini bisa memicu masalah yang lebih besar, jika tidak kita atasi dengan cepat. Pelanggaran ini dapat memicu berbagai dampak negatif, tanpa adanya dampak positif. Contohnya dikenai sanksi oleh guru, di kehidupan sekolah yang tidak teratur dan tidak disiplin menyebabkan banyak siswa yang melanggar peraturan sekolah tersebut. B. Rumusan Masalah 1. Faktor utama penyebab pelanggaran perturan sekolah 2. Dampak bagi prestasi dan perkembangan remaja 3. Bagaimana solusi atau usaha paling efektif untuk mengatasi pelanggaran perturan sekolah

C. Tujuan  Mengupas faktor penyebab pelanggaran peraturn sekolah  Memberikan solusi atau jalan keluar untuk meminimalkan pelanggaran perturan sekolah D. Manfaat Penelitian  Mempunyai kesadaran diri sendiri akan pentingnya perturan sekolah  Menghilangkan kebiasaan melanggar peraturan yang telah di buat E. Sistematika 1. Pendapat siswa tentang peraturan sekolah, 2. Problema pelanggaran peraturan sekolah menjadi salah satu masalah utama dalam lingkungan sekolah , 3. Banyak siswa yang beranggapan bahwa peraturan sekolah menghalangi kebebasan mereka di dalam lingkungan sekolah.

Bab II PELANGGARAN PERATURAN SEKOLAH


A. Landasan Teoritis Peraturan sekolah merupakan satu persetujuan yang dipersetujui bersama oleh warga sekolah dalam mengawal disiplin dan tingkahlaku manusia yang berada di dalamnya. Maksud peraturan ialah undang-undang yang ditetapkan untuk menentukan ketenteraman, keharmonian dan kelicinan perjalanan aktiviti-aktiviti dalam masyarakat atau sekolah. Tujuan peraturan ini dibuat adalah bagi mengawal tingkahlaku dan melicinkan perjalanan hidup warga sekolah supaya proses pembentukan jati diri dan pendidikan berjalan lancar tanpa ada sebarang gangguan. Apabila terdapat gangguan yang tidak diingini berlaku ianya akan menyebabkan sistem pendidikan yang dirancang tidak dapat dijalankan dengan teratur dan secara tidak langsung ianya juga membantutkan usaha pembentukan nilai-nilai murni. Usaha pembentukan nilai murni ini adalah penting bagi para pelajar untuk menhadapi situasi yang sebenar dalam alam kehidupan sebenar. Disiplin merupakan salah satu kesadaran diri yang muncul dari batin terdalam untuk mengikuti dan menaati peraturanperaturan,nilai-nilai, dan hukum yang berlaku dalam suatu lingkungan tertentu. Disiplin juga merupakan salah satu sarana dalam pendidikan. Dalam mendidik, disiplin berperan mempengaruhi, mendorong, mengendalikan, mengubah, membina, dan membentuk perilaku siswa sesuai dengan nilai-nilai yang ditanamkan. Agar siswa menjadi pribadi yang baik dan membanggakan.

B. Data Penelitian Pada penelitian ini, kami memberikan beberapa pertanyaan kepada beberapa siswa di SMP Puspanegara. Salah satu pertanyaan kami adalah Apakah yang kamu ketahui tentang peraturan sekolah?, dan beberapa siswa yang kami beri pertanyaan mengetahui tentang peraturan sekolah. Artinya mereka mengerti peraturan sekolah. Lalu kami memberikan pertanyaan seperti Pernahkah anda melanggar peraturan sekolah?, dan beberapa siswa menjawab tidak pernah melakukannya. Itu berarti, mereka tidak pernah melakukan pelanggaran peraturan sekolah selama mereka bersekolah di SMP Puspanegara. Dan beberapa pertanyaan lainnya.

C. Data Hasil Penelitian PERTANYAAN 1. Pernahkah anda melanggar peraturan sekolah? 2. Apakah jika melanggar dikenakan sanksi? 3. Pernahkah orangtua anda di panggil oleh guru anda karena anda melanggar peraturan sekolah? 4. Apakah anda dimarahi orang tua jika melakukan pelanggaran ? 5. Apakah anda merasa terganggu karena peraturan sekolah? 6. Apakah anda merasa keberatan dengan sanksi kaus kaki pendek? 7. Apakah kamu merasa keberatan dengan sanksi tidak memakai ikat pinggang? YA TIDAK ALASAN

11. Apakah yang anda ketahui tentang peraturan sekolah? 12. Apa kesan anda setelah melanggar peraturan sekolah? 13.Apakah yang anda lakukan jika melihat salah satu teman anda melanggar peraturan sekolah?

BAB III PENUTUP A. KESIMPULAN

B. SARAN

DAFTAR PUSTAKA