Dasar Teknik Mesin: Alat Ukur Presisi
Dasar – Dasar Teknik Mesin (Teknik dasar proses produksi pada bidang manufaktur mesin.)
Kelas X Semester Ganjil Tahun Ajaran 2023 / 2024
DINAS PENDIDIKAN
CABANG DINAS PENDIDIKAN WILAYAH IV
B. KOMPETENSI INTI
Pertemuan ke : 4
Tujuan Pembelajaran: • Peserta didik dapat menggunakan alat ukur teknik
• Peserta didik dapat menganalisis hasil pengukuran
Pemahaman Bermakna : Peserta didik dapat menggunakan alat ukur teknik dengan baik dan
(berkaitan dengan benar.
kompetensi keahlian atau
produk yang dibuat atau
kehidupan sehati-hari)
Pertanyaan Pemantik 1. Alat ukur apa saja yang kalian ketahui?
2. Bagaimana cara memelihara alat ukur mekanik (jangka
sorong)?
Model Pembelajaran : Problem Based Learning dengan metode demontrasi dan video
pembelajaran
Kegiatan Pembelajaran :
Kegiatan Pendahuluan :
1. Melakukan pembukaan dengan salam pembuka dan berdoa untuk memulai
pembelajaran
2. Guru melakukan presensi untuk mengecek kehadiran peserta didik
3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran
4. Peserta didik dan guru berdiskusi melalui pertanyaan pemantik:
1. Alat ukur apa saja yang kalian ketahui?
2. Bagaimana cara memelihara alat ukur mekanik (jangka sorong)?
Kegiatan Inti :
a. Orientasi Masalah Pada Peserta Didik :
1. Peserta didik diberi motivasi atau rangsangan (stimulus) tentang materi yang akan
dipelajari
2. Guru menyampaikan materi menggunakan power point (ppt) dan video pembelajaran
(Diferensiasi konten)
MEMBACA JANGKA SORONG 0.05
[Link]
MEMBACA JANGKA SORONG 0.02
[Link]
3. Peserta didik mengamati materi dan tayangan video yang disampaikan guru
C. ASESMEN
❖ Asesmen Diagnotik
1. Apa yang kamu ketahui tentang alat ukur presisi?
2. Apa yang kamu ketahui tentang jangka sorong?
3. Bagaimana cara menghitung menggunakan jangka sorong?
4. Apa saja bagian bagian jangka sorong?
5. Apakah satuan yang digunakan jangka sorong?
❖ Asesmen Formatif
Terlampir
❖ Asesmen Sumatif
Penilaian Akhir Tahun
✓ Remidial diberikan kepada peserta didik yang memiliki nilai dibawah rata-rata untuk
mendapatkan ulang penjelasan terkait materi yang dibahas.
E. DAFTAR PUSTAKA
1. [Link]
2. MENGUKUR DENGAN ALAT UKUR MEKANIK PRESIS ([Link]
3. [Link]
4. A. Gunanto, S.T. dan Drs. Joko Pramono “PEKERJAAN DASAR TEKNIK MESIN” Edisi
2017, Penerbit ANDI.
Purwakarta, Juli 2023
Mengetahui Penyusun
Sumber : [Link]
Keterangan:
1. Rahang Luar
2. Rahang Dalam
3. Tangkai Ukur Kedalaman
4. Skala Utama (mm)
5. Skala Utama (inchi)
6. Skala Nonius (mm)
7. Skala Nonius (inchi)
8. Knop penggeser
9. Baut Pengunci
Contoh Pembacaan:
0 10 20 mm
0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
Contoh Pembacaan:
0 10
1 20 30 40 50 mm
0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
Contoh Pembacaan:
0 10 20 30 40 50 mm
0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
Gambar. Pembacaan jangka sorong
Sumber : [Link]
1/128 Inchi 0 4 8
1 2 Inchi
Gambar. Pembacaan jangka sorong
Sumber : [Link]
1
Ukuran pada skala utama : 2 inchi
16
1. TUJUAN
✓ Peserta didik dapat menggunakan alat ukur Teknik
✓ Peserta didik dapat menganalisis hasil pengukuran
2. ALAT DAN BAHAN
3. CARA KERJA :
1. Siapkan benda-benda yang akan diukur
2. Cara menggunakan jangka sorong:
a. Putarlah pengunci ke kiri!
b. Buka rahang kanan!
c. Masukkan benda ke rahang bagian bawah jangka sorong!
d. Geser rahang tepat pada benda dan putar pengunci ke kanan!
e. Bacalah skala utama dan skala noniusnya!
f. Ukur benda kerja sesuai gambar
g. Masukkan hasilnya ke dalam tabel!
A. Kelompok 1 2
3
4 5
B. Kelompok 2
2
3
4 5
C. Kelompok 3
2
3
4 5
D. Kelompok 4
2
3
5
4
4. LEMBAR PENGAMATAN :
Pengukuran Panjang
Ketelitian SU SN SU + SN
No.
jangka sorong (cm) (cm) (cm)
Keterangan :
SU = Skala Utama
SN = Skala Noniu
TEKNIK PENILAIAN
TEKNIK Aspek yang dinilai Teknik Penilaian Waktu Penilaian
PENILAIAN No
1. Sikap Pengamatan Selama pembelajaran
a. Terlibat aktif dalam dan saat diskusi
pembelajaran.
b. Bekerjasama dalam
kegiatan kelompok.
c. Toleran terhadap proses
pemecahan masalah yang
berbeda dan kreatif.
Uraikan bagian – bagian alat ukur jangka sorong, dan jelaskan fungsi – fungsinya!
2. Perhatikan gambar dibawah ini!
a.
b.
Coba kalian analisis, jangka sorong ketelitian berapakah pada gambar diatas?
3. Perhatikan gambar dibawah ini
a.
b.
c.
Sebutkan dan jelaskan jenis – jenis alat ukur jangka sorong pada gambar diatas, dan apa
perbedaannya!
4. Perhatikan gambar dibawah ini!
a.
0 10 20 mm
0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
b.
0 10 20 30 40 50 mm
0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
c.
0 10
1 20 30 40 50 mm
0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
Coba kalian analisis, Berapakah hasil dari pengukuran alat ukur jangka sorong pada gambar
diatas?
C. PEDOMAN PENSKORAN DAN KUNCI JAWABAN
Pedoman Penskoran Kemampuan Pemecahan Masalah Alat ukur
Indikator Pemecahan Kriteria Skor Skor
Masalah Max
Peserta didik menuliskan apa yang diketahui
dan yang ditanyakan dengan tepat 3
menggunakan bahasanya sendiri
Peserta didik menuliskan apa yang diketahui
dan yang ditanyakan hanya sebagian atau 2
Memahami masalah 3
kurang lengkap
Peserta didik menuliskan apa yang diketahui
1
dan yang ditanyakan kurang tepat
Peserta didik tidak menjawab soal
0
Peserta didik menggunakan strategi yang benar
dengan jawaban yang lengkap dan benar 4
Pemahaman masalah Menyebutkan ketelitian jangka sorong sesuai dengan gambar diatas 3
Perencanaan Penyelesaian Menyebutkan ketelitian jangka sorong dengan tepat dan berurutan
4
2
Pelaksanaan Rencana Ketelitian jangka sorong
Penyelesaian a. Ketelitian 0,05 3
b. Ketelitian 0,02
Pemahaman masalah Menyebutkan jenis – jenis alat ukur jangka sorong 3
Perencanaan Penyelesaian Menyebutkan jenis – jenis alat ukur jangka sorong dan perbedaan nya.
4
3
Pelaksanaan Rencana Jenis – jenis jangka sorong dan perbedaannya:
3
Penyelesaian a. Jangka Sorong Manual (Vernier Caliper)
Jenis jangka sorong ini punya 2 skala, yakni skala pertama yang berada pada
rahang tetap dan skala nonius atau vernier yang berada pada rahang geser.
Jangka sorong ini punya tingkat ketelitian ialah 0,1 mm.
b. Jangka Sorong Analog (dial Caliper)
Pada umumnya jangka sorong ini karakteristiknya mirip dengan jangka sorong
manual, hanya saja untuk skala nonius atau vernier berbentuk Analog atau
jarum jam sehingga akan memudahkan dalam membaca skala nonius. Tingkat
ketelitian dalam jangka sorong ini adalah 0,05 mm.
c. Jangka Sorong Digital (digital caliper)
Jangka sorong ini berbentuk layar digital, memiliki fungsi sama dengan
jangka sorong analog, alat ukur berupa digital ini punya bentuk yang sama
dengan jangka sorong manual, bedanya untuk skala noniusnya berbentuk layar
digital dimana hasil pengukuran langsung terbaca pada layar tersebut sehingga
penggunaanya jauh lebih mudah dari dua jenis jangka sorong di lainnya.
Tingkat ketelitian jangka sorong ini mencapai 0,01 mm.
Menyebutkan hasil pengukuran hanya diskala utama
Pemahaman masalah 3
Perencanaan Penyelesaian Menyebutkan hasil pengukuran skala utama dan nonius yang tepat.
4
1. Ukuran pada skala utama : 12 mm
Ukuran pada skala nonius : 0,7 mm +
4 Ukuran Total : 12,7 mm
Pelaksanaan Rencana
Penyelesaian 3
2. Ukuran pada skala utama : 14 mm
Ukuran pada skala nonius : 0,35 mm
+
Ukuran Total : 14,35 mm
3. Ukuran pada skala utama :2 mm
Ukuran pada skala nonius : 0,48 mm +
Ukuran Total : 2,48 mm
TOTAL SKOR 40
Skor yang diperoleh peserta didik untuk suatu perangkat tes uraian dihitung dengan rumus:
2. PENILAIAN SIKAP
A. Penilaian Observasi
Penilaian observasi berdasarkan pengamatan sikap dan perilaku peserta didik
sehari-hari, baik terkait dalam proses pembelajaran maupun secara umum. Pengamatan
langsung dilakukan oleh guru dengan instrumen penilaian sikap sebagai berikut :
Nama Siswa Aspek Perilaku yang dinilai Jumlah Skor Kode
No
DS TL AK TJ Skor Sikap Nilai
1 M. zaki 75 75 100 75 325 81.25 SB
2
Keterangan :
• DS : Disiplin
• TL : Teliti
• AK : Aktif
• TJ : Tanggung Jawab
Catatan :
Sangat
No Keterangan Baik Cukup Kurang
Baik
Aspek perilaku dinilai
1 100 75 50 25
dengan kriteria:
2 Skor maksimal = jumlah sikap yang dinilai dikalikan jumlah kriteria = 100 x 4 = 400
3 Skor sikap = jumlah skor dibagi jumlah sikap yang dinilai = 325 : 4 = 81,25
Sangat
Baik (B) Cukup (C) Kurang (K)
Baik (SB)
4 Kode nilai / predikat : 75.01 - 100 50.01 – 75.00 25.01 – 50.00 00.00 – 25.00
3. PENILAIAN KETERAMPILAN
Nama Aspek Penilaian Skor
Jumlah
No Peserta Persiapan Pelakasaan Hasil Keterampila
Skor
Didik Pengukuran n
1 M. zaki 87 80 83 250 83.00
Catatan :
No Keterangan
1 Aspek Penilaian nilai 0 - 100
2 Skor maksimal = jumlah penilaian dikalikan jumlah kriteria = 3 x 100 =
300
3 Skor sikap = (jumlah skor dibagi skor maksimal dikali 100) = (250 : 300) x
100 = 83,00
4. NILAI AKHIR
NO NAMA PESERTA PENILAIAN PENILAIAN PENILAIAN NILAI
DIDIK SIKAP PENGETAHUAN KETERAMPILAN AKHIR
(81.25 x 30%) (100x30%) (83x40%)
1 M. zaki 24.375 30 33.2 87.575