0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
8 tayangan6 halaman

Proses Timbang Terima Perawat RS Santosa

Diunggah oleh

Risa Nurcahyani
Lisensi
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
8 tayangan6 halaman

Proses Timbang Terima Perawat RS Santosa

Diunggah oleh

Risa Nurcahyani
Lisensi
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

BAB III

PEMBAHASAN

1.1..........................................................................................Nask
ah Roleplay Timbang Terima
Timbang Terima (Overhand/ Operan)
 Kepala Ruangan : Randi
 Perawat Primer (Pagi) : Ria Oktaviani
 Perawat Associate (Pagi) : Riska Puspitasari
 Perawat Primer (Malam) : Reni Ruslinda A
 Perawat Associate (Malam) : Risa Nurcahyani
 Pasien 1 dan pasien 3 : Sandi Sahidan
 Pasien 2 dan narrator : Rika Diana
 Pasien 4 : Rima Novianti

Pada suatu pagi, di Ruang Bedah RS. Santosa Bandung Kopo akan dilakukan timbang
terima atau operan. Timbang terima yang dilakukan adalah dari shift Malam ke shift Pagi.
“Nurse Station”
Kepala Ruangan : “ [Link].”
PP & PA : “ [Link].”
Kepala Ruangan : “ Selamat pagi rekan-rekan, salam sejahtera bagi kita semua. Sebelum kita
melakukan operan (timbang terima), alangkah baiknya marilah kita
panjatkan puji syukur kehadirat Allah Yang Maha Esa karena limpahan
rahmat - Nya kita dapat berkumpul disini. Pada pagi hari ini hari rabu
tanggal 11 Desember 2024 untuk melaksanakan kegiatan operan (timbang
terima) yang rutin kita lakukan setiap pergantian shift. Sebelumnya saya
akan mendata perawat shift malam dan shift pagi. Yang shift malam ada
perawat Reni dan Risa dan untuk yang shift pagi hari ini ada perawat Ria
dan Riska. Untuk masing-masing ketua tim saya persilahkan untuk
memvalidasi data yang sudah ada untuk merencanakan tindakan
keperawatan selanjutnya.
PP & PA : “Baik pak.”
Kepala Ruangan : “Baik, untuk perawat shift malam dan shift pagi silahkan disiapkan,
kemudian langsung saja kita melakukan timbang terima ke ruangan
pasien.”
PP & PA : “Baik pak.”
Kepala Ruangan : “Kepada perawat pelaksana yang dinas malam Reni dan Risa
dipersilahkan untuk menjelaskan kondisi dari masing-masing pasien saat
ini kepada perawat pelaksana yang berdinas pagi.”
Perawat Reni : “Baik pak, saat ini jumlah pasien adalah 4 orang dengan tingkat
ketergantungan minimal 2 orang partial 1 orang dan total 1 orang.
Pasien pertama an. Sandi dengan post op fraktur tibia dextra, pasien
mengeluh nyeri pada luka post op, tanda – tanda vital terakhir pukul 05.00
TD : 130/80 mmHg nadi : 102x/menit respirasi : 20x/menit suhu : 37,2
spo2 : 98%, GCS 15. Implementasi yang sudah dilakukan adalah
pemberian obat nyeri melalui injeksi. Rencana hari ini dilakukan
perawatan luka tetapi menunggu dokter visit.
Pasien kedua Ny. Rika dengan diagnosa apendisitis, pasien mengatakan
nyeri masih dirasakan tetapi lebih berkuang dari kemarin. Rencana hari ini
akan dilakukan operasi Apendektomi pukul 09.00 dan sudah puasa dari
pukul 24.00, implementasi yang sudah dilakukan adalah pemberian injeksi
Ranitidin dan Antrain, injeksi Ceftriaxon sudah dilakukan skin test dan
hasilnya alergi negative, obatnya sudah diberikan.”
Kepala Ruangan : “Silahkan dilanjut perawat Risa.”
Perawat Risa : “Baik pak, selanjutnya pasien ketiga Tn. sahidan dengan keluhan sesak,
batuk berdahak dan nyeri dada ketika menarik nafas. Implementasi yang
sudah dilakukan adalah nebulizer. Intervensi yang yang belum dilakukan
adalah batuk efektif dan latihan nafas dalam.
Pasien keempat Ny. Rima dengan diagnosa diabetes mellitus, gula darah
pagi sedang dilakukan pemeriksaan dilaboratorium, tinggal follow up
untuk hasilnya, karena ada terapi novorapid sebelum makan. Pagi ini
rencana untuk dilakukan perawatan pada kaki sebelah kanan karena luka
diabetes.
Kepala Ruangan : “Baik selanjutnya kita operan di ruangan pasien.”
PA & PP : “Baik pak.”

Di Ruang Perawatan Pasien


Pasien I : Atas nama an. Sandi dengan post op fraktur tibia dextra, tanda – tanda
vital normal. Rencana hari ini dilakukan perawatan luka tetapi menunggu
dokter visit.
Perawat Reni : “Selamat pagi bapak.”
Sandi : “ Selamat pagi suster.”
Kepala Ruangan : “Permisi bapak, saya Randi ingin memberitahukan yang berdinas
pagi hari ini ada perawat Ria dan perawat Riska . Apabila nanti
bapak membutuhkan bantuan atau ada apa-apa, bapak bisa
memanggil perawatnya.”
Perawat Ria : “Selamat Pagi [Link], apa yang dirasakan hari ini?”
Sandi : “Masih dirasakan nyeri pada luka oprasi sus.”
Perawat Ria : “Baik pak, obat nyerinya disiapkan dulu ya, nanti jam 8 jadwal
pemberiannya, ditunggu ya pak.”
Perawat Ria : “Apakah ada rembesan sebelumnya teh pada luka post op?”
Perawat Reni : “ tidak ada, rencana hari ini dilakukan GV karena sudah POD ke
3 tetapi akan dilihat dulu oleh dokter nya.”
Perawat Ria : “Baik teh.”
Perawat Reni :”Saya tinggal dulu ya pak, istirahat bapaknya.”

Pasien II : Ny. Rika dengan diagnosa apendisitis, rencana hari ini akan dilakukan
operasi Apendektomi pukul 09.00 dan sudah puasa dari pukul 24.00.
Perawat Reni : “Assalamualaikum. Permisi ibu.”
Rika : “Iya, sus.”
Kepala Ruangan : “Permisi ibu, saya mau memperkenalkan yang berdinas pagi ini
ada perawat Ria dan perawat Riska. Nanti kalau ibu membutuhkan
apa-apa bisa menghubungi ke perawat-perawat tersebut ya bu,
dipencet saja tombol yang ini.”
Rika : ”Baik pak.”
Perawat Ria : “Selamat pagi bu rika, apa yang dirasasakan saat ini?”
Rika : “ Selamat pagi sus, perut sebelah sini masih sakit sus (sambil
menunjuk perut kanan bagian bawah).”
Perawat Ria : “Sabar ya bu, sebentar lagi ibu akan dilakukan operasi, mudah-
mudahan lancar ya operasinya bu, semangat ibu. Saya tinggal dulu
ibu.”
Rika : “Amiin, baik, terimakasih sus.”

Pasien III : Tn. Sahidan dengan keluhan sesak, batuk berdahak dan nyeri dada ketika
menarik nafas.
Perawat Risa : “Assalamualaikum pak.”
Sahidan : “Waalaikumsalam sus.”
Perawat Risa : “Ini bapak sahidan, Tn. sahidan dengan keluhan sesak, batuk
berdahak dan nyeri dada ketika menarik nafas.”
Kepala Ruangan : “Ya pak sahidan, ini ada operan yang berdinas pagi ada perawat
Ria dan perawat Riska. Nanti kalau ada apa-apa bisa menghubungi
perawatnya ya.”
Perawat Riska : “Selamat pagi pak sahidan. Bagaimana keadaannya hari ini?
Sahidan : “Masih nyeri sus, tetapi lebih mendingan dari yang kemarin.”
Perawat Riska :”Alhamdulillah, kalau terasa sakit bisa coba untuk tarik nafas
dalam ya pak. Ditinggal dulu pak.”
Sahidan : “Iya sus, terimakasih sus.”

Pasien IV : Ny. Rima dengan diagnosa diabetes mellitus, gula darah pagi sedang
dilakukan pemeriksaan dilaboratorium, tinggal follow up untuk hasilnya,
karena ada terapi novorapid sebelum makan. Pagi ini rencana untuk
dilakukan perawatan pada kaki sebelah kanan karena luka diabetes.
Perawat Risa : “Selamat pagi, ibu.”
Rima : “Selamat pagi sus.”
Kepala Ruangan : “ Selamat pagi ibu, Ini ada operan yang berdinas pagi ada perawat
Ria dan perawat Riska. Nanti kalau perlu apa-apa bisa
menghubunginya ya.”
Rima : “Baik pak.”
Perawat Risa : “Ini [Link] dengan diagnosa diabetes mellitus, gula darah pagi
sedang dilakukan pemeriksaan dilaboratorium, tinggal follow up
untuk hasilnya, karena ada terapi novorapid sebelum makan. Pagi
ini rencana untuk dilakukan perawatan pada kaki sebelah kanan
karena luka diabetes.
Kepala Ruangan : “Ya ibu rima, ini ada operan yang berdinas pagi ada perawat Ria
dan perawat Riska. Nanti kalau ada apa-apa bisa menghubungi
perawatnya ya.”
Kepala Ruangan : “Untuk yang berdinas pagi nanti tolong disiapkan alat untuk
perawatan lukanya ya.”
Perawat Riska : “Baik pak.”
Perawat Riska : “Selamat pagi ibu, apakah ada keluhan pagi ini?”
Rima : “Alhamdulillah sudah lebih baik sus, hanya saja untuk luka di
kaki saya bagaimana ya sus?”
Perawat Risa :”Untuk luka nya hari ini akan dilihat dan dilakukan perawatan
luka oleh rekan saya suster Riska ya bu.”
Rima : “Baik sus.”
Perawat Riska :”Baik bu, ditunggu ya, saya operan dulu, nanti saya siapkan dulu
alat-alatnya.”
Rima : “Baik sus, terimakasih.”
Perawat Risa : “Ditinggal dulu bu, selamat beristirahat kembali.”
Rima : “Iya sus, terimakasih.”
“Nurse Station”
Kepala Ruangan : “Baik tadi kita sudah melakukan kegiatan timbang terima, saya
berharap dengan adanya kegiatan ini, proses pendelegasian tugas antar
shift bisa lebih jelas, terperinci dan mencegah terjadinya salah informasi.
Untuk yang lain apakah ada yang ingin didiskusikan lagi? Yang nanti jaga
pagi disiapkan apa yang perlu dicatat untuk validasi kembali ke pasien.”
PP & PA : “Tidak ada pak sepertinya, sudah cukup. Baik pak.”
Kepala Ruangan : “Baik, kalau begitu, mari kita berdoa terlebih dahulu sebelum
melakukan kegiatan hari ini. Berdoa mulai.”
Kepala Ruangan : “Berdo’a selesai. Terimakasih atas kerjasamanya semuanya, demikian
tadi timbang terima ini semoga apa yang telah kita lakukan hari ini
memberikan banyak keuntungan bagi kita semua, dan kita diberikan
kelancaran dalam melaksanakan tugas masing-masing. Untuk yang dinas
malam, terima kasih. Bisa pulang, hati-hati di jalan. Untuk yang dinas pagi
semangat untuk hari ini dalam melakukan aktivitas dan asuhan
keperawatannya. Demikian saya akhiri Wassalamu’alaikum wr,wb.”
PP & PA : “Baik pak, terimakasih pak.”

Anda mungkin juga menyukai