Anda di halaman 1dari 1

ALEL GANDA DAN PENENTUAN FREKUENSI GEN ( Sistem Golongan Darah ABO pada Manusia ) Tujuan : Mengenal istilah

h dan mengetahui arti alel ganda serta mengetahui contohnya Menghitung frekuensi alel dan genotype berdasarkan frekuensi fenotipemenggunakan kaidah Hukum kesetimbangan Hardy Weinberg.

Dasar Teori : Alel merupakan bentuk alternatif suatu gen yang terdapat pada lokus (tempat)tertentu. Individu dengan genotipe AA dikatakan mempunyai alel A, sedang individuaa mempunyai alel a. Demikian pula individu Aa memiliki dua macam alel, yaitu Adan a. Jadi, lokus A dapat ditempati oleh sepasang (dua buah) alel, yaitu AA, Aa atauaa, bergantung kepada genotipe individu yang bersangkutan. Namun, kenyataan yang sebenarnya lebih umum dijumpai adalah bahwa padas u a t u l o k u s t e r t e n t u d i m u n g k i n k a n m u n c u l n y a l e b i h d a r i h a n y a d u a m a c a m a l e l , sehingga lokus tersebut dikatakan memiliki sederetan alel. Fenomena semacam inidisebut sebagai alel ganda (multiple alleles). Meskipun demikian, pada individu diploid, yaitu individu yang t i a p kromosomnya terdiri atas sepasang kromosom homolog, betapa pun banyaknya alelyang ada pada suatu lokus, yang muncul hanyalah sepasang (dua buah). Katakanlah pada lokus X terdapat alel X 1, X2, X3, X4, X5. Maka, genotipe individu diploid yangmungkin akan muncul antara lain X 1X1, X1X2, X1X3, X2X2 dan seterusnya. Secaramatematika hubungan antara banyaknya anggota alel ganda dan banyaknya macamgenotipe individu diploid dapat diformulasikan sebagai berikut. Banyaknya macam genotipe = 1/2 n ( n + 1 ) Dimana : n = banyaknya anggota alel ganda

Beberapa Contoh Alel Ganda Alel ganda pada lalat Drosophila