Anda di halaman 1dari 6

LAPORAN PRAKTIKUM PATOLOGI KLINIK

I. Pengambilan Darah Vena Hari/tgl Prinsip : selasa,25 okt 2011 : pungsi darah vena daerah polar lengan pada vena di fossa cubiti Tujuan : pungsi vena didaerah polar lengan,pengambilan sampel darah untuk pemeriksaan LED Alat dan bahan : - Disposible spuit injection 3cc (2) Cara kerja : y letakan lengan pasien lurus diatas meja,dengan telapak tangan menghadap ke atas. y Lengan diikat dengan menggunakan tourniquet 7-10 cm dari lipatan siku agar darah terbendung y Pasien disuruh mengepal dan membuka tangan beberapa kali agar pembuluh darah dapat terisi y Dalam keadaan tangan mengepal,jari ujung telunjuk tangan kiri pemeriksa mencari pembuluh darah yg akan ditusuk y y Bersihkan lokasi dgn kapas 70%,biarkan kering Sebelumnya telah mempersiapkan semprit dan jarum dalam skala ml dengan sisi miring lobang jarum Alcohol 70% Kapas Manikin Pembendung (tourniquet/manset) Tabung EDTA

keatas/kebawah.pegang semprit dgn tangan kanan,dengan posisi ujung jari telunjuk berada pada pangkal jarum. y Setelah kulit kering,jarum dimasukan dengan membentuk sudut 30r,dimasukan dgn pjg 1cm y Tarik penghisap semprit scr perlahan sampai darah masuk ke dalam semprit y Pasien diminta membuka kepalan tangan dan ikatan tourniquet dilepaskan y Letekan kapas kering pd tempat yang ditusuk,jarum ditarik kembali y Pasien diminta menekan bekas tempat tusukan dengan kapas selama beberapa menit y Lepaskan jarum dari semprit & alirkanlah kedalam tabung EDTA melalui dindingnya II. Laju Endap Darah (LED) Hari/tgl : Rabu,26 okt 2011 Prinsip : Darah yang sudah diberi antikoagulan bila didiamkan dalam waktu tertentu akan mengendapkan sel-sel darah.kecepatan wktu pengendapan sel-sel darah dihitung Tujuan : utk mengetahui banyak sel-sel darah yg mngendap dalam kurun waktu tertentu 1. Tabung westergren : a. Pjg 300 mm b. Garis tengah bagian dlm 2,5 mm c. Skala dr 0-200 mm d. Kedua ujung tabung terbuka 2. Rak westergren

a. Utk mnempatkan tabung dalam keadaan vertical b. Bagian bawah trdapat karet utk menutup lubang tabung c. Dibagian atas terdapat pegas utk menekan tabung ke bawah 3. Penghisap 4. Pencatat waktu 5. Pipet berskala 6. Semprit 5 ml & jarumnya 7. Botol kecil Reagen Larutan Natrium sitrat 3,8% atau 0,109 M.Yg digunakan adl NaCl 0,9% Cara pemeriksaan 1. Sediakan tabung yg telah diisi dgn larutan NaCl 0,9% sebanyak 1 bagian 2. Hisaplah darah EDTA sebanyak 4 bagian dan masukan kedalam botol (volume total misalnya menjadi 2,5 ml) 3. Campurlah baik-baik larutan ini dengan gerakan melingkar atau seperti angka 8 scr perlahan 4. Hisaplah campuran darah ini kedalam pipet westergren dgn bantuan karet penghisap sampai garis bertanda 0 mm 5. Biarkan pipet itu dalam sikap tegak lurus rak westergren selama 60 menit 6. Bacalah tingginya lapisan pd jam pertama dan kedua dari 0 sampai batas plasma dengan endapan darah. Hasil NAMA Yuliana tresia Moh.rizki Jefri Inayatur Rabadani Agustinus Rumbino 15 1 3 3 4 2 30 4 4 4 4 6 LED 45 6 8 8 14 10 60 8 10 10 25 10

III.

Penetapan Kadar Hb & penetapan nilai hematokrit Hari/tgl : kamis,27 okt 2011 Prinsip : kadar HB Hb darah diubah mjd asam hematin dgn pertolongan larutan

HCl,lalu kadar hematin diukur dengan pengenceran sambil membandingkan warna yg terjadi dgn warna standar memakai mata biasa nilai PCV sel-sel darah dlm tabung akan trpisah dengan plasma ketika

darah dipasang dengan kecepatan dan waktu tertentu Alat & bahan : - gelas berwarna sebagai warna standar Tabung hemometer dengan pembagian skala putih 2 sampai dgn 22,sedangkan skala merah untuk hemotokrit Pengaduk gelas Pipet sahli yg merupakan kapiler & mempunyai volume 20 Ql Pipet Pasteur Tisu Pipet kapiler tanpa antikoagulan yg pjgnya 75 mm & diameter lingkaran dlm 1 mm. Cara kerja Kadar Hb : tabung kemometer diisi dengan larutan HCl 0,1 N sampai tanda 2 Hisaplah darah kapiler/vena dengan pipet sahli tepat pada tanda 20Ql Hapus kelebihan darah yg melekat pada ujung luar pipet dgn tisu secara hati-hati jgn sampai darah dari dalam berkurang Masukan darah sebanyak 20Ql ini kedalam tabung yang berisi larutan HCl tanpa menimbulkan gelembung udara Alat mikro-sentrifus (khusus utk hemotokrit).

Bilas pipet sebelum diangkat dengan jalan menghisap dan mengeluarkan HCl dari dlm pipet secara berulang-ulang 3 kali

Tunggu 3-5 menit utk pembentukan asam hematin Asam hematin yg terjadi diencerkan dgn akuades setetes demi setetes sambil diaduk dgn batang pengaduk dr gelas sampai didpt warna standar (yg ada di komperator).

Miniskus dr larutan dibaca .miniskus disini adl permukaan trendah dr larutan.

Nilai Hematokrit:

isilah pipet kapiler dgn darah dgn antikoagulan Salah satu dari ujung pipet disumbat dgn dempul Tabung kapiler dimasukan kedlm alat mikro-sentrifus dgn bagian yg disumbat mengarah keluar

Tabung tsb dipusing selama 5 menit dgn kecepatan 16.000 RPM

Hematokrit dibaca dengan alat baca yg tersedia Bila nilai hematokrit melebihi 50%,pemusingan ditambah 5 menit lagi

Hasil NAMA Jimmy wongkar Richardo O Arios Agustinus R Rumbino Richie Irvanto Chandra Jefri Hinonaung Ilham djarkoni Kadar Hb 16 11 11 12 12 12 Hemotokrit/PCV 46 48 45 45 47 41

TUGAS LAPORAN PRAKTIKUM PATOLOGI KLINIK

NAMA

: ALFANI FILANI IDIE

NRI

: 100 111 177

RUANG

FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SAM RATULANGI SULWESI UTARA