Anda di halaman 1dari 5

SISTEM PEMBATAS JALUR(BANDWIDTH) INTERNET DI PLN AREA PONTIANAK DENGAN MENGGUNAKAN MIKROTIK (PROPOSAL SKRIPSI)

diajukan oleh AGUS HARYADI NIM: D05111004

Kepada JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA UNIVERSITAS TANJUNGPURA

LEMBAR PERSETUJUAN

Proposal Skripsi dengan judul

SISTEM PEMBATAS JALUR(BANDWIDTH) INTERNET DI PLN AREA PONTIANAK DENGAN MENGGUNAKAN MIKROTIK

yang diajukan oleh Agus Haryadi NIM: D05111004

telah disetujui oleh Jurusan Teknik Informatika Universitas Tanjungpura dengan dosen pembimbing: 1. . 2. .

Pontianak, tanggal Ketua Jurusan Teknik Informatika

..

IMPLEMENTASI SISTEM PEMBATAS JALUR(BANDWIDTH)

INTERNET DI PLN AREA PONTIANAK DENGAN MENGGUNAKAN MIKROTIK


1. LATAR BELAKANG Belakangan ini teknologi internet semakin marak digunakan pada setiap tempat, terutama perkantoran untuk menunjang pekerjaan, namun fasilitas internet yang ada di kantor juga kadang dimanfaatkan untuk mendapatkan berbagai keperluan pribadi (lagu, film, dll), inilah yang kadang membuat internet tersebut menjadi semakin terbatas, apalagi digunakan pada jam kantor. Kita juga tidak dapat menyalahkan pribadi tersebut, karena internet selagi tidak digunakan untuk kriminalitas ataupun pornografi tidak menjadi masalah. Masalah pada kasus tersebut yakni membuat akses internet lambat yang diakibatkan oleh pengunduhan file-file pribadi tersebut. Ini sebenarnya adalah masalah yang tidak begitu serius, namun cukup mengesalkan bagi orang lain yang ingin menggunakan akses internet untuk keperluan pekerjaan. Akan tetapi pengunduhan file-file pribadi tersebut tidaklah melanggar aturan penggunaan internet, karena internet ada untuk semua. Kita tidak boleh juga melarang hal tersebut dikarenakan masih dalam batas wajar dan tidak membuat dampak negatif. Maka dari itu kita perlu adanya melakukan pembatasan bandwidth internet pada setiap pengguna internet yang ada. Salah satu teknologi kini yang kian marak digunakan untuk manajemen bandwidth adalah Mikrotik. Mikrotik adalah sistem operasi dan perangkat lunak yang dapat digunakan untuk menjadikan komputer manjadi router network yang handal, mencakup berbagai fitur yang dibuat untuk ip network dan jaringan wireless, cocok digunakan oleh ISP dan provider hotspot. Maka dari itu kita akan mencoba membuat sistem pembatasan jalur(bandwidth) internet, akan tetapi tidak mengganggu akses intranet. Dengan adanya rule-rule yang akan diberikan pada Mikrotik tersebut. Penelitian ini akan difokuskan pada masalah pembatasan jalur(bandwidth) internet yang akan diimplementasikan pada kantor PT PLN (Persero) Area Pontianak dengan menggunakan Mikrotik. Dengan system pembatasan jalur(bandwidth) internet ini, diharapkan penggunaan bandwidth internet pada kantor akan lebih maksimal.

2. PERUMUSAN MASALAH Masalah pembatasan jalur(bandwidth) internet dapat dirumuskan sebagai berikut : akses pada kantor PLN Area Pontianak terbagi atas dua akses yakni akses internet dan akses intranet (lokal) dan yang akan dibatasi adalah jalur untuk akses internet pada masing-masing komputer.

3. BATASAN MASALAH Pada sistem pembatasan jalur(bandwidth) internet ini diberikan pembatasan masalah sebagai berikut: - Alat yang akan digunakan untuk melakukan pembagian jalur sekaligus membatasi jalur internet adalah router mikrotik. - Metode yang digunakan adalah load balancing, simple queue, dan mark packet. - Yang akan dibatasi adalah setiap komputer (Laptop, PC, HP, dll) yang terkoneksi dengan akses PLN - Jalur akses PLN menggunakan dua metode yakni dengan kabel dan nirkabel(wireless)

4. TUJUAN PENELITIAN Penelitian bertujuan untuk membuat suatu desain dan implementasi sistem pembatasan jalur(bandwidth) internet. Sistem ini juga akan membedakan akses yang ke arah intranet(lokal) dan yang ke arah internet dikarenakan yang akan dibatasi hanya akses yang ke arah internet.

5. MANFAAT PENELITIAN Hasil penelitian ini diharapkan dapat digunakan sebagai sistem yang menjadi standar untuk setiap perkantoran yang memiliki akses internet. Sistem pembatasan jalur(bandwidth) internet ini diharapkan akan maksimal digunakan. Sistem yang dibuat juga dapat dijadikan bahan untuk penelitian lebih lanjut di bidang yang berkaitan. Dengan penyesuaian tertentu, metode yang digunakan mungkin dapat juga dimanfaatkan untuk sistem QoS (Quality of Service) yang digunakan untuk mengatur tingkat kualitas internet pada setiap pengguna. Dari hasil penelitian ini juga diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih baik terhadap akses internet, dan pembuka wawasan mengenai jaringan komputer.

6. METODE PENELITIAN Metode yang akan digunakan dalam penelitian ini terdiri dari langkahlangkah berikut: - Melakukan studi kepustakaan terhadap berbagai referensi yang berkaitan dengan penelitian yang dilakukan. Topik-topik yang akan dikaji antara lain meliputi: routing, router mikrotik, pengklarifikasian akses(paket), queue, dan load balancing. - Menyiapkan router mikrotik yang akan digunakan untuk proses pembelajaran dari sistem. - Merancang sistem pembatasan jalur(bandwidth) internet, kemudian mengimplementasikan pada router mikrotik. - Melakukan pengujian untuk kerja sistem. Untuk kerja sistem pembatasan jalur(bandwidth) internet dengan mencoba beberapa pengunduhan file-file yang berukuran besar lewat internet dan mencoba pengunduhan file-file melalui akses intranet(lokal) untuk memastikan akses intranet tidak terganggu dari rule yang diberikan.

7. JADWAL PENELITIAN Tanggal - Bulan - Tahun No.


1 2 3 4 5 6

Kegiatan
1-4 Feb 2012 5-7 Feb 2012 8-10 Feb 2012 11-12 Feb 2012 12-14 Feb 2012 15-22 Feb 2012

Studi Kepustakaan Penulisan Proposal Pengumpulan Data Pembuatan Sistem/Program Pengujian Sistem Penulisan Laporan Akhir

8. DAFTAR PUSTAKA

http://www.mikrotik.co.id/