Anda di halaman 1dari 3

BERITA ACARA PERSIDANGAN No.

39/Pdt-G/2011/MS-BNA Sidang Pemeriksaan dari Mahkamah Syariyah Banda Aceh yang mengadili perkara Perdata pada tingkat pertama, yang diadakan pada tingkat pertama pada hari Jumat tanggal 25 Februari 2011, pada pukul 15.00 WIB dalam perkara acara tentang Cerai Gugat : Antara : Siti Nurhaliza binti Thoib, umur 30 tahun, pekerjaan Wiraswasta, bertempat tinggal di Jalan Gabus,No.11,Kecamatan Kuta Alam,Banda Aceh. Selanjutnya disebut sebagai PENGGUGAT.

LAWAN: M.Ferdian bin Yusuf, umur 37 tahun, pekerjaan Wiraswasta, bertempat tinggal di Jalan Durian,No.15,Kecamatan Kuta Alam,Banda Aceh. Selanjutnya disebut sebagai TERGUGAT. Sidang Susunan persidangan adalah sebagai berikut: Posisi sidang Hakim Ketua Hakim Anggota I Hakim Anggota II Panitera : Afrizal Musdah Eka Putra,S.H. : Ahmad Mirza Safwandy,S.H. : Akhyar,S.H. : Eko Maulana, S.H.

Setelah sidang dibuka dan dinyatakan terbuka untuk umum yang disertai pengetokan palu sebanyak 3 kali oleh Hakim Ketua, kemudian Hakim Ketua bertanya kepada kedua pihak yang sudah berada di dalam ruang persidangan , apakah kedua pihak dalam keadaan sehat hari ini? Yang dijawab oleh kedua pihak bahwa mereka sehat.Kemudian ditanyakan apakah kedua pihak mampu mengikuti persidangan pada hari ini? Yang dijawab oleh kedua pihak sanggup. Selanjutnya Hakim Ketua sidang memeriksa kedua pihak sebagai berikut: Untuk pihak Penggugat hadir kuasanya : Edi Rizkana,S.H, yang berdasarkan Surat Kuasa Khusus pada tanggal 18 Februari 2011, yang telah didaftarkan di Kepaniteraan Mahkamah Syariyah Banda Aceh pada tanggal 18 Februari 2011, di bawah No.W1.Dc.HG.07.19-209 yang bertindak untuk dan atas nama Pemberi Kuasa.

Untuk pihak Tergugat hadir kuasanya : Beny Mardinita,S.H yang berdasarkan Surat Kuasa Khusus tanggal 19 Februari 2011, yang telah didaftarkan di Kepaniteraan Mahkamah Syariyah Banda Aceh pada tanggal 20 Februari 2011, di bawah No.W1.Db.HT.06.13-220 yang bertindak untuk dan atas nama Pemberi Kuasa. Setelah pemeriksaan para pihak, selanjutnya Hakim Ketua meminta kepada para pihak untuk menunjukkan Surat Kuasa Khusus.

Kemudian Hakim Ketua menyarankan kepada kedua pihak yang hadir pada persidangan ini supaya menyelesaikan perkara ini dengan cara berdamai/ mediasi dan meminta para pihak yang berperkara untuk menunjuk mediator dalam menyelesaikan perkara ini.Tetapi para pihak tidak dapat mennyepakati mediator yang akan ditunjuk, akhirnya Hakim Ketua menunjuk

Hakim Anggota I (Said Suwanda,S.H) sebagai mediator dalam hal upaya damai/mediasi berdasarkan Perma No. 1 tahun 2008 yaitu selama 40 hari.Tetapi atas anjuran Hakim tersebut pihak penggugat tetap saja tidak mau berdamai dan tergugat juga menghendaki demikian. Kemudian Hakim Ketua meminta agar Tergugat memperhatikan segala sesuatu yang dilihat dan didengarkan di persidangan. Hakim Ketua menerangkan bahwa agenda pada hari ini adalah pembacaan gugatan oleh Penggugat. Setelah gugatan di bacakan oleh Penggugat, selanjutnya Hakim Ketua menerangkan bahwa karena para pihak telah hadir maka sidang akan dilanjutkan, lalu Hakim Ketua menanyakan kepada para pihak Kuasa Penggugat apakah ada perubahan atau tetap dengan gugatannya, atas pertanyaan tersebut pihak Kuasa Penggugat menjawab bahwa tetap pada gugatan seperti semula. Lalu Hakim Ketua menanyakan apakah pihak Tergugat telah mengerti isi gugatan dari Penggugat yang dijawab bahwa Tergugat telah mengerti. Hakim bertanya lagi apakah Tergugat akan mengajukan jawabannya atas surat gugatan dari Penggugat yang dijawab bahwa Tergugat akan mengajukan Jawaban secara tertulis dan meminta waktu satu minggu, dan Hakim Ketua memberikan waktu selama 3 hari setelah menanyakan kepada pihak Penggugat. Lalu Hakim Ketua mengundurkan sidang ini sampai hari : Senin,28 Februari 2011, dengan acara hasil persidangan atau jawaban Tergugat. Kemudian Hakim Ketua membacakan penetapan pengunduran sidang ini dengan memberitahukan kepada kedua belah pihak supaya-

hadir kembali pada hari dan tanggal yang telah ditetapkan tersebut tanpa dipanggil lagi, ini merupakan panggilan resmi. Lalu Hakim Ketua menutup sidang. Demikianlah dibuatnya Berita Acara Persidangan ini yang ditanda tangani oleh Hakim Ketua dan Panitera.

Banda Aceh, 25 Februari 2011 Panitera Pengganti Hakim Ketua

( Eko Maulana, S. H )

( Afrizal Musdah Eka Putra,S.H)