Perbedaan antara orde lama, baru dan reformasi

Orde Lama adalah istilah yang diciptakan oleh Orde Baru. Bung Karno sangat keberatan masa kepemimpinannya dinamai Orde Lama. BK lebih suka dengan nama Orde Revolusi. Tapi BK tak berkutik karena menjadi tahanan rumah (oleh pemerintahan militer Orde Baru) di Wisma Yaso (sekarang jadi Museum TNI Satria Mandala Jl. Gatot Subroto Jakarta). Karena pertanyaan anda spektrumnya sangat luas; saya akan membatasi pada masalah pemanfaatan kekayaan alam. Konsep BK tentang kekayaan alam sangat jelas. Jika Bangsa Indonesia belum mampu atau belum punya iptek untuk menambang minyak bumi dsb biarlah dia tetap berada di dalam perut bumi Indonesia. Kekayaan alam itu akan menjadi tabungan anak cucu kita di masa depan. Biarlah anak cucu kita yang menikmati jika mereka sudah mampu dan bisa. Jadi saat dipimpin BK, meski RI hidup miskin, tapi BK tidak pernah menggadaikan (konsesi) tambang-tambang milik bangsa ke perusahaan asing. Penebangan hutan pada masa BK juga amat minim. Pada masa Orde Baru konsepnya bertolak belakang dengan BK. Ibarat rumah tangga zaman Orba adalah masa kemaruk. Apa yang bisa digadaikan; digadaikan. Kalo bisa ngutang ya ngutang. Yang penting bisa selalu makan enak dan hidup wah. Rakyat pun merasa hidup berkecukupan pada masa Orba. Beras murah, padahal sebagian adalah beras impor. Beberapa gelintir orang mendapat rente ekonomi yang luar biasa dari berbagai jenis monopoli impor komoditi bahan pokok, termasuk beras, terigu, kedelai dsb. Semua serba tertutup dan tidak tranparan. Jika ada orang mempertanyakan, diancam tuduhan subversif. Hutan dijadikan sumber duit, dibagi menjadi kapling-kapling HPH; dibagi-bagi ke orang-orang tertentu (kroni) secara tidak transparan. Ingat fakta sejarah: Orde Baru tumbang akibat demo mahasiswa yang memprotes pemerintah Orba yang bergelimang KKN. Jangan dilupakan pula bahwa ekonomi RI ambruk parah ditandai Rupiah terjun bebas ke Rp 16.000 per dollar terjadi masih pada masa Orde Baru. Masa Reformasi adalah masa cuci piring. Pesta sudah usai. Krisis ekonomi parah sudah terjadi. Utang LN tetap harus dibayar. Budaya korupsi yang sudah menggurita sulit dihilangkan, meski pada masa Presiden SBY pemberantasan korupsi mulai kelihatan wujudnya.. Rakyat menikmati demokrasi dan kebebasan. Media masa menjadi terbuka. Yang memimpikan kembalinya rezim totaliter mungkin hanyalah sekelompok orang yang dulu amat menikmati previlege dan romantisme kenikmatan duniawi di zaman Orba.Sekarang kita mewarisi hutan yang sudah rusak parah; industri kayu yang sudah terbentuk dimana-mana akibat dari berbagai HPH , menjadi muara dari illegal logging. Orang-orang berteriak zaman reformasi sulit, tapi nyatanya hampir tiap rumah di Indonesia sekarang punya sepeda motor. Hal yang mustahil pada masa Orba. Jadi kesimpulannya Orde Reformasi adalah fase terbaik dari bangsa Indonesia. Kita sedang berproses menjadi negara yang besar dan kuat. Kepemimpinan SBY sudah berada di rel yang benar menuju ke sana. Catatan: Bung Karno meski ada hubungan darah tapi kepemimpinannya tidak sama dengan Ibu Megawati. BK lebih mirip Hugo Chavez, Evo Morales, atau Ahmadinejjad. BK adalah

pemimpin yang bisa menumbuhkan martabat dan harga diri bangsanya. Sisi negatifnya, BK banyak dimusuhi negara lain.
• • • • • • • •

Beranda Wisata Hotel Oleh-Oleh Reservation Tutorial Coretan Info Kita

« Apa Jadinya Kalau Tukang Tambal Ban Mabuk? Metropole Hotel »

Sejarah (Kekuatan Indonesia Yang Menggetarkan Dunia)

1960-an, Era Presiden Sukarno. kekuatan militer Indonesia adalah salah satu yang terbesar dan terkuat di dunia. Saat itu, bahkan kekuatan Belanda sudah tidak sebanding dengan Indonesia, dan Amerika sangat khawatir dengan perkembangan kekuatan militer kita yang didukung besar-besaran oleh teknologi terbaru Uni Sovyet. 1960, Belanda masih bercokol di Papua. Melihat kekuatan Republik Indonesia yang makin hebat, Belanda yang didukung Barat merancang muslihat untuk membentuk negara boneka yang seakan-akan merdeka, tapi masih dibawah kendali Belanda. Presiden Sukarno segera mengambil tindakan ekstrim, tujuannya, merebut kembali Papua. Sukarno segera mengeluarkan maklumat “Trikora” di Yogyakarta, dan isinya adalah: 1. Gagalkan pembentukan negara boneka Papua buatan kolonial Belanda.

2. Kibarkan Sang Saka Merah Putih di seluruh Irian Barat 3. Bersiaplah untuk mobilisasi umum, mempertahankan kemerdekaan dan kesatuan tanah air bangsa. Berkat kedekatan Indonesia dengan Sovyet, maka Indonesia mendapatkan bantuan besar-besaran kekuatan armada laut dan udara militer termaju di dunia dengan nilai raksasa, US$ 2.5 milyar. Saat ini, kekuatan militer Indonesia menjadi yang terkuat di seluruh belahan bumi selatan.

Kekuatan utama Indonesia di saat Trikora itu adalah salahsatu kapal perang terbesar dan tercepat di dunia buatan Sovyet dari kelas Sverdlov, dengan 12 meriam raksasa kaliber 6 inchi. Ini adalah KRI Irian, dengan bobot raksasa 16.640 ton dengan awak sebesar 1270 orang termasuk 60 perwira. Sovyet, tidak pernah sekalipun memberikan kapal sekuat ini pada bangsa lain manapun, kecuali Indonesia. (kapal-kapal terbaru Indonesia sekarang dari kelas Sigma hanya berbobot 1600 ton). Angkatan udara Indonesia juga menjadi salahsatu armada udara paling mematikan di dunia, yang terdiri dari lebih dari 100 pesawat tercanggih saat itu. Armada ini terdiri dari : 1. 20 pesawat pemburu supersonic MiG-21 Fishbed.

2. 30 pesawat MiG-15.

. yang telah mampu terbang dengan kecepatan mencapai Mach 2. kedahsyatan pesawat-pesawat MiG-21 dan MiG-17 di Perang Vietnam sampai mendorong Amerika mendirikan United States Navy Strike Fighter Tactics Instructor. 10 pesawat supersonic MiG-19. 49 pesawat tempur high-subsonic MiG-17. pesawat MiG-21 Fishbed adalah salahsatu pesawat supersonic tercanggih di dunia. pusat latihan pilot-pilot terbaik yang dikenal dengan nama TOP GUN. Sebagai catatan. 4.3. Pesawat ini bahkan lebih hebat dari pesawat tercanggih Amerika saat itu. Sementara Belanda masih mengandalkan pesawat-pesawat peninggalan Perang Dunia II seperti P-51 Mustang. pesawat supersonic F-104 Starfighter dan F-5 Tiger.

yang daya ledaknya bisa dengan mudah menenggelamkan kapal-kapal tempur Barat. berbagai pesawat pengangkut termasuk pesawat pengangkut berat Antonov An12B. Indonesia juga memiliki 12 kapal selam kelas Whiskey. Pangkalannya terletak di Lapangan Udara Iswahyudi. sehingga Amerika di . Pembom ini juga dilengkapi berbagai peralatan elektronik canggih dan rudal khusus anti kapal perang AS1 Kennel. Total. Bahkan China dan Australia pun belum memiliki pesawat pembom strategis seperti ini. 41 helikopter MI-4. Indonesia mempunyai 104 unit kapal tempur. Ini semua membuat Indonesia menjadi salasahtu kekuatan militer laut dan udara terkuat di dunia. Rusia. puluhan kapal tempur kelas Corvette. Begitu hebat efeknya. Ini membuat Indonesia menjadi salahsatu dari hanya 4 bangsa di dunia yang mempunyai pembom strategis. Belum lagi ribuan senapan serbu terbaik saat itu dan masih menjadi legendaris sampai saat ini. AK-47. dan Inggris.Indonesia juga memiliki armada 26 pembom jarak jauh strategis Tu-16 Tupolev (Badger A dan B). Surabaya. yaitu Amerika. 9 helikopter terbesar di dunia MI-6.

dari Belanda ke Indonesia adalah sesuatu yang bisa diterima. Untuk melaksanakan Pembentukan MPRS sebagaimana diperintahkan oleh Dekrit Presiden 5 Juli 1959. tugas. yakni terbentuknya KNIP sebagai embrio MPR. yakni KNIP diserahi kekuasaan legislatif dan ikut menetapkan Garis-garis Besar Haluan Negara. Pada masa berlakunya Konstitusi Republik Indonesia Serikat (1949-1950) dan Undang-Undang Dasar Sementara (1950-1959). Masa Orde Lama (1945-1965) Pada awal masa Orde Lama. Berlakunya kembali UUD 1945 dan tidak berlakunya lagi UUD Sementara 1950. Jumlah Anggota MPR ditetapkan oleh Presiden. tetapi anjuran ini pun tidak mencapai kesepakatan di antara anggota Konstituante. Hal ini telah diantispasi oleh para pendiri bangsa dengan Pasal IV Aturan Peralihan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 (pra Amandemen) menyebutkan. Sebelum Majelis Permusyawaratan Rakyat. Yang dimaksud dengan daerah dan golongan-golongan ialah Daerah Swatantra Tingkat I dan Golongan Karya. Sejak diterbitkannya Maklumat Wakil Presiden Nomor X. Dengan demikian. Pada tanggal 15 Desember 1955 diselenggarakan pemilihan umum untuk memilih anggota Konstituante yang diserahi tugas membuat Undang-Undang Dasar. pada tanggal 22 April 1959 Pemerintah menganjurkan untuk kembali ke UUD 1945. Presiden mengeluarkan Penetapan Presiden Nomor 2 Tahun 1959 yang mengatur Pembentukan MPRS sebagai berikut : • • • MPRS terdiri atas Anggota DPR Gotong Royong ditambah dengan utusanutusan dari daerah-daerah dan golongan-golongan.bawah pimpinan John F. . Di tengah perdebatan yang tak berujung pangkal. Dalam suasana yang tidak menguntungkan itu. pada awal berlakunya UndangUndang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 (pra Amandemen) dimulailah lembaran pertama sejarah MPR. lembaga MPR tidak dikenal dalam konfigurasi ketatanegaraan Republik Indonesia. Dewan Perwakilan Rakyat dan Dewan Pertimbangan Agung dibentuk menurut Undang-Undang Dasar ini. MPR belum dapat dibentuk secara utuh karena gentingnya situasi saat itu. terjadi perubahan-perubahan yang mendasar atas kedudukan. Konstituante yang semula diharapkan dapat menetapkan Undang-Undang Dasar ternyata menemui jalan buntu. segala kekuasaannya dijalankan oleh Presiden dengan bantuan sebuah Komite Nasional. dan menyatakan dalam forum PBB bahwa peralihan kekuasaan di Papua. dan wewenang KNIP. Presiden Soekarno mengeluarkan Dekrit Presiden yang berisikan : • • • Pembubaran Konstituante. Pembentukan Majelis Permusyawaratan Rakyat Sementara (MPRS) dan Dewan Pertimbangan Agung Sementara (DPAS). Kennedy memaksa Belanda untuk segera keluar dari Papua. Sejak saat itu mulailah lembaran baru dalam sejarah ketatanegaraan Indonesia. Namun. tanggal 5 Juli 1959.

dan Pancasila”. dan 118 Utusan Daerah. politis/ideologis membahayakan keselamatan bangsa. • Jumlah anggota MPRS pada waktu dibentuk berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 199 Tahun 1960 berjumlah 616 orang yang terdiri dari 257 Anggota DPR-GR. dan ditegaskan dalam Undang-undang Nomor 4 Tahun 1966 bahwa sebelum terbentuknya Majelis Permusyawaratan Rakyat yang dipilih oleh rakyat. MPRS yang pembentukannya didasarkan pada Dekrit Presiden 5 Juli 1959 dan selanjutnya diatur dengan Penetapan Presiden Nomor 2 Tahun 1959. Pada tanggal 30 September 1965 terjadi peristiwa pemberontakan G-30-S/PKI. Sebagai akibat logis dari peristiwa pengkhianatan G-30-S/PKI.• Anggota tambahan MPRS diangkat oleh Presiden dan mengangkat sumpah menurut agamanya di hadapan Presiden atau Ketua MPRS yang dikuasakan oleh Presiden. serta memerintahkan Badan Kehakiman yang berwenang untuk mengadakan pengamatan. Pimpinan MPRS berkesimpulan bahwa Presiden Soekarno telah alpa dalam memenuhi kewajiban Konstitusional. pemeriksaan. mutlak diperlukan adanya koreksi total atas seluruh kebijaksanaan yang telah diambil sebelumnya dalam kehidupan kenegaraan. ) PEMERINTAHAN ORDE LAMA Jumat. komponen-komponen pokok yang ada di dalam pembangunan politik adalah bahwa pemerintah kita harus selalu mampu menanggapi setiap . Untuk memenuhi kebutuhan tersebut maka diadakan langkah pemurnian keanggotaan MPRS dari unsur PKI. dan penuntutan secara hukum. tetapi ternyata tidak juga memenuhi harapan rakyat. Walaupun kemudian Presiden Soekarno memenuhi permintaan MPRS dalam suratnya tertangal 10 januari 1967 yang diberi nama “Pelengkap Nawaksara”. Posted by rio_ronaldo at 13:02 Secara konseptual. setelah terjadi pemberontakan G-30-S/PKI. Dalam kaitan itu. Penetapan Presiden tersebut dipandang tidak memadai lagi. Rakyat yang merasa telah dikhianati oleh peristiwa pemberontakan G-30-S/PKI mengharapkan kejelasan pertangungjawaban Presiden Soekarno mengenai pemberontakan G-30-S/PKI berikut epilognya serta kemunduran ekonomi dan akhlak. negara. 241 Utusan Golongan Karya. Sementara itu DPR-GR dalam Resolusi dan Memorandumnya tertanggal 9 Februari 1967 dalam menilai “Nawaksara” beserta pelengkapnya berpendapat bahwa “Kepemimpinan Presiden Soekarno secara konstitusional. Setalah membahas surat Presiden tersebut. MPRS mengadakan Sidang Istimewa untuk memberhentikan Presiden Soekarno dari jabatan Presiden/Mandataris MPRS dan memilih/mengangkat Letnan Jenderal Soeharto sebagai Pejabat Presiden/Mandataris sesuai Pasal 3 Ketetapan MPRS Nomor IX/MPRS/1966. Ketidakpuasan MPRS diwujudkan dalam Keputusan MPRS Nomor 5 Tahun 1966 yang meminta Presiden Soekarno melengkapi pidato pertanggungjawabannya. 11 Desember 2009 . MPRS mempunyai seorang Ketua dan beberapa Wakil Ketua yang diangkat oleh Presiden. Tetapi. pidato pertanggungjawaban Presiden Soerkarno yang diberi judul ”Nawaksara” ternyata tidak memuaskan MPRS sebagai pemberi mandat. maka MPRS menjalankan tugas dan wewenangnya sesuai dengan UUD 1945 sampai MPR hasil Pemilihan Umum terbentuk.

periode Orde Lama dan periode Orde Baru. dimana periode ini berlangsung dari 17 Agustus 1950 sampai 5 Juli 1959. Tapi BK tak berkutik karena menjadi tahanan rumah (oleh pemerintahan militer Orde Baru) di Wisma Yaso (sekarang jadi Museum TNI Satria Mandala Jl. fungsi dan struktur politik yang tradisional berlandaskan ideoligi sosialisme komunisme. Indonesia menggunakan sistem pemerintahan parlementer. Di saat menggunakan sistem ekonomi liberal. Secara umum proses perjalanan bangsa dapat dibagi dalam dua bagian yaitu.1959 ialah era dimana presiden Soekarno memerintah menggunakan konstitusi Undang-Undang Dasar Sementara Republik Indonesia 1950. Sejak proklamasi kemerdekaan 17 Agustus 1945 bangsa Indonesia masuk dalam suatu babak kehidupan baru sebagai bangsa yang merdeka dan berdaulat penuh. legitimasi kekuasaan. Orde Lama adalah istilah yang diciptakan oleh Orde Baru. berbangsa dan bernegara dan melalui berbagai hambatan dan ancaman yang membahayakan perjuangan bangsa Indonesia dalam mempertahankan serta mengisi kemerdekaan. Setiap kali kita berhasil mengatasi suatu permasalahan tersebut maka berarti kita “maju” di dalam melakukan pembangunan politik di dalam mengembangkan sistem demokrasi. tetapi justru secara mencolok dapat dikatakan oleh sentralisasi kekuasaan pada satu tangan. Namun saat ini kita akan sedikit mengulas masa pemerintahan pada orde lama. paham. Bung Karno sangat keberatan masa kepemimpinannya dinamai Orde Lama. Orde Lama berlangsung dari tahun 1945 hingga 1968. Wujud berbagai hambatan adalah disintegrasi dan instabilisasi nasional sejak periode Orde Lama yang berpuncak pada pemberontakan PKI 30 September 1945 sampai lahirlah Supersemar sebagai titik balik lahirnya tonggak pemerintahan era Orde Lama yang merupakan koreksi total terhadap budaya dan sistem politik Orde Lama dimana masih terlihat kentalnya mekanisme. tidak dalam pengertian hingar bingarnya demokrasi. pada saat itu terjadi demo besar-besaran . sebab suprastruktur dan infrastruktur politik yang ada memang efektif dan berfungsi secara optimal. yang kesemuanya didukung oleh warganegara yang dinamis dan berada dalam naungan persamaan hukum dan perundang-undangan. Indonesia menggunakan bergantian sistem ekonomi liberal dan sistem ekonomi komando. Pencapaian hal-hal tersebut biasanya selalu akan menimbulkan permasalahan yang menyangkut identitas (jati diri) bangsa. partisipasi anggota masyarakat. Sejak awal Indonesia berdiri. Gatot Subroto Jakarta). Sebelum Republik Indonesia Serikat dinyatakan bubar. ideologi dan doktrin dalam kehidupan bermasyarakat. serta menyangkut pemerataan hasilhasil pembangunan melalui sistem yang efektif yang menjangkau keseluruh lapisan masyarakat. Presiden Soekarno di gulingkan saat Indonesia menggunakan sistem ekonomi komando.perubahan yang ada dalam masyarakat. Era 1950 . kehidupan politik dan hukum diwarnai begitu rupa. meskipun sebenarnya konstitusi telah memberi peluang yang cukup besar kepada hukum. Dalam jangka waktu tersebut. Dalam perjalanan sejarahnya bangsa Indonesia mengalami berbagai perubahan asas. BK lebih suka dengan nama Orde Revolusi.

masa sesudah ini lazim disebut masa Demokrasi Terpimpin. Soekarno juga membubarkan Konstituante yang ditugasi untuk menyusun Undang-Undang Dasar yang baru. • • • • • • • 1950-1951 1951-1952 1952-1953 1953-1955 1955-1956 1956-1957 1957-1959 Kabinet Kabinet Kabinet Kabinet Kabinet Kabinet Kabinet Natsir Sukiman-Suwirjo Wilopo Ali Sastroamidjojo I Burhanuddin Harahap Ali Sastroamidjojo II Djuanda Dekrit Presiden 5 Juli 1959 Dekrit Presiden 5 Juli 1959 ialah dekrit yang mengakhiri masa parlementer dan digunakan kembalinya UUD 1945. yang seluruh keputusan serta pemikiran berpusat pada pemimpinnya saja. Maka melalui perjanjian antara tiga negara bagian. Pada bulan 5 Juli 1959 parlemen dibubarkan dan Presiden Sukarno menetapkan konstitusi di bawah dekrit presiden. Isinya ialah: 1. Negara Indonesia diperintah dengan menggunakan Undang-Undang Dasar Sementara Republik Indonesia 1950 yang menganut sistem kabinet parlementer. Maka Presiden Soekarno menyampaikan konsepsi tentang Demokrasi Terpimpin pada DPR hasil pemilu yang berisi ide untuk kembali pada UUD 1945. Soekarno mengeluarkan Dekrit 5 Juli 1959. . Konstituante Konstituante diserahi tugas membuat undang-undang dasar yang baru sesuai amanat UUDS 1950. Soekarno memperkuat tangan Angkatan Bersenjata dengan mengangkat para jendral militer ke posisi-posisi yang penting. Kembali berlakunya UUD 1945 dan tidak berlakunya lagi UUDS 1950 2. Akhirnya. Tercatat ada 7 kabinet pada masa ini. Negara Indonesia Timur. dan Negara Sumatera Timur dihasilkan perjanjian pembentukan Negara Kesatuan pada tanggal 17 Agustus 1950. yang membubarkan Konstituante.Kabinet Pada masa ini terjadi banyak pergantian kabinet diakibatkan situasi politik yang tidak stabil. Pembentukan MPRS dan DPAS Demokrasi terpimpin adalah sebuah demokrasi yang sempat ada di Indonesia.menuntut pembuatan suatu Negara Kesatuan. Pergantian Kabinet . dan sebaliknya menyatakan diberlakukannya kembali Undang-Undang Dasar 1945. Negara Republik Indonesia. Namun sampai tahun 1959 badan ini belum juga bisa membuat konstitusi baru. Pembubaran Konstituante 3. dengan semboyan "Kembali ke UUD' 45". Sejak 17 Agustus 1950.

berbangsa dan bernegara yang berkembang pada waktu itu bukan masalah -masalah yang bersifat ideologis politik yang penuh dengan norma-norma ideal yang benar. Menurut laporan di "Suara Pemuda Indonesia": Sebelum akhir tahun 1960. Gerakan separatis pada tahun 1957. Sistem “Trial and Error” telah membuahkan sistem multi ideologi dan multi partai politik yang pada akhirnya melahirkan multi mayoritas. walaupun secara normatif ideal kurang atau tidak benar. Sistem ini yang mengungkapkan struktur. agama (Islam) dan komunisme yang dinamakan NASAKOM. Kenyataan ini berlangsung selama 10 tahun dan terpaksa harus kita bayar tingggi berupa: 1. sehingga terjadi kemacetan total di bidang Dewan Konstituante pada tahun 1959. PKI menyambut "Demokrasi Terpimpin" Sukarno dengan hangat dan anggapan bahwa PKI mempunyai mandat untuk persekutuan Konsepsi yaitu antara nasionalisme. maupun suatu kediktatoran terselubung (verkapte diktatuur) dengan menggunakan nama demokrasi yang dikualifikasi (gekwalificeerde democratie). Masyumi dan PKI yang secara perlahan terjadi pergeseran politik ke sistem catur mayoritas. Konflik ideologi yang tajam yaitu antara Pancasila dan ideologi Islam. seperti yang dilakukan melalui dekrit.Tindakan Soekarno mengeluarkan Dekrit pada tanggal 5 Juli 1959 dipersoalkan keabsahannya dari sudut yuridis konstitusional. Oleh karena konflik antara Pancasila dengan theokratis Islam fundamentalis itu telah mengancam kelangsungan hidup Negara Pancasila 17 Agustus 1945. Amerika Serikat memberikan 64 juta dollar dalam bentuk bantuan militer untuk jendral-jendral militer Indonesia. Di antara tahun 1956 dan 1959. Yang Pro memandang dari kacamata politik. Berbagai “Experiment” tersebut ternyata menimbulkan keadaan “excessive” (berlebihan) baik dalam bentuk “Ultra Demokrasi” (berdemokrasi secara berlebihan) seperti yang dialami antara tahun 1950-1959. lebih dari 200 perwira tingkatan tinggi telah dilatih di AS. fungsi dan mekanisme. Bahkan kemudian muncul penamaan sebagai suatu bentuk kualifikasi seperti “Demokrasi Terpimpin” dan “Demokrasi Pancasila”. sebab menurut UUDS 1950 Presiden tidak berwenang “memberlakukan” atau “tidak memberlakukan” sebuah UUD. tetapi masalah-masalah praktis politik yang mengandung realitasrealitas objektif serta mengandung pula kemungkinan-kemungkinan untuk dipecahkan secara baik. Tiap tahun AS melatih perwira-perwira militer sayap kanan. maka terjadilah Dekrit Presiden pada tanggal 5 Juli 1959 dengan tujuan kembali ke UUD 1945 yang kemudian menjadi dialog Nasional yang seru antara yang Pro dan yang Kontra. yang dilaksanakan ini berdasarkan pada sistem “Trial and Error” yang perwujudannya senantiasa dipengaruhi bahkan diwarnai oleh berbagai paham politik yang ada serta disesuaikan dengan situasi dan kondisi yang cepat berkembang. keadaan ini terus berlangsung hingga pecahnya pemberontakan DI/TII yang berhaluan theokratisme Islam fundamental (1952-1962) dan kemudian Pemilu 1955 melahirkan empat partai besar yaitu PNI. dan ratusan perwira angkatan rendah . Maka menimbulkan problem dalam kehidupan bermasyarakat. NU. 2. Antara tahun 1959 dan tahun 1965. Amerika Serikat telah melengkapi 43 batalyon angkatan bersenjata. sedangkan yang Kontra dari kacamata Yuridis Konstitusional.

Presiden Indonesia Soekarno mengumumkan pelaksanaan Trikora di Alun-alun Utara Yogyakarta. Sebagai kelanjutan. dan menyelenggarakan operasi militer untuk menggabungkan Papua bagian barat dengan Indonesia. mempersiapkan. Pemerintah Belanda kemudian memulai persiapan untuk menjadikan Papua negara merdeka selambat-lambatnya pada tahun 1970-an. Mayor Jenderal Soeharto diangkat sebagai panglima. Tugas komando ini adalah merencanakan. Namun demikian. yaitu kolaborasi antara kepemimpinan PKI dan kaum borjuis nasional dalam menekan pergerakan-pergerakan independen kaum buruh dan petani. Belanda mengundang Indonesia ke Mahkamah Internasional untuk menyelesaikan masalah ini. gagal memecahkan masalah-masalah politis dan ekonomi yang mendesak. Latar belakang operasi trikora Ketika Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya pada 17 Agustus 1945. . dengan gubernur pertamanya. Namun pemerintah Indonesia menentang hal ini dan Papua menjadi daerah yang diperebutkan antara Indonesia dan Belanda.terlatih setiap tahun. cadangan devisa menurun. inflasi terus menaik dan korupsi birokrat dan militer menjadi wabah. Pada tanggal 19 Desember 1961. Belanda mempercepat program pendidikan di Papua bagian barat untuk persiapan kemerdekaan. Zainal Abidin Syah yang dilantik pada tanggal 23 September 1956. Pada bulan Desember 1950. bukan untuk mendukung Sukarno dan bahwa AS telah melatih sejumlah besar perwira-perwira angkatan bersenjata dan orang sipil yang mau membentuk kesatuan militer untuk membuat Indonesia sebuah "negara bebas". namun Indonesia menolak. Soekarno juga membentuk Komando Mandala. pada 17 Agustus 1956 Indonesia membentuk Provinsi Irian Barat dengan ibukota di Soasiu yang berada di Pulau Tidore. Indonesia mengklaim seluruh wilayah Hindia Belanda. Setelah Indonesia beberapa kali menyerang Papua bagian barat. Hasilnya antara lain adalah sebuah akademi angkatan laut yang berdiri pada 1956 dan tentara Papua pada 1957. adalah konflik dua tahun yang dilancarkan Indonesia untuk menggabungkan wilayah Papua bagian barat. termasuk wilayah barat Pulau Papua. Dalam Konferensi Meja Bundar tahun 1949. Belanda dan Indonesia tidak berhasil mencapai keputusan mengenai Papua bagian barat. Pendapatan ekspor menurun. namun setuju bahwa hal ini akan dibicarakan kembali dalam jangka waktu satu tahun. pihak Belanda menganggap wilayah itu masih menjadi salah satu provinsi Kerajaan Belanda. Karena Indonesia mengklaim Papua bagian barat sebagai daerahnya. Kepala Badan untuk Pembangunan Internasional di Amerika pernah sekali mengatakan bahwa bantuan AS. sama dengan daerah-daerah lainnya. Hal ini kemudian dibicarakan dalam beberapa pertemuan dan dalam berbagai forum internasional. Era "Demokrasi Terpimpin". tentu saja. PBB memutuskan bahwa Papua bagian barat memiliki hak merdeka sesuai dengan pasal 73e Piagam PBB. Operasi Trikora Operasi Trikora juga disebut Pembebasan Irian Barat.

Soekarno menanggapi pembentukan Dewan Papua ini dengan menyatakan Trikora di Yogyakarta. Pelantikan ini dihadiri oleh wakil-wakil dari Australia. dan peraturan-peraturan ini mulai berlaku pada tanggal 1 Desember 1961. Bersiaplah untuk mobilisasi umum. namun tidak menyebut kandungan emas ataupun tembaga. mempertahankan kemerdekaan dan kesatuan tanah air bangsa. Belanda mengakui bendera dan lagu kebangsaan Papua pada tanggal 18 November 1961. polisi. yang isinya adalah: 1. 23 orang Papua. Hasilnya adalah 26 wakil. Freeport Sulphur menandatangani perjanjian dengan Perserikatan Perusahaan Borneo Timur untuk mendirikan tambang tembaga di Timika. Gagalkan pembentukan negara boneka Papua buatan kolonial Belanda. arsitek. dan nama Papua. Persiapan operasi trikora . Kibarkan Sang Saka Merah Putih di seluruh Irian Barat 3. dan pegawai meteorologi. teknisi telepon. Perancis.[6] Selain itu juga didakan berbagai pemilihan umum untuk memilih perwakilan rakyat Papua dalam pemerintahan. harian New York Times melaporkan penemuan emas oleh pemerintah Belanda di dekat laut Arafura. dan Selandia Baru. pegawai kehutanan. Britania Raya. Amerika Serikat diundang tapi menolak. lambang negara. dan mulai menjabat pada 5 April 1961. Belanda. bendera Papua. Dewan Papua bertemu pada tanggal 19 Oktober 1961 untuk memilih sebuah komisi nasional untuk kemerdekaan. Pada tahun 1960. 16 di antaranya dipilih. mulai dari tanggal 9 Januari 1961 di 15 distrik. Dewan Papua ini dilantik oleh gubernur Platteel pada tanggal 1 April 1961.Pada tanggal 6 Maret 1959. 2. teknisi listrik. pada tahun 1959 Papua memiliki perawat. dan 1 wanita. lagu kebangsaan ("Hai Tanahkoe Papua"). bendera Papua dikibarkan untuk pertama kali dan manifesto kemerdekaan diserahkan kepada gubernur Platteel. teknisi radio. Karena usaha pendidikan Belanda. Pada tanggal 31 Oktober 1961. Kemajuan ini dilaporkan kepada PBB dari tahun 1950 sampai 1961. dokter gigi. Pada 19 Desember 1961.

Amerika Serikat tidak mendukung penyerahan Papua bagian barat ke Indonesia karena Bureau of European Affairs di Washington. DC menganggap hal ini akan "menggantikan penjajahan oleh kulit putih dengan penjajahan oleh kulit coklat". Akhirnya. yaitu KRI Irian). 12 Kapal selam kelas Whiskey. Robert Komer dan McGeorge Bundy mulai mempersiapkan rencana agar PBB memberi kesan bahwa penyerahan kepada Indonesia terjadi secara legal. Jendral A. Dari jenis pesawat pengebom. dan 12 pesawat TU-16 versi maritim yang dilengkapi dengan persenjataan peluru kendali anti kapal (rudal) air to surface jenis AS-1 Kennel.20 pesawat pemburu supersonik MiG-21. presiden John F. Diplomasi . Walaupun ragu. H. TNI mengklaim bahwa Indonesia memiliki angkatan udara terkuat di belahan bumi selatan. Nasution pergi ke Moskwa.Indonesia mulai mencari bantuan senjata dari luar negeri menjelang terjadinya konflik antara Indonesia dan Belanda. 6 pesawat angkut berat jenis Antonov An-12B buatan Uni Soviet dan 10 pesawat angkut berat jenis C-130 Hercules buatan Amerika Serikat. pada bulan Desember 1960. 9 Helikopter MI-6 (angkutan berat). namun gagal. Indonesia mencoba meminta bantuan dari Amerika Serikat. Uni Soviet. antara lain 41 Helikopter MI4 (angkutan ringan). 49 pesawat buru sergap MiG-17. terdapat sejumlah 22 pesawat pembom ringan Ilyushin Il-28. Tapi pada bulan April 1961.5 miliar dollar Amerika dengan persyaratan pembayaran jangka panjang. 10 pesawat buru sergap MiG-19 . Indonesia membeli berbagai macam peralatan militer. Setelah pembelian ini. 14 pesawat pembom jarak jauh TU-16. dan akhirnya berhasil mengadakan perjanjian jual-beli senjata dengan pemerintah Uni Soviet senilai 2. puluhan korvet dan 1 buah Kapal penjelajah kelas Sverdlov (yang diberi nama sesuai dengan wilayah target operasi. 30 pesawat jet MiG-15. Sementara dari jenis pesawat angkut terdapat 26 pesawat angkut ringan jenis IL-14 dan AQvia-14. Kennedy akhirnya mendukung hal ini karena iklim Perang Dingin saat itu dan kekhawatiran bahwa Indonesia akan meminta pertolongan pihak komunis Soviet bila tidak mendapat dukungan AS.

presiden Soekarno mengeluarkan UU nomor 86 tahun 1958 yang memerintahkan dinasionalisasikannya semua perusahaan Belanda di Indonesia. untuk mengajukan usul tentang penyelesaian masalah status Papua bagian barat. diplomat dari Amerika Serikat. Melarang pemutaran film-film berbahasa Belanda Konflik bersenjata Soekarno membentuk Komando Mandala. Jerman. Perusahaan-perusahaan yang dinasionalisasi seperti: 1. Sekjen PBB U Thant meminta Ellsworth Bunker. Memindahkan pasar pelelangan tembakau Indonesia ke Bremen (Jerman Barat) 2. 4. Pakistan. Thailand. 2. mempersiapkan. Melarang KLM (maskapai penerbangan Belanda) melintas di wilayah Indonesia 4. Britania Raya. 5. Belanda mengirimkan kapal induk Hr. Karel Doorman ke Papua bagian barat. Angkatan Laut Belanda (Koninklijke Marine) . Australia. Aksi mogok buruh perusahaan Belanda di Indonesia 3. dan Perancis agar mereka tidak memberi dukungan kepada Belanda jika pecah perang antara Indonesia dan Belanda. Selandia Baru. dengan Mayjen Soeharto sebagai Panglima Komando. Perusahaan Perkebunan Netherlansche Handels Mattscapij Perusahaan Listrik Perusahaan Perminyakan Rumah Sakit (CBZ) manjadi RSCM Dan kebijakan-kebijakan lain seperti: 1. 3. Dalam Sidang Umum PBB tahun 1961. Bunker mengusulkan agar Belanda menyerahkan Papua bagian barat kepada Indonesia melalui PBB dalam jangka waktu dua tahun. dan menyelenggarakan operasi militer untuk menggabungkan Papua bagian barat dengan Indonesia. Ms. Tugas komando Mandala adalah untuk merencanakan. Ekonomi Pada tanggal 27 Desember 1958.Indonesia mendekati negara-negara seperti India.

Pertempuran laut Aru Pertempuran Laut Aru pecah pada tanggal 15 Januari 1962. ketika 3 kapal milik . bahkan semua kekuatan udara masih tetap di Pulau Jawa. Namun. Beberapa RTP Brimob ini digelar di kepulauan Ambon sebagai persiapan menyerbu ke Papua bagian barat. sehingga hanya ada beberapa petinggi di markas besar TNI AU yang mengetahui tentang misi ini. Satu tim Menpor kemudian berhasil menyusup ke Papua bagian barat melalui laut dengan mendarat di Fakfak. Pesawat Hercules kembali ke pangkalan. Walaupun begitu. TNI Angkatan Darat lebih dulu melakukan penyusupan sukarelawan. Misi itu sangat rahasia. dan Teminabuan. dengan meminta bantuan TNI Angkatan Laut untuk mengangkut pasukannya menuju pantai Papua bagian barat. Hampir semua kekuatan yang dilibatkan dalam Operasi Trikora sama sekali belum siap. Tim Menpor ini terus masuk jauh ke pedalaman Papua bagian barat melakukan sabotase dan penghancuran objek-objek vital milik Belanda.menjadi tulang punggung pertahanan di perairan Papua bagian barat. Operasi-operasi Indonesia Sebuah operasi rahasia dijalankan untuk menyusupkan sukarelawan ke Papua bagian barat. di mana kekuatan militer Belanda terus bertambah dengan kesatuan dari Koninklijke Landmacht (Angkatan Darat Belanda) dan Marine Luchtvaartdienst. pada tanggal 18 Januari 1962. hal lainnya tidak menjadi tanggung jawab TNI AU. pasukan berhasil didaratkan di Letfuan. dan juga meminta bantuan TNI Angkatan Udara untuk mengirim 2 pesawat Hercules untuk mengangkut pasukan menuju target yang ditentukan oleh TNI AL. Fakfak. TNI AU hanya bertugas untuk mengangkut pasukan dengan pesawat Hercules. Walaupun misi ini sebenarnya tidaklah rumit. unsur-unsur pertahanan Papua Barat terdiri dari: • Koninklijke Marine (Angkatan Laut Kerajaan Belanda) • Korps Mariniers • Marine Luchtvaartdienst Keadaan ini berubah sejak tahun 1958. sebuah operasi menjadi gagal. namun misi itu dilaksanakan sendiri-sendiri dalam misi tertentu dan bukan dalam operasi bangunan. Pada tanggal 12 Januari 1962. Sementara itu Resimen Pelopor (unit parakomando Brimob) yang dipimpin Inspektur Tingkat I Anton Soedjarwo disiagakan di Pulau Gorom. Selain itu. dan sampai tahun 1950. batalyon infantri 6 Angkatan Darat merupakan bagian dari Resimen Infantri Oranje Gelderland yang terdiri dari 3 Batalyon yang ditempatkan di Sorong. Kaimana. pimpinan angkatan lain melapor ke Soekarno bahwa karena tidak ada perlindungan dari TNI AU. Kepolisian Republik Indonesia juga menyiapkan pasukan Brigade Mobil yang tersusun dalam beberapa resimen tim pertempuran (RTP). Walaupun Trikora telah dikeluarkan. Merauke.

Ambon. sehingga kapal itu langsung menembaki KRI Macan Tutul. Keempat mesin Allison T56A-15 C-130B Hercules terbang menanjak untuk mencapai ketinggian yang tidak dapat dicapai oleh pesawat Neptune milik Belanda. Mereka diterjunkan di daerah pedalaman Papua bagian barat. 3 KRI melanjutkan laju mereka. Menjelang pukul 21. Penerjunan tersebut menggunakan pesawat angkut Indonesia. namun kendali KRI Macan Tutul macet.000 prajurit disiapkan dalam operasi tersebut. operasi ini hanya mengandalkan faktor pendadakan. Abidin terbang menuju daerah Teminabuan. Penerjunan itu pada awalnya dilaksanakan dengan menggunakan pesawat angkut ringan C-47 Dakota yang kapasitas 18 penerjun. "Kobarkan semangat pertempuran". Kapal Belanda menembakan tembakan peringatan yang jatuh di dekat KRI Harimau. namun tidak mengenai sasaran. dimana berarti kapal itu sedang berhenti. Operasi penerjunan penerbang Indonesia Pasukan Indonesia dibawah pimpinan Mayjen Soeharto melakukan operasi infiltrasi udara dengan menerjunkan penerbang menembus radar Belanda. Pada tanggal 19 Mei 1962. sehingga operasi ini dilakukan pada malam hari. selain itu juga disampaikan sandi-sandi panggilan. Lebih dari 100 kapal perang dan 16. Komodor Yos Sudarso gugur pada pertempuran ini setelah menyerukan pesan terakhirnya yang terkenal.Z. namun karena keterbatasan kemampuannya. dengan menaiki pesawat Hercules menuju daerah sekitar Kota Teminabuan untuk melakukan penerjunan. Pada pukul 03. KRI Macan Tutul yang membawa Komodor Yos Sudarso. berpatroli pada posisi 04-49° LS dan 135-02° BT.30 WIT. Akhir dari konflik . dan Kapten Tondomulyo. sehingga kapal itu terus membelok ke kanan. Saat persiapan keberangkatan. sekitar 81 penerjun payung terbang dari Bandar Udara Pattimura. TNI Angkatan Laut kemudian mempersiapkan Operasi Jayawijaya yang merupakan operasi amfibi terbesar dalam sejarah operasi militer Indonesia. Tanda itu tidak bergerak. Yos Sudarso memerintahkan untuk mundur. dan KRI Harimau yang dinaiki Kolonel Sudomo. namun. Kapal Belanda mengira itu merupakan manuver berputar untuk menyerang.Indonesia yaitu KRI Macan Kumbang.00. Kolonel Sudomo memerintahkan untuk memberikan tembakan balasan. proses pendaratan 81 penerjun payung selesai dan pesawat Hercules segera meninggalkan daerah Teminabuan. Akhirnya. Dalam waktu tidak lebih dari 1 menit. dan lokasi titik kumpul. komandan pasukan menyampaikan bahwa mereka akan diterjunkan di sebuah perkebunan teh. terdapat 2 kapal di sebelah kanan dan sebelah kiri. lalu mengadakan pemeriksaan kelengkapan perlengkapan anggotanya sebelum masuk ke pesawat Hercules. Kolonel Mursyid melihat tanda di radar bahwa di depan lintasan 3 kapal itu. pesawat Hercules yang dikemudikan Mayor Udara T. Kolonel Mursyid. penerjunan itu dapat dicegat oleh pesawat pemburu Neptune Belanda. kode pengenal teman. tiba-tiba suara pesawat jenis Neptune yang sedang mendekat terdengar dan menghujani KRI itu dengan bom dan peluru yang tergantung pada parasut.

laki-laki dan perempuan. perundingan antara Indonesia dan Belanda dilaksanakan di Markas Besar PBB di New York.000 orang Papua telah tewas dalam kekerasan ini. atau -memisahkan diri dari Indonesia 4. • Bendera PBB akan dikibarkan selama masa peralihan. hak semua penduduk dewasa.W.Karena kekhawatiran bahwa pihak komunis akan mengambil keuntungan dalam konfik ini. tercapailah persetujuan New York pada tanggal 15 Agustus 1962. dengan bantuan PBB. dan Belanda diwakili oleh Jan Herman van Roijen dan C. musyawarah dengan perwakilan penduduk Papua bagian barat 2. dilaporkan bahwa pemerintah Indonesia melakukan berbagai tindakan pembunuhan. perumusan pertanyaan dalam penentuan pendapat mengenai kehendak penduduk Papua untuk : -tetap bergabung dengan Indonesia. untuk ikut serta dalam penentuan pendapat yang akan diadakan sesuai dengan standar internasional • Penentuan pendapat akan diadakan sebelum akhir tahun 1969. Pada tanggal 1 Mei 1963. yang didirikan oleh Sekretaris Jenderal PBB. Indonesia diwakili oleh Soebandrio. Untuk meredam gerakan ini. • Indonesia. penetapan tanggal penentuan pendapat 3. lebih dari 100. penyiksaan. UNTEA menyerahkan pemerintahan Papua bagian barat kepada Indonesia. • UNTEA akan membantu polisi Papua dalam menangani keamanan. Tentara Belanda dan Indonesia berada di bawah Sekjen PBB dalam masa peralihan. Pada perundingan itu. Pemerintah Indonesia membubarkan Dewan Papua dan melarang bendera Papua dan lagu kebangsaan Papua.[4] Amerika Serikat mendesak Belanda untuk berunding dengan Indonesia. dan melahirkan Organisasi Papua Merdeka atau OPM pada 1965. Keputusan ini ditentang oleh banyak pihak di Papua. Persetujuan New York Pada tanggal 15 Agustus 1962. Menurut Amnesty International. penahanan. Isi dari Persetujuan New York adalah: • Belanda akan menyerahkan pemerintahan Papua bagian barat kepada United Nations Temporary Executive Authority (UNTEA). akan memberikan kesempatan bagi penduduk Papua bagian barat untuk mengambil keputusan secara bebas melalui 1. UNTEA kemudian akan menyerahkan pemerintahan kepada Indonesia. dan pemboman udara. • Pengibaran bendera Indonesia dan Belanda akan diatur oleh perjanjian antara Sekretaris Jenderal PBB dan masing-masing pemerintah. Papua bagian barat dinyatakan sebagai "daerah karantina". Ibukota Hollandia dinamai Kota Baru dan pada 5 September 1963. Schurmann. Karena usaha ini. OPM sendiri juga memiliki tentara dan telah melakukan berbagai .A. Pemerintah Australia yang awalnya mendukung kemerdekaan Papua juga mengubah pendiriannya dan mendukung penggabungan dengan Indonesia atas desakan AS.

KONFRONTASI INDONESIA-MALAYSIA Konfrontasi Indonesia-Malaysia atau yang lebih dikenal sebagai Konfrontasi saja adalah sebuah perang mengenai masa depan pulau Kalimantan. E. Belanda berjanji menyerahkan Papua bagian barat kepada Indonesia dalam Konferensi Meja Bundar 3. Menurut anggota OPM Moses Werror. Pada tahun 1980-an. Setelah penggabungan Setelah Papua bagian barat digabungkan dengan Indonesia sebagai Irian Jaya. Indonesia memulai gerakan transmigrasi. antara Malaysia dan Indonesia pada tahun 1962-1966. penggabungan Papua bagian barat dengan Indonesia adalah kehendak rakyat Papua. Perang ini berawal dari keinginan Malaysia untuk menggabungkan Brunei. Keinginan itu ditentang oleh Presiden Soekarno yang . angkatan bersenjata Indonesia menangkap para pemimpin rakyat Papua dan mencoba membujuk mereka dengan cara sogokan dan ancaman untuk memilih penggabungan dengan Indonesia. yang tidak ingin Indonesia bergabung dengan pihak komunis Uni Soviet. dan Papua bagian barat menjadi provinsi ke-26 Indonesia. presiden Abdurrahman Wahid memberi otonomi khusus kepada provinsi Papua untuk meredam usaha separatis. dengan nama Irian Jaya. diselenggarakan Penentuan Pendapat Rakyat (Pepera) yang diatur oleh Jenderal Sarwo Edhi Wibowo. Provinsi ini kemudian dibagi dua menjadi provinsi Papua dan Irian Jaya Barat (sekarang Papua Barat) melalui instruksi Presiden Megawati Soekarnoputri pada tahun 2001. Pada tahun 2000. Pepera ini disaksikan oleh dua utusan PBB. namun mereka meninggalkan Papua setelah 200 suara (dari 1054) untuk integrasi. di mana puluhan ribu orang dari pulau Jawa dan Sumatera dipindahkan ke provinsi Irian Jaya dalam jangka waktu 10 tahun. Penentang program ini mencurigai usaha Indonesia untuk mendominasi provinsi Irian Jaya dengan cara memasukkan pengaruh pemerintah pusat. Hal ini diajarkan di sekolah dan ditulis dalam buku teks sejarah nasional. Indonesia mengambil posisi sebagai berikut: 1. Sabah dan Sarawak dengan Persekutuan Tanah Melayu pada tahun 1961. Penentuan Pendapat Rakyat Pada tahun 1969. mendukung hasil ini. penggabungan Papua bagian barat dengan Indonesia adalah tindakan merebut kembali daerah Indonesia yang dikuasai Belanda 4. Hasil PEPERA adalah Papua bergabung dengan Indonesia.tindakan kekerasan. Papua bagian barat telah menjadi daerah Republik Indonesia sejak 17 Agustus 1945 namun masih dipegang oleh Belanda 2. namun keputusan ini dicurigai oleh Organisasi Papua Merdeka dan berbagai pengamat independen lainnya. Walaupun demikian. Amerika Serikat. beberapa minggu sebelum Pepera.

Filipina dan Indonesia resminya setuju untuk menerima pembentukan Malaysia apabila mayoritas di daerah yang ribut memilihnya dalam sebuah referendum yang diorganisasi oleh PBB. ” Soekarno yang murka karena hal itu mengutuk tindakan Tunku yang menginjakinjak lambang negara Indonesia dan ingin melakukan balas dendam dengan melancarkan gerakan yang terkenal dengan nama Ganyang Malaysia. kemudian dinamakan Sabah. Di utara adalah Kerajaan Brunei dan dua koloni Inggris. Di Brunei. Filipina juga membuat klaim atas Sabah. dan pada 17 April 1963. Inggris mencoba menggabungkan koloninya di Kalimantan dengan Semenanjung Malaya untuk membentuk Malaysia. sebuah provinsi di Indonesia. sebelum hasil dari pemilihan dilaporkan. Kalimantan. pemimpin pemberontakan ditangkap dan pemberontakan berakhir. Sarawak dan Britania Borneo Utara.menganggap Malaysia sebagai "boneka" Britania. Latar belakang konfrontasi Indonesia-Malaysia Pada 1961. Komando Timur Jauh Inggris (British Far Eastern Command) mengklaim bahwa seluruh pusat pemberontakan utama telah diatasi. Presiden Soekarno berpendapat bahwa Malaysia hanya sebuah boneka Inggris. tanpa tempat untuk turut campur orang luar. pada 16 September. merobek-robek foto Soekarno. Tetapi. terletak di selatan Kalimantan. Pada 12 April. Sultan lolos dan meminta pertolongan Inggris. ladang minyak dan sandera orang Eropa. Rencana ini ditentang oleh Pemerintahan Indonesia. Dia menerima pasukan Inggris dan Gurkha dari Singapura. tetapi pemimpin Indonesia melihat hal ini sebagai perjanjian yang dilanggar dan sebagai bukti imperialisme Inggris. Perang Pada 20 Januari 1963. dengan alasan daerah itu memiliki hubungan sejarah dengan Filipina melalui Kesultanan Sulu. ketika para demonstran menyerbu gedung KBRI. sukarelawan Indonesia (sepertinya pasukan militer tidak resmi) mulai memasuki . Menteri Luar Negeri Indonesia Soebandrio mengumumkan bahwa Indonesia mengambil sikap bermusuhan terhadap Malaysia. Tentara Nasional Kalimantan Utara (TNKU) memberontak pada 8 Desember 1962. Malaysia melihat pembentukan federasi ini sebagai masalah dalam negeri. membawa lambang negara Garuda Pancasila ke hadapan Tunku Abdul Rahman—Perdana Menteri Malaysia saat itu—dan memaksanya untuk menginjak Garuda. “ Sejak demonstrasi anti-Indonesia di Kuala Lumpur. Kalimantan dibagi menjadi empat administrasi. amarah Soekarno terhadap Malaysia pun meledak. Pada 16 Desember. dan konsolidasi Malaysia hanya akan menambah kontrol Inggris di kawasan ini. sehingga mengancam kemerdekaan Indonesia. Mereka mencoba menangkap Sultan Brunei. Sebagai bagian dari penarikannya dari koloninya di Asia Tenggara.

Beberapa ratus perusuh merebut kedutaan Singapura di Jakarta dan juga rumah diplomat Singapura. Singapura. Kolaga sendiri terdiri dari tiga Komando. Komando ketiga adalah Komando Armada Siaga yang terdiri dari unsur TNI-AL dan juga KKO. Sukarno mengumumkan bahwa dia akan meng-"ganyang Malaysia". Di Malaysia. pasukan dari Rejimen Askar Melayu DiRaja berhadapan dengan lima puluh gerilyawan Indonesia. Tanggal 3 Mei 1963 di sebuah rapat raksasa yang digelar di Jakarta. terutama pasukan khusus mereka yaitu Special Air Service(SAS). Pada 1964 pasukan Indonesia mulai menyerang wilayah di Semenanjung Malaya.Federasi Malaysia resmi dibentuk pada 16 September 1963. Sebagian besar pihak yang terlibat konflik senjata dengan Indonesia adalah Inggris dan Australia. Meskipun Filipina tidak turut serta dalam perang. dengan tanpa hasil. Presiden Sukarno mengumumkan perintah Dwi Komando Rakyat (Dwikora) yang isinya: • Pertinggi ketahanan revolusi Indonesia • Bantu perjuangan revolusioner rakyat Malaya. Tercatat sekitar 2000 pasukan khusus Indonesia (Kopassus) tewas dan 200 pasukan khusus Inggris/Australia (SAS) juga tewas setelah bertempur di belantara kalimantan . Dua hari kemudian para kerusuhan membakar kedutaan Britania di Jakarta. Pada 16 Agustus. termasuk tiga Batalyon Para dan satu batalyon KKO. AURI. Komando ini sasaran operasinya Semenanjung Malaya dan dipimpin oleh Brigjen Kemal Idris sebaga Pangkopur-I. Tentera Laut DiRaja Malaysia mengerahkan pasukannya untuk mempertahankan Malaysia. Di bulan Mei dibentuk Komando Siaga yang bertugas untuk mengkoordinir kegiatan perang terhadap Malaysia (Operasi Dwikora). Kalimantan Barat dan terdiri dari 13 Batalyon yang berasal dari unsur KKO. dan RPKAD. terjadi peperangan perbatasan. Misi utama mereka adalah untuk mencegah masuknya pasukan Indonesia ke Malaysia. Sarawak dan Sabah. Ketegangan berkembang di kedua belah pihak Selat Malaka. Komando ini dipimpin Brigjen Soepardjo sebagai PangkopurII. mereka memutuskan hubungan diplomatik dengan Malaysia. Di sepanjang perbatasan di Kalimantan. pasukan Indonesia dan pasukan tak resminya mencoba menduduki Sarawak dan Sabah. Kolaga dipimpin oleh Laksdya Udara Omar Dani sebagai Pangkolaga. Aktivitas Angkatan Bersenjata Indonesia di perbatasan juga meningkat. untuk menghancurkan Malaysia Pada 27 Juli. Di bulan Agustus. Brunei menolak bergabung dan Singapura keluar di kemudian hari.Sarawak dan Sabah untuk menyebar propaganda dan melaksanakan penyerangan dan sabotase. Tentera Malaysia hanya sedikit saja yang diturunkan dan harus bergantung pada pos perbatasan dan pengawasan unit komando. Komando ini dilengkapi dengan Brigade Pendarat dan beroperasi di perbatasan Riau dan Kalimantan Timur. Komando ini kemudian berubah menjadi Komando Mandala Siaga (Kolaga). yaitu Komando Tempur Satu (Kopurtu) berkedudukan di Sumatera yang terdiri dari 12 Batalyon TNI-AD. Komando Tempur Dua (Kopurda) berkedudukan di Bengkayang. enam belas agen bersenjata Indonesia ditangkap di Johor. agen Indonesia ditangkap dan massa menyerang kedutaan Indonesia di Kuala Lumpur.

Eropa dan Amerika Selatan. Pada Januari 1965. Johor. Conefo) sebagai alternatif. Jendral Soeharto memegang kekuasaan di Indonesia setelah berlangsungnya G30S/PKI. Pada 28 Juni. Pesta olahraga ini diikuti oleh 2. Pasukan Indonesia mundur dan tidak penah menginjakkan kaki lagi di bumi Malaysia. Sebagai tandingan Olimpiade. Indonesia mulai menggunakan pasukan resminya. Pada pertengahan 1965. unit seperti Special Air Service. Tetapi. Sabah dan berhadapan dengan Resimen Askar Melayu Di Raja dan Kepolisian North Borneo Armed Constabulary. Australia mengakui penerobosan ini pada 1996. Serangan dan pengepungan terus dilakukan hingga 8 September namun gagal. Akhir konfrontasi Menjelang akhir 1965. pasukan Inggris dan Australia tidak dapat mengikuti penyerang melalui perbatasan Indonesia. 52 tentara mendarat di Pontian di perbatasan Johor-Malaka dan ditangkap oleh pasukan Resimen Askar Melayu DiRaja dan Selandia Baru dan bakinya ditangkap oleh Pasukan Gerak Umum Kepolisian Kerajaan Malaysia di Batu 20. Afrika. Johor. Pada 29 Oktober. serta diliput sekitar 500 wartawan asing. Ada sekitar empat belas ribu pasukan Inggris dan Persemakmuran di Australia pada saat itu. mereka menyeberangi perbatasan masuk ke timur Pulau Sebatik dekat Tawau. Pada 2 September 1964 pasukan terjun payung didaratkan di Labis. Kekerasan berakhir bulan Juni.250 atlet dari 48 negara di Asia. Pada 28 Mei 1966 di sebuah konferensi di Bangkok. keinginan Indonesia untuk meneruskan perang dengan Malaysia menjadi berkurang dan peperangan pun mereda. masuk secara rahasia (lihat Operasi Claret). baik Inggris maupun Australia. Akibat dari itu . Oleh karena konflik domestik ini. Australia setuju untuk mengirimkan pasukan ke Kalimantan setelah menerima banyak permintaan dari Malaysia. Pada 17 Agustus pasukan terjun payung mendarat di pantai barat daya Johor dan mencoba membentuk pasukan gerilya. Peristiwa ini dikenal dengan "Pengepungan 68 Hari" oleh warga Malaysia. Pasukan Australia menurunkan 3 Resimen Kerajaan Australia dan Resimen Australian Special Air Service. militer Indonesia yang berkekuatan kurang lebih 5000 orang melabrak pangkalan Angkatan Laut Malaysia di Sampurna. Jakarta pada 10-22 November 1963. Soekarno bahkan menyelenggarakan GANEFO (Games of the New Emerging Forces) yang diselenggarakan di Senayan. Muar.(Majalah Angkasa Edisi 2006). Ketika PBB menerima Malaysia sebagai anggota tidak tetap. dan perjanjian perdamaian ditandatangani pada 11 Agustus dan diresmikan dua hari kemudian. Secara resmi. Kerajaan Malaysia dan pemerintah Indonesia mengumumkan penyelesaian konflik. Pada 1 Juli 1965. Sukarno menarik Indonesia dari PBB pada tanggal 20 Januari 1965 dan mencoba membentuk Konferensi Kekuatan Baru (Conference of New Emerging Forces.

inflasi terus menaik dan korupsi birokrat dan militer menjadi wabah. Pada awal tahun 1965 Bung Karno mempunyai ide tentang Angkatan Kelima yang berdiri sendiri terlepas dari ABRI. penawaran ini gratis tanpa syarat dan kemudian dilaporkan ke Bung Karno tetapi belum juga menetapkan waktunya sampai meletusnya G30S. Pada bulan Juli 1959 parlemen dibubarkan dan Sukarno menetapkan konstitusi di bawah dekrit presiden . Agama dan Komunis yang dinamakan NASAKOM. Gestok (Gerakan Satu Oktober) adalah sebuah peristiwa yang terjadi pada tanggal 30 September 1965 di mana enam pejabat tinggi militer Indonesia beserta beberapa orang lainnya dibunuh dalam suatu usaha pemberontakan yang disebut sebagai usaha Kudeta yang dituduhkan kepada anggota Partai Komunis Indonesia. Gerakan 30 September Gerakan 30 September atau yang sering disingkat G 30 S PKI. Perdana Menteri Zhou Enlai menjanjikan untuk mempersenjatai 40 batalion tentara secara lengkap. Anggotanya berjumlah sekitar 3. foreign reserves menurun. Sukarno menjalankan sistem "Demokrasi Terpimpin". Gestapu (Gerakan September Tiga Puluh). PKI juga mengontrol pergerakan serikat buruh yang mempunyai 3. Ia memperkuat tangan angkatan bersenjata dengan mengangkat para jendral militer ke posisiposisi yang penting. PKI mempunyai lebih dari 20 juta anggota dan pendukung. ditambah 3 juta dari pergerakan pemudanya.sekali lagi dengan dukungan penuh dari PKI. di luar Tiongkok dan Uni Soviet. menjelaskan motivasi para tentara yang menggabungkan diri dalam gerakan G30S/Gestok (Gerakan Satu Oktober). F. Pada era "Demokrasi Terpimpin". organisasi penulis dan artis dan pergerakan sarjananya.5 juta.5 juta anggota dan pergerakan petani Barisan Tani Indonesia yang mempunyai 9 juta anggota. gagal memecahkan masalah-masalah politis dan ekonomi yang mendesak. Angkatan kelima Pada kunjungan Menlu Subandrio ke Tiongkok. Latar belakang G-30S/PKI PKI merupakan partai komunis yang terbesar di seluruh dunia. PKI menyambut "Demokrasi Terpimpin" Sukarno dengan hangat dan anggapan bahwa dia mempunyai mandat untuk persekutuan Konsepsi yaitu antara Nasionalis. Pandangan lain mengatakan bahwa PKI-lah yang . dan juga pada akhirnya menyebabkan PKI melakukan penculikan petinggi Angkatan Darat. Termasuk pergerakan wanita (Gerwani).Konfrontasi ini merupakan salah satu penyebab kedekatan Presiden Soekarno dengan PKI. Pendapatan ekspor menurun. G-30S/PKI. kolaborasi antara kepemimpinan PKI dan kaum burjuis nasional dalam menekan pergerakan-pergerakan independen kaum buruh dan petani.

Aidit memberikan ceramah kepada siswa-siswa sekolah angkatan bersenjata di mana ia berbicara tentang "perasaan kebersamaan dan persatuan yang bertambah kuat setiap hari antara tentara Republik Indonesia dan unsur-unsur masyarakat Indonesia. Tetapi petinggi Angkatan Darat tidak setuju dan hal ini lebih menimbulkan nuansa curiga-mencurigai antara militer dan PKI. jendral-jendral militer tingkat tinggi juga menjadi anggota kabinet. Rejim Sukarno mengambil langkah terhadap para pekerja dengan melarang aksiaksi mogok di industri. Pada permulaan 1965. mengimbau semua pengarang dan seniman sayap-kiri untuk membuat "massa tentara" subyek karya-karya mereka. tetapi mereka terus mendorong ilusi yang sangat berbahaya bahwa angkatan bersenjata adalah merupakan bagian dari revolusi demokratis "rakyat". Pada waktu yang sama. Kepemimpinan PKI menjawab ini dengan memasuki pemerintahan dengan resmi. Pemimpin PKI DN Aidit mengilhami slogan "Untuk Ketentraman Umum Bantu Polisi". Menpangad. di mana di sana rakyat dan partai komunis menyita milik Tsar dan membagi-bagikannya kepada rakyat. Menteri-menteri PKI tidak hanya duduk di sebelah para petinggi militer di dalam kabinet Sukarno ini. termasuk angkatan bersenjata. Kemungkinan besar PKI meniru revolusi Bolsevik di Rusia. dan lain-lain). para buruh mulai menyita perusahaan-perusahaan karet dan minyak milik AS. Bentrokan-bentrokan tersebut dipicu oleh propaganda PKI yang menyatakan bahwa petani berhak atas setiap tanah. Pemimpinpemimpin PKI mementingkan "kepentingan bersama" polisi dan "rakyat". Aidit menganjurkan semua anggota PKI membersihkan diri dari "sikap-sikap sektarian" kepada angkatan bersenjata. Di bulan Agustus 1964. Tidak lama PKI mengetahui dengan jelas persiapan-persiapan untuk pembentukan rejim militer. termasuk para komunis". Hal ini dapat dibuktikan dengan nama jabatannya (Menpangab. Kepemimpinan PKI tidak berkeberatan karena industri menurut mereka adalah milik pemerintahan NASAKOM.mengusulkan pembentukan Angkatan Kelima tersebut dan mempersenjatai mereka. menyatakan keperluan untuk pendirian "angkatan kelima" di dalam . Bentrokan-bentrokan besar terjadi antara mereka dan polisi dan para pemilik tanah. kepemimpinan PKI makin lama makin berusaha menghindari bentrokan-bentrokan antara aktivis massanya dan polisi dan militer. Jendral-jendral tersebut masuk kabinet karena jabatannya di militer oleh Sukarno disamakan dengan setingkat mentri. Untuk mencegah berkembangnya konfrontasi revolusioner itu. PKI mengimbau semua pendukungnya untuk mencegah pertentangan menggunakan kekerasan terhadap para pemilik tanah dan untuk meningkatkan kerjasama dengan unsur-unsur lain. Dari tahun 1963. Di akhir 1964 dan permulaan 1965 ratusan ribu petani bergerak merampas tanah dari para tuan tanah besar. tidak peduli tanah siapa pun (milik negara=milik bersama).

Politbiro PKI masih mendorong ilusi bahwa aparatus militer dan negara sedang diubah untuk memecilkan aspek anti-rakyat dalam alatalat negara. Mereka. melibatkan sebagian massa pengikutnya dengan melibatkan backing aparat keamanan. . dan di propinsi-propinsi lain juga terjadi hal demikian. Bukannya memperjuangkan mobilisasi massa yang berdiri sendiri untuk melawan ancaman militer yang sedang berkembang itu. Aidit tahu persis bahwa Bung Karno hanya sakit ringan saja. di Jawa Barat. tapi juga dengan Persis dan Muhammadiya) itu pada dasarnya terjadi di hampir semua tempat di Indonesia. Kepemimpinan PKI tetap berusaha menekan aspirasi revolusioner kaum buruh di Indonesia. Keributan antara PKI dan islam (tidak hanya NU. Peristiwa yang menonjol dalam rangka ini antara lain peristiwa Bandar Betsi di Sumatera Utara dan peristiwa di Klaten yang disebut sebagai ‘aksi sepihak’ dan kemudian digunakan sebagai dalih oleh militer untuk membersihkannya. jadi hal ini bukan merupakan alasan PKI melakukan tindakan tersebut. Di bulan Mei 1965. Sementara itu di Jawa Timur juga terjadi keributan antara PKI dan NU. Namun menurut Subandrio. depan jendral-jendral militer. Tahunya Aidit akan jenis sakitnya Sukarno membuktikan bahwa hal tersebut sengaja dihembuskan PKI untuk memicu ketidakpastian di masyarakat. Walaupun undangundangnya sudah ada namun pelaksanaan di daerah tidak jalan sehingga menimbulkan gesekan antara para petani penggarap dengan pihak pemilik tanah yang takut terkena UUPA. Kiai-kiai NU yang kebanyakan tuan tanah menolak gerakan PKI untuk membagi-bagikan tanah kepada petani yang tidak memiliki tanah. Isu masalah tanah dan bagi hasil Pada tahun 1960 keluarlah Undang-Undang Pokok Agraria (UU Pokok Agraria) dan Undang-Undang Pokok Bagi Hasil (UU Bagi Hasil) yang sebenarnya merupakan kelanjutan dari Panitia Agraria yang dibentuk pada tahun 1948. yang terdiri dari pekerja dan petani yang bersenjata. berusaha menenangkan bahwa usul PKI akan memperkuat negara. Aidit menyatakan dalam laporan ke Komite Sentral PKI bahwa "NASAKOMisasi" angkatan bersenjata dapat dicapai dan mereka akan bekerjasama untuk menciptakan "angkatan kelima". kepemimpinan PKI malah berusaha untuk membatasi pergerakan massa yang makin mendalam ini dalam batas-batas hukum kapitalis negara.angkatan bersenjata. PKI di beberapa tempat bahkan sudah mengancam kyai-kyai bahwa mereka akan disembelih setelah tanggal 30 September 1965 (hal ini membuktikan bahwa seluruh elemen PKI mengetahui rencana kudeta 30 September tersebut). Panitia Agraria yang menghasilkan UUPA terdiri dari wakil pemerintah dan wakil berbagai ormas tani yang mencerminkan 10 kekuatan partai politik pada masa itu. Hal ini meningkatkan kasak-kusuk dan isu perebutan kekuasaan apabila Bung Karno meninggal dunia. Isu sakitnya Bung Karno Sejak tahun 1964 sampai menjelang meletusnya G30S telah beredar isu sakit parahnya Bung Karno. Jawa Timur.

Di satu pihak Letjen Ahmad Yani tidak ingin melawan Malaysia yang dibantu oleh Inggris dengan anggapan bahwa tentara Indonesia pada saat itu tidak memadai untuk peperangan dengan skala tersebut. Posisi Angkatan Darat pada saat itu serba salah karena di satu pihak mereka tidak yakin mereka dapat mengalahkan Inggris. Hal ini juga dapat dilihat dari kegagalan operasi gerilya di Malaysia. membawa lambang negara Garuda Pancasila ke hadapan Tunku Abdul Rahman—Perdana Menteri Malaysia saat itu—dan memaksanya untuk menginjak Garuda. dan tidak ada yang dapat dilakukan untuk merubah keinginannya meng"ganyang Malaysia". komandan pasukan di Kalimantan Barat. dan juga pada akhirnya menyebabkan PKI melakukan penculikan petinggi Angkatan Darat. menjelaskan motivasi para tentara yang menggabungkan diri dalam gerakan G30S/Gestok (Gerakan Satu Oktober). seperti yang ditulis di otobiografinya. manusia jang mengakui bahwa ia mentjintai dirinja sendiri tidak mungkin mendjadi satelit jang melekat pada bangsa lain.H. merobek-robek foto Soekarno. Soekarno tidak mungkin . “ Sejak demonstrasi anti-Indonesia di Kuala Lumpur. ” Soekarno yang murka karena hal itu mengutuk tindakan Tunku yang menginjakinjak lambang negara Indonesia dan ingin melakukan balas dendam dengan melancarkan gerakan yang terkenal dengan sebutan "Ganyang Malaysia" kepada negara Federasi Malaysia yang telah sangat menghina Indonesia dan presiden Indonesia. Tak heran. amarah Soekarno terhadap Malaysia pun meledak. konfrontasi tak dilakukan sepenuh hati dan ia merasa operasinya disabotase dari belakang. sedangkan di pihak lain Kepala Staf TNI Angkatan Darat A. Nasution setuju dengan usulan Soekarno karena ia mengkhawatirkan isu Malaysia ini akan ditunggangi oleh PKI untuk memperkuat posisinya di percaturan politik di Indonesia. Konfrontasi Indonesia-Malaysia merupakan salah satu penyebab kedekatan Presiden Soekarno dengan PKI. dan di lain pihak mereka akan menghadapi Soekarno yang mengamuk jika mereka tidak berperang. Akhirnya para pemimpin Angkatan Darat memilih untuk berperang setengah hati di Kalimantan. mengeluh. Manusia jang tjongkak dengan suara-batin yang menjala-njala. “ Soekarno adalah seorang individualis. Soekarno.Faktor Malaysia Negara Federasi Malaysia yang baru terbentuk pada tanggal 16 September 1963 adalah salah satu faktor penting dalam insiden ini. mengakui bahwa ia adalah seorang yang memiliki harga diri yang sangat tinggi. Mengetahui bahwa tentara Indonesia tidak mendukungnya. Perintah Soekarno kepada Angkatan Darat untuk meng"ganyang Malaysia" ditanggapi dengan dingin oleh para jenderal pada saat itu. Brigadir Jenderal Suparjo. padahal tentara Indonesia sebenarnya sangat mahir dalam peperangan gerilya. Soekarno merasa kecewa dan berbalik mencari dukungan PKI untuk melampiaskan amarahnya kepada Malaysia. di mana para demonstran menyerbu gedung KBRI.

perpecahan internal yang terjadi mulai mencuat ketika banyak tentara yang kebanyakan dari Divisi Diponegoro yang kesal serta kecewa kepada sikap petinggi Angkatan Darat yang takut kepada Malaysia. Peranan badan intelejen Amerika Serikat (CIA) pada peristiwa ini sebatas memberikan 50 juta rupiah (uang saat itu) kepada Adam Malik dan walkie-talkie serta obat-obatan kepada tentara Indonesia. khususnya dengan adanya poros Jakarta-Beijing-MoskowPyongyang-Phnom Penh. Soekarno juga mengetahui hal ini. Dari sebuah dokumen rahasia badan intelejen Amerika Serikat (CIA) yang baru dibuka yang bertanggalkan 13 Januari 1965 menyebutkan sebuah percakapan santai Soekarno dengan para pemimpin sayap kanan bahwa ia masih membutuhkan dukungan PKI untuk menghadapi Malaysia dan oleh karena itu ia tidak bisa menindak tegas mereka. Salah satu pandangan mengatakan bahwa peranan Amerika Serikat dalam hal ini tidak besar. Suatu saat saya akan membereskan PKI. namun ia memutuskan untuk mendiamkannya karena ia masih ingin meminjam kekuatan PKI untuk konfrontasi yang sedang berlangsung. karena posisi Indonesia yang melemah di lingkungan internasional sejak keluarnya Indonesia dari PBB (20 Januari 1965).. Politisi Amerika pada bulan-bulan yang menentukan ini dihadapkan pada masalah yang membingungkan karena mereka merasa ditarik oleh Sukarno ke dalam konfrontasi Indonesia-Malaysia ini. mereka menjadi pendukung terbesar gerakan "ganyang Malaysia" yang mereka anggap sebagai antek Inggris.. tetapi tidak sekarang. ditambah hubungan internasional PKI dengan Partai Komunis sedunia. berperang hanya dengan setengah hati. Namun ia juga menegaskan bahwa suatu waktu "giliran PKI akan tiba.menghambakan diri pada dominasi kekuasaan manapun djuga. mereka melihat posisi PKI yang semakin menguat sebagai suatu ancaman. Faktor Amerika Serikat Amerika Serikat pada waktu itu sedang terlibat dalam perang Vietnam dan berusaha sekuat tenaga agar Indonesia tidak jatuh ke tangan komunisme. Untukku. jadi motif PKI untuk mendukung kebijakan Soekarno tidak sepenuhnya idealis. dan berkhianat terhadap misi yang diberikan Soekarno. PKI juga memanfaatkan kesempatan itu untuk keuntungan mereka sendiri. antek nekolim. Itu terserah kamu. "Soekarno berkata. Mereka memutuskan untuk berhubungan dengan orang-orang dari PKI untuk membersihkan tubuh Angkatan Darat dari para jenderal ini. . Dia tidak mungkin menjadi boneka. agen CIA menyatakan ketidakpercayaan kepada tindakan PKI yang dirasa tidak . "Kamu bisa menjadi teman atau musuh saya. justru para penentangnyalah yang menghadapi keadaan yang buruk. ” Di pihak PKI. Pada saat PKI memperoleh angin segar. hal ini dapat dilihat dari telegram Duta Besar Green ke Washington pada tanggal 8 Agustus 1965 yang mengeluhkan bahwa usahanya untuk melawan propaganda anti-Amerika di Indonesia tidak memberikan hasil bahkan tidak berguna sama sekali. Malaysia itu musuh nomor satu. Dalam telegram kepada Presiden Johnson tanggal 6 Oktober." Dari pihak Angkatan Darat.

Gerakan 30 September atau yang sering disingkat G 30 S PKI. Beberapa faktor yang berperan kenaikan harga ini adalah keputusan Suharto-Nasution untuk menaikkan gaji para tentara 500% dan penganiayaan terhadap kaum pedagang Tionghoa yang menyebabkan mereka kabur.masuk akal karena situasi politis Indonesia yang sangat menguntungkan mereka. Soekarno disebut-sebut memerintahkan pasukan Cakrabirawa untuk menangkap dan membawa mereka untuk diadili oleh Soekarno. terutama dari kalangan korban dari insiden ini. Sebagai akibat dari inflasi tersebut. Menanggapi isu ini. Panglima Komando Strategi Angkatan Darat saat itu. Mereka tidak sepenuhnya menyetujui kebijakan "ganyang Malaysia" yang dianggap akan semakin memperparah keadaan Indonesia. Isu Dewan Jenderal Pada saat-saat yang genting sekitar bulan September 1965 muncul isu adanya Dewan Jenderal yang mengungkapkan adanya beberapa petinggi Angkatan Darat yang tidak puas terhadap Soekarno dan berniat untuk menggulingkannya. menyebutkan bahwa Amerika menjadi aktor di balik layar dan setelah dekrit Supersemar Amerika memberikan daftar nama-nama anggota PKI kepada militer untuk dibunuh. yang berakibat adanya backlash terhadap PKI dan pembantaian orang-orang PKI di Jawa Tengah. gula. dan Bali dilakukan oleh PKI atau NU/PNI. umbi-umbian. dan hingga akhir Oktober masih terjadi kebingungan atas pembantaian di Jawa Tengah. Peristiwa pembunuhan enam jenderal Pada 30 September 1965. Gestok (Gerakan Satu Oktober) adalah sebuah peristiwa yang terjadi pada tanggal 30 September 1965 di mana enam pejabat tinggi militer Indonesia beserta beberapa orang lainnya dibunuh dalam suatu usaha pemberontakan yang disebut sebagai usaha Kudeta yang dituduhkan kepada anggota Partai Komunis Indonesia. dan barang-barang kebutuhan pokok lainnya. Inflasi yang mencapai 650% membuat harga makanan melambung tinggi. serta bahan makanan yang tidak layak dikonsumsi lainnya. pun mereka menggunakan kain dari karung sebagai pakaian mereka. Mayjen Soeharto kemudian mengadakan penumpasan terhadap gerakan tersebut. Namun hingga saat ini kedua pandangan tersebut tidak memiliki banyak bukti-bukti fisik. enam jenderal senior dan beberapa orang lainnya dibunuh dalam upaya kudeta yang disalahkan kepada para pengawal istana (Cakrabirawa) yang loyal kepada PKI dan pada saat itu dipimpin oleh Letkol. minyak. Pandangan lain. banyak rakyat Indonesia yang sehari-hari hanya makan bonggol pisang. G-30S/PKI. Bali serta tempat-tempat lainnya. Namun yang . gaplek. rakyat kelaparan dan terpaksa harus antri beras. Faktor ekonomi ini menjadi salah satu sebab kemarahan rakyat atas pembunuhan keenam jenderal tersebut. Faktor ekonomi Ekonomi masyarakat Indonesia pada waktu itu yang sangat rendah mengakibatkan dukungan rakyat kepada Soekarno (dan PKI) meluntur. Jawa Timur. Untung. Gestapu (Gerakan September Tiga Puluh). Jawa Timur.

Isu Dokumen Gilchrist Dokumen Gilchrist yang diambil dari nama duta besar Inggris untuk Indonesia Andrew Gilchrist beredar hampir bersamaan waktunya dengan isu Dewan Jenderal. Dinas intelejen Amerika Serikat mendapat data-data tersebut dari berbagai sumber. Dokumen ini. yang dijadikan basis skenario film "The Year of Living Dangerously". menyebutkan adanya "Teman Tentara Lokal Kita" yang mengesankan bahwa perwira-perwira Angkatan Darat telah dibeli oleh pihak Barat[4]. Selain itu beberapa orang lainnya juga turut menjadi korban: • Bripka Karel Satsuit Tubun (Pengawal kediaman resmi Wakil Perdana Menteri II . salah satunya seperti yang ditulis John Hughes. wartawan The Nation yang menulis buku "Indonesian Upheaval". terjadi tindakan beberapa oknum yang termakan emosi dan membunuh Letjen Ahmad Yani.tidak diduga-duga. ia sering menukar data-data yang ia kumpulkan untuk mendapatkan fasilitas teleks untuk mengirimkan berita. Lettu CZI Pierre Tendean tewas dalam usaha pembunuhan tersebut. selamat dari upaya pembunuhan tersebut. yang oleh beberapa pihak disebut sebagai pemalsuan oleh intelejen Ceko di bawah pengawasan Jenderal Agayant dari KGB Rusia. Kedutaan Amerika Serikat juga dituduh memberikan daftar nama-nama anggota PKI kepada tentara untuk "ditindaklanjuti". Satu-satunya bukti yang bisa dielaborasi adalah pertemuan Soeharto yang saat itu menjabat sebagai Pangkostrad (pada jaman itu jabatan Panglima Komando Strategis Cadangan Angkatan Darat tidak membawahi pasukan. berbeda dengan sekarang) dengan Kolonel Abdul Latief di Rumah Sakit Angkatan Darat Korban Keenam pejabat tinggi yang dibunuh tersebut adalah: • Letjen TNI Ahmad Yani (Menteri/Panglima Angkatan Darat/Kepala Staf Komando Operasi Tertinggi) • Mayjen TNI Raden Suprapto (Deputi II Menteri/Panglima AD bidang Administrasi) • Mayjen TNI Mas Tirtodarmo Haryono (Deputi III Menteri/Panglima AD bidang Perencanaan dan Pembinaan) • Mayjen TNI Siswondo Parman (Asisten I Menteri/Panglima AD bidang Intelijen) • Brigjen TNI Donald Isaac Panjaitan (Asisten IV Menteri/Panglima AD bidang Logistik) • Brigjen TNI Sutoyo Siswomiharjo (Inspektur Kehakiman/Oditur Jenderal Angkatan Darat) Jenderal TNI Abdul Harris Nasution yang menjadi target utama. Sebaliknya. putrinya Ade Irma Suryani Nasution dan ajudan beliau. Panjaitan. dan Harjono. dalam operasi penangkapan jenderal-jenderal tersebut. Isu Keterlibatan Soeharto Hingga saat ini tidak ada bukti keterlibatan/peran aktif Soeharto dalam aksi penculikan tersebut.

. Biro Politik dari Komite Sentral PKI segera menganjurkan semua anggota dan organisasi-organisasi massa untuk mendukung "pemimpin revolusi Indonesia" dan tidak melawan angkatan bersenjata..Imbauan ini akan dimengerti secara mendalam. yaitu persatuan antara angkatan bersenjata dan para korbannya. sebagai panglima Angkatan Darat. Sukarno melantik Mayjen Suharto menjadi Menteri/Panglima Angkatan Darat di Istana Negara. Angkatan Kepolisian Negara." Pada tanggal 16 Oktober 1965. pemimpin-pemimpin Uni-Sovyet Brezhnev. saya perintahkan engkau. dijalankan.. yang sama sekali berdiri diatas Nasakom. Mayat mereka ditemukan pada 3 Oktober. Berikut kutipan amanat presiden Sukarno kepada Suharto pada saat Suharto disumpah : “ Saya perintahkan kepada Jenderal Mayor Soeharto. buatlah Angkatan Darat ini satu Angkatan dari pada Republik Indonesia. Angkatan Udara.. Pasca kejadian Pada tanggal 1 Oktober 1965 Sukarno dan sekretaris jendral PKI Aidit menanggapi pembentukan Dewan Revolusioner oleh para "pemberontak" dengan berpindah ke Pangkalan Angkatan Udara Halim di Jakarta untuk mencari perlindungan. Angkatan Bersenjata daripada Republik Indonesia yang sama sekali menjalankan Panca Azimat Revolusi. Hanya jikalau kita berdiri benar-benar di atas Panca Azimat ini. kita semuanya. Manipol-USDEK telah ditentukan oleh lembaga kita yang tertinggi sebagai haluan negara Republik Indonesa. yang sama sekali berdiri diatas Trisakti.J. maka dia harus dijunjung tinggi. dipupuk oleh semua kita. yang sama sekali berdiri diatas prinsip Berdikari. Saya doakan Tuhan selalu beserta kita dan beserta engkau! ” .dr. Oleh Angkatan Darat. sekarang Angkatan Darat pimpinannya saya berikan kepadamu. Leimena) • Kolonel Katamso Darmokusumo (Komandan Korem 072/Pamungkas) • Letkol Sugiyono Mangunwiyoto (Kepala Staf Korem 072/Pamungkas) Para korban tersebut kemudian dibuang ke suatu lokasi di Pondok Gede. Pernyataan ini dicetak ulang di koran CPA bernama "Tribune". dan penghentian kekerasan. dan sebagai Menteri dalam kabinetku. Jakarta yang dikenal sebagai Lubang Buaya. Mikoyan dan Kosygin mengirim pesan khusus untuk Sukarno: "Kita dan rekan-rekan kita bergembira untuk mendengar bahwa kesehatan anda telah membaik.Kita mendengar dengan penuh minat tentang pidato anda di radio kepada seluruh rakyat Indonesia untuk tetap tenang dan menghindari kekacauan. yang sama sekali berdiri atas prinsip Manipol-USDEK. Dan oleh karena Manipol-USDEK ini adalah haluan daripada negara Republik Indonesia. Soeharto. Pada tanggal 12 Oktober 1965. maka barulah revousi kita bisa jaya. Angkatan Laut. Pada tanggal 6 Oktober Sukarno mengimbau rakyat untuk menciptakan "persatuan nasional". kerjakan apa yang kuperintahkan kepadamu dengan sebaik-baiknya.

Di sana para Tamin. yang berhasil menetralisir usaha-usaha para kontra-revolusioner apa yang dinamakan pergerakan 30 September. semua anggota dan pendukung PKI. atau mereka yang dianggap sebagai anggota dan simpatisan PKI. yang sebelum itu dianggap sebagai kubu PKI.000 orang menjadi korban di permulaan 1966. yang sedang terjadi terhadap rakyat Indonesia." Asumsi Penangkapan dan Pembunuhan Dalam bulan-bulan setelah peristiwa ini. Jawa Timur (bulan November) dan Bali (bulan Desember).000 orang.perkiraan yang konservatif menyebutkan 500. Ada laporan-laporan bahwa Sungai Brantas di dekat Surabaya menjadi penuh mayat-mayat sampai di tempat-tempat tertentu sungai itu "terbendung mayat". Pendirian mereka mendapatkan pujian dari rejim Suharto. untuk bercampur-tangan di dalam urusan dalam negeri Indonesia. Sewaktu regu-regu militer yang didukung dana CIA menangkapi semua anggota dan pendukung PKI yang terketahui dan melakukan pembantaian keji terhadap mereka. Orang-orang dari daerah-daerah ini bercerita kepada kita tentang sungai-sungai kecil yang benarbenar terbendung oleh mayat-mayat. tanpa adanya perlawanan sama sekali. Koresponden khusus dari Frankfurter Allgemeine Zeitung bercerita tentang mayatmayat di pinggir jalan atau dibuang ke dalam galian-galian dan tentang desa-desa yang separuh dibakar di mana para petani tidak berani meninggalkan kerangka- . sementara perkiraan lain menyebut dua sampai tiga juga orang. terutama di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Asia dan Amerika Latin. Uni-Sovyet dan negara-negara lain di Konperensi Solidaritas Negara-Negara Afrika. menyatakan "penghargaan penuh" atas usaha-usaha perwakilanperwakilan dari Nepal. perwakilan Uni-Sovyet berusaha dengan segala kemampuan mereka untuk menghindari pengutukan atas penangkapan dan pembunuhan orang-orang yang dituduh sebagai PKI. antara 500. Mongolia. pasukan komando elite Partai Nasional Indonesia. paling sedikit 35.000 dan satu juta anggota-anggota dan pendukung-pendukung PKI telah menjadi korban pembunuhan dan ratusan ribu lainnya dipenjarakan di kamp-kamp konsentrasi. adalah pelaku pembunuhan-pembunuhan ini. Parlemen Indonesia mengesahkan resolusi pada tanggal 11 Februari." Di pulau Bali. Pada akhir 1965.Dalam sebuah Konferensi Tiga Benua di Havana di bulan Februari 1966. Berapa jumlah orang yang dibantai tidak diketahui dengan persis . di mana udara yang lembab membawa bau mayat membusuk. Pembunuhan-pembunuhan ini terjadi di Jawa Tengah (bulan Oktober). dan para pemimpin dan pelindung mereka. majalah "Time" memberitakan: "Pembunuhan-pembunuhan itu dilakukan dalam skala yang sedemikian sehingga pembuangan mayat menyebabkan persoalan sanitasi yang serius di Sumatra Utara. Transportasi sungai menjadi terhambat secara serius. semua partai kelas buruh yang diketahui dan ratusan ribu pekerja dan petani Indonesia yang lain dibunuh atau dimasukkan ke kamp-kamp tahanan untuk disiksa dan diinterogasi. Dihasut dan dibantu oleh tentara. Namun diduga setidak-tidaknya satu juta orang menjadi korban dalam bencana enam bulan yang mengikuti kudeta itu. kelompok-kelompok pemuda dari organisasiorganisasi muslim sayap-kanan seperti barisan Ansor NU dan Tameng Marhaenis PNI melakukan pembunuhan-pembunuhan massal.

Sukarno memberi Suharto kekuasaan tak terbatas melalui Surat Perintah Sebelas Maret. yang telah melarikan diri. Simon Petrus Sulaeman dan Nobertus Rohayan. Johannes Surono Hadiwiyino. dihukum mati hampir 25 tahun sejak kudeta itu. Safar Suryanto. Eksekusi-eksekusi masih dilakukan sampai sekarang. Paling sedikit 250. Di daerah-daerah lain. Pada 29 September . Empat tapol. 1 Oktober. Kekuatan tak terbatas ini pertama kali digunakan oleh Suharto untuk melarang PKI. 30 September diperingati sebagai Hari Peringatan Gerakan 30 September. para terdakwa dipaksa untuk membunuh teman-teman mereka untuk membuktikan kesetiaan mereka. Haryo Sasongko.000 orang masih dipenjarakan sebagai tahanan politik pada akhir 1969. Ia memerintah Suharto untuk mengambil "langkah-langkah yang sesuai" untuk mengembalikan ketenangan dan untuk melindungi keamanan pribadi dan wibawanya. pada tanggal 11 Maret 1966. Diperkirakan sekitar 110. Sasmaja. acara itu juga dihadiri para korban tragedi kemanusiaan 1965. Hari berikutnya.000 orang pekerja dan petani dipenjarakan di kamp-kamp konsentrasi. dan Putmainah. Namun sejak era Reformasi bergulir. ditangkap dan dibunuh oleh TNI pada tanggal 24 November. Pekerja-pekerja dan pegawai-pegawai pemerintah yang mengadakan aksi mogok sebagai protes atas kejadian-kejadian kontra-revolusioner ini dipecat. Sebagai penghargaan atas jasa-jasanya. Peringatan Sesudah kejadian tersebut. biasanya sebuah film mengenai kejadian tersebut juga ditayangkan di seluruh stasiun televisi di Indonesia setiap tahun pada tanggal 30 September. tetapi pekerjaannya diteruskan oleh Sekretaris Kedua PKI Nyoto. antara lain Setiadi.4 Oktober 2006. ditetapkan sebagai Hari Kesaktian Pancasila. Acara yang bertajuk "Pekan Seni Budaya dalam rangka memperingati 40 tahun tragedi kemanusiaan 1965" ini berlangsung di Fakultas Ilmu Budaya Universitas Indonesia. termasuk belasan orang sejak tahun 1980-an. diadakan rangkaian acara peringatan untuk mengenang peristiwa pembunuhan terhadap ratusan ribu hingga jutaan jiwa di berbagai pelosok Indonesia. Aidit. Di kota-kota besar pemburuanpemburuan rasialis "anti-Tionghoa" terjadi. Selain civitas academica Universitas Indonesia. Murad Aidit.kerangka rumah mereka yang sudah hangus. Selain itu pada masa Soeharto biasanya dilakukan upacara bendera di Monumen Pancasila Sakti di Lubang Buaya dan dilanjutkan dengan tabur bunga di makam para pahlawan revolusi di TMP Kalibata. Depok. Pada masa pemerintahan Soeharto. . film itu sudah tidak ditayangkan lagi dan hanya tradisi tabur bunga yang dilanjutkan. Supersemar Lima bulan setelah itu. Sukarno dipertahankan sebagai presiden tituler diktatur militer itu sampai Maret 1967. Kepemimpinan PKI terus mengimbau massa agar menuruti kewenangan rejim Sukarno-Suharto.

Orde Lama telah dikenal prestasinya dalam memberi identitas. Tapi BK tak berkutik karena menjadi tahanan rumah (oleh pemerintahan militer Orde Baru) di Wisma Yaso (sekarang jadi Museum TNI Satria Mandala Jl. kebanggaan nasional dan mempersatukan bangsa Indonesia. Pemberontakan PKI pada tahun 1948. Operasi Trikora juga disebut Pembebasan Irian Barat. Pembentukan MPRS dan DPAS Demokrasi terpimpin adalah sebuah demokrasi yang sempat ada di Indonesia. Orde Lama berlangsung dari tahun 1945 hingga 1968. Indonesia menggunakan sistem pemerintahan parlementer. Isinya ialah: 1. Kembali berlakunya UUD 1945 dan tidak berlakunya lagi UUDS 1950 2. PENUTUP Kesimpulan Orde Lama adalah istilah yang diciptakan oleh Orde Baru. Demokrasi Terpimpin. Indonesia menggunakan bergantian sistem ekonomi liberal dan sistem ekonomi komando. Pada . Di saat menggunakan sistem ekonomi liberal. Gatot Subroto Jakarta). Tercatat ada 7 kabinet pada masa ini.III. Pada masa ini terjadi banyak pergantian kabinet diakibatkan situasi politik yang tidak stabil. yang seluruh keputusan serta pemikiran berpusat pada pemimpinnya saja. Nasakom dan Pemberontakan PKI 1965. • • • • • • • 1950-1951 1951-1952 1952-1953 1953-1955 1955-1956 1956-1957 1957-1959 Kabinet Kabinet Kabinet Kabinet Kabinet Kabinet Kabinet Natsir Sukiman-Suwirjo Wilopo Ali Sastroamidjojo I Burhanuddin Harahap Ali Sastroamidjojo II Djuanda Dekrit Presiden 5 Juli 1959 ialah dekrit yang mengakhiri masa parlementer dan digunakan kembalinya UUD 1945. BK lebih suka dengan nama Orde Revolusi. Dalam jangka waktu tersebut. Pembubaran Konstituante 3. Presiden Soekarno di gulingkan saat Indonesia menggunakan sistem ekonomi komando. adalah konflik dua tahun yang dilancarkan Indonesia untuk menggabungkan wilayah Papua bagian barat. Bung Karno sangat keberatan masa kepemimpinannya dinamai Orde Lama. Namun demikian. Beberapa peristiwa pada Orde Lama yang mengaburkan identitas nasional kita adalah. Pelaksanaan UUD Sementara 1950. masa sesudah ini lazim disebut masa Demokrasi Terpimpin. Orde Lama pula yang memberikan peluang bagi kemungkinan kaburnya identitas tersebut (Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945).

3 Mei 2006. Perang ini berawal dari keinginan Malaysia untuk menggabungkan Brunei. Serbo. Act of Free Choice: The Papuans of Western New Guinea and the limitations of the right to self determination.com/2009/12/i. 3. Sibero. 29 September 2007. Southeast Asia. hal. Pembebasan Papua Barat dan Pasukan Belanda di Papua Barat. Machdi. DAFTAR PUSTAKA 1. 4. Presiden Indonesia Soekarno mengumumkan pelaksanaan Trikora di Alun-alun Utara Yogyakarta. 1961-63. Artikel Kompas bertajuk "Sukarno. Mayor Jenderal Soeharto diangkat sebagai panglima. Diakses pada 20 September 2007 7. Gestok (Gerakan Satu Oktober) adalah sebuah peristiwa yang terjadi pada tanggal 30 September 1965 di mana enam pejabat tinggi militer Indonesia beserta beberapa orang lainnya dibunuh dalam suatu usaha pemberontakan yang disebut sebagai usaha Kudeta yang dituduhkan kepada anggota Partai Komunis Indonesia. dan PKI" tanggal Sabtu. 2000) http://www. Penerbit: Esis. 8. Diakses pada 20 September 2007. 5. 9. Hukum. 21 September 2007 2. 95/03/06 Foreign Relations. The Indonesia Human Rights Campaign. Pusjarah TNI. 2006. 109 10. Soekarno juga membentuk Komando Mandala. Ilmu Pengetahuan Sosial SEJARAH untuk SMP dan MTs Kelas IX. (Jakarta: Pusat Studi Hukum Tata Negara FH UI.rioronaldo. Sutarjo Adisusilo. Kardiyat Wiharyanto.html#ixzz1llJ3Ku00 . (Jakarta: Gramedia. Gerakan 30 September atau yang sering disingkat G 30 S PKI. Tarigan. "Kisah Heroik Merebut Papua Barat (1)". M. 2003). Andrew Kilvert. Vol XXIII. Human Rights in Papua: An overview. Miriam Budiardjo. IV. 20 September 2007 6. Gestapu (Gerakan September Tiga Puluh). Konfrontasi Indonesia-Malaysia atau yang lebih dikenal sebagai Konfrontasi saja adalah sebuah perang mengenai masa depan pulau Kalimantan. Sabah dan Sarawak dengan Persekutuan Tanah Melayu pada tahun 1961. Pengantar Ilmu Politik. TNI. Suhadi. antara Malaysia dan Indonesia pada tahun 1962-1966. G-30S/PKI. United States Department of State.tanggal 19 Desember 1961. Neles Tebay. dan A. Pemaksaan dan Ketaatan serta Interprestasi Hukum di Indonesia: Jurnal Tata Negara. Malaysia. Golden Promises: Indonesian migrants find themselves pawns in a war for control of West Papua.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful