HAM dan Berbagai Pelanggarannya.

Abstrak HAM (Hak Asasi Manusia) / Human Rights merupakan masalah yang krusial baik di dunia dan di Indonesia sendiri tentunya. Sebagai warga negara yang baik kita mesti menjunjung tinggi nilai hak asasi manusia tanpa membeda-bedakan status, golongan, keturunan, jabatan, dan lain sebagainya. Melanggar HAM seseorang bertentangan dengan hukum yang berlaku di Indonesia. Hak asasi manusia memiliki wadah organisasi yang mengurus permasalahan seputar hak asasi manusia yaitu Komnas HAM. Kasus pelanggaran HAM di Indonesia memang masih banyak yang belum terselesaikan / tuntas sehingga diharapkan perkembangan dunia HAM di Indonesia dapat terwujud ke arah yang lebih baik. Pendahuluan HAM / Hak Asasi Manusia adalah hak yang melekat pada diri setiap manusia pemberian Tuhan sejak awal dilahirkan yang berlaku seumur hidup dan tidak dapat diganggu gugat siapa pun. Sedangkan menurut Undang-Undang No. 39 Tahun 1999 definisi hak asasi manusia adalah : “Hak asasi manusia adalah seperangkat hak yang melekat pada hakikat dan keberadaan manusia sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa dan merupakan anugerahnya yang wajib dihoramati, dijunjung tinggi, dan dilindungi oleh negara, hukum, pemerintah, dan setiap orang demi kehormatan serta perlindungan harkat dan martabat manusia” (UU No. 39 Tahun 1999, pasal 1 angka 1). Menurut definisi tersebut, perlu dipahami bahwa hak asasi manusia tidaklah bersumber dari penguasa, negara, atau hukum, melainkan semata-mata bersumber dari Tuhan. Dengan demikian, hak asasi manusia tidak dapat dikurangi (non derogable right). Tindakan yang diperlukan dari negara dan hukum adalah suatu pengakuan dan jaminan perlindungan terhadap hak asasi manusia tersebut.

b. Piagam Magna Charta (1215) Piagam Magna Charta lahir pada tanggal 15 Juni 1215. Adapun tonggak-tonggak sejarah hak asasi manusia adalah: a. pasal 28. pasal 30 ayat 1. Piagam ini dicetuskan oleh para bangsawan Inggris. dan pasal 31 ayat 1. .” Undang-undang yang dibuat di Inggris ini bertujuan untuk mencegah pemenjaraan yang sewenang-wenang. Di dalamnya disebutkan bahwa”manusia lahir bebas dengan hak-hak yang sama”. pasal 29 ayat 2. Bahwa semua manusia dianugerahi oleh Penciptanya hak hidup. Undang-undang ini menyatakan bahwa: “Sebuah undang-undang harus melindungi kebebasan warga negara. Habeas Corpus Act ( 1679) Habeas Corpus Act adalah suatu dokumen yang memuat pernyataan tentang perlindungan terhadap kebebasan yang dimiliki oleh setiap warga negara. Piagam ini memuat pernyataan bahwa: a) b) Kekuasaan raja harus dibatasi Hak azasi manusia lebih penting daripada kedaulatan atau kekuasaan Raja. c. dan sesungguhnya tujuan dari segala persekutuan politik ialah memelihara hak-hak bawaan kodrat manusia yang tidak dapat dialihkan.Dasar dan Tonggak Sejarah HAM Dasar-dasar HAM tertuang dalam deklarasi kemerdekaan Amerika Serikat (Declaration of Independence of USA) dan tercantum dalam UUD 1945 Republik Indonesia. Setiap orang yang ditahan dalam waktu tiga hari. kemerdekaan dan kebebasan untuk menikmati kebahagiaan”. maka harus segera dihadapkan kepada seorang hakim serta diberitahukan kepadanya atas tuduhan apa ia ditahan. Declaration of Independence (1776) Declaration of Independence merupakan Piagam Hak-hak Azasi Manusia karena memuat pernyataan: “bahwa sesungguhnya semua bangsa diciptakan sama sederajat oleh Maha Penciptannya. Declaration des droit de l’hommes et du citoyen (1789) Majelis Konstituante di Perancis mengeluarkan Pernyataan Hak-hak Manusia dan Warga Negara. serta kebebasan berbicara atau mengeluarkan pendapat. seperti pada pasal 27 ayat 1. e. Bill of Rights ( 1689) Bill of Right adalah suatu piagam yang berisi pernyataan bahwa Raja William di Inggris harus mengakui hak-hak parlemen. d.

memeluk. The four Freedoms The Four Freedoms adalah empat macam kebebasan yang diajukan Presiden AS Franklin D.hak ikut serta dalam kegiatan pemerintahan .Hak untuk membuat dan mengajukan suatu usulan petisi . Hak asasi pribadi / personal Right . Empat Kebebasan tersebut yaitu: 1) Kebebasan berbicara dan menyatakan pendapat (freedom of speech and expression) 2) Kebebasan beragama (freedom of religion) 3) Kebebasan dari rasa takut (freedom from fear) 4) Kebebasan dari kekurangan dan kelaparan (freedom from want) g.Hak kebebasan untuk memilih. Hak asasi politik / Political Right .Hak kebebasan untuk bergerak. dan karena itu setiap manusia berhak akan kehidupan yang layak. keselamatan.Hak kebebasan mengeluarkan atau menyatakan pendapat . dan menjalankan agama dan kepercayaan yang diyakini masing-masing 2. dan kebahagiaan pribadinya. kebebasan. tidak dapat dipisahkan dari hakikatnya.Hak membuat dan mendirikan parpol / partai politik dan organisasi politik lainnya .f.Hak kebebasan memilih dan aktif di organisasi atau perkumpulan . bepergian dan berpindah-pndah tempat . Universal Declaration Of Human Rights / UDHR ( PBB 1948) Pernyataan (deklarasi) Sejagad tentang Hak Azsasi Manusia terjadi pada tanggal 10 Desember 1948. Jenis dan Macam Hak Asasi Manusia Dunia : 1. Rosevelt pada tahun 1941.” Pembagian Bidang.Hak untuk memilih dan dipilih dalam suatu pemilihan . Alinea pertama Mukadimah Pernyataan Sedunia tentang Hak-hak Azasi Manusia tersebut menyatakan: ”Bahwa sesungguhnya hak-hak kodrati yang diperoleh setiap manusia berkat pemberian Tuhan Seru Sekalian Alam.

Kami khawatir bahwa pelanggaran terhadap masyarakat sipil yang telah kami ungkap mungkin hanya puncak gunung es nya saja. penahanan dan penyelidikan di mata hukum. demikian Human Rights Watch dalam laporan yang . Hak Asasi Peradilan / Procedural Rights . hutang-piutang. Hak asasi sosial budaya / Social Culture Right . Hak azasi hukum / Legal Equality Right . 2003. Harian KOMPAS.Hak mendapatkan perlakuan yang sama dalam hukum dan pemerintahan . Brad Adams.Hak menentukan. dan pemukulan terhadap masyarakat sipil. penangkapan.Hak untuk mengembangkan budaya yang sesuai dengan bakat dan minat Beberapa Contoh Kasus Pelanggaran HAM di Indonesia 1.Hak mendapat pembelaan hukum di pengadilan .Hak kebebasan untuk memiliki susuatu . 6. Hak azasi Ekonomi / Property Rigths . December 17.3.Hak kebebasan mengadakan perjanjian kontrak . dll .Hak kebebasan menyelenggarakan sewa-menyewa. eksekutif direktur divisi Asia Human Rights Watch Tentara Indonesia di Aceh melakukan pembunuhan.Hak kebebasan melakukan kegiatan jual beli .Hak mendapatkan pengajaran .Hak untuk menjadi pegawai negeri sipil / pns . Indonesia: Pengungsi Ungkap Meluasnya Pelanggaran HAM di Aceh Setiap orang Aceh yang diwawancarai mempunyai cerita tentang pelanggaran yang terjadi.Hak persamaan atas perlakuan penggeledahan.Hak mendapat layanan dan perlindungan hukum 4. memilih dan mendapatkan pendidikan . penghilangan orang secara paksa.Hak memiliki dan mendapatkan pekerjaan yang layak 5.

Propinsi Aceh harus segera dibuka bagi pengamat independen baik nasional maupun internasional. wartawan. dan pekerja kemanusiaan. Pemerintah Indonesia harus mengambil langkah cepat untuk menghentikan pelanggaran HAM yang terjadi di Aceh.dikeluarkan hari ini. Pengungsi Aceh yang diwawancarai di Malaysia mengungkapkan adanya tindak kekerasan secara meluas di Aceh. kemudian mengayunkan dan menghantamkan laki-laki tersebut kesebuah pohon. didokumentasikan pelanggaran hukum HAM dan kemanusiaan sejak pemerintah Indonesia memberlakukan darurat militer di Aceh pada 19 Mei dan kembalikan ke operasi militer melawan separatis bersenjata Gerakan Aceh Merdeka (GAM). sebagian ditanyai kemudian ditahan. pemukulan. “Tentara itu. Para korban dan saksi menceritakan dengan detil bagaimana tentara pasukan kemanana Indonesia tampaknya menjadikan pemuda Aceh sebagai target. penghilangan orang secara paksa. dan pembatasan atas kebebasan bergerak di Aceh. sementara seorang tentara lain menarik kakinya. baik sebagai penghalang atas berlanjutnya pelanggaran dan juga sebagai penyedia bantuan kemanusiaan yang diperlukan bagi masyarakat sipil yang terkena dampak perang. melakukannya berkali-kali hingga kepala laki- . “Kami khawatir bahwa pelanggaran terhadap masyarakat sipil yang telah kami ungkap mungkin hanya puncak gunung es nya saja. Dalam laporan setebal 50 halaman berjudul Aceh Under Martial Law: Inside the Secret War (Aceh dibawah Darurat Militer: Dalam Perang Rahasia). propinsi yang telah tertutup bagi pengamat sejak berlakunya darurat militer pada bulan Mei. sebagian lagi melarikan diri dari desanya karena takut dianiaya. “Saya melihat seorang tentara memborgol kaki seorang laki-laki.” Saksi-saksi mengatakan kepada Human Rights Watch mengenai “sweepings” di desa-desa dimana masyarakat sipil dibunuh. “Setiap orang Aceh yang diwawancarai mempunyai cerita tentang pelanggaran yang terjadi.” kata Brad Adams. laporan ini mendokumentasikan peran pasukan keamanan Indonesia dalam eksekusi extra judicial.” kata seorang pemuda Aceh. eksekutif direktur divisi Asia Human Rights Watch. penahanan dan penangkapan. Berdasarkan kesaksian dari para pengsungsi Aceh di Malaysia.

Meskipun sejumlah usaha sudah dilakukan sejak diberlakukannya darurat militer di Aceh agar tentara dapat mempertanggungjawabkan pelanggaran HAM. tentara masuk ke desa-desa di Aceh dan terang-terangan mengeksekusi atau memukul orang secara acak. Hal itu juga sangat penting jika Indonesia ingin mendapatkan kembali kredibilitasnya di mata internasional. dan otaknya terburai. Kepalanya pecah. pemerintah Indonesia tetap mempunyai catatan minim dalam hal menindaklanjuti pelanggaran pasca operasi militer di Aceh.” Walaupun dalam wawancara dengan pengungsi Aceh di Malaysia tidak dapat mendokumentasikan pelanggaran HAM yang dilakukan GAM. Human Rights Watch tetap merasakan keprihatinan atas pelanggaran yang dilakukan oleh kelompok separatis bersenjata tersebut. Timor Timur dan di daerah daerah lain di Indonesia.laki tersebut membentur pohon. dan kemudian seorang tentara lainnya menembak tubuh yang sudah tak bernyawa itu berkali-kali.” kata Adams.” Human Rights Watch mendesak tentara Indonesia untuk mengakhiri berlangsungnya pelanggaran HAM dan memberikan prioritas tertinggi agar pelaku pelanggaran HAM di kalangan pasukan bersenjata dapat diidentifikasi dan diajukan ke pengadilan.” Human Rights Watch merasa prihatin akan banyaknya personil tentara Indonesia yang tampaknya menganggap semua pemuda di Aceh adalah pasukan GAM.” kata Adams. sekaligus mentargetkan masyarakat sipil secara tidak pandang bulu. sayangnya hal itu berhasil. Human Rights Watch menyerukan agar GAM dalam aksi-aksinya memperhatikan ketentuan-ketentuan hukum kemanusiaan internasional. Laki-laki itu pun meninggal. “Akuntabilitas atas pelanggaran HAM di Aceh dan meyakinkan bahwa pelaku pelanggaran HAM dibawa ke pengadilan adalah sangat esensial jika pemerintah ingin menyelesaikan konflik yang telah berlangsung selama beberapa dekade. sekaligus untuk tidak melakukan aksi . Mayatnya diletakkan dijalan. “Kasus demi kasus menunjukkan. “Sudah saatnya mililter di Indonesia mempertanggungjawabkan secara serius untuk mengikuti hukum internasional dalam situasi perang. “Mungkin itu dimaksudkan untuk menanamkan rasa takut.

Uni Eropa. Bantuan militer juga harus mensyaratkan dibawanya tentara militer dan polisi yang melakukan pelanggaran HAM ke pengadilan. seperti penculikan. “Sudah saatnya bagi masyarakat internasional . Operasi militer di Aceh dimulai pada 19 Mei setelah sebelumnya diadakannya gencatan senjata selama enam bulan namun gagal menyelesaikan konflik tersebut. pengamat HAM. Darurat militer di Aceh adalah operasi militer terbesar di Indonesia sejak invasi militer di Timor Timur tahun 1975.yang dapat menempatkan masyarakat sipil dalam bahaya.” kata Adams. khususnya “Quartet (Amerika Serikat. Jepang dan World Bank) untuk menyatakan keprihatinan dan kepeduliannya terhadap perang yang telah berlangsung secara rahasia ini. melawan sekitar 5000 pasukan bersenjata GAM. Human Rights Watch menyambut baik keputusan pemerintah Indonesia bulan ini yang mengizinkan dibukanya akses bagi International Committee of the Red Cross (ICRC) dan agen kemanusian PBB. atau perampasan kartu identitas untuk dipakai oleh tentara GAM. Human Rights Watch menyerukan agar pemerintah membuka akses bagi organisasi pengawas independen. wartawan. Operasi militer di Aceh melibatkan sekitar 30.” Human Right Watch menyerukan negara-negara yang menyediakan bantuan militer atau pelatihan militer bagi Indonesia untuk mempertimbangkan moratorium atas transfer senjata ke Indonesia.000 tentara. dan agen dana kemanusiaan. yang dipimpin oleh quartet ini untuk menyerukan dibukanya akses bagi diplomat. Human Rights Watch menyerukan masyarakat internasional. . “Aceh perlu menjadi prioritas pertama bagi komunitas internasional yang berurusan dengan Indonesia dan harus dinyatakan dalam setiap pertemuan. termasuk organisasi internasional dan mengizinkan Komnas HAM dan organisasi HAM nasional lainnya untuk melaksanakan investigasi.

gereja.gereja diserang di Aceh. 3.sekitarkita. Koran. Sekolah. http : www. penahanan dan pembantaian massa pendukung dan mereka yang diduga sebagai pendukung Partai Komunis Indonesia. 2.com. 1966 1.sekolah Cina di Indonesia ditutup pada bulan Desember. Dr Soumokil.2. Penangkapan. Penahanan dan pembunuhan tanpa pengadilan terhadap PKI terus berlangsung. Penculikan dan pembunuhan terhadap tujuh jendral Angkatan Darat. Aparat keamanan terlibat aktif maupun pasif dalam kejadian ini. mantan pemimpin Republik Maluku Selatan dieksekusi pada bulan Desember. berbarengan dengan demonstrasi anti Cina di . termasuk mengalami siksaan dan intimidasi di penjara. 1967 1. April.koran berbahasa Cina ditutup oleh pemerintah. 2. 2. Senin 28 Mei 2007 Pelanggaran Hak Asasi Manusia di Indonesia Selama Masa Orde Baru Photo : Kerusuhan Mei 1998 di Medan 1965 1. banyak yang tidak terurus secara layak di penjara.

1969 1. Pembangunan Taman Mini yang disertai penggusuran tanah tanpa ganti rugi yang layak. Pelarangan demo mahasiswa. 2.Jakarta. 3. Kasus sengketa tanah di Gunung Balak dan Lampung. 1971: 1. . 1970 1. 2. Kerusuhan anti Kristen di Ujung Pandang. 3.peraturan yang membatasi dan mengawasi aktivitas politik. Peraturan bahwa Korpri harus loyal kepada Golkar. Akhirnya Sum Kuning dibebaskan. Intimidasi calon pemilih di Pemilu ’71 serta kampanye berat sebelah dari Golkar. Di sisi lain. Dikembangkannya peraturan. Pemerkosaan Sum Kuning. ribuan tahanan yang tidak diadili dikirim ke sana. 4. Golkar disebut. 3. 4. 2. Sukarno meninggal dalam ‘tahanan’ Orde Baru.partai. Larangan penyebaran ajaran Bung Karno. dimana yang kemudian diadili adalah Sum Kuning sendiri. Usaha peleburan partai. 3. Tidak menyeluruhnya proses referendum yang diadakan di Irian Barat. 1972 1. Operasi Trisula dilancarkan di Blitar Selatan. partai politik dan organisasi kemasyarakatan. penjual jamu di Yogyakarta oleh pemuda. 4.pemuda yang di duga masih ada hubungan darah dengan Sultan Paku Alam. Tempat Pemanfaatan Pulau Buru dibuka. sehingga hasil akhir jajak pendapat yang mengatakan ingin bergabung dengan Indonesia belum mewakili suara seluruh rakyat Papua.sebut bukan termasuk partai politik.

2. seorang pengangkat barang di pasar. Kasus tanah Siria.ria. Tuduhan subversi terhadap Suwito.Timur. 3. beberapa mahasiswa ditahan.karakter huruf Cina di setiap barang/ media cetak di Indonesia. antara lain Heri Ahmadi. Pembungkaman gerakan mahasiswa yang menuntut koreksi atas berjalannya pemerintahan. Pembredelan beberapa koran dan majalah. Kekerasan menyebar ke Semarang. . antara lain Kompas. 1980 1. terbunuhnya lima wartawan asing secara misterius. 1978 1. 1974 1. Sebelas pendemo terbunuh. Namun ia ditahan polisi karena meminta tambahan atas bayaran yang kurang dari si hakim. Kerusuhan anti Cina di Solo selama tiga hari. 2. Penahanan sejumlah mahasiswa dan masyarakat akibat demo anti Jepang yang meluas di Jakarta yang disertai oleh pembakaran. Pelarangan penggunaan karakter. Kasus Wasdri. 4. 1977 1. 1975 1. membawakan barang milik seorang hakim perempuan. 3. 2. Pembredelan tujuh suratkabar.pembakaran pada peristiwa Malari. yang memberitakan peritiwa di atas. 2. Invansi tentara Indonesia ke Timor. Kasus Balibo. Kasus subversi komando Jihad. antara lain ‘Indonesia Raya’ pimpinan Muchtar Lubis.1973 1. Kerusuhan anti Cina meletus di Bandung.

1985 1. 2. 3. 1982 1. Peristiwa pembantaian di Tanjung Priuk terjadi. Pengadilan terhadap aktivis. 1981 1. dilarang ke luar negri. Pengembangan obyek wisata Borobudur di Jawa Tengah memerlukan pembebasan tanah di sekitarnya. Kasus Woyla. Pengeboman beberapa gereja di Jawa Timur. Kampanye massa Golkar diserang oleh massa PPP. 1983 1. 2. Tujuh orang terbunuh dalam peristiwa ini. 2. dimana militer turun tangan sehingga jatuh korban jiwa tadi. Kasus Tanah Borobudur. . Kasus Tanah Rawa Bilal. pembajakan pesawat garuda Indonesia oleh muslim radikal di Bangkok. 3. 1984 1.aktivis islam terjadi di berbagai tempat di pulau Jawa. 2. Tuduhan subversi terhadap Dharsono. 4. Bisnis dan kehidupan mereka dipersulit. Namun penduduk tidak mendapat ganti rugi yang memadai. Berlanjutnya Pembunuhan Misterius di Indonesia.tim oleh ABRI. Pelanggaran gencatan senjata di Tim. Orang.orang sipil bertato yang diduga penjahat kambuhan ditemukan tertembak secara misterius di muka umum. Penekanan terhadap para penandatangan Petisi 50. Majalah Tempo dibredel selama dua bulan karena memberitakan insiden terbunuhnya tujuh orang pada peristiwa kampanye pemilu di Jakarta.Pekalongan dan Kudus.

Tanggal 8 Mei 1993 1994 1. Tempo. Pembunuhan terhadap peragawati Dietje di Kalibata. perampasan dan pemusnahan Becak dari Jakarta. Pengusiran. diduga sehubungan dengan pemberitaan kapal perang . Kasus tanah Cimacan. 1992 1. 2. Kasus subversi terhadap Sanusi.1986 1. Pembunuhan terhadap seorang aktifis buruh perempuan. Peritiwa ini dikenal dengan dengan peristiwa Talang sari 5. 100 orang tewas oleh ABRI. Anggotanya terdiri beberapa dari unsur intelijen dan ABRI. Dili terjadi oleh ABRI terhadap pemuda. 2. Keluar Keppres tentang Monopoli perdagangan cengkeh oleh perusahaannya Tommy Suharto. Kasus tanah Lampung. Pembunuhan diduga dilakukan oleh mereka yang memiliki akses senjata api dan berbau konspirasi kalangan elit. Penangkapan Xanana Gusmao. Kasus tanah Kedung Ombo. Pembantaian di pemakaman Santa Cruz. Marsinah. Bentrokan antara aktivis islam dan aparat di Bima. 6. Kasus tanah Kemayoran. 1993 1. 200 orang meninggal. pembuatan lapangan golf. 1991 1. Editor dan Detik dibredel. 2. 1989 1. 4. Ekskusi beberapa tahanan G30S/ PKI. Badan Sensor Nasional dibentuk terhadap publikasi dan penerbitan buku. 3.pemuda Timor yang mengikuti prosesi pemakaman rekannya. 4. 3.

Kerusuhan Mei di beberapa kota meletus. dimana korban jatuh karena ditembak aparat ketika mereka memprotes penggusuran tanah mereka. Kerusuhan anti Kristen diTasikmalaya. Pembunuhan terhadap beberapa mahasiswa Trisakti di jakarta. Penyerangan dan pembunuhan terhadap pendukung PDI pro Megawati pada tanggal 27 Juli. 8. Ribuan jiwa meninggal. 1995 1. 1998 1. Peristiwa ini dikenal dengan Kerusuhan Tasikmalaya. 7. Kasus tanah Balongan. Kasus Tanah Koja. Kasus tanah Kemayoran. dua hari sebelum kerusuhan . Kasus pembantaian mereka yang diduga pelaku Dukun Santet di Jawa Timur. Tanggal 13 – 15 Mei 1998 2.bekas oleh Habibie. 4. Sengketa tanah Manis Mata. Kasus waduk Nipah di madura. 1997 1. 3. puluhan perempuan diperkosa dan harta benda hilang. 1996 1. Kerusuhan di Flores. Kerusuhan Situbondo. 2. Sengketa antara penduduk setempat dengan pabrik kertas Muara Enim mengenai pencemaran lingkungan. puluhan Gereja dibakar. Peristiwa ini terjadi pada tanggal 30 Desember 1996. Kasus penahanan dengan tuduhan subversi terhadap Sri Bintang Pamungkas berkaitan dengan demo di Dresden terhadap pak Harto yang berkunjung di sana. Kerusuhan Sambas – Sangualedo. 6. 2. aparat keamanan bersikap pasif dan membiarkan. 9. 5. Peristiwa ini terjadi pada 26 Desember 1996 2.

3. 1999 1. Peristiwa ini terjadi pada 24 Agustus 1999. Peristiwa ini terjadi pada tanggal 21 Oktober 1999. Pembantaian terhadap Tengku Bantaqiyah dan muridnya di Aceh. Kesimpulan . 3. Penyerangan terhadap Rumah Sakit Jakarta oleh pihak keamanan. 4. Peristiwa ini terjadi pada 13 – 14 November 1998 dan dikenal sebagai tragedi Semanggi I. Pembumi hangusan kota Dili.Mei. Pembunuhan terhadap seorang mahasiswa dan beberapa warga sipil dalam demonstrasi penolakan Rancangan Undang-Undang Penanggulangan Keadaan Bahaya (RUU PKB). Timor Timur oleh Militer indonesia dan Milisi pro integrasi. Peristiwa Ini terjadi pada 23 – 24 November 1999 dan dikenal sebagai peristiwa Semanggi II. Peritiwa ini terjadi 24 Juli 1999 2. Pembunuhan terhadap beberapa mahasiswa dalam demonstrasi menentang Sidang Istimewa 1998.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful