Anda di halaman 1dari 9

POMPA INJEKSI TIPE DISTRIBUTOR ( VE )

Oleh : Sonta Kuguh Guntoro 20/2 TKR 4

SMK NEGERI 2 YOGYAKARTA


Jl.AM Sangaji 47 Telp (0274)512639

POMPA INJEKSI TIPE DISTRIBUTOR ( VE )

Bahan bakar dibersihkan oleh filter dan water sedimenter dan ditekan oleh feed pump tipe vane yang mempunyai 4 vane. Pump plunger bergerak lurus bolak-balik sambil berputar karena bergeraknya drive shaft, cam plate, plunger spring dan lain-lain. Gerakan plunger menyebabkan naiknya tekanan bahan bakar dan menekan bahan bakar melalui delivery valve ke injektion nozzle. Mechanical gavernor berfungsi untuk mengatur banyaknya bahan bakar yang diinjeksikan oleh nozzle dengan menggerakkan spill ring sehingga mengubah saat akhir langkah efektif plunger. Pressure timer berfungsi untuk memajukan saat penginjeksian bahan bakar dengan cara mengubah posisi tappet roller. Fuel cut-off solenoid untuk menutup saluran bahan bakar dalam pompa Pompa injeksi distributor tipe VE ini dirancang dengan plunyer tunggal untuk mengatur banyaknya bahan bakar yang diinjeksikan dengan tepat dan membagi pemberian bahan bakar ke setiap silinder mesin sesuai dengan urutan penginjeksiannya. Kelebihan pompa injeksi distributor tipe VE adalah: 1. Kompak dan ringan, karena hanya 4,5 kg dan komponen-komponennya sedikit jumlahnya.

2. Mampu digunakan untuk mesin diesel putaran tinggi. 3. Seragam dalam jumlah penginjeksian bahan bakar. 4. Mudah dalam menghidupkan mesin. 5. Putaran idle yang stabil. 6. Pelumasan dengan bahan bakar sendiri. 7. Mudah dalam penyetelan jumlah bahan bakar yang diinjeksikan. 8. Dilengkapi dngen solenoid penghenti bahan bakar. 9. Alat pengatur saat penginjeksian yang bekerja secara hidrolik. 10. konstruksinya dirancang sedemikian rupa sehingga kalau terjadi mesin berputar balik, pompa tidak akan memberikan bahan bakar ke silinder.

Pompa injeksi distributor terdiri dari komponen-komponen: 1. Pompa Pemberi ( feed pump ) Pompa pemberi tipe rotari ini berada dalam pompa injeksi yang menyalurkan bahan bakar dari tangki ke dalam rumah pompa melalui sedimenter dan filter. Pompa pemberi ini digerakkan oleh poros penggerak (drive shaft) dan selama rotor berputar sudu pompa menekan keluar akibat gaya sentrifugal. Rotor yang tidak sepusat (eksentrik) ini menyebabkan bahan bakar akan terisap dan ditekan ke ruang pompa. Berikut adalah gambar cara kerja dari katup pemberi.

2. Katup pengatur tekanan bahan bakar di dalam feed pump (pressure regulating valve)

Besarnya tekanan bahan bakar pada pompa pemberi ditentukan oleh tekanan pegas pada piston katup pengatur ini, sedangkan piston tertekan oleh tekanan bahan bakar. Bila kecepatan pompa bertambah maka bertambah pula tekanan bahan bakarnya.

3. Plunyer dan plat nok Penyaluran bahan bakar pada pompa injeksi bahan bakar distributor tipe VE melalui kerja komponen-komponen yang dapat dilihat pada gambar di bawah ini.

Pertautan antara komponen-komponen utama pada gambar di atas dijelaskan sebagai berikut: Pompa pemberi dan plat nok digerakkan oleh poros penggerak (drive shaft). Plunyer dan plat nok ditekan oleh dua buah pegas plunyer melawan roller. Plat nok mempunyai 4 buah muka nok (cam face), yang bila berputar muka nok berada di atas roller dan plunyer bergerak maju, sehingga bila plat nok dan plunyer berputar satu kali maka plunyer bergerak 4 kali maju mundur. Bahan bakar disalurkan ke tiap silinder setiap putaran plunyer dan satu kali plunyer bergerak bolak-balik. Plunyer mempunyai 4 alur pengisian (suction groove) dan satu lubang distribusi (distribution port). Dengan demikian pada silinder pompa terdapat 4 saluran distribusi (distribution passage). Pengisapan terjadi bila salah satu alur pengisian segaris dengan lubang isap, dan penyaluran bahan bakar berlangsung bila lubang distribusi segaris dengan salah satu dari 4 saluran distribusi. Proses penyaluran bahan bakar terdiri dari pengisapan (suction), penyaluran (delivery), akhir penekanan (termination), dan penyamaan tekanan (pressure equalization). Lihat gambar 31, 32, 33 dan 34.

4. Governor mekanik (mechanical governor) Yang mengatur jumlah bahan bakar yang diinjeksikan ke dalam ruang bakar. 5. Pewaktu otomatis ( automatic timer) Automatic Hidraulic Timer bekerja berdasarkan tekanan bahan bakar yang dihasilkan oleh feed pump yang telah diatur oleh regulating valve. Pergerakan piston dikonversikan menjadi gerak putar oleh cylindrical roller. Pergerakan ini membuat roller ring berputar berlawanan arah putaran cam plate dan menyebabkan camplate lebih cepatmendorong plunger sehingga timing penginjeksian menjadi maju. 6. Solenoid penutup bahan bakar (fuel cut-off solenoid) Pada pompa injeksi distributor tipe VE ini dilengkapi dengan penutup aliran bahan bakar ke pompa yang disebut dengan fuel cut-off solenoid. Lihat gambar 35. Bila kunci kontak diputar ke posisi ON maka katup solenoid akan tertarik oleh kemagnitan sehingga saluran isap akan terbuka (gambar 35a). Bila kuncikontak diputar ke arah OFF maka kemagnitan pada solenoid hilang dan katup solenoid akan menutup saluran bahan bakar ke elemen pompa (Gambar 35 b).

7. Katup penyalur (delivery valve) Berfungsi mencegah bahan bakar dari dalam pipa tekanan tinggi masuk ke dalam ruang elemen pompa dan mengisap sisa bahan bakar dari injector pad akhir injeksi. 8. Priming Pump

Gbr. Priming Pump Untuk Pompa Injeksi Distributor Priming pump untuk pompa injeksi distributor ini dilengkapi dengan penyaring bahan bakar dan sedimenter. Cara kerja priming pump ini adalah sebagai berikut: Tekan handle pompa diafragma ke bawah dan bahan bakar atau udara dalam ruang pompa akan akan membuka outlet check valve dan mengalir ke saringan bahan bakar. Pada saat yang sama inlet check valve akan menutup dan mencegah bahan bakar mengalir kembali.

Gbr. Penekanan priming pump untuk membuang udara Bila handle poma dibebaskan, tegangan pegas mengembalikan diafragma ke posisi semula danmenimbulkan vakum di dalam ruang pompa. Hal tersebut menyebabkan inlet valve terbuka disebabkan adanya kevakuman dan bahan bakar akan

mengalir ke dalam ruang pompa. Pada saat yang sama outlet valve akan menutup mencegah kembalinya aliran bahan bakar. Bekerjanya turun dan naik dengan berulangulang dan menyebabkan bahan bakar dikirim ke saringan bahan bakar.

Gbr,Pengisapan bahan bakar pada priming pump