Anda di halaman 1dari 10

SEJARAH REM ANGIN

SEJARAH penemuan rem angin Westinghouse ini cukup sederhana. Pada suatu hari Westinghouse mengadakan perjalanan dengan kereta api dan mengalami keterlambatan beberapa jam. Penyebabnya, dua kereta api telah bertabrakan dan memblokir rel yang akan dilalui. Atas kejadian itu,Westinghouse menjadi tertarik untuk menciptakan suatu sistem rem kereta api yang relatif aman. Ia mempunyai gagasan rem itu harus praktis. Cukup digerakkan seorang masinis dari dalam lokomotif. Selain itu, dalam pikirannya rem kereta api harus bekerja efektif. Artinya, rem tersebut ketika bekerja dapat menghentikan lokomotif dan rangkaian gerbong seketika. Gagasan itu akhirnya diwujudkannya setelah ada membaca artikel dari suatu majalah. Sebetulnya artikel itu menceritakan tentang penggunaan udara yang dimampatkan untuk menjalankan bor pemecah batuan di pegunungan Alpen di Swiss. Tepatnya, pekerja yang menggunakan bor berada di dalam sebuah terowongan, sedangkan kompresor yang menyediakan udara bertekanan tinggi berada di mulut terowongan yang letaknya sekitar satu kilometer jauhnya. Kemudian ia berpendapat kalau tenaga udara yang dimampatkan dapat juga dipergunakan secara efektif untuk menjalankan rem kereta api sebagai pengganti tenaga manusia. Baru pada tahun 1868, ia menemukan rem angin yangmenjadi cita-citanya. Tetapi, rem Westinghouse ini tentu masih harus menjalani pengujian lebih dahulu.

Singkatnya, pada suatu hari sebuah kereta api yang dilengkapi dengan sistem rem Westinghouse meluncur cepat keluar dari sebuah terowongan. Masinis yang ada di lokomotif mendadak melihat sebuah gerbong menghadang tidak jauh dari mulut terowongan. Ia berpendapat, suatu tabrakan tidak dapat dihindarkan lagi. Dalam keadaan kalut, ia membunyikan peluit lokomotif sebagai tanda bagi tukang rem untuk menjalankan tugasnya dengan segera. Di samping itu, ia menggerakkan sebuah tuas yang menjalankan rem anginWestinghouse. Hasilnya, seluruh kereta api berhenti seketika hanya beberapa meter dari gerbong yang menghadang, sehingga terhindarlah suatu kecelakaan tersebut. Pokoknya, sistem kerja rem angin Westinghouse itu sangat efektif. Dari kejadian inilah, akhirnya rem angin Westinghuose digunakan secara luas, baik untuk kereta api maupun untuk keperluan rem kendaraan-kendaraan berat yang lainnya, seperti truk dan bus. Jadi, atas

jasa GeorgeWestinghouse itulah, kita merasa nyaman dalam menggunakan kendaraankendaraan berat, termasuk dalam dunia perkeretaapian.

B. KEUNTUNGAN PEMAKAIAN REM ANGIN

a. Merupakan media/fluida kerja yang mudah didapat dan mudah diangkut 1. udara dimana saja tersedia dalam jumlah yang tak terhingga. 2. saluran-saluran balik tidak diperlukan karena udara bekas dapat dibuang bebas ke atmosfir, sistem elektrik dan hidrolik memerlukan saluran balik. 3. udara bertekanan dapat diangkut dengan mudah melalui saluran-saluran dengan jarak yang besar, jadi pembuangan udara bertekanan dapat dipusatkan dan menggunakan saluran melingkar semua pemakai dalam satu perusahan dapat dilayani udara bertekanan dengan tekanan tetap dan sama besarnya. Melalui saluran-saluran cabang dan pipa-pipa selang, energi udara bertekanan dapat disediakan dimana saja dalam perusahaan.

b. Dapat disimpan dengan mudah

1. sumber udara bertekanan ( kompresor ) hanya menyerahkan udara bertekanan kalau udara bertekanan ini memang digunakan. Jadi kompresor tidak perlu bekerja seperti halnya pada pompa peralatan hidrolik. 2. pengangkutan ke dan penyimpanan dalam tangki-tangki penampung juga dimungkinkan. 3. suatu daur kerja yang telah dimulai selalu dapat diselesaikan, demikian pula kalau penyediaan listrik tiba-tiba dihentikan.

c. Bersih dan kering

1. udara bertekanan adalah bersih. Kalau ada kebocoran pada saluran pipa, benda-benda kerja maupun bahan-bahan disekelilingnya tidak akanmenjadi kotor. 2. udara bertekanan adalah kering. Bila terdapat kerusakan pipa-pipa tidak akan ada pengotoran-pengotoran, bintik minyak dan sebagainya.

3. dalam industri pangan, kayu, kulit, dan tenun serta pada mesin-mesin pengepakan hal yang memang penting sekali adalah bahwa peralatan tetap bersih selama bekerja.

d. Tidak peka terhadap suhu

1. udara bersih ( tanpa uap air) dapat digunakan sepenuhnya pada suhu-suhu yang tinggi atau pada nilai-nilai rendah, jauh di bawah titik beku ( masing-masng panas atau dingin ) 2. udara bertekanan juga dapat digunakan pada tempat-tempat yang sangat panas, misalnya untuk pelayanan tempa tekan, pintu-pintu dapur pijar, dapur pengerasan atau dapur lumer. 3. peralatan-peralatan atau saluran-saluran pipa dapat digunakan secara aman dalam lingkungan yang panas sekali, misalnya pada industri-industri baja atau bengkel-bengkel tuang ( cor ).

e. Aman terhadap kebakaran dan ledakan

1. keamanan kerja serta produksi besar dari udara bertekanan tidak mengandung bahaya kebakaran maupun ledakan. 2. dalam ruang-ruang dengan resiko timbulnya kebakaran atau ledakan atau gas-gas yang dapat meledak dapat dibebaskan, alat-alat pneumatik dapat digunakan tanpa dibutuhkan pengamanan yang mahal dan luas. Dalam ruang seperti itu kendali elektrik dalam banyak hal tidak diinginkan.

f. Tidak diperlukan pendinginan fluida kerja

1. pembawa energi ( udara bertekanan ) tidak perlu diganti sehingga untuk ini tidak dibutuhkan biaya. Minyak setidak-tidaknya harus diganti setelah 100 sampai 125 jam kerja.

g. Rasional ( Menguntungkan )

1. pneumatik adalah 40 sampai 50 kali lebih murah daripada tenaga otot. Hal ini sangat penting pada mekanisasi dan otomatisasi produksi.

2. komponen-komponen untuk peralatan pneumatik tanpa pengecualian adalah lebih murah jika dibandingkan dengan komponen-komponen peralatan hidrolik.

h. Kesederhanaan ( Mudah Pemeliharan )

1. karena konstruksi sederhana, peralatan-peralatan udara bertekanan hampir tidak peka gangguan. 2. gerakan-gerakan lurus dilaksanakan secara sederhana tanpa komponen mekanik, seperti tuas-tuas, eksentrik, cakera bubungan , pegas, poros sekrup dan roda gigi.

3. dalam industri pangan, kayu, kulit, dan tenun serta pada mesin-mesin pengepakan hal yang memang penting sekali adalah bahwa peralatan tetap bersih selama bekerja.

d. Tidak peka terhadap suhu

1. udara bersih ( tanpa uap air) dapat digunakan sepenuhnya pada suhu-suhu yang tinggi atau pada nilai-nilai rendah, jauh di bawah titik beku ( masing-masng panas atau dingin ) 2. udara bertekanan juga dapat digunakan pada tempat-tempat yang sangat panas, misalnya untuk pelayanan tempa tekan, pintu-pintu dapur pijar, dapur pengerasan atau dapur lumer. 3. peralatan-peralatan atau saluran-saluran pipa dapat digunakan secara aman dalam lingkungan yang panas sekali, misalnya pada industri-industri baja atau bengkel-bengkel tuang ( cor ).

e. Aman terhadap kebakaran dan ledakan

1. keamanan kerja serta produksi besar dari udara bertekanan tidak mengandung bahaya kebakaran maupun ledakan. 2. dalam ruang-ruang dengan resiko timbulnya kebakaran atau ledakan atau gas-gas yang dapat meledak dapat dibebaskan, alat-alat pneumatik dapat digunakan tanpa dibutuhkan pengamanan yang mahal dan luas. Dalam ruang seperti itu kendali elektrik dalam banyak hal tidak diinginkan.

f. Tidak diperlukan pendinginan fluida kerja

1. pembawa energi ( udara bertekanan ) tidak perlu diganti sehingga untuk ini tidak dibutuhkan biaya. Minyak setidak-tidaknya harus diganti setelah 100 sampai 125 jam kerja.

g. Rasional ( Menguntungkan )

1. pneumatik adalah 40 sampai 50 kali lebih murah daripada tenaga otot. Hal ini sangat penting pada mekanisasi dan otomatisasi produksi. 2. komponen-komponen untuk peralatan pneumatik tanpa pengecualian adalah lebih murah jika dibandingkan dengan komponen-komponen peralatan hidrolik.

h. Kesederhanaan ( Mudah Pemeliharan )

1. karena konstruksi sederhana, peralatan-peralatan udara bertekanan hampir tidak peka gangguan. 2. gerakan-gerakan lurus dilaksanakan secara sederhana tanpa komponen mekanik, seperti tuas-tuas, eksentrik, cakera bubungan , pegas, poros sekrup dan roda gigi. 3. komponen-komponennya dengan mudah dapat dipasang dan setelah dibuka dapat digunakan kembali untuk penggunaan-penggunaan lainnya.

i.

Aman

1. sama sekali tidak ada bahaya dalam hubungan penggunan pneumatik, juga tidak jika digunakan dalam ruang-ruang lembab atau udara luar. Pada alat-alat elektrik ada bahaya hubungan singkat.

j. Dapat dibebani lebih

Alat-alat udara bertekanan dan komponen-komponen berfungsi dapat ditahan sedemikian rupa hingga berhenti. Dengan cara ini komponen-komponen akan aman terhadap pembebanan lebih. Komponen-komponen ini juga dapat di rem sampai keadaan berhenti tanpa kerugian. 1. pada pembebanan lebih alat-alat udara bertekanan memang akan berhenti, tetapi tidak akan

mengalami kerusakan. Alat-alat listrik terbakar pada pembebanan lebih. 2. suatu jaringan udara bertekanan dapat diberi beban lebih tanpa rusak. 3. silinder-silinder gaya tak peka pembebanan lebih dan dengan menggunakan katup-katup khusus maka kecepatan torak dapat disetel tanpa bertingkat.

k. Biaya pemasangan murah

1. mengembalikan udara bertekanan yang telah digunakan ke sumbernya ( kompresor ) tidak perlu dilakukan. Udara bekas dengan segera mengalir keluar ke atmosfir, sehingga tidak diperlukan saluran-saluran balik, hanya saluran masuk saja. 2. suatu peralatan udara bertekanan dengan kapasitas yang tepat, dapat melayani semua pemakai dalam satu industri. Sebaliknya, pengendalian-pengendalian hidrolik memerlukan sumber energi untuk setiap instalasi sendiri ( motor dan pompa ).

Supaya saat pengereman tidak mengeluarkan tenaga yang besar, maka dibuatlah suatu sistem pengereman yang memakai tenaga tekanan udara, pesawat ini disebut pesawat rem tekanan udara atau lebih dikenal rem angin atau rem pneumatik. Sistem rem angin dilengkapi dengan sebuah kompresor, gunanya untuk menghasilkan udara kompresi. Kompresor itu digerakkan oleh mesin kendaraan.

C. REM UDARA

Rem udara digunakan dalam truk , bus , trailer , dan semi-trailer . George Westinghouse pertama kali dikembangkan rem udara untuk digunakan dalam kereta api layanan.Dia mematenkan rem udara lebih aman pada tanggal 5 Maret 1872. Awalnya dirancang dan dibangun untuk digunakan pada kereta api kereta aplikasi, rem udara tetap sistem eksklusif digunakan secara luas. Westinghouse membuat banyak perubahan untuk meningkatkan udara nya penemuan rem ditekan, yang menyebabkan berbagai bentuk rem otomatis dan penggunaan berikutnya pada berat kendaraan bermotor .

D. COMPRESED SISTEM REM ANGIN Sistem rem udara tekan biasanya digunakan pada berat truk dan bus (Perhatikan perbedaan antara rem pneumatik dan pneumatik / hidrolik. Sistem ini terdiri dari layanan rem, rem parkir, kontrol pedal, kompresor udara mesin-driven dan tangki penyimpanan udara terkompresi. Untuk rem parkir, ada disk atau drum brake pengaturan yang dirancang akan diselenggarakan dalam menerapkan 'posisi' oleh tekanan pegas. Tekanan udara harus diproduksi untuk melepaskan ini "musim semi rem" rem parkir. Untuk rem layanan (yang digunakan saat mengemudi untuk memperlambat atau menghentikan) yang akan diterapkan, pedal rem ditekan, routing udara di bawah tekanan (sekitar 100-125psi) ke ruang rem, menyebabkan rem untuk mengurangi kecepatan putaran roda. Kebanyakan jenis truk rem udara adalah unit drum, meskipun ada kecenderungan yang semakin meningkat terhadap penggunaan rem cakram pada aplikasi ini. Udara kompresor udara menarik udara disaring dari atmosfer dan kekuatan ke dalam reservoir bertekanan tinggi sekitar 120 PSI. Sebagian besar kendaraan berat memiliki alat pengukur dalam pandangan pengemudi, menunjukkan ketersediaan tekanan udara untuk kendaraan operasional yang aman, sering termasuk nada peringatan atau lampu. Pengaturan rem parkir / darurat melepaskan tekanan udara bertekanan di garis antara tangki penyimpanan udara tekan dan rem, sehingga digerakkan perangkat keras (semi rem) parkir pengereman. Sebuah tekanan udara kegagalan pada titik apapun akan menerapkan tekanan pegas rem penuh segera. Dalam Buku Pegangan CDL Florida , proses ini dijelaskan. Berikut adalah bagian yang menjelaskan rem layanan: 5.1.7 - Rem The Pedal Rem diterapkan dengan menekan pedal rem. treadle valve.) (Hal ini juga disebut katup katup kaki atau pedal.) Mendorong pedal bawah sulit menerapkan tekanan udara lebih banyak.

C. REM UDARA Rem udara digunakan dalam truk , bus , trailer , dan semi-trailer . George Westinghouse pertama kali dikembangkan rem udara untuk digunakan dalam kereta api layanan.Dia mematenkan rem udara lebih aman pada tanggal 5 Maret 1872. Awalnya dirancang dan dibangun untuk digunakan pada kereta api kereta aplikasi, rem udara tetap sistem eksklusif digunakan secara luas. Westinghouse membuat banyak perubahan untuk meningkatkan udara nya penemuan rem ditekan, yang menyebabkan berbagai bentuk rem otomatis dan penggunaan berikutnya pada berat kendaraan bermotor .

D. COMPRESED SISTEM REM ANGIN Sistem rem udara tekan biasanya digunakan pada berat truk dan bus (Perhatikan perbedaan antara rem pneumatik dan pneumatik / hidrolik. Sistem ini terdiri dari layanan rem, rem parkir, kontrol pedal, kompresor udara mesin-driven dan tangki penyimpanan udara terkompresi. Untuk rem parkir, ada disk atau drum brake pengaturan yang dirancang akan diselenggarakan dalam menerapkan 'posisi' oleh tekanan pegas. Tekanan udara harus diproduksi untuk melepaskan ini "musim semi rem" rem parkir. Untuk rem layanan (yang digunakan saat mengemudi untuk memperlambat atau menghentikan) yang akan diterapkan, pedal rem ditekan, routing udara di bawah tekanan (sekitar 100-125psi) ke ruang rem, menyebabkan rem untuk mengurangi kecepatan putaran roda. Kebanyakan jenis truk rem udara adalah unit drum, meskipun ada kecenderungan yang semakin meningkat terhadap penggunaan rem cakram pada aplikasi ini. Udara kompresor udara menarik udara disaring dari atmosfer dan kekuatan ke dalam reservoir bertekanan tinggi sekitar 120 PSI. Sebagian besar kendaraan berat memiliki alat pengukur dalam pandangan pengemudi, menunjukkan ketersediaan tekanan udara untuk kendaraan operasional yang aman, sering termasuk nada peringatan atau lampu. Pengaturan rem parkir / darurat melepaskan tekanan udara bertekanan di garis antara tangki penyimpanan udara tekan dan rem, sehingga digerakkan perangkat keras (semi rem) parkir pengereman. Sebuah tekanan udara kegagalan pada titik apapun akan menerapkan tekanan pegas rem penuh segera. Dalam Buku Pegangan CDL Florida , proses ini dijelaskan. Berikut adalah bagian yang menjelaskan rem layanan: 5.1.7 - Rem The Pedal Rem diterapkan dengan menekan pedal rem. treadle valve.) (Hal ini juga disebut katup katup kaki atau pedal.) Mendorong pedal bawah sulit menerapkan tekanan udara lebih banyak.

Membiarkan di pedal rem mengurangi tekanan udara dan melepaskan rem. Melepaskan rem memungkinkan beberapa kompresi udara keluar dari sistem, sehingga tekanan udara di tangki berkurang air compressor. Ini harus dilakukan oleh kompresor udara. Menekan dan melepaskan pedal tidak perlu bisa membiarkan udara keluar lebih cepat dari kompresor dapat menggantinya. Jika tekanan terlalu rendah, rem tidak akan bekerja. Kendaraan besar ini juga memiliki sistem rem darurat, di mana udara tekan menahan kekuatan mekanik (biasanya musim semi) yang dinyatakan akan terlibat rem. [2] Oleh karena

itu, jika tekanan udara hilang karena alasan apapun, rem akan terlibat dan membawa kendaraan untuk berhenti.

E. DESAIN DAN FUNGSI

Sebuah sistem rem udara tekan dibagi ke dalam sistem pasokan dan sistem kontrol. Para kompres sistem pasokan, toko dan persediaan tinggi tekanan udara pada sistem kontrol serta udara tambahan yang dioperasikan sistem truk tambahan (gearbox kontrol geser, kopling pedal udara bantuan servo , dll).

F. SISTEM SUPPLY "Lebih disederhanakan" diagram rem udara pada kendaraan jalan komersial (tidak menunjukkan reservoir udara semua dan semua katup udara yang berlaku). The kompresor udara digerakkan off dari mesin baik dengan Crankshaft pulley melalui sabuk atau langsung off waktu gigi mesin. Hal ini dilumasi dan didinginkan oleh pelumasan mesin dan sistem pendinginan.

udara tekan adalah pertama diarahkan melalui kumparan pendingin dan menjadi sebuah pengering udara yang menghilangkan kelembaban dan minyak kotoran dan juga mungkin termasuk regulator tekanan , katup pengaman dan sebuah reservoir pembersihan yang lebih kecil. Sebagai alternatif untuk pengering udara, sistem suplai dapat dilengkapi dengan membekukan anti perangkat dan pemisah minyak. Udara yang dikompresi kemudian disimpan dalam reservoir (juga disebut tangki basah) dari yang kemudian didistribusikan melalui cara katup perlindungan empat ke depan dan belakang reservoir sirkuit rem udara, sebuah reservoir rem parkir dan jalur distribusi pasokan tambahan udara. Sistem ini juga mencakup berbagai pemeriksaan , tekanan membatasi , tiriskan dan katup pengaman .

G. SISTEM KONTROL Sistem kontrol ini dibagi lagi menjadi dua rem sirkuit layanan: rem parkir sirkuit dan trailer sirkuit rem. Rangkaian rem ganda lebih lanjut dibagi menjadi sirkuit roda depan dan belakang yang menerima kompresi udara dari reservoir masing-masing untuk keselamatan tambahan

jika terjadi kebocoran udara. Rem layanan diterapkan dengan cara pedal rem klep udara yang mengatur kedua sirkuit. Rem parkir adalah tipe dioperasikan rem udara musim semi dimana yang diterapkan oleh gaya pegas di musim semi rem silinder dan dirilis oleh kompresi udara melalui kontrol katup tangan. Rem trailer terdiri dari sistem dua sambungan langsung: garis suplai (merah ditandai) dan kontrol terpisah atau saluran layanan (bertanda biru). Garis pasokan menerima udara dari penggerak utama tangki udara rem parkir melalui katup relay rem taman dan garis kontrol diatur melalui katup relay rem trailer. sinyal operasional untuk relay disediakan oleh pedal rem penggerak klep udara, trailer layanan kontrol rem tangan (tunduk pada undang-undang yang relevan kendaraan berat suatu negara) dan taman kontrol penggerak utama rem tangan.