Anda di halaman 1dari 5

Bang Yus, kepala Daerah Ibukota Negara Uni Angan Sejahtera, sedang dipusingkan dengan masalah banjir yang

kerap melanda kotanya setiap musim hujan datang dan mengakibatkan kerugian yang tidak sedikit. Salah satu solusi yang diajukan Gus Sur, asisten bidang Pekerjaan Umum, adalah pembuatan kanal penampung air di sebelah tenggara wilayahnya yang sekarang sebagian besar berupa persawahan sehingga disebut Banjir Kanal Tenggara. Banjir Kanal Tenggara ini diharapkan dapat menampung air larian (runoff) dari air hujan maupun air kiriman dari wilayah tetangga yang dikirim melalui beberapa sungai yang mengalir ke Ibukota. Proyek ini akan dibiayai dari dana pinjaman lunak dari negara sahabat, Amerisna (tetangganya Amerinto, Amerika dan Amesemua). Jika Anda asisten pribadi dari Bang Yus, bisakah Anda membantu beliau dengan menjawab halhal berikut? 1. Apakah benefit dari proyek tersebut? Benefit dari proyek tersebut adalah : a. Diharapkan tidak lagi terjadi banjir saat musim hujan datang b. Diharapakan memperkecil kerugian yang diakibatkan oleh banjir c. Dapat dimanfaatkan untuk sarana rekreasi dan olahraga air d. Dapat digunakan sebagai sarana perikanan e. Dapat digunakan sebagai sumber cadangan air pada musim kemarau

2.

Biaya-biaya (cost) apa saja yang harus dikeluarkan untuk melaksanakan proyek tersebut? Biaya yang harus dikeluarkan untuk melaksanakan proyek tersebut adalah : a. Pembebasan lahan dan relokasi tanah b. Pembuatan kanal (Pembersihan lahan, akses jalan, saluransaluran penghubung, bendungan dan pintu air) c. Pengadaan sensor ketinggian air d. Pengadaan CCTV pemantau banjir e. Peralatan (Pompa, listrik, dll) f. Biaya operasional dan perawatan tahunan

3.

Adakah disbenefit dari proyek tersebut? Jelaskan! Disbenefit dari proyek tersebut adalah : a. Daerah hijau berkurang akibat adanya pembebasan lahan b. Adanya pihak pihak yang merasa dirugikan akibat tidak sesuainya biaya penggantian lahan c. Timbulnya polusi udara dan suara selama proyek berlangsung

4.

Apakah perbedaan dari proyek publik (umum) dengan proyek swasta (profit)? Perbedaan proyek umum dengan proyek swasta adalah : Swasta Menyediakan barang dan atau jasa demi laba; maksimalkan keuntungan atau minimalkan biaya Investor swasta atau pemberi pinjaman Umum Melindungi kesehatan, kehidupan dan hak milik; menyediakan jasa (tanpa laba); menyediakan pekerjaan Pajak; pinjaman swasta

Tujuan

Sumber dana

Metode pembiayaan

Pembayaran pajak langsung; pinjaman tanpa bunga; pinjaman Kepemilikan pribadi; bunga rendah; kemitraan; korporasi obligasi self-lquidating; Subsidi tak langsung; Jaminan terhadap hutang swasta Sedang Umum Umumnya relatif pendek (5- Umumnya relatif panjang (20-60 20 tahun) tahun) Tidak langsung atau tidak ada

Manfaat ganda Umur proyek

Hubungan pemasok Langsung modal dengan proyek Sifat manfaat Penerima manfaat Konflik manfaat Konflik kepentingan

Seringkali bukan keuangan, sulit Keuangan atau mudah diukur dikuantifikasi, sulit diukur dengan uang dengan uang Terutama entitas yang Masyarakat umum menjalankan Sedang Sedang Cukup sering Sangat sering

Dampak politik

Ukuran efisiensi

Faktor-faktor yang sering (umum); masa jabatan pengambil keputusan Kecil sampai sedang yang pendek; kelompok penekan; keterbatasan pembiayaan dan perumahan; dll. Sangat sulit; tidak ada Tingkat pengembalian atas perbandingan modal langsung dengan proyek-proyek swasta

5.

Dengan metode apa proyek publik sebaiknya dievaluasi? Metoda yang digunakan untuk mengevaluasi proyek publik adalah dengan metoda B/C yang didefinisikan sebagai perbandingan (rasio) nilai ekivalen dari manfaat terhadap nilai ekivalen dari biaya-biaya.

6.

Apakah kesulitan-kesulitan dalam mengevaluasi proyek-proyek publik (umum)? Kesulitan yang dihadapi dalam mengevaluasi kelayakan ekonomi dan membuat keputusan yang berkaitan dengan proyek-proyek publik adalah: a. Tidak ada standar keuntungan yang digunakan untuk mengukur kefektifankeuangan. b. Sulit mengukur pengaruh keuangan atas manfaat dari proyek-proyek tersebut. c. Hubungan antara proyek dengan publik, sebagai pemilik proyek, sangat kecil atau bahkan tidak ada sama sekali. d. Pengaruh politis yang besar jika proyek menggunakan dana publik. e. Tidak ada dorongan atau stimulus untuk meningkatkan efektivitas operasi. f. Proyek publik lebih sering dikenakan pembatasan-pembatasan daripada proyek swasta. g. Kemampuan badan-badan pemerintah untuk menghasilkan modal lebih terbatas daripada perusahaan swasta. h. Tingkat bunga untuk menghitung manfaat dan biaya proyek sangat kontroversial dan sensitif secara politis.

7.

Bagaimana cara menentukan tingkat pengembalian (tingkat bunga) dari proyekproyek publik? Tiga pertimbangan utama dalam penentuan tingkat bunga dalam analisis ekonomi proyek publik: a. Tingkat bunga atas modal pinjaman. b. Biaya peluang (opportunity cost) dari modal terhadap badan pemerintah. c. Biaya peluang dari modal terhadap pembayar pajak.

Untuk proyek Banjir Kanal ini, berdasarkan perhitungan Gus Sur, biaya-biaya yang dibutuhkan adalah sebagai berikut : Komponen Pembebasan lahan dan relokasi Pembuatan kanal (termasuk pembersihan lahan, akses jalan, saluran-saluran penghubung, bendungan dan pintu air) Peralatan (pompa, listrik, dll) Biaya operasional dan perawatan tahunan 3,700,000 140,000 Biaya ($) 800,000 9,447,000

8.

Dengan menggunakan tingkat bunga 10% dan data-data seperti di atas, layakkah proyek tersebut dijalankan? Gunakan metode B/C Ratio!

9.

Bagaimana peran disbenefit dalam perhitungan kelayakan proyek menggunakan metode B/C Ratio?

10. Jika faktor disbenefit diperhitungkan, bagaimana kelayakan proyek di atas?

Selain dengan pembuatan Banjir Kanal Tenggara, Bang Yus juga mendapat masukan dari Mas Mamat, seorang aktivis LSM Lingkungan untuk masalah penanggulangan banjir ini. Mas Mamat menyarankan untuk menambah daerah resapan air. 11. Apakah benefit, disbenefit dan cost dari pembuatan daerah resapan air ini?

12. Jika Anda diberikan data-data finansial atas point (11) di atas, bagaimana cara Anda membandingkan kedua proyek tersebut dengan metode B/C Ratio?