Anda di halaman 1dari 8

Akuntansi Negara bagian dan Pemerintah Daerah

KONSEP DAN TUJUAN Bagian yang menarik dari lingkungan Negara Bagian dan Pemerintahan adalah pemerintah dapat dilibatkan pada kegiatan jenis pemerintahan dan jenis bisnis. Jenis kegiatan pemerintahan termasuk perlindungan polisi dan kebakaran, pengadilan, dan berbagai kegiatan pemerintahan lainnya. Jenis Kegiatan bisnis termasuk kegiatankegiatan public (contohnya, listrik, air) dan berbagai kegiatan dimana dalam penggunaannya harus dikenakan biaya dan itulah yang menyebabkan pengoperasiannya mirip dengan perusahaan pribadi. LINGKUNGAN AKUNTANSI PEMERINTAHAN Struktur Pemerintahan Pada umumnya diperlukan untuk melindungi dan melayani kebutuhan warganya. Pada pemerintahan demokrasi, struktur pemerintahan berdasrkan sistem check and balances yang dilakukan dengan pemisahan fungsi eksekutif, legislatif dan yudikatif. Kesuksesan pemerintahan tidak ditentukan dengan jumlah laba yang maksimal, tetapi diukur dari mutu pelayanan dan efisiensi dalam penggunaan anggaran. Jenis Kegiatan Pemerintahan 1. Tujuan Tujuan utama dari jenis kegiatan pemerintahan adalah menyediakan barang atau jasa yang disetujui oleh konstituen yang disediakan bagi orang-orang yang membutuhkan. Jasa ini umumnya disediakan tanpa ada motif memperoleh keuntungan dan tidak mengharapkan penerima jasa mampu untuk membayar. 2. Sumber dari Sumberdaya keuangan a. Pajak Individu dharuskan membayar pajak karena kebanyakan pelayanan umum dananya berasal dari pajak seperti sekolah, rumah sakit dan sebagainya. Tidak ada pertukaran transaksi langsung antara pembayaran ke pemerintah dengan jasa yang didapat dari pemerintah. b. Pendapatan dalam pemerintah Berupa bantuan dan subsidi dari pemerintah yang tingkatnya lebih tinggi. 3. Mekanisme pengalokasian Sumber Keuangan a. Pembatasan pada penggunaan sumber daya pengalokasian umum sumber daya pemerintah untuk berbagai kegunaan atau perwakilannya b. Anggaran dialokasikan untuk berbagai kegunaan yang ditempatkan dengan detail (dianggarkan) untuk penggunaan yang tepat 4. Akuntabilitas a. Kepada siapa bertanggung jawab 1) SLG dan konstituen 2) Pemerintah lain 3) Bagian dari legislatif dan eksekutif. b. Fokus akuntabilitas 1) Pembatasan sumberdaya keuangan 2) Pemenuhan anggaran 3) Penggunaan sumberdaya yang efektif atau efisien 4) Perawatan Aset Modal 5. Permasalahan Laporan a. Kebutuhan pemenuhan b. Kebutuhan laporan keuangan yang sesuai

c. Akibat pembatasan dalam penggunaan sumber daya keuangan d. Kesulitan dalam mengukur dan melaporkan keefesienan dan keefektifan e. Kesempatan untuk menyembunyikan atau menyamarkan penggunaan atau kemampuan dari sumber daya untuk berbagai tujuan f. Kelemahan perbandingan g. Keberadaan pajak dan pembatasan utang h. Akibat dari materialitas dan keputusan laporan Kegiatan Bisnis Pemerintah Berbeda dengan SLG pemerintahan-jenis kegiatannya, jenis kegiatan pemerintahan dalam bisnis adalah : y Menyediakan jenis jasa yang sama seperti sektor perusahaan swasta. y Melibatkan pertukaran hubungan dimana, pengguna dikenakan biaya atas jasa yang diterimanya, dan ada hubungan langsung antara jasa yang disediakan dan biaya yang dikenakan ke pengguna. y Sering dipisahkan, secara hukum dilembagakan, organisasi kebutuhan sendiri meskipun beberapa jenis kegiatan pemerintah serupa karena secara umum disubsidi oleh SLG atau dioperasikan sebagai departemen oleh SLG. Hubungan antara jasa yang diterima dan sumber daya yang disediakan oleh pengguna Seperti yang dijelaskan sebelumnya, sumber daya keuangan meningkat oleh kegiatan umum pemerintahan yang tidak dihasilkan dari sumbangan jasa yang spesifik. Bagaimanapun juga, jenis kegiatan bisnis sering melibatkan hubungan langsung antara biaya dan jasa. Pendapatan-Menghasilkan Aset Modal Kebanyakan aset modal kegiatan tipe bisnis adalah yang menghasilkan pendapatan. Oleh karena itu, pendorong pada kegiatan tipe bisnis untuk menunda pemeliharaan yang diperlukan boleh tidak sebesar pada tipe kegiatan bidang pemerintah. Dengan Cara Yang Sama Menunjuk Kegiatan dan Potensi Untuk Perbandingan Kegiatan di bidang pemerintahan bisnis seringkali hanya melakukan satu fungsi saja. Sebagai hasilnya, ada hal umum yang lebih potensial untuk perbandingan antara kegiatan tipe bisnis yang menunjukkan fungsi yang sama daripada antara kegiatan bidang pemerintahan, yang bervariasi dari pemerintahan ke pemerintahan. Sifat Alami Proses Politik Beberapa kegiatan bisnis pemerintah dirancang untuk dibatasi dari proses politik : mereka bukanlah bagian dari proses penganggaran pemerintah yang umum, mereka mempunyai suatu hubungan langsung antara imbalan-imbalan dan jasa yang disumbangkan, dan keduanya bersifat terpisah. Dalam beberapa hal, bagaimanapun, pemisahan dari proses politik ini mempunyai lebih sedikit substansi dibanding kelihatannya. Akuntansi Anggaran dan Dana Kegunaan dari akuntansi beragam dana dan anggaran tetap untuk kegiatan tipe bisnis umumnya lebih kecil daripada untuk tipe pemerintahan.

PRINSIP-PRINSIP GASB GASB merupakan organisasi profesi akuntansi yang bertugas memformulasikan standar akuntansi dan pelaporan untuk organisasi pemerintahan negara bagian dan pemerintah lokal. GASB dibentuk pada tahun 1984 sebagai pengganti NCGA. Alasan pembentukan GASB disebabkan semakin pesatnya perkembangan akuntansi pemerintahan di Amerika Serikat, sehingga diperlukan pembentukan badan tersendiri . Anggota GASB terdiri dari lima orang yang ditunjuk oleh Financial Accounting Foundation (FAF). GASB merupakan organisasi profesi akuntansi swasta yang independen dari pemerintah.

Seperti GASB, FASB memiliki 7 anggota yang dipilih juga oleh FAF. GASB bertanggung jawab pada prinsip akuntansi pemerintahan dan FASB bertanggung jawab atas prinsip akuntansi keuangan.

FAF

Prinsip Akuntansi Dana

GASB
5 orang

FASB
7 orang

Prinsip Akuntansi Keuangan

Pada tahun 1984, GASB menerbitkan GASB Statement No. 1 tentang Authoritive Status of NCGA Pronouncement and AICPA Industry audit Guides. Isinya menyatakan bahwa semua prinsip akuntansi pemerintah yang dibuat sebelumnya tetap berlaku sebelum ada revisi. Berdasarkan pernyataan NCGA no. 1, GASB tetap memperlakukan 13 prinsip akuntansi pemerintahan negara bagian dan pemerintahan lokal yang dibagi dalam tujuh kelompok prinsip, yaitu : 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. Prinsip akuntansi berterima umum dan aturan hukum. Akuntansi dana. Aktiva tetap dan utang jangka panjang. Basis akuntasi. Anggaran dan akuntansi anggaran. Klasifikasi dan istilah. Laporan keuangan.

1. PRINSIP AKUNTANSI BERTERIMA UMUM DAN ATURAN HUKUM. Sistem akuntansi pemerintah harus dirancang sedemikian rupa sehingga laporan keuangan yang dihasilkan disajikan secara wajar sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum dan menentukan serta mendorong kesesuaian pelaksanaan aktivitas ketentuan hukum. Prinsip 1 : Akuntansi dan Pelaporan Sistem akuntansi pemerintahan harus memungkinkan a. Laporan keuangan disajikan secara wajar dan dengan pengungkapan penuh tentang posisi keuangan dan hasil operasi dana dan kelompok akun unit pemerintah sesuai dengan prinsip akuntansi yang berterima umum. b. Dapat menentukan dan menunjukkan kesesuaian dengan ketentuan hukum dan kontraktual. 2. AKUNTANSI DANA Sistem akuntansi pemerintahan ditentukan berdasarkan pembentukan dana-dana. Karenanya, akuntansi pemerintahan disebut juga dengan akuntansi dana. Prinsip 2 : Sistem Akuntansi Dana Kelompok Dana

Kesatuan akuntansi dana dibedakan menjadi kelompok dana dan kelompok nondana. Kelompok dana dibagi menjadi tiga dan kelompok nondana (kelompok akun) dibagi menjadi dua. Kelompok dana tersebut adalah kelompok dana pemerintahan (government-type fund), kelompok dana kepemilikan (propriertary-type fund), dan kelompok dana kepercayaan (fiduciar-tye fund) a. Kelompok Dana Pemerintahan Kelompok dana pemerintahan (government-type fund) terdiri atas berbagi dana yang sifat kegiatannya termasuk dalam kategori belanja (expendable). Berfokus pada aktivitas pengeluaran (spending activity focus). b. Kelompok Dana Kepemilikan Terdiri dari berbagai dana yang sifat kegiatannya termsuk dalam kategori nonbelanja (nonexpendable) layaknya perusahaan komersial. Berfokus pada mempertahankan modal (capital maintenance fokus). c. Kelompok Dana Kepercayaan Terdiri dari berbagai dana yang sifat kegiatannya ada yang bersifat belanja dan ada yang bersifat nonbelanja. Terbentuk apabila pemerintah bertindak sebagai agen atau wali (trustee or agency capacity). Kelompok Akun Merupakan daftar yang berisi saldo setiap akun aktiva tetap dan utang jangka yang dimiliki oleh pemerintah umum. Ada dua jenis kelompok akun, yaitu : 1. Kelompok akun aktiva tetap umum (General fixed Asset Account Group), yaitu daftar yang berisi aktiva tetap yang diperoleh dana-dana dalam kelompok dana pemerintah. 2. Kelompok akun utang jangka panjang umum (General Long-Term Debt Account Group), yaitu daftar yang berisi utang jangka panjang yang dikeluarkan sebagi sumber keuangan dana-dana dalam kelompok dana pemerintah. Persamaan Akuntansi Dana Berikut adalah persamaan akuntansi dana dan kelompok akun. Persamaan akuntansi Dana Umum : Aktiva lancar = utang lancar + saldo dana Persamaan akuntansi Dana Pelayanan Internal : Aktiva = utang + modal

Persamaan akuntansi Dana Pendapatan Khusus : Aktiva lancar = utang lancar + saldo dana

Persamaan akuntansi Dana Perusahaan : Aktiva = utang + modal

Persamaan akuntansi Dana Proyek Modal : Aktiva lancar = utang lancar + saldo dana

Persamaan akuntansi Dana Pelunasan Utang: Aktiva lancar = utang lancar + saldo dana

Persamaan akuntansi Dana Trust Belanja : Aktiva lancar = utang lancar+ saldo dana

Persamaan akuntansi Dana Trust Nonbelanja : Aktiva = utang + saldo dana

Persamaan akuntansi Dana Akun Aktiva Tetap Umum: Aktiva tetap umum = investasi dalam aktiva tetap umum Generafixed asset = investment in general fixed asset

Persamaan akuntansi Dana Trust Pensiun : Aktiva = utang + saldo dana

Persamaan akuntansi kelompok akun utang Persamaan akuntansi Dana Peragenan : jangka panjang umum: Aktiva = utang Jumlah yang harus disediakan dalam DPU = Utang jangka panjang umum Amount to be provided in DSF = general long-term debt

Prinsip 3: Jenis-jenis dana Berikut ini adalah jenis-jenis dana yang harus digunakan oleh suatu unit pemerintah: 1. Dana Pemerintahan yaitu dana yang tujuan utamanya menyangkut pelaporan sumber-sumber, penggunaan dan saldo keuangan yang meliputi: a. Dana Umum yaitu dana yang dibentuk untuk mempertanggungjawabkan semua aktivitas pemerintah umum yang tidak dipertanggungjawabkan dalam dana lain. b. Dana Pendapatan Khusus (Special Revenue Fund) yaitu dana untuk mempertanggungjawabkan penerimaan sumber-sumber tertentu (selain yang dipertanggungjawabkan dalam dana trust belanja dan proyek modal) yang ditujukan untuk aktivitas tertentu. c. Dana Proyek Modal (Capital Project Fund) yaitu dana untuk mempertanggungjawabkan sumbersumber yang digunakan untuk tujuan perolehan atau pembangunan fasilitas modal (selain yang dipertanggungjawabkan melalui dana kepemilikan dan dana trust).

d. Dana Pelunasan Utang (Debt Service Fund) yaitu dana untuk mempertanggungjawabkan pengakumulasian sumber-sumber untuk membayar pokok dan bunga utang jangka panjang umum. e. Dana permanen yaitu dana yang digunakan untuk melaporkan sumber-sumber keuangan yang dibatasi berdasarkan peraturan hukum yang batasannya hanya pendapatan yang mungkin digunakan dengan tujuan mendukung program pelaporan keuangan pemerintah. 2. Dana Kepemilikan yaitu dana yang tujuan utamanya menyangkut pelaporan pengungkapan laba usaha, perubahan pada aktiva bersih (atau pemulihan biaya), keadaan keuangan dan arus kas yang meliputi : a. Dana Perusahaan (Enterprise Fund) yaitu dana untuk mempertanggungjawabkan aktivitas bisnis (komersial) yang dilakukan oleh pemerintah. Dana Perusahaan dibentuk untuk mempertanggungjawabkan segala aktivitas keuangan pemerintah layaknya perusahaan komersial di mana pemakai barang atau jasa dihasilkan adalah pemerintah itu sendiri atau masyarakat umum. b. Dana Layanan Internal (Internal Service Fund) yaitu dana untuk mempertanggungjawabkan barang dan jasa yang disediakan oleh suatu unit pemerintah kepada unit pemerintah itu sendiri atau kepada unit pemerintah lain. Dana Layanan Internal dibentuk oleh pernerintah untuk mengakuntansikan layanan perlengkapan (menyediakan keperluan) barang atau jasa antar unit organisasi dalam satu pemerintahan yang sama atau kepada unit pernerintah lain. 3. Dana Kepercayaan yaitu dana yang tujuan utamanya menyangkut pelaporan aktiva bersih dan pelaporan pada aktiva bersih yang meliputi: a. Dana Trust (Trust Fund) yaitu dana untuk mempertanggungjawabkan aktiva milik pihak lain yang dikelola pemerintah sebagai pihak yang diperecaya atau trustee. Dana Trust meliputi Private-purpose Trust Funds,

Investment Trust Funds dan Dana Trust Pensiun (Pension Trust Fund) b. Dana Peragenan (Agency Fund) yaitu dana untuk mempertanggungjawabkan aktiva milik pihak lain yang dikelola oleh pemerintah yang bertindak sebagai agent. Prinsip 4. Jumlah dana Unit-unit pemerintah harus menetapkan dan memeliharan dana-dana yang dibutuhkan sesuai dengan aturan hukum dan administrasi. Jumlah dana yang dibentuk minimum sesuai dengan persyaratan legal dan operasi. Dana yang tidak diperlukan dapat menunjukkan ketidakfleksibelan, terlalu kompleks dan administrasi keuangan yang tidak efisien. 3. AKTIVA TETAP DAN UTANG JANGKA PANJANG Aktiva tetap dan utang jangka panjang umum dipertanggungjawabkan melalui kesatuan akuntansi nondana yaitu kelompok akun (account group). Ada dua jenis kelompok, yaitu Kelompok Akun Aktiva Tetap Umum dan Kelompok Akun Utang Jangka Panjang Umum Prinsip 5: Pelaporan aktiva tetap Pembedaan yang jelas harus dilakukan antara : (1) aktiva tetap dari dana kepemilikan (2) aktiva tetap dari dana kepercayaan (3) aktiva tetap umum a. Aktiva tetap dana kepemilikan harus dilaporkan pada laporan keuangan pemerintah dan laporan keuangan dana. b. Aktiva tetap dana kepercayaan harus dilaporkan hanya pada laporan aktiva bersih kepercayaan (fiduciary net asset) c. Semua aktiva tetap lainnya pada unit pemerintahan adalah aktiva tetap umum dan seharusnya dilaporkan pada kolom aktivitas pemerintahan pada laporan aktiva bersih pemerintah. Dengan demikian, istilah aktiva tetap umum berarti aktiva tetap pemerintah umum. Prinsip 6: Penilaian Aktiva Tetap 1. Aktiva tetap harus dinilai berdasarkan historical cost, atau jika kas tidak dapat ditentukan, penilaian aktiva bersih berdasarkan taksiran kas. 2. Biaya dari aktiva tetap meliputi biaya tambahan untuk meletakkan aktiva tersebut pada lokasi yang telh ditentukan dan pada kondisi unutk penggunaannya. 3. Aktiva tetap donasi harus dicatat sebesar taksiran harga pasar pada saat diterima (pada saat perolehan + biaya tambahan) Prinsip 7: Depresiasi aktiva tetap a) Aktiva tetap harus didepresiasikan sesuai dengan perkiraan umur ekonomis kecuali jika i. Tidak habis pakai ii. Aset infrastruktur yang menggunakan pendekatan modifikasi b) Aset yang tidak habis pakai seperti tanah dan pengembangan tanah tidak didepresiasikan c) Beban depresiasi harus dilaporkan di: i. Laporan kegiatan pemerintah ii. Laporan dana kepemilikan pda penerimaan, beban dan perubahan pada dana aktiva bersih iii. Laporan perubahan pada aktiva bersih kepercayaan (fiduciary net asset)

Prinsip 8: Akuntansi Untuk Kewajiban Jangka Panjang Perbedaan yang jelas harus dibuat antara: (a) kewajiban jangka panjang dana dan (b) kewajiban jangka panjang umum 1. Kewajiban jangka panjang yang berhubungan langsung dan diperkirakan dibayar dari dana kepemilikan dilaporkan dalam laporan aktiva bersih dana kepemilikan dan kolom aktiva bisnis laporan aktiva bersih pemerintah. 2. Kewajiban jangka panjang yang berhubungan langsung dan diperkirakan dibayar dari dana kepercayaan (fiduciary fund) dilaporkan pada laporan aktiva bersih dana kepercayaan (fiduciary net asset). 3. Seluruh kewajiban jangka panjang yang belum jatuh tempo dilaporkan pada kolom aktivitas pemerintah pada laporan aktiva bersih pemerintah. Kewajiban yang telah jatuh tempo (selin yang berhubungan dengan dana kepemilikan dan dana kepercayaan) harus dilaporkan sebagai kewajiban dana pemerintah.

4. BASIS AKUNTANSI DAN FOKUS PENGUKURAN Basis akuntansi berhubungan dengan saat pengakuan (pencatatan) pendapatan dan biaya atau belanja (expenditure). Pada umumnya. ada dua basis akuntansi. yaitu basis kas (cash basis) dan basis akrual (accrual basis). Selain basis kas dan basis akrual, dikenal juga basis akrual modifikasian (modified accrual basis). Basis akuntansi ini merupakan basis akrual yang telah dimodifikasi. Prinsip 9 Basis Akuntansi Dan Fokus Pengukuran Maka inti dari prinsip ini adalah bahwa di dalam akuntansi pemerintahan : y Basis akuntansi akrual dan fokus pengukuran sumber ekonomi yang merujuk pada pengakuan pendapatan dan beban Dana kepemilikan, Dana kepercayaan, dan dana Pemerintahan sama dengan Akuntansi Bisnis Basis akuntansi akrual modifikasian dan fokus pengukuran sumber keuangan yang merujuk pada pengakuan pendapatan dan beban dengan menggunakan fokus pengukuran aliran sumber dana pemerintahan : 1. Pendapatan harus tersedia 2. Belanja ( bukan beban ). Belanja untuk operasi atau pembiayaan modal dan jasa hutang diakui: (1) Ketika pembayaran utang pengeluaran operasi dan pengeluaran modal dari dana pemerintah terjadi dan (2) Ketika pembayaran utang jangka panjang dari jasa utang pemerintah dilakukan. Transaksi antar dana harus dicatat ketika terjadi, ketika hutang atau piutang antar dana timbul walaupun harta kas maupun harta bukan kas delum dikirimkan dari satu dana ke dana lain.

5. ANGGARAN, PENGENDALIAN ANGGARAN, DAN PELAPORAN ANGGARAN Prinsip 10 Anggaran, Pengendalian Anggaran, dan Pelaporan Anggaran 1. Anggaran tahunan harus digunakan setiap unit pemerintah. 2. Sistem akuntansi harus menyediakan dasar untuk pengendalian melalui anggaran. 3. Perbandingan anggaran harus dilakukan dalam laporan keuangan dana pemerintahan yang telah menggunakan anggaran tahunan. Perbandingan anggaran harus memuat y Anggaran asli y Anggaran akhir untuk periode pelaporan y Aliran kas masuk, aliran kas keluar, perimbangan dan basis penganggaran yang ditetapkan.

6. KLASIFIKASI DAN ISTILAH/TERMINOLOGI Prinsip 11: Klasifikasi akun transfer. pendapatan. belanja, dan biaya
1.

Minimal dalam laporan akitivitas operasi harus menyajikan Laporan Aktivitas untuk dana pemerintahan dan juga tingkat detail yang dibutuhkan untuk dana pemerintahan dari penerimaan dan belanja serta perubahannya dalam keseimbangan dana. 2. Pendapatan dana pemerintahan harus diklasifikasikan berdasarkan dana dan sumber. Belanja harus diklasifikasikan berdasarkan fungsi, program, unit organisasi. Aktivitas, karakteristik, dan objek. 3. Pendapatan dan biaya dana kepemilikan harus diklasifikasikan sedemikian rupa seperti dalam organisasi bisnis. 4. Hasil permasalahan dari hutang jangka panjang harus diklasifikasikan secara tersendiri antara penerimaan dan belanja di dalam laporan keuangan dana pemerintah. 5. Transfer antardana dan hasil dari emisi hutang jangka panjang umum harus diklasifikasikan secara terpisah dari pendapatan dan belanja atau biaya dana.

Prinsip 12 Istilah dan klasifikasi umum Istilah dan klasifikasi umum harus digunakan secara konsisten pada anggaran, catatan, dan laporan-laporan keuangan dari setiap pendanaan dan aktivitas. 7. LAPORAN KEUANGAN TAHUNAN Prinsip GASB yang terakhir memfokuskan kepada pentingnya laporan keuangan eksternal tahunan dan menjelaskan beberapa segi permasalahannya. Prinsip 13 : Laporan Keuangan Tahunan 1. Laporan keuangan interim yang tepat dan laporan mengenai posisi keuangan, hasil-hasil pelaksanaan operasi, dan informasi lain yang terkait harus disiapkan untuk memudahkan kendali manajemen atas operasi-operasi keuangan, kekeliruan dewan perwakilan, dan dimana dibutuhkan dan diinginkan untuk tujuan-tujuan laporan eksternal. 2. Laporan Keuangan Tahunan Menyeluruh (CAFR) harus disiapkan dan diterbitkan, meliputi seluruh aktivitas dari pemerintah pusat (termasuk paduan komponen unit-unitnya) dan memberikan tinjauan atas seluruh komponen unit-unit dari laporan entitas yang disiapkan 3. Persyaratan minimum untuk analisa dan diskusi manajemen (MD&A), laporan-laporan keuangan dasar, informasi tambahan lain yang dibutuhkan selain MD&A adalah : a. Diskusi dan analisa manajemen b. Laporan-laporan keuangan dasar yang harus terdiri dari : c. Laporan-laporan keuangan pemerintah yang menyeluruh d. Laporan-laporan keuangan pendanaan e. Catatan atas pernyataan keuangan f. Informasi tambahan lain yang dibutuhkan selain MD&A