Anda di halaman 1dari 1

2.

Pemeriksaan VT (Vaginal Toucher) dalam ginekologi Sebelum dilakukan VT dilakukan hal-hal berikut di bawah ini, yaitu : a) Inspeksi Vulva Mengamati perkembangan labia, penyebaran rambut dan kelainan-kelainan kemudian bersihkan vulva dengan kapas sublimat/DTT secukupnya. Dengan tarikan lembut ke samping, pisahkan labia mayora dan periksa klitoris. Amati orifisium vagina untuk melihat discharge, laku parut atau lesi pada fosa navukala, radang, hipertrofi, atrofi, dan uterus. b) Vaginal Toucher VT dilakukan dengan cara memasukkan jari tengah diikuti jari telunjuk ke dalam vagina. Raba bagian portio ukur pembukaan, ketuban utuh/pecah, presentasi janin. penurunan bagian janin pada panggul. Dalam ginekologi pemeriksaan VT sama dengan pemeriksaan bimanual. Perbedaannya antara VT menggunakan 1 tangan tetapi pemeriksaan bimanual menggunakan 2 tangan.

3. Pemeriksaan Bimanual Pada pemeriksaan bimanual dipakai untuk palpasi uterus dan aneksanya. Pada pemeriksaan ini, tangan diletakkan di dalam vagina dan pada abdoment dan struktur pelvis di palpasi antara kedua tangan itu. Teknik pemeriksaan bimanual yaitu labia dibuka lebar dengan tangan kiri, jari telunjuk dan jari tengah tangan kanan dimasukkan secara vertikal ke dalam vagina. Kemudian lakukan penekanan pada perinium. Jari 4 dan 5 difleksikan ke telapak tangan. Ibu jari diekstensikan. Kalau sudah dimasukkan ke dalam vagina, tangan kanan di putar 90 derajat searah jarum jam sehingga telapak tangan menghadap ke atas. Tangan kiri kemudian di letakkan di atas abdoment tidak boleh difleksikan atau disupmasikan. Tangan kanan mengangkat organ2 pelvis ke atas dan menstabilkannya. Sementara itu tangan kiri di abdoment melakukan palpasi. Pasien saat pemeriksaan ini harus dengan mulut terbuka sebaiknya menarik nafas dangkal dan cepat untuk menghindari tegangan dinding perut. (Swartz, Mark.1995. Buku ajar diagnostik Fisik. Jakarta : EGC)