Anda di halaman 1dari 22

Penjelasan Singkat Tentang Impor

By : Agung Prasetyo

Thursday, 20 May 2010 Jakarta

Pengertian
Landasan Hukum Pelaksana Kegiatan Impor Hal-hal yang Perlu Diketahui Proses Impor

Import Process

20 May 2010

Pengertian
Landasan Hukum Pelaksana Kegiatan Impor Hal-hal yang Perlu Diketahui Proses Impor

Import Process

20 May 2010

Pengertian

Pengertian impor menurut UU No 17 tahun 2006 Tentang Perubahan Atas UU No 10 tahun 2005 Tentang Kepabeanan
Pasal 1

13. Impor adalah kegiatan memasukkan barang ke dalam daerah pabean


2. Daerah pabean adalah wilayah Republik Indonesia yang meliputi wilayah darat, perairan dan ruang udara di atasnya, serta tempat-tempat tertentu di Zona Ekonomi Eksklusif dan landas kontinen yang di dalamnya berlaku Undang-

Undang ini.

Import Process

20 May 2010

Pengertian
Landasan Hukum Pelaksana Kegiatan Impor Hal-hal yang Perlu Diketahui Proses Impor

Import Process

20 May 2010

Landasan Hukum

LANDASAN HUKUM UU No 10 Tahun 2005 Tentang Kepabeanan UU No 17 Tahun 2006 Tentang Perubahan UU No 10 Tahun 2005

PERATURAN PELAKSANAAN Tata laksana Kepabeanan di Bidang Impor Kep Dirjen Bea & Cukai NOMOR: P- 06 /BC/2007 (setelah beberapa kali mengalami perubahan) Peraturan Bidang Teknis Terkait Perjanjian perdagangan internasional (AFTA, ACFTA, IJEPA ,dll)
Tatalaksana KepabeananBidang Impor
Peraturan Bidang Teknis

Perjanjian Perdagangan Internasional

Undang-Undang No 10/2005 & No 17/2006


6 Import Process 20 May 2010

Pengertian
Landasan Hukum Pelaksana Kegiatan Impor Hal-hal yang Perlu Diketahui Proses Impor

Import Process

20 May 2010

Pelaksana Kegiatan Impor

IMPORTER Badan/orang yang melakukan importasi barang BEA & CUKAI Badan negara dibawah Departemen Keuangan yang ditugasi sebagai penjaga pintu utama untuk mengawasi dipenuhinya kewajiban terhadap negara atas barang-barang impor (BM, Pph impor, PPn,PPnBM). CARRIER & FREIGHT FORWARDER Pengusaha jasa sarana pengangkut ( Darat, Laut dan Udara) serta pengusaha jasa pengurusan kepabeanan. Perlu dibedakan antara kedua jenis usaha jasa diatas dikarenakan masing-masing mempunyai kewajiban yang berbeda. Pengusaha sarana pengangkut memilik kewajiban melaporkan kedatangan sarana pengangkut beserta daftar barang yang diangkut kepada petugas Bea &
8 Import Process 20 May 2010

Pelaksana Kegiatan Impor

Cukai seperti tercantum dalam pasal 7A UU No 17/2006 . Sementara freight forwarder atau yang dikenal sebagai ekspedisi ialah badan usaha yang mempunyai tugas melakukan pengurusan pemberitahuan pabean setakh mendapatkan kuasa dari pemilik barang (importir) sesuai dengan Pasal 29 (2) UU No 10/1995 BANK PERSEPSI Bank Persepsi ialah bank yang ditunjuk oleh Bea & Cukai sebagai badan hukum penerima pembayaran PDRI. Bank ini mempunyai jaringan dengan Bea & Cukai untuk melakukan koneksi secara EDI (Electronic Data Interchange) EXPORTER Adalah counterpart dari importir yaitu Badan/orang yang melakukan eksportasi barang
9 Import Process 20 May 2010

Pelaksana Kegiatan Impor

I N S W ( Indonesia National Single Window) Diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 10 Tahun 2008, yaitu Sistem nasional Indonesia yang memungkinkan dilakukannya suatu penyampaian data dan informasi secara tunggal (single submission of data and information), pemrosesan data dan informasi secara tunggal dan sinkron (single and synchronous processing of data and information), dan pembuatan keputusan secara tunggal untuk pemberian izin kepabeanan dan pengeluaran barang (single decision making for customs clearance and release of cargoes BADAN TERKAIT LAINNYA Selain pihak-pihak diatas, masih banyak lagi pihak lain yang umumnya juga terlibat dalam pengurusan import barang antara lain : Pelabuhan, Depo Container, PBM, Perusahaan Tally ,Surveyor, Trucking, dan Asuransi
10 Import Process 20 May 2010

Pengertian
Legal Basis Pelaksana Kegiatan Impor Hal-hal yang Perlu Diketahui Proses Impor

11

Import Process

20 May 2010

Hal-hal yang Perlu Diketahui

Berbicara impor tentu tidak bisa terlepas dari pembahasan HS Code yang diterbitkan oleh WCO yaitu sebuah badan dibawah WTO. Selain itu perlu pula dipahami beberapa istilah yang populer pada proses impor :

WTO ( World Trade Organization)


Sebuah badan dunia yang mengatur perdagangan international WCO ( World Customs Organization) Organisasi Pabean seluruh dunia. Sebuah badan yang menerbitkan HS Code ( Harmonized Systems Code) HS CODE ( Harmonized Systems Code) Sebuah sistem identifikasi barang secara internasional dengan menggunakan 10 digit penomoran. Dengan mengenali kode 10 digit dari sebuah material maka bisa dirujuk semua peraturan yang mengatur atas importasi material tersebut diantaranya ialah pungutan yang harus
12 Import Process 20 May 2010

Hal-hal yang Perlu Diketahui

dibayar berupa Bea Masuk, PPn,PPnBM, serta aturan Larangan dan Pembatasan lainnya. BTBMI = Buku Tarif Bea Masuk Indonesia

Untuk mempermudah menentukan HS Code untuk material yang masuk ke Indonesia, maka dibuatlaj sebuah buku tabel HS Code yang disebut dengan BTBMI
PIB Setelah ditentukan HS Code dan besarnya PDRI (pajak dalam rangka impor) dan telah ditentukannya Nilai Pabean ( Nilai barang yang digunakan sebagai dasar pembayaran PDRI). Maka semuanya dicantumkan dalam sebuah pemberitahuan ke Bea Cukai yang disebut dengan PIB ( Pemberitahuan Impor Barang). Yaitu dokumen pemberitahuan dari importir kepada Bea Cukai bahwa sedang dilakukan kegiatan importasi barang.
20 May 2010

13

Import Process

Hal-hal yang Perlu Diketahui

SSPCP Setelah PIB selesai dibuat maka dilakukan pembayaran PDRI ke Bank dengan menggunakan formulir SSPCP ( Surat Setoran Pabean,Cukai & Pajak Dalam Rangka Impor). SPPB Setelah semua kewajiban PDRI diselesaikan dan dilaporkan ke Be & Cukai melalui EDI ( Electronic Data Interchange ), maka akan diperoleh SPPB ( Surat Perintah Pengeluaran Barang) dari Bea & Cukai yang artinya barang sudah boleh keluar dari Kawasan Pabean. Dan bisa dikategorikan bahwa proses impor telah selesai Jalur Merah, Jalur Kuning, Jalur Hijau Dalam operasional impor dikenal terdapat 3 jalur yaitu Merah, Kuning dan Hijau
14 Import Process 20 May 2010

Hal-hal yang Perlu Diketahui

Jalur Merah : semua dokumen harus diserahkan kepada petugas pabean kemudian dilakukan pemeriksaan fisik dokumen dan barang impor oleh petugas kepabeanan sebelum barang diijinkan keluar Kawasan Pabean.

Jalur Kuning : semua dokumen harus diserahkan dan diperiksa oleh petugas kepabeanan akan tetapi barang diijinkan keluar Kawasan Pabean
Jalur Hijau : Barang diperbolehkan keluar Kawasan Pabean sementara dokumen boleh disusulkan dengan maksimal 3 hari setelah barang diijinkan keluar

15

Import Process

20 May 2010

Hal-hal yang Perlu Diketahui

Lebih dalam tentang HS CODE ( Harmonized Systems Code) : HS Code terdiri dari 10 digit sbb : XXXX.XX.XX.XX Pembagian /pengertian digit HS XX--.--.--.-XXXX.--.--.-XXXX.XX.--.-XXXX.XX.XX.-= Bab Sesuai penomoran dari WCO sehingga = Pos seragam secara internasional = Sub Pos = Pos Tarif Asean (ASEAN Harmonized Tariff Nomenclature /AHTN) XXXX.XX.XX.XX = Pos Tarif Nasional (tergantung dari setiap negara) Contoh HS Code : HS Code untuk Bebek Bibit adalah : 0105.19.10.00, Bea Masuk 0%, PPn 10%.
16 Import Process 20 May 2010

Hal-hal yang Perlu Diketahui

17

Import Process

20 May 2010

Pengertian
Legal Basis Pelaksana Kegiatan Impor Hal-hal yang Perlu Diketahui Proses Impor

18

Import Process

20 May 2010

Proses Impor
Secara garis besar proses impor akan tampak seperti dibawah ini
Sisi EXPORTER di luar negeri
1 EXPORT Pelabuhan

Sisi IMPORTIR di dalam negeri


BL ditukar dengan DO untuk mengambil container di pelabuhan (CY) D/O (8) SPPB dan DO dipergunakan untuk mengeluarkan barang dari CY
SPPB & DO

PORT Container Yard

Agen Pelayaran 1 (1) Bill of Lading, Packing List, Invoice, dokumen impor lainnya BL

8 9 (9) Barang keluar dari pelabuhan dan dikirm ke importer untuk dibongkar

Importir/Forwarder (2) Berdasarkan BL,PL,Inv dan dokumen lain yang diterima dari eksportir, Importir/Forwarder menyaiapkan PIB (Pemberitahuan Impor Barang) dan SSPCP untuk melakukan pembayaran PDRI melalui Bank (7) Importer/Forwarder menerima dan mencetak respon dari BC. Apabila sudah diterima SPPB maka barang bisa dikeluarkan dari pelabuhan

2
PIB & SSPCP

Bank (5) Bank melakukan validasi pembayaran PDRI kemudian melakukan komunikasi dengan Bea & Cukai melalui EDI 5

Bea Cukai BC melakukan validasi pembayaran PDRI dan PIB kemudian melakukan komunikasi dengan Importir/Forwarder melalui EDI untuk menerbitkan response jalur Hijau.Kuning atau Merah

3 2
PIB & SSPCP

10

Importir (11) Container kosong dikembalikan ke Depo pelayaram

11

EDI EDI 7 SPPB EDI 6

(6) Respon BC ke Importir/Forwarder

Depo Container

19

Import Process

Alur Dokumen

Alur Barang

Komunikasi data elektronik 20 May 2010

INSW ( Indonesia National Single Window)


EXPORTER/IMPORTER

BEA & CUKAI SEBAGAI WINDOW DAN BACK BONE INSW

(1) Kementerian Koordinator Perekonomian (2) Ditjen Bea dan Cukai (3) BPOM (4) Kementerian Perdagangan (5) Kementrian Kesehatan (6) BPTN (7) Kementrian Perhubungan (8) Ditjen Pos dan Telekomunikasi (9) Kementrian Kelautan dan Perikanan (10) Kementrian ESDM (11) Badan Karantina Pertanian (12) Kementrian Lingkungan Hidup (13) Kementrian Perindustrian (14) Kementrian Kehutanan (15) Kementrian Pertanian (16) Kementrian Pertahanan (17) Kepolisian Negara RI

20

Import Process

20 May 2010

? Q&A
21 Import Process 20 May 2010

THANK YOU
22 Import Process 20 May 2010