Anda di halaman 1dari 8

Bab 3 Kerangka Pemecahan Masalah

3.1. Flowchart Pemecahan Masalah 3.1.1. Flowchart Uji Satu Mean

Gambar 4.3.1Flowchart Uji Satu Mean

3.1.2. Flowchart Uji Dua Mean

X1

X2

Gambar 4.3.2.Flowchart Uji Dua Mean

3.1.3. Flowchart Uji Satu Proporsi

Gambar 4.3.3. Flowchart Uji Satu Proporsi

3.1.4. Flowchart Uji Dua Proporsi

Gambar 4.3.4. Flowchart Uji Dua Proporsi

3.2. Langkah-Langkah Pemecahan Masalah 3.2.1. Uji Satu Mean Langkah-langkah pemecahan masalah uji satu mean adalah sebagaiberikut: a. Mulai. b. Pengumpulan data berat rata-rata B-29 dan SoKlinmasingmasingsebanyakn=20 dan n=30 data. c. Melakukan pemeriksaan terhadap data sudah cukup atau belum, jika data belum cukup maka kita perlu melakukan pengumpulan data kembali dan jika data telah cukup maka kita dapat melanjutkan ke pengolahan data. d. Melakukan pengolahan data dengan cara mencari nilai rata-rata X

dan simpangan baku (S), uji hipotesis H0 dan H1, kriteria penolakan H0 dan uji statitik dengan distribusi t. e. Penyajian data dalam bentuk kurva dengan menggunakan taraf signifikan 1%, 5% dan 10%. f. Melakukan pemeriksaan terhadap hasil perhitungan maksimal atau belum, jika data belum maksimal maka kita perlu melakukan pengolahan data kembali dan jika data sudah maksimal maka kita dapat melakukan analisis. g. Melakukan analisis perbandingan dari hasil proses pengolahan data yang telah dilakukan. h. Menarik kesimpulan dari data , pengolahan data dan hasil analisis yang diperoleh untuk menemukan pemecahan dari masalah yang ingin dicapai. i. Selesai.

3.2.2. Uji Dua Mean

Langkah-langkah pemecahan masalah uji dua mean adalah sebagaiberikut: a. Mulai. b. Pengumpulan data berat rata-rata B-29 dan So Klinmasingmasingsebanyakn=20 dan n=30 data. c. Melakukan pemeriksaan terhadap data sudah cukup atau belum, jika data belum cukup maka kita perlu melakukan pengumpulan data kembali dan jika data telah cukup maka kita dapat melanjutkan ke pengolahan data. d. Melakukan pengolahan data dengan cara mencari nilai rata-rata (X1 dan X2 ) dan simpangan baku (S1 dan S2), uji hipotesis H0 dan H1, kriteria penolakan H0 dan uji statitik dengan distribusi t. e. Penyajian data dalam bentuk kurva dengan menggunakan taraf signifikan 1%, 5% dan 10%. f. Melakukan pemeriksaan terhadap hasil perhitungan maksimal atau belum, jika data belum maksimal maka kita perlu melakukan pengolahan data kembali dan jika data sudah maksimal maka kita dapat melakukan analisis. g. Melakukan analisis perbandingan dari hasil proses pengolahan data yang telah dilakukan. h. Menarik kesimpulan dari data , pengolahan data dan hasil analisis yang diperoleh untuk menemukan pemecahan dari masalah yang ingin dicapai. i. Selesai.

3.2.3. Uji Satu Proporsi

Langkah-langkah sebagaiberikut: a. Mulai.

pemecahan

masalah

uji

satu

proporsi

adalah

b. Pengumpulan data binomial1Agustini padamodul 2 dengan N=75, n=2 dan k=40 sebanyak 30 data. c. Melakukan pemeriksaan terhadap data sudah cukup atau belum, jika data belum cukup maka kita perlu melakukan pengumpulan data kembali dan jika data telah cukup maka kita dapat melanjutkan ke pengolahan data. d. Melakukan pengolahan data dengan cara mencari nilai proporsi dan rata-rata P0 dan X , uji hipotesis H0 dan H1, kriteria penolakan H0 dan uji statitik dengan distribusi t. e. Penyajian data dalam bentuk kurva dengan menggunakan taraf signifikan 1%, 5% dan 10%. f. Melakukan pemeriksaan terhadap hasil perhitungan maksimal atau belum, jika data belum maksimal maka kita perlu melakukan pengolahan data kembali dan jika data sudah maksimal maka kita dapat melakukan analisis. g. Melakukan analisis perbandingan dari hasil proses pengolahan data yang telah dilakukan. h. Menarik kesimpulan dari data , pengolahan data dan hasil analisis yang diperoleh untuk menemukan pemecahan dari masalah yang ingin dicapai. i. Selesai.

3.2.4. Uji Dua Proporsi

Langkah-langkah sebagaiberikut: a. Mulai.

pemecahan

masalah

uji

duan

proporsi

adalah

b. Pengumpulan data binomial1 Agustini dan Inayatipadamodul 2 dengan N=75, n=2 dan k=40 sebanyak 30 data. c. Melakukan pemeriksaan terhadap data sudah cukup atau belum, jika data belum cukup maka kita perlu melakukan pengumpulan data kembali dan jika data telah cukup maka kita dapat melanjutkan ke pengolahan data. d. Melakukan pengolahan data dengan cara mencari nilai rata-rata

P0 dan X ,

uji hipotesis H0 dan H1, kriteria penolakan H0 dan uji

statitik dengan distribusi Z. e. Penyajian data dalam bentuk kurva dengan menggunakan taraf signifikan 1%, 5% dan 10%. f. Melakukan pemeriksaan terhadap hasil perhitungan maksimal atau belum, jika data belum maksimal maka kita perlu melakukan pengolahan data kembali dan jika data sudah maksimal maka kita dapat melakukan analisis. g. Melakukan analisis perbandingan dari hasil proses pengolahan data yang telah dilakukan. h. Menarik kesimpulan dari data , pengolahan data dan hasil analisis yang diperoleh untuk menemukan pemecahan dari masalah yang ingin dicapai. i. Selesai.