Pusat Penelitian dan Pengembangan Jalan dan Jembatan Badan Penelitian dan Pengembangan PU

Departemen Pekerjaan Umum

Kerangka Acuan Kerja (TOR) Tahun Anggaran 2008 Unit Pelaksana Penanggung Jawab Studi 1 2 Judul Kegiatan Pra FS Bidang Kajian Geoteknik untuk Jembatan Bentang Panjang Latar Belakang Bidang kajian Geoteknik sangat diperlukan untuk memperoleh gambaran dalam pemilihan zone yang relatif dapat mengurangi permasalahan konstruksi yang ditimbulkan baik saat pelaksanaannya maupun pada massa pelayanannya. Hampir semua jenis konstruksi berkaitan secara langsung pada kondisi informasi geoteknik, mulai pada saat pemilihan alternative route suatu ruas jalan dan jembatan sampai dengan detail dalam pemilihan jenis konstruksi sehingga dapat dicapai kemantapan jalan dan jembatran yang memenuhi persyaratan umur konstruksi yang direncanakan. 3 Tujuan Tujuan kegiatan kajian bidang Geoteknik adalah untuk mendukung dalam melaksanakan studi Pra FS jembatan bentang panjang yang direncanakan akan menunjang Trans Asian Highway, yaitu Jembatan Selat Malaka (JSM) dan Jembatan Selat Sunda (JSS). 4 Sasaran Sasaran dari kegiatan kajian bidang Geoteknik ini adalah untuk mengakaji lokasi – lokasi yang mempunyai permasalahan geoteknik terkecil dalam menunjang rencana konstruksi jembatan bentang panjang dalam lingkup kegiatan studi Pra FS. 5 Luaran (Output) Luaran yang diharapkan dari kajian dibidang geoteknik ini adalah merupakan bagian dari kajian Pra FS untuk mengidentifikasi suatu lokasi yang mempunyai dampak permasalahan geoteknik terkecil terhadap konstruksi yang akan diterapakan, baik untuk konstruksi stabilitas jalan maupun jembatan. Dengan demikian, data Geoteknik secunder dan data geoteknik primer diperlukan untuk mengkaji suatu lokasi secara regional dan secara lokal. 6 Hasil (Outcome) Hasil yang diharapkan dari kegiatan kajian bidang Geoteknik untuk Pra FS ini, akan diperoleh suatu data informasi yang diperlukan untuk kegiatan selanjutnya, yaitu FS. Hasil yang diperoleh antara lain : penyebaran daerah soft soil / gambut, penyebaran geologi batuan dasar, kondisi perlapisan tanah/batuan, kondisi tingkat stabilitas perlapisan tanah/batuan terhadap magnitude gempa, ideal invesigasi untuk mendapatkan parameter tanah dan batuan terkait dengan konstruksi pondasi dan atau : Balai Geoteknik Jalan : Ka Balai Geoteknik Jalan

1 Lingkup Kegiatan Dalam Pra FS ini. Peta Seismigraphy dsb. Peta Geology. Singapura dan Kepulauan Riau (Kepri). b) Pengadaan Data Secunder dan Data Primer. serta lokasi penyebaran material yang dapat digunakan sebagai bahan konstruksi (quarry site) 7 Lingkup Kegiatan 7. Jakarta. Peta Baltimerti. iii) Menentukan Parameter untuk analisa data Spatial : curah hujan. seperti penyebaran lapisan soft soil (kedalaman. landuse. Banten. Peta Angin dan Arus Laut. kegiatan mencakup : a) Pengumpulan data Secunder dan data Primer dan mencakup lokasi-lokasi : Bandung.konstruksi perkuatan yang akan dipilih (jembatan. Malaysia. iv) Kajian analisa data spatial melalui teknik overlay antar parameter dan di validasi dari hasil ground cheking. jembatan dan rencana penempatan pondasi untuk jembatan serta membuat gambaran alternatif route alinyemen lain dengan memperhitungkan stabilitas daya dukung dan akibat gaya-gaya luar terhadap stabilitas konstruksi jembatan dan badan jalan akses. v) Pemetaan dan pengelompokan lokasi atau zonning crops untuk tingkat kemantapan terhadap berbagai karakteristik geoteknik dan geohidrology. Lampung. vi) Memetakan hasil perencanaan dalam peta tiga dimensi (3-D) yang mencakup jalan akses. vii) Pengkajian analisa stabilitas menggunakan gasil laboratorium dari data primer yang diperoleh. ii) Pengadaan data Primer meliputi : investigasi lapangan dengan menyiapkan form investigasi dan dilanjutkan dengan penyelidikan lapangan menggunakan ’Penyelidikan Seismology. d) Pelaporan i) Laporan pendahuluan : Laporan dari rencana kegiatan dilakukan dan prosedur serta metodologi yang akan dilakukan yang akan . penetuan route alinyemen jalan akses terhadap stabilitas kemantapannya. i) Pengadaan data secunder meliputi : Peta Citra Satelit dengan Ketelitian 1. termasuk masalah issue dampak lingkungan. jalan akses. struktur geology dsb. lokasi sumber bahan untuk konstruksi (tanah timbunan. Peta Kelautan. menggunakan Seismic Refraksi dan Geolistrik untuk mengidentifikasi gambaran umum perlapisan tanah. c) Pemrosesan Data Spatial menggunakan GIS i) Pemilihan peta Citra Satelit dan Foto Udara ii) Pemrosesan peta dalam data digital dalam skala Arc-Info dsb. Peta Geohydrology. aggregat bahan jalan dsb) serta lokasi daerah rawan banjir atau untuk penataan tata salir / drainase terhadap pasang surut dsb. terowongan). dsb). karakteristik jenis soft soil dan kuat gesernya. Dumai.00 meter.

misalnya di Jakarta atau konferensi dikota lain. peta vulcanik. seperti peta Baltimetri. data terkait dengan lokasi pelayaran. iii) Data Geoteknik: Pengumpulan data investigasi geoteknik yang pernah dilakukan melalui survai instansional atau melakukan penyelidikan geoseismic dan geolistrik secara random berdasarkan hasil kajian data spatial. Prosedur meliputi: (1) Digitaling peta-peta digunakan dalam tahapan . peta baltimetri dsb.ii) Laporan Interim : Laporan antara yang mencakup kegiatan baik yang telah maupun yang akan dilaksanakan selama proses studi Pra FS iii) Laporan Draft Akhir : Laporan draft final yang akan didiskuasikan melalui workshop dan seminar iv) Laporan Akhir : Laporan untuk selanjutnya. yaitu melalui: a) Studi Literature: yaitu mempelajari metode penyelidikan geoteknik terkait dengan jembatan bentang panjang dan terowongan yang telah dilaksanakan diberbagai belahan dunia serta kajian yang telah dilakukan untuk jembatan selat sunda dan selat malaka. Propinsi Banten. peta topografi daratan dan kelautan. seperti citra satelit dan foto udara serta peta-peta pendukung lainnya. peta topografi. melalui internet perlu dilakukan. gempa bumi. peta sesar aktif dan pasif. i) Data Geologi: peta geologi. terdiri dari: peta baltimetri. gempa dsb. c) Pengolahan Data i) Pengulahan Data Secunder dengan analisa data spatial terhadap peta yang telah diformat menjadi peta digital dalam skala yang sama. sesar aktif dan pasif. d) Lokasi Workshop dan Seminar: dilokasi dimana akan ada workshop dan seminar.2 Lingkup lokasi kegiatan Lokasi kegiatan dibagi menjadi beberapa tempat yang dpat uraikan sebagai berikut: a) Lokasi di Bandung: untuk pengadaan data secunder dan pemrosessan data spatial berdasarkan data secunder dan data primer b) Lokasi di Jakarta: untuk pengadaan data secunder dan data data lainnya. yaitu untuk penyusunan FS 7. untuk pengadaan data secunder dan data primer melalui studi instansional dan ground cheking. photo udara. peta digital geoteknik. Diskusi dengan nara sumber baik secara langsung maupun dengan secara tidak langsung. photo Satelit. Riau. dan peta digital mengenai kegempaan dan pengaruh subduction zone. ii) Data Spatial: berupa peta-peta digital dan penyiapannya. peta lingkungan pantai. data gunung krakatau. b) Pengumpulan data sekunder: meliputi peta geologi. peta citra satelit. c) Lokasi lapangan. Malaysia dan Singapura. 8 Metode Penelitian Metode penelitian yang dilakukan adalah melalui pendekatan berbagai sistim kajian. peta topografi.

(3) Process overlay dan penetuan zonasi lokasi dengan kriteria matap. (4) Producing peta lokasi zonasi terhadap pemilihan route jalan dan penempatan jembatan (5) Penampilan hasil process dalam 3-D mencakup zoning system. rawan stabilitas dsb. ii) Pengolahan data Primer (1) Analisa stabilitas badan jalan (2) Analisa Bahan Jalan (timbunan dan agregat) (3) Analisa Stabilitas Pondasi jembatan dan Pilar jembatan 9 Jadwal Kegiatan Tahap Kegiatan Persiapan dan Desk Studi Luaran per Tahapan Kegiatan review data secunder identifikasi untuk pengadaan peta digital dan peta citra satelit Peta citra satelit Peta digital lainnya Data tanah dan infromasi yang ada Data investigasi lapangan Penyiapan Parameterparameter Process overlay Ploting dan interpreting dalam 3-D Gambaran route Gambaran 3-D untuk jembatan dan route jalan serta lokasi bahan jalan (quarry) Gambaran tingkat stabilitas terhadap kondisi Geoteknik Analisa stabilitas jalan Bob ot (%) 1 1 10 x No Bulan ke 2 x 3 4 5 6 7 8 9 0 1 2 2 3 4 Laporan Pendahuluan Pengadaan data sekunder Pengadaan data primer x 20 15 x x x x 5 Processing Data Spatial 20 x x x 6 7 Laporan Interim Lanjutan Processing data Spatial x 15 x x x 8 Procesing Data Primer 10 x x x .(2) Penetuan parameter untuk analisa data spatial dalam overlay processes. route alinyemen dan jembatan dsb.

dan Jembatan terhadap data Geoteknik hasil processing diigital dan investigasi lapangan 9 Laporan Draft dan Workshop/Sem inar Proicessing kombinasi data Sekunder dan Primer x 10 11 Laporan Akhir Analisa route jalan dan stabilitas jembetan terhadap kajian data sekuner (spatial) dan data primer Masukan untuk FS 10 x x x x x x 100 10 Sumber daya a) Personil N o 1 2 3 4 5 6 7 9 10 Keahlian Senior Geotechnical Engineer Senior Geologist Senior Geodetic Engineer Geotechnical Engineer Geologist Geodetic Engineer GIS Engineer Drafter Narasumber Jumlah (orang) 2 2 2 4 4 4 2 2 3 Man month 8 8 8 11 11 11 11 11 6 b) Peralatan N o 1 2 3 4 5 6 7 9 10 Peralatan Laptop PC GPS Geoseismic Geolistric Bor Mesin Plotter Software ArcGIS dan ArcInfo Laboratorium Jumlah (buah) 2 2 6 2 2 2 2 2 1 Pusjatan c) Pendanaan i) Jembatan Selat Sunda JSS N o Uraian Jumlah (Ribuan Keterangan .

Modal 150. Sewa 5.000 80. Koordinator Studi Bandung.000 80. 05 Februari 2008 Kepala Balai Geoteknik Jalan .1250. Modal Jumlah (Ribuan Rupiah) 350.000 Keterangan Didakan untuk semua alternatif 2 60.000.000) Dana Operasional 1.000 400.000 - 350.000 180.000 30. 200. Gaji Upah 2.000) Dana Operasional 1. Pembelian Peta Digital dan keperluan untuk Processing Data Spasial diadakan terpisah yaitu a Keperluan Selat Sunda b Keperluan Selat Malaka Operasianal untuk data primer dan validasi serta untuk penentuan parameter dalam proses data spasial a Keperluan Selat Sunda b Keperluan Selat Malaka Total 150.000 20. Perjalanan Dinas 4.000 1. Lain-lain 6.000 ii) Jembatan Selat Malaka N o 1 Uraian Dana Mutlak : peta Citra Satelite dan Kegiatan Processing Data Digital dan analisa data spasial (6 Scene x 35. Bahan laboratorium dan lapangan 3.000 2. Sewa 5. Perjalanan Dinas 4. Bahan laboratorium dan lapangan 3.000 80.000 Data Selat Sunda 2 40.000 350.000 Mengetahui.Rupiah) 1 Dana Mutlak : peta Citra Satelite dan Kegiatan Processing Data Digital dan analisa data spasial (6 Scene x 35.000 Catatan: 1. Lain-lain 6.000 30.000 - - 750.000 50.000. Gaji Upah 2.

Ir.Sc. M.Dr. Eddie Sunaryo . Sjahdanulirwan M.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful