Anda di halaman 1dari 7

LAPORAN PRATIKUM SURVEY DAN PEMETAAN

PROFIL MEMANJANG

DISUSUN O L E H

KELOMPOK 1 NAMA NIM / BP JURUSAN : AFRIRANDA MAHERA : 16536 / 2010 : TEKNIK PERTAMBANGAN

FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI PADANG 2011

Profil Memanjang

JUDUL Mengukur profil memanjang di lapangan.

TUJUAN Setelah seleseinya perkuliahan ini diharaplan mahasiswa/mahasiswi dapat hendaknya ; 1. Menerapkan apa yang dimaksud dengan profil memanjang. 2. Menerangkan kegunaan dari profil memanjang. 3. Menghitung jarak dan elevasi dari profil memanjang.

MATERI Profil memanjang adalah suatu potongan/penampang suatu areal arah memanjang yang mempunyai jarak dan elevasi. 1. Pengukuran Profil Memanjang. Pengukuran profil memanjang dapat dilakukan dengan beberapa cara, tetapi yang dilakukan dengan dua cara : 1. Pengukuran pergi pulang Pengukuran pergi pulang alat ditampatkan di atas titik/patok, sedangkan data yang diambil adalah : y Bacaan benang pergi dan pulang. y Jarak langsung (jarak pita). y Tinggi alat (Ta). y Tinggi salah satu titik yang telah diketahui/ditentukan, bila belum diketahui ketinggiannya. y Sket gambar pengukuran. Pengolahan Data Pergi Pulang Hitung :  Cek t = (Ba + Bb)  Jarak optik = (Ba Bb) x 100, jarak pergi = jarak pulang = jarak pita Bila jarak pergi jarak pulang harus masuk dalam toleransi jarak maksimum, minimum dan diambil rata-ratanya.

 Beda tinggi = Ta Bt, bea tinggi pergi = pulang, bila berbeda hanya boleh angka terakhir dan diambil rata-ratanya (stand pergi).  Titik tinggi = titik diket beda tinggi. 2. Pengukuran Double Stand. Pada pengukuran double stand alat ditempatkan kira-kira ditengah dari dalam garis lurus antara dua titik, sedangkan data yang diambil adalah : y Bacaan benang stand I dan II muka belakang. Untuk membuat stand I dan II dapat dilakukan dengan cara setelah alat ditampatkan antara dua titik dan diambil bacaan benang (stand kemudian dinaikan/diturunkan atau digeser-geser kekiri ata kanan dan diambil bacaan benang (stand II). y Jarak pita (langsung). y Tinggi salah satu titik yang diketahui/ditentukan, bila belum diketahui harus dicari dari titik lainnya. y Sketsa gambar. Pengolahan Data Double Stand Hitung :  Cek Bt = (Ba + Bb)  Jarak diambil jarak pita, bila alt ditempatkan betul-betul dalam garis lurus antara dua titik maka, jarak optis dapat dipakai.  Jarak optis = (Ba Bb) x 100, jarak stabd I = stand II, bila berbeda harus masuk dalam toleransi dan diambil rata-ratanya.  Beda tinggi = Bt.b Bt.m, stand I = stand II, bila berbeda hanya dikeluarkan angka terakhir dan diambil rata-ratanya (tand stand I = stand II).  Tinggi titik = tinggi titik diketahui beda tinggi

PRAKTEK LAPANGAN 1. Alat dan Bahan y Yalon y Meteran y Leveling y Pen ukur y Bak ukur 2. Tabel Data

Alat diantara patok Nomor titik A B C D E F G H I J K L Bacaan BT 140.1 140.1 150.6 122 185.8 138.3 150.6 160.5 161.6 140 181.8 091.5 182.6 090 163.9 145.1 166.3 147.5 153.5 155.7 155.7 147 Jarak Ta (m) 1.47 1.50 1.48 1.54 1.51 1.30 1.37 1.49 1.52 1.52 1.58 Beda Tinggi (cm)

BA 141.2 175.7 151.5 123 186.6 139.3 151.4 161.5 163 141.2 182.8 092.4 183.9 091 165.1 146.1 167.6 148.7 155 157.4 157.4 148.5

BB 139 139 149.7 121 185 137.3 149.7 159.5 160.2 130.8 180.8 090.6 181.3 089 162.7 144.1 165 146.3 152 154 154 145.5

Gambar

Alat terletak di patok

Nomor titik A B C D E F G H I J K L

BA 118 196.5 188.3 125.3 102.9 111.8 144.9 165.3 182.4 134.7 248.2 067.2 240.1 064.3 176.7 129 176.2 139.5 149.2 160.7 161.8 142.6

Bacaan BT 116 194.5 186.6 123.6 101.2 109.9 143.1 163.4 179.8 132 246.3 065.4 237.9 062.1 174.5 126.8 173.7 137 146 157.5 158.6 139.5

BB 114 192.5 184.9 121.9 099.5 108 141.3 161.5 177.2 129.3 244.4 063.6 235.7 059.9 172.3 124.6 171.2 134.5 142.8 154.3 155.4 136.4

Jarak

Ta (m) 1.52 1.60 1.58 1.52 1.55 1.58 1.53 1.55 1.59 1.53 1.57 1.59 1.46 1.57 1.57 1.46 1.53 1.57 1.48 1.53 1.50 1.48

Beda Tinggi (cm)

Gambar

Profil Melintang

JUDUL Profil melintang dan perhitungan volume

TUJUAN Setelah selesei perkuliahan ini diharapkan mahasiswa/mahasiswi dapat hendaknya : 1. 2. 3. 4. Menerangkan apa yang dimaksud dengan profil melintang. Menerangkan kegunaan profil melintang. Menghitung jarak dan elevasi profil melintang. Menghitung galian/timbunan (volume) profil serta menggambarkannya.

MATERI Profil melintang adalah potongan/penampang melintang dari suatu areal pengukuran tanah arah melintang yang memperlihatkan jarak dari elevasi tertentu. Pengukuran profil melintang alat ditempatkan diatas setiap profil memanjang yang telah dihitung ketinggian dan jarak antara titik ke titik. Setiap pengukuran harus diambil siku terhadap profil memanjang yang diarahkan kekiri dan kekanan dengan jarak sesuai dwngan kebutuhan masing-masing. Data yang diambil :     Bacaan benang (Ba, Bt, dan Bb) ke kiri dan ke kanan Tinggi alat Tinggi titik tempat dari profil memanjang Sketsa gambar penampang

Pengolahan Data Hitung :  Cek Bt = (Ba + Bb)  Jarak optis (Ba Bb) x 100, kesetiap titik-titik pengukuran dari setiap titik profil memanjang  Beda Tinggi = (Ta Bt)  Tinggi Titik = Tinggi titik profil memanjang Beda tinggi

Perhitungan Volume Untuk menghitung volume, berdasarkan rencana tinggi tanah didatarkan, maka dicari luas galian/timbunan setiap profil melintang berdasarkan bentuk bagian penampang. Volume galian = ( x luas galian P1 + P2) x jarak P1- P2 (dari profil memanjang) Volume timbunan = ( x luas timbunan P1 + P2) x jarak P1-P2

PRAKTEK LAPANGAN 1. Alat dan Bahan y Yalon y Meteran y Leveling y Pen ukur y Bak ukur

2. Tabel Data Bacaan (cm) BT A B C D E F 168.3 127.7 167.7 111.9 188 101.1 136.3 207.2 119.8 184.8 096.6 160.1 167.2 126.2 166.5 109.3 188.5 99.2 135.3 204.7 118.5 182.3 095 157.3 BB 169.4 129.2 168.9 114.5 190.5 103 137.3 209.7 121.1 187.3 098.2 162.8 BA 148 150 153 152 153 150

Nomor Titik

Ta (cm)