Anda di halaman 1dari 2

ALGINAT

y Komposisi Alginat merupakan hidrokoloid ireversibel yang komponen utamanya adalah salah satu alginat larut air seperti natrium, kalium, atau alginat trietanolamin. Alginat yang dicampur air akan membentuk sol dengan cepat. Besar berat molekul alginat bervariasi, semakin besar berat molekul maka kekentalan sol akan bertambah. Biasanya ditambahkan bahan pengisi seperti tanah diatoma yang berfungsi sebagai penambah kekerasan dan kekuatan gel alginat. Oksida seng juga merupakan bahan pengisi yang mempengaruhi sifat fisik serta waktu pengerasan gel.

Lama Penyimpanan Temperatur dan kontaminasi kelembaban udara merupakan 2 faktor utama yang mempengaruhi lama penyimpanan bubuk alginat. Bahan cetak alginat dikemas dalam kantung tertutup secara individual dengan berat bubuk yang sudah ditakar untuk membuat satu cetakan atau dalam kaleng besar yang tertutup rapat.

Proses gelasi Reaksi khas sol-gel dapat digambarkan secara sederhana sebagai reaksi alginat larut air dengan kalsium sulfat dan pembentukan gel kalsium alginat yang tidak larut. Kalsium sulfat cepat bereaksi untuk membentuk kalsium alginat tak larut air dari kalium atau natrium alginat dalam larutan cair. Tidak tersedia waktu yang cuku untuk bekerja karena produk kalsium alginat sangat cepat. Oleh karena itu perlu ditambahkan garam pemerlambat atau retarder seperti trinatrium untuk

memperpanjang waktu kerja.

Manipulasi bahan alginat Mempersiapkan pengadukan Campurkan bubuk alginat yang telah ditakar dengan air sesuai takaran pada bowl. Gerakan pengadukan yang salah dapat merusak bahan alginat. Cara pengadukan yang benar adalah dengan menggunakan spatula logam, awali dengan gerakan angka delapan, dan lanjutkan dengan menekan bahan ke dinding bowl searah 1800. Waktu pengadukan terlalu lama juga dapat merusak alginat. Biasanya 45 detik sampai 1 menit adalah waktu yang pas untuk mengaduk alginat.

Membuat cetakan Bahan harus mencapai konsistensi tertentu sehingga tidak mengalir keluar sendok cetak dan menyebabkan tersedak. Bahan cetak juga harus menempel pada

sendok cetak agar dapat ditarik dari sekitar gigi. Ketebalan cetakan alginat antara sendok cetak dan jaringan harus sekurang-kurangnya 3mm.

Kekuatan Kekuatan gel maksimal diperlukan untuk mencegah fraktur dan menjamin bahwa cetakan cukup elastik ketika dikeluarkan dari mulut.

Viskoelastisitas/ketahanan Ketahanan terhadap sobekan pada alginat akan meningkat bila cetakan dikeluarkan dengan sentakan secara tiba-tiba.

Keakuratan Keakuratan bahan cetak alginat kurang, karena tidak dapat menembus detail kecil yang ada pada gigi.